Komentar Anderson pada tulisan saya sebelumnya, tentang Reuni Keluarga, sangat bagus dan membuatku ingin menulis tentang bagaimana kita menjaga keseimbangan dalam kehidupan kita. Komentar Anderson, secara garis besar (telah saya edit, yang asli pada komentar di tulisan saya), sebagai berikut: “Saya percaya hidup itu akan menemukan keseimbangan. Saya dan 3 orang kakak dan adik adalah 4 bersaudara yang memiliki hubungan sangat dekat dan akur. Ketika 3 diantaranya menikah (termasuk saya), mulai lah kami menyesuaikan dengan kehidupan baru dan jadi agak jarang bertemu satu sama lain. Namun saya percaya, hidup akan menemukan keseimbangannya, dimana hubungan keluarga-keluarga baru ini mulai berjalan mapan sementara sesama saudara tidak merasa terabaikan. Semoga…”
Menjaga Keseimbangan
Ditulis dalam opinion
Yang lucu-lucu dari sebuah perjalanan
Pada setiap perjalanan, kita sering menemukan hal aneh maupun lucu. Kadang menggelikan kalau kita tak terlalu lelah, namun juga menyebalkan, terutama kalau kondisi kita lelah, stres, sehingga mudah menjadi tersinggung. Namun karena perjalanan kali ini beserta teman, apalagi didampingi putrinya, yang kebetulan berlibur, maka perjalanan menjadi lebih menyenangkan, banyak sendau gurau, bahkan hal kecilpun sering menjadi bahan tertawaan.
Ditulis dalam Ringan
Sepeda motor vs Bajaj
Hari-hari ini bagi yang tinggal di Jakarta, makin terasa macetnya. Jika sepuluh tahun yang lalu jarak tempuh masih bisa dicapai dalam waktu 10 menit, sekarang sudah bersyukur jika pada jarak yang sama, bisa dicapai dalam waktu setengah jam sampai dengan satu jam. Kadang melintasi jalan Fatmawati saja membutuhkan waktu lebih dari satu jam, bahkan saya pernah dari daerah belakang Citos (Cilandak Town Square) ke Brawijaya Square mencapai 2,5 jam, yang dalam kondisi normal rata-rata bisa ditempuh paling lama setengah jam. Jika sore hari kemacetan bertambah parah, setiap kendaraan adu cepat, serudak-seruduk, mencoba melalui celah agar bisa cepat sampai tempat tujuan. Apalagi jika hujan, jangan ditanya lagi, bukan hanya padat merayap (istilah di radio) tapi sudah benar-benar berhenti. Namun jika hujan lebat, jalanan lumayan agak longgar karena sementara para pengendara sepeda motor berteduh dulu. Kadang tak jelas apa penyebab kemacetan tersebut, anehnya ada waktu tertentu, jalanan lancar, inipun menimbulkan pertanyaan.
Ditulis dalam Serba serbi
Reuni Keluarga
Kami memang hanya tiga bersaudara, jadi hubungan kakak beradik sangat dekat. Setelah harus melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri, satu per satu dari kami terpaksa harus meninggalkan rumah yang telah membesarkan kami dari kecil, untuk pergi ke kota lain, yang saat itu terasa sangat jauh. Namun dorongan orangtua, serta keinginan untuk menambah wawasan, membuat saya (yang kemudian disusul oleh adik-adik) berani melangkahkan kaki dan tinggal jauh dari ayah ibu. Waktu kecil, pikiran saya, melanjutkan kuliah adalah tetap bisa pulang menengok orangtua seminggu sekali, seperti yang saya lihat dari senior saya. Rasanya saya melihat pancaran kebahagiaan para senior yang pulang ke rumah, dan sore hari jalan-jalan ke pertokoan di kota kecil kami. Kota kecil kami relatif sepi saat itu, kota yang dihuni oleh para pensiunan, serta para pekerja pemerintah (Pegawai Negeri), dengan deretan pertokoan berpusat di dekat alun-alun dan Tugu, sehingga kami mudah ketemu teman lama saat jalan-jalan ke pertokoan.
Ditulis dalam Keluarga & sharing experience
Mencoba makanan Korea di “Chaesundang”
Hujan yang mengguyur Jakarta akhir-akhir ini membuat badan menjadi kurang sehat, terutama bagi orang seusia saya. Walau sudah pakai baju rangkap, tebal, namun tetesan air hujan sering membuat pusing kepala. Jadi, saat ke kantor dan waktunya makan siang, penginnya makan yang segar dan hangat. Tentang urusan makan sebetulnya tak ada masalah karena kantor saya menjadi satu dengan Mal, yang menyediakan berbagai jenis makanan, tinggal memilih sesuai selera dan uang yang ada di kantong. Makan di Eat & Eat sudah bosen, karena nyaris dua kali seminggu makan di situ, rasanya semua jenis makanan di Eat & Eat telah dijelajahi. Kemana ya? Kami bertiga menyelusuri Mal GC, dan mata ini langsung terarah pada makanan Korea. Saya bertanya pada teman, pernah coba makanan Korea? Dan yang jelas ada nasinya…jadi perut pasti kenyang deh.
Ditulis dalam Ringan
Mengelola Sumber Daya Manusia yang berkesinambungan agar bisa mendukung strategi bisnis Perusahaan.
Manajemen SDM berhubungan dengan pengendalian sistem formal dalam organisasi, untuk menjamin penggunaan dan pengembangan bakat manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan perusahaan. Peran strategis Manajemen SDM, antara lain: a.Sebagai connecting role, menghubungkan peran antara SDM dengan bisnis, memahami tujuan bisnis hendak kemana dan membantu mendukung pencapaian kinerja bisnis, dan meningkatkan keterlibatan pada isu strategis perusahaan. b.Sebagai enabling role, yaitu menempatkan pihak lain (baik internal maupun eksternal perusahaan) sebagai customer yang harus dilayani kebutuhannya (customer first). c.Sebagai monitoring role, dengan cara memanfaatkan Human Resources Information System (HRIS). d.Sebagai inovating role, melalui pengukuran efektivitas dan efisiensi SDM. e.Sebagai adapting role, dengan menggunakan perannya yang fleksibel untuk mengurangi hambatan birokrasi pada perusahaan.
Ditulis dalam Manajemen
MENGELOLA PERUBAHAN AGAR PERUSAHAAN MAMPU BERSAING, DENGAN MEMPERHATIKAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG DIMILIKINYA
Persaingan di Era Globalisasi
Perubahan teknologi, sistem informasi dan komunikasi, telah mengubah cara dan kecepatan berbisnis dan inovasi berbagai produk maupun jasa. Pola transaksi mengarah ke kecepatan, keamanan, dan kenyamanan dengan melalui berbagai saluran elektronik. Globalisasi ekonomi, memiliki karakteristik liberalisasi dan integrasi perekonomian (borderless world). Sedangkan globalisasi sistem keuangan, menuntut kesamaan cara pandang dan level of playing field. Persaingan yang semakin ketat (di level lokal, nasional, regional maupun global), membuat sumber daya terbatas, namun tetap harus banyak melakukan investasi, R & D, dan pemupukan human capital.
Ditulis dalam Manajemen
Kegiatan akhir tahun:Jalan-jalan bersama anak, menantu, cucu
Entah kenapa, biasanya pada bulan Desember kegiatan sudah mulai menurun, kecuali bagi orang yang masih aktif bekerja. Tahun 2011 ini sungguh merupakan tahun yang penuh kenangan, antara cobaan dan kenikmatan yang kami peroleh. Awal tahun saya masih ingat adik bungsuku didiagnosa sakit jantung, sampai awal bulan Mei, kami semua masih kawatir, apalagi pasca operasi terjadi perdarahan dua kali. Pada saat yang bersamaan, suami sempat masuk RSCM…lengkap sudah kelelahan dan kesibukan yang harus dijalani, bahkan saya sempat jatuh terpeleset di lorong RSCM, mungkin karena kecapekan. Dan awal Juni, kembali suami masuk rumah sakit, dan didiagnosa kena glaucoma. Rasanya badan babak belur, dan ternyata Tuhan memberikan cobaan namun juga memberikan karunia bagi kami sekeluarga. Tak disangka, saya dan suami termasuk yang bisa berangkat naik Haji tahun ini, dan Alhamdulillah perjalanan ibadah Haji berjalan lancar…….Tuhan benar-benar menyayangi saya dan suami.
Ditulis dalam Keluarga & sharing experience
Blog, untuk relaksasi?
Barusan dari bertandang di blog teman, yang saya kenal sejak saya menulis di Blog. Teman main, teman ngrumpi meluangkan waktu, serta teman untuk membahas buku-buku novel yang kadang menurut orang lain tak penting. Saya sadari, makin sulit menyediakan waktu untuk menulis di Blog, teman-teman lama yang selama ini saya kenal, banyak pula yang membiarkan blognya terbengkalai, sayapun juga mulai tersendat-sendat. Wajar, jika akhirnya ajang Pesta Blogger kali ini menggunakan istilah on-off, dan sayangnya saya tak sempat mengikuti acara satupun. Bayangkan, jika dulu saya rajin datang, mengajak teman-teman, anak-anakku, tahun ini malah nyaris lupa. Kaget juga suatu hari, sehari sebelum acara on-off Pesta Blogger di gelar di Jakarta, menerima sms dari teman blogger dari Bandung, apakah saya akan datang di acara tersebut? Dan karena acara tersebut bersamaan dengan acara lain yang tak mungkin saya tinggalkan, saya terpaksa tak bisa hadir…sungguh sayang sekali.
Ditulis dalam my life
Serial Haji: Penutup…tip agar ibadah haji berjalan lancar
Perjalanan ibadah Haji sungguh merupakan perjalanan yang sulit untuk dilupakan. Saya sepakat dengan tulisannya Ustad Budi, dalam bukunya “Belajar Bahagia”, bahwa perjalanan Haji adalah sebuah ikhtiar menemukan kebahagiaan yang hakiki dalam penyerahan diri yang total kepada Allah. Belum pernah saya merasakan hati yang begitu tenteram dan damai, ibadah yang khusuk, membuat saya bisa memahami mengapa orang yang pernah berkunjung ke Tanah Suci Makkah untuk beribadah, selalu ingin kembali ke sana. Namun perjalanan ini tak sekedar perjalanan rochani, namun memerlukan fisik yang prima karena perpindahan dari satu tempat ke tempat lain terjadi terus menerus, tanpa memandang waktu, juga cuaca.
Ditulis dalam Keluarga & sharing experience

Komentar Terakhir