Oleh: edratna | Januari 1, 2007

Wamena, is a beautiful city

Pada kesempatan dinas ke Wamena tahun 1995, saya mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Kota Wamena dapat dicapai dari Jayapura, dengan naik pesawat sejenis Fokker 28 . Penerbangan sebaiknya dilakukan pada saat cuaca cerah, karena kota Wamena berada didataran tinggi dan dikelilingi oleh pegunungan, sesuai informasi koridor yang dapat dilalui pesawat menembus pegunungan hanya 2 (dua) buah yang cukup besar . Pada saat kabut, koridor ini kurang jelas terlihat sehingga berisiko pada penerbangan. Selain melalui jalur udara, kota Wamena belum dapat dicapai melalui melalui jalan darat. Wajar harga-harga kebutuhan pokok di Wamena sangat tinggi karena harus diangkut melalui pesawat udara.

Sesuai saran dari teman, saya pergi ke Wamena naik pesawat paling pagi dari Jayapura dan kembali dari Wamena juga pesawat paling pagi, karena pada pagi hari umumnya cuaca cerah dan jarang terjadi kabut. Saat pesawat landing di bandar udara Wamena, pesawat berputar-putar sambil menurunkan ketinggian, membuat perut terasa diaduk-aduk. Bandara Wamena masih sangat sederhana, dengan pagar terbuka dan dipenuhi penduduk asli yang melihat kedatangan pesawat.

Hotel tempat kami menginap berada dipinggir kota. Kota Wamena sangat unik, pasar nya masih sederhana, semua pembayaran dilakukan secara tunai. Penduduk asli, suku Lembah Baliem, berlalu lalang dipasar, pada saat itu masih banyak yang mengenakan koteka untuk para laki-laki dan rok berumbai-rumbai untuk wanitanya. Pada saat panas mereka mengenakan payung, ada pula yang pakai dasi yang dibuat dari untaian biji2an. Namun mereka sangat ramah, walaupun kami melakukan tawar menawar dengan bahasa tarzan.

Wamena terkenal dengan hasil sayuran, seperti wortel, kubis,dan tomat. Udang sungainya besar-besar, seperti lobster dengan dagingnya yang empuk. Di Wamena saat itu masih sulit mencari makan, sehingga selama 2 (dua) hari di Wamena kami hanya makan makanan yang dimasak di hotel. Pada saat itu sempat terjadi krisis minyak tanah, karena beberapa hari cuaca buruk, akibatnya penduduk Wamena memasak menggunakan kayu bakar, termasuk di hotel tempat saya menginap.

Kami juga pergi ke tempat suku adat, yang menyimpan kerangka telah berumur ratusan tahun. Rumah adat suku Lembah Baliem dinamakan honai, dibagi menjadi 3 (tiga) bangunan terpisah. Satu bangunan untuk tempat istirahat (tidur), bangunan yang lain untuk tempat makan (mereka makan beramai-ramai), dan bangunan ketiga untuk kandang ternak. Walaupun mereka hampir tidak pernah mandi, mereka sangat menjaga kebersihan, karena sungai dianggap tempat keramat yang tak boleh dikotori, sehingga dilarang buang air kecil/besar di sungai.

Bersama penduduk asli Lembah Baliem

Honai atau rumah adat terdiri atas dua tingkat, berbentuk kubah melingkar, berdinding bambu utuh yang dirangkai melingkar dan beratap rumbia. Lantai dasar dan lantai satu dihubungkan dengan tangga dari bambu. Laki-laki tidur melingkar dibawah, dengan kepala di tengah dan kaki dipinggir luarnya, demikian juga cara tidur para wanita dilantai satu.

Rumah adat (Honai)

Apabila laki-laki Wamena ingin mengawini wanitanya dan tak ingin diganggu orang lain, maka sebagai maharnya adalah babi.

Hotel kami menginap, ruangan nya terdiri dari cottage yang menyerupai honai, namun dindingnya telah dilapis dengan seng agar pada malam hari tidak dingin.Sebelum upacara bakar batu

Para pegawai hotel tempat saya menginap, berfungsi pula sebagai orang yang mengenalkan kebudayaan suku Lembah baliem kepada turis. Tamu hotel pada umumnya turis asing, yang telah memesan hotel dua tahun sebelumnya, dan sebagian besar berasal dari Eropa dan Jepang. Pada siang hari, petugas hotel melayani para tamu, dengan pakai dasi. Pada malam hari, para pegawai berubah fungsi menjadi penari, yang laki-laki memakai koteka, wanitanya tanpa menggunakan penutup dada. Mereka akan mengajak para tamu menikmati acara adat suku lembah baliem, antara lain bakar batu.

Makanan pokok penduduk asli adalah ketela (ubi) rambat yang dibakar, yang acaranya disebut bakar batu. Ketela rambat dimasukkan dalam lubang besar di tanah, ditutup jerami, kemudian ditindih dengan batu besar. Pemimpin upacara mulai membakar jerami, dan sambil menunggu ubi rambat masak, kami diajak menyanyi dan menari mengelilingi batu yang dibakar tadi. Kami dengan riang ikut menari bersama mereka dan menikmati acara ini, karena Wamena di waktu malam suhunya sangat dingin, kadang-kadang bahkan dibawah 0 derajat celsius. Dengan menari-nari, panas tubuh bisa dijaga, dan sesudah ubi masak kami meneruskan acara makan di dalam honai.

Para turis asing banyak yang menginginkan menikmati tidur di honai, sehingga acara kunjungan di honai beserta kunjungan ketempat para kepala adat merupakan paket wisata yang dikoordinir oleh pemilik hotel. Para turis dibekali minyak gosok agar badannya tidak digigit oleh kutu yang bisa membuat badan bentol-bentol dan panas. Anehnya, walaupun hotel menyediakan honai dilingkungan hotel, para turis lebih senang tidur di honai beserta para penduduk asli, agar dapat merasakan situasi yang sebenarnya. Hal ini yang membuat saya kagum, karena saya lebih memilih tidur nyaman dan aman dari gigitan kutu dan tengu.

Catatan:

Cerita ini ditulis berdasar pengalaman pergi ke Wamena tahun 1995. Pada saat mendapat kesempatan melakukan pelatihan ke Jayapura tahun 2007, terdapat peserta pelatihan yang asli Wamena, mereka mengatakan bahwa sekarang semua penduduk Wamena telah berpakaian lengkap, penggunaan pakaian adat (koteka, dan baju rumbai-rumbai) hanya dikenakan pada saat upacara adat.

About these ads

Responses

  1. Wah Wamena ya bu, kemarin 2 kali ke jayapura ga sempat kesana eh. Ada foto-fotonya ga bu, kurang lengkap kalu ga foto sama orang-orang sana yang pake koteka. Temen-temen kesana yang foto bareng itu harus mbayar 3000/orang :D

    Hmmm, minyak gosok atau minyak apa bu. Katanya, kenapa orang suku-suku itu ‘bau’ karena dilumuri minyak babi untuk menghindari nyamuk dan gigitan serangga?

  2. Anjar,

    Udah ditampilkan foto2nya. Di Jayapura juga banyak tempat menarik lho, danau Sentani, dan diperbatasan Irian Jaya dengan Papua Niugini ada tugu peringatan Jendral Mac Arthur, yang dibuat untuk memperingati perang dunia ke 2. Dari lokasi tersebut bisa melihat kota Jayapura dari atas, hijau sejauh mata memandang dengan danau Sentani ditengahnya, dan pelabuhan Jayapura yang penuh kapal-kapal.

    Saranku kalau mau ke Wamena harus pas musim kemarau, pergi pesawat paling pagi dan pulangnya juga paling pagi, karena sering terjadi perubahan cuaca.
    Tapi katanya tak perlu kawatir, kalau jatuh tak sampai ketanah…karena kesangsang pohon…hehehe

  3. Ooo, ini to foto bu Enny waktu masih jadi model :P hihihi
    btw cewek sendiri bu? wow

  4. Setiap kali tugas, saya sering menjadi satu2nya cewek. Pernah di rapat yang mengundang 54 kreditur LN dan DN, saya juga satu2nya cewek.
    Memang kalau di dunia bisnis/operasional, cewek menjadi makhluk langka. Tapi saya suka kok bergaul dengan cowok2…seru aja.

    Saya baru bisa berjalan-jalan bersama cewek dan punya anak buah cewek yang banyak, saat pindah ke Pusdiklat, setelah 26 tahun berkarir. Rasanya nikmat sekali…baca, sehari berkeliling Sumbar.

  5. wahaha.. kok ga diceritain, gmana ibu ditawar pake babi? :p

  6. Narpen

    Jangan buka rahasia…tapi buat teman2 yang merasa kulitnya agak putih (kayaknya suku apapun lebih putih deh dibanding orang asli Papua)……hati2 jika berkunjung ke pedalaman…hehehe…mosok saya bisa diminta untuk tinggal dan ditukar dengan beberapa puluh babi….anak buahku sampai pucat pasi…..huahuahua.

    Tapi nggak apa2 kok, setelah dijelskan mereka juga baik hati…mungkin itu sekedar gurauan….:D

    Beberapa bulan setelah saya pulang dari Wamena, tim survey dari Universitas Nasional, Jakarta, diculik.

  7. hallo Bu..
    wouw sepertinya sangat menyenangkan n mendebarkan juga kalo ke sana…sepertinya jadi tantangan ya..
    untuk mendapatkan informasi hotel n penerbangan di mana ya

  8. Medi,
    Wamena memang indah sekali…terakhir kali ke Papua (bulan Agustus 2007) sayangnya tak sempat mampir, karena cuacanya kurang mendukung.

    Penerbangan bisa menggunakan pesawat Garuda atau lainnya sampai ke Jayapura, kemudian ganti dengan pesawat ke Wamena. Setiap hari ada beberapa kali pesawat ke Wamena, malah teman saya pernah naik pesawat dadakan, bayarnya murah, penumpangnya hanya 4 (empat) orang, lainnya merupakan barang2 perbekalan termasuk hewan. Maklum untuk ke Wamena hanya bisa melalui udara, karena tak mungkin melompati gunung.

  9. saya pengen tau perekonomian di wamena? apakah merantau dari pulau jawa ke wamena bisa merubah nasib?
    saya tunggu infonya dari siapa saja yg sudah mempunyai pegalaman diwamena.

  10. Please .. Minta no hpx turis asing sekalian fotox,,coz saya mau cari teman orang bule,,kususx cewek2x,cntk2 n puth2

  11. Di wamena barang – barang agak mahal, itu disebabkan karena biaya pengiriman dari luar daerah yang hanya bisa menggunakan jalur udara. bisa dibayangkan nggak ya, satu sack semen harganya 500 ribu rupiah….lumayan juga ya…

    semakin pedalaman suatu daerah dan semakin sulitnya akses transportasi maka semakin mahal pula biaya kehidupan disana. saya agak heran kalau banyak orang biasa saja untuk mengeluarkan uang sekitar 80 ribu dan 100 ribu hanya untuk makan ikan biasa. lain hal kalau di Nabire atau biak, seafoodnya memang fresh dan enak sekali….ya kembali lagi karena wamena merupakan daerah mountainous…ya jadi memang barang agak mahal.

    kalau ke wamena jangan lupa pula datang ke museumnya di desa wesaput, kita harus bertemu dengan kepala suku dulu sebelum masuk ke museum, saya beruntung sekali karena becaiver yang kebetulan local papuan itu kenal dengan kepala sukunya sehingga saya boleh masuk walaupun sebenarnya itu museum akan dibuka tahun depan karena masih sedang perbaikan. kepala suku itu menjelaskan saya dengan seksama perbedaan masing – masing aksesoris dan kegunaannya dari ketiga suku besar di wamena yaitu dani, lani dan yali.

    kalau mau jalan2 ke biak juga ok, disana ada tempat peninggalan gua jepang, kita bisa masih melihat tengkorak dan tulang belulang mereka lewat goa jepang tersebut, ada pula monumen jepang yang berada dekat lepas pantai di daerah parai….menuju ke sana kita akan dimanjakan dengan pemandangan lautan yang begitu eksotis.

    di goa jepang tersebut kita bisa lihat betapa dashyatnya bom yang jatuh ke daerah itu pada masa pendudukan jepang, selain itu ada juga peninggalan berkas2 jepang mulaid ari sepatu, botol2, koin, kompas, peluru, topi perang, helikopter dll)

    so, saya berharap rekan2 se indonesia lebih banyak mengunjungi daerah indonesia kita dulu daripada musti ke luar ngeri, karena mereka turis luar negeri saja berbondong2 datang ke negeri kita.

    contoh saja saya bertemu dengan seorang turis dari jerman, dia bertanya pada saya apakah saya sudah pernah ke daerha yang paling remote di wamena, saya terkagum2 mendengar ceritanya kalau dia berkali2 datang ke indonesia dan melakukan perjalanan mulai dari flores, sumbawa, maluku, menado, papua sampai ke daerah remote di papua dimana dia bisa menemukan sekumpulan etnis yang masih mendirikan rumah dan hidup di atas pohon…

    nah lho….saya jadi malu mereka aja sampai kaya gitu…..

  12. Sasawildan,
    Thanks telah mampir. Pertanyaanmu sudah dijawab oleh Ika

    Ivan,
    Saya tak tahu yang anda maksud, karena artikel diatas adalah pengalaman saat penulis mendapat kesempatan mengunjungi Wamena.

    Ika,
    Thanks komentarnya. Kayaknya Ika tahu banyak tentang Wamena. Memang barang-barang disana mahal, karena transportasinya melalui udara.

  13. Asik banget si Bu, tugasnya jalan** terus deh kayaknya… pengeeeennn
    saya dah injak beberapa tempat di papua, tapi belom sempet ke wamena, kayaknya harus dikejar nih ya Bu?

  14. Tha,

    Setiap orang ada waktu untuk jalan-jalan, tapi ada yang seneng jalan-jalannya tetapi ada yang menikmati suasananya. Saya termasuk senang menikmati jalan-jalan ke gunung, ke laut dibanding ke Mall. Makanya kalau ada tugas, saya malah nggak tahu Mall apa saja yang ada di kota itu, tapi senang melihat situasi kotanya, orang-orangnya, lingkup pergaulannya…jadi melihatnya bisa dari sudut pandang yang berbeda-beda. Kalau Tha mau menuliskan apa yang disukai, tentu dari sudut pandang Tha sendiri, pasti akan menarik orang untuk membaca. Saya sering baca blog orang, dan suka melihat pandangan yang berbeda, yang tak terlihat oleh saya.

  15. Ibu..
    Boleh tanya..?
    Tgl. 12 oct saya berangkat ke Jayapura utk mengisi liburan Idul Fitri.
    Bos saya minta mengunjungi Wamena.
    Pertanyaannya:
    berapa biaya perjalanan PP ke Wamena dr Jayapura?
    Sarannya utk Wamena bermalam dimana?
    Sebelumnya saya ucapkan Terima kasih.

  16. Tan,
    Saya ke Wamena udah sekitar tahun 95 an, dalam rangka tugas, dan saat ke Jayapura awal Agustus kemarin tak ada kesempatan kesana.

    Tan bisa menanyakan pada travel agent, kalau dari Jakarta, tiket pesawat bisa dipesan dari Jakarta, untuk rute Jakarta-Jayapura, dilanjutkan (ganti pesawat, walau maskapai penerbangannya bisa sama) Jayapura ke Wamena. Tentang hotel, menurut murid saya dari Bank Papua, disana ada 3 hotel, sebaiknya pesan dari sekarang, siapa tahu penuh. Bisa ditanyakan di travel agent, atau bisa cari dari internet. Maaf tak bisa menjawab semua pertanyaanmu.

  17. Pertama Kali, nginjek wamena, keren abiz pmandangannya, kotanya bener2 kayak wajan, dikeli2ngin gunung. Gw di sana tinggal di distrik Kurulu krg lebih 2 bulan. Seru bgt. Gw kasian sama org2 sana. Alam yang indah, tapi ga dikelola yg bener.Gw jd pengen kesana lagi.

  18. Gw kesana taun 2006 bulan september. klo da yg mao kesana, ajak2 gw ya. gw anterin deh keli2ng wamena.

  19. Wahyu,
    Wamena memang indah….

  20. Saya berasal dari Wamena , Wamena adalah jantung dari Indonesia ………… hati-hati sekali , tapi biaya hidunya adu susa banget

  21. Chelly Aluwa,
    Biaya hidup di Papua memang tinggi, apalagi di Wamena, karena transportasi melalui udara.

  22. gw bukan asli wamena tp ngikut bonyok dalam rangka tugas.
    wamena??? bener2 kota yang gak bs gw lupain!!
    dari masih nenen ma mak gw ampe SMP gw ngabisin waktu dsna… pokoknya gw msh belum bisa lupa sama dinginnya kali woma,wesaput,sd inpres mulele,smp negeri 2,dinginnya malam,jembatan gantung,angin kurima dll. oiye misal ada yang mau ke wamena dalam waktu deket gw rekomendasiin t4 yang namanya pasir putih.t4nya gak jauh kok dari pusat kota,plus aksesnya deket juga dengan mumi yang udah kesohor itu. t4nya bnr2 asyik jek!! pasir putih bisa ada di atas bukit plus jauh lebih putih n halus dari pasir yang ada di pantai.Jangan lupa bawa kamera kesayangan trus pantengin tuh padang savana di sekitarnya, serasa di afrika!!!
    kbtulan keluarga gw masih banyak dsna jd gak perlu ngeluarin duit buat penginapan.

    HIDUP PERSIWA!!!!
    YOGOTAK HUBULUK MOTOK HANOROGO!!!

  23. Ali,
    Thanks infonya, sangat berguna bagi teman-teman yang akan berkunjung ke Wamena.

  24. hmmmmmmm…………………… aku pngen banget jalan-jalan ke papua,,,,…,,,,,,,,,,,,,, aQ terTarik bangetZ ma smua yang ada d sNa…,, kbudayaannya, alamnya, n smua yang berhubungan dNgan paPua,,,,,,,……….,,,,,,,,, so siapapun yang tertarik n mw berbagi tentang daerah yg eKsotis itu, ngobRol ma aku adJa ya…. di alamat e-Mailku funny_liez@yahoo.com atau di funz_sulist@telkom.net,,,,,,,,,,,,,,,,,, aku tunggu yah……………… utamanya orang asLi papua ak tungguuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu ya…………………

  25. Hallo Sulist, Salam knal!
    Adrs u skrg di mana?.
    Aq pingin tukar pengalaman ttg alam n kehidupan masyarakat papua, terutama Daerah Khusus (DI) Wamena. Pernah dengar sistem kebudayaan n kekerabatan masyarakat sana?
    Alamnya, orangny, kehidupannya, kebudayaaannya, pokmen uniq deh…..
    Beberapa hal tentang wamena, seperti yang telah disebutkan di atas, telah kami tulis di dalam blog.

  26. Hallo bu, edratna,
    Salam knal!
    Terima kasih atas artikelnya!
    Kantornya dimana bu?
    Kapan lagi bu ke Wamena?

    Rence,
    Salam kenal juga….hmm saya juga berharap dapat proyek yang bisa kembali melihat Wamena

  27. Wamena, gw lahir di wamena, gede di wamena, skrang pun msih di wamena……. bwt yang mau ke wamena ga usah takut…orang wamena baik kok asal ga di usik aja……masalah tarnsportasi? gampang, ada trigana air, aviastar…………kalo mau yang langsung dari jakrta, madiun, dsktarnya….numpang aja di HERCULESnya TNI-AU………. xampe deh di wamena.

  28. salam kenal bu….
    saya termasuk salah satu orang yang tinggal dan besar di wamena, senang sekali saya membaca cerita dan pengalaman ibu tentang wamena. ada banyak sekali tempat yang bisa dikunjungi disana entar kalo ibu balik lagi ke wamena jalan2 lah ke gunung saljunya ato danau habema. Kalo saya boleh tahu waktu pertamadatang diwamena nginapnya di hotel mana yah?
    Bu…. ma’f, saya ijin lewat alamat ibu mw tanya sama ali salah satu orang yang ngirim koment buat ibu, kalo boleh tau dulu ali skolah diSdInpresmulele thn brapa yah??? saya juga alumni sd inpres mulele
    buat arafah salam kenal juga dari orang wamena tp skarang aku domisili di jakarta.
    Anyway wamena is always the best and i’ve lots of memory there. someday i’ll be back

    Dessi,
    Nanti saya hubungi ya kalau dapat kesempatan ke Wamena lagi. Untuk temanmu, semoga dia membaca pesanmu disini…

  29. ak mau tinggal di sana, tp blom tau mau menetap dimana, apakah di wamena ada kontrakan?ata apa kek yg bs ditiduri?trus kra2 biaya nya berapa? bgm dgn peluang kerja di sana? PLIS infonya ya..kirim ke email ku “wanted_coolchick@yahoo.co.id”

  30. hai Ibu Endratna salam kenal,
    saya terkesan dengan pengalaman ibu di Papua,
    saya rencananya tgl 27 mei akan berkunjung ke jayapura untuk liputan ke Tim Persipura jayapura, lantas tgl 30 mei aku mau ke wamena untuk liputan Tim Persiwa Wamena. selain mumi, pasir putih, musium wesaput,dan danau habema ada lagi gak tempat yang bagus untuk disinggahi soalnya saya punya waktu cuma dua hari di wamena thanks..

    Leo,
    Salam kenal juga. Saya kesana juga dalam rangka tugas dan sudah lama sekali, sehingga tak bisa menjawab pertanyaanmu.

  31. Salam kenal bu & teman2 yang lain..

    Suami saya akan ditugaskan ke Wamena mulai May.08 ini, untuk pembangunan jalan dr Wamena ke Elilim.
    Terus terang, kami b2 sama skali tdk tahu ttg situasi di Wamena.
    Untuk tinggal di Wamena (saya sendiri tidak ikut), kebutuhan apa2 saja yang harus di siapkan? Untuk sementara ini Suami sy membawa pakaian saja. Kalo ada info yg bisa di sharing..please banget tolong di share.
    Thanks sebelumnya u/ infonya.

  32. salam kenal buat semua,boleh bu ikut nimbrung,kebetulan sy skrg tinggal di wamena,baru 3 bln saya ikut suami yg tugas di sini,pertama datang gak berani mandi,airnya kayak es,tapi lama2 biasa juga,jangan salah lho,walaupun mgkn wamena dikepung gunung,tapi perdagangan disini maju juga,krn byk pendatang,terutama dr sulawesi,fashionnya gak kalah ,krn lgs didatangkan dari jakarta,cuma memang harga2 mahal,sayur jg skrg agak mahal,sbg gambaran beras 16rb/kg,gula 15rb/kg,telur 2000/btr,byk minimarket disini,jualannya jg lengkap,hotel jg sdh byk,utk penerbangan ada 8 flight PP dr dan ke sentani,pemandangannya sangat indah,& masy unik,tp bln 8 nanti ada pilkada mgkn agak panas ya,dan jg mau ada festival baliem,kekerabatan di sini sangat kental,dan kalo jalan hati2,krn banyak becak,yg bawa putra daerah semua,dan kayak gak ada remnya,jadi klu bw mobil harus hati2,jgn sampai nabrak,nanti kena bisa denda,utk mbak dian bawa duit saja mbak,sama jaket,disini lg hujan trs ,utk mas leo,boleh juga ke goa maria mas,goa yg gak ada ujungnya,byk spesies anggrek disini,dan tentu saja pohon buah merah,ok,selamat datang ke wamena,mksh bu

  33. nambah lagi ya bu,info hotel yg eksotis baliem valley,dikota ada baliem pilamo,hotel nayak,anggrek,srikandi,mas budi,pokoknya banyak hotel di sekitar bandarapusat perdagangan ada di jalan irian,pasar tradisional di jibama,woma,sinakma,jangan lupa makan udang selingkuh dan keladi,hipere goreng dan sambal maknyos,sayuran disini organik lho,buahnya ada nanas bokondini,jeruk kurulu dan markisa,terung belanda jg banyak,restoran jg banyak tinggal pilih,cafe keluarga juga ada,utk souvenir bisa di dpt di jl trikora,klu ke mummy jgn lupa bawa permen yg banyak dan uang seribuan,krn anak2 senang sekali.trims

  34. Halo Mba Dedek,

    Thanks banget u/ infonya. Kita jadi ada gambaran ttg Wamena.Sekarang suami sy sudah di Jayapura, Senin besok mulai ke Wamena.
    Mba, Tanya lagi dong..Elelim jauh ga dr Wamena?..gimana situasi di Elelim?.
    Oya, mau nanya juga u/ jaringan telekomunikasi di Wamena & Elelim, yg bagus apa? atau harus pake Telp satelit?.

    Mba, aku minta alamat emailnya dong..klo aku: d.prawitasari@yahoo.com

    U/ Ibu Edratna, maaf ya bu, numpang tanya2 disini..

    Thanks u/ semuanya :)

  35. kyaaaaa…. mantap kali mbak dedek…
    keinget lagi deh memori makan terong belanda yang di jakarta ternyata harganya lumayan mahal.
    Dulu saya dan temen2 sepermainan sering banget makan buah “terung”. Skarang mah terkenalnya Terong Belanda. konon kata orang wamena buah terung adalah”makanan Ular” hehehe.. Dulu banderolnya cuman dengan beberapa lembar uang merah (cepekan)… makannya sampe kelojotan karena rasanya yang masam…
    kayaknya waktu itu orang wamena cuman taunya uang cepekan deh hehehe gak kayak sekarang yang sekali foto bareng bisa kena gocapan…. seeet dah…..
    Udang selingkuh…. Enak tenan!!!! Sumpe!!!!!
    buat mbak dessy salam kenal juga…
    kalo SD nya saya lupa tahun berapanyahhhhh..
    neh alamat imel n FS saya.. anzoerra_ajay@yahoo.com
    buat yang lain salam kenal juga yaaaaaa

  36. dear mbak dian..email aja ke htriwidiastuti@yahoo.com,klu jar tel blm tau tuh,cm denger2 di elelim enak sih,gw jg blm pernah ke sana,tpklu gak salah buah2 yg gak ada di wamena ada di sana,ex duren,rambutan,dan yg pasti byk pisang,cuaca agak kurang bagus klu pagi,jd mgkn klu dr jayapura flight ke 2 atau 3.
    mas ali,disini ada jus andalan buah terong yg maknyos,hasil karya ibu2.
    bu endratna…maaf ya,jd byk ngomong nih
    salam sayang buat ibu,kpn main lg ke wamena

  37. Mba Dedek,

    Sekali lagi thanks u/info2nya & alamat emailnya..
    Info dr Mba, termasuk yg selalu di tanyakan o/ suami klo telp ke saya ;)

    Ibu Endratna,
    Makasih banyak, melalui blog ini, saya dpt byk info ttg Papua en Wamena, baca crita ibu waktu disana plus komen dr temen2, bikin saya pengen ke Wamena :)

  38. halo ibu endratna, ketemu lagi nih he he

    akhirnya saya menginjakan ke kota wamena tgl 30 april 08 pkl 10.00 WIT dgn menggunakan pesawat trigana air dengan kapasitas 30 org
    penumpang. Setiba di sana saya di sambut oleh bpk jhon Banua beliau kebetulan manajer dari tim persiwa wamena ( calon wk Bupati wamena). Alangkah sejuknya kota wamena pagi hari itu saya langsung menuju stadion pendidikan untuk pengambilan gambar tuk keperluan liputan. kebetulan stadionnya sedang di pugar untuk syarat tim persiwa wamena masuk di liga super pertandingan tertinggi sepakbola di indonesia dengan 16 tim daerah lainnya. Dijalan menuju stadion saya jumpai orang ada beberapa masih memakai koteka dan ada banyak becak dikendalikan oleh penduduk asli ha..ha.. sungguh menyenangkan sekali bisa melihat pemandangan seperti itu..

    siang harinya makan siang dengan menu udang selingkuh dan gurame woku wah rasanya mantap bener lebih empuk dari udang biasa. oh ya kata orang wamena sih udang itu selingkuh dengan kepiting itu adanya cuma di kali wamena. bentuknya sih badan seperti udang tapi kakinya tuh seperti kepiting he he aneh yah..

    saya melanjutkan perjalanan menuju pasar wamena disana perdagangannya masih tradisionil masih saya liat pembayarannya dengan barter barang tembakau di tukar dengan ikan gurame.. ada banyak babi berkeliaran di pasar he he ada buah merah khas wamena konon buah ini bisa menyembuhkan HIV

    trus saya melanjutkan perjalanan menuju mumi wah sampe disana saya langsung di ketemukan oleh penerjemah tuk nego harga sebab semua pengambilan gambar harus bayar wah wah.. tuk mengeluarkan mumi di kenakan biaya 120.000 itu tuk pengambilan gambar melalui kamera video belum termasuk dengan biaya orang yg ada di situ per orang Rp 5 ribu karena mereka kena syuting masuk dalam gambar itu harus bayar kurang lebih ada 30 org walah walah.. trus biaya per orang tuk pengambilan gambar melalui kamera foto per orang Rp.3000/per jepretan. disitu ada wanita gak pake bra termasuk anak2 yg berpose dengan saya ada 18 org. trus laki2 pake koteka ada 10 org

    saya mengakalinya dengan tidak memakai flash tp ternyata mereka bisa nebak 10 kali saya melakukan pemotretan totalnya 28 org dikalikan 3000 dikalikan 10 kali foto ditambah 120.000 (mumi) wah wah dah pinter masalah gituan ya.. jd biaya syuting dan foto hampir
    Rp. 1.000.000,- gila mahal banget.

    Saya sarankan bagi teman ato yg lainnya yang mau ke wamena trus ke Mumi lebih baik tuk nego dulu deh ditawar dari awal minta paket aja biaya syuting sama foto Rp 500.000,- jadi ambil gambar sepuasnya. mereka gak bisa naro harga sembarangan.. mereka suka memaksakan harga sekian harus dibayar walah bisa bisa tekor deh bandar.. he he
    Karena waktu yg terbatas saya tidak sempat ke pasir putih, musium, danau habema

    Sore harinya saya kembali terbang ke sentani dengan menggunakan pesawat trigana.. kebetulan sekali saya boleh duduk dekat dengan Pilot dan co pilotnya.. saya melihat yg namanya gerbang wamena antara gunung2 membelah awan oh indahnya pegununungan jayawijaya dari udara… Senang rasanya bisa singgah di kota wamena, itu sekelumit kenangan saya di kota wamena

    semoga pengalaman ini bisa bermanfaat bagi semuanya.. trima kasih buat Ibu endratna atas tempat curhatnya -kibar98@yahoo.com-

    Leo trans 7
    ,
    Syukurlah bisa menikmati perjalanan ke Wamena dengan menyenangkan…..saya dulu rasanya juga menyesal karena hanya semalam, tapi mau bagaimana lagi, karena besoknya ada tugas ke Makassar.

  39. hay Ibu Endratna,
    saya ingin ucapkan banyak terima kasih kepada Ibu, karena telah mempublikasihkan kota wamena and sekitarnya,

    wamena memang kota yang tekenal dingin, oleh sebab itu ada yang bilang Lapaz-nya (kota di Bolivia) indonesia.

    rasanya tak cukup muat bila terus menceritakan tentang wamena, karena saking banyaknya cerita dari sana.

    perkenalkan aku orang wamena asli, namaku Filips Anugrah Gombo (19), dari TK-SMA di Wamena sekarang aku lagi kuliah dijogja (UGM), dan rencana tanggal 15 juni aku mau pulang liburan,

    Bila ada yang berminat ikut aku akan membantu sukarela untuk pergi ke wamena biar nggak boros2 amat,
    bisa hub, aku lewat:
    e_mail: figo_wright@yahoo.com
    Hp : 081392747208

    thankz

  40. permisi pak, mau minta ijin… artikel tentang wamena nya boleh saya translate ke bhs inggris? kalo boleh, rencananya artikel bapak mau saya posting di website saya, backlink ke original article akan saya cantumkan di tiap article yg saya terjemahkan. mohon kirim info via email. terima kasih banyak..

    Andreas AK,
    Silahkan……

  41. maaf… maksudnya bu, bukan pak.. :D

  42. halo ibu, saya baru semlm landing di jkt dari wamena. semula sy kesel buanget di tugaskan ke papua. Cuma dua hari ke nabire dan wamena…karena mendadak sekali dan sy bru plg dari balikpapan. Tetapi semua kekesalan hilang begitu melihat keindahan wamena dengan lembah baliemnya, alamnya yang asri, udara yang sejuk dan dingin, makanannya yang enak seperti ubi, hipere goreng, udang selingkuh dll. istilah langsung jatuh cinta dan kalo ada tgas dinas lagi ke sana, agak akan nolak he he he …sayangnya gak sempet beli sovenir seperti kalung dari akar-akaran dan tas noken….ke sana lagi yuk…

  43. Saya besar di Wamena, saya di Wamena sejak tahun 1976 sampai 1991 (lulus SMA), kemudian saya ke Jayapura dan sampai sekarang masih sering ke Wamena.

    Saya tinggal di lokasi Pasar nayak (sekarang tealah direlokasi ke Pasar Jibama), sewaktu saya di Wamena, penerangan lampu (listrik) hanya ada di kantor-kantor dan hanya menyala sebentar aja, sekarang udah nyala 24 jam dan jangkauannya udah jauh.

    Saya sering melakukan perjalanan ke daerah2 sekitar wamena seperti Kimbin, Walesi, Sogokmo yang dulunya hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau bersepeda, sekarang tempat itu udah gampang di jangkau dengan kendaran umum.

    keluarga saya masih di Wamena, dan keliatannya gak bisa pergi dari kota wamena, karena kalau ke tempat yang agak panas dikit mereka gak bisa bertahan

  44. sedang browsing kesasar ke sini. jadi ingat tahun 1997 ketika mampir ke wamena. yang pertama saya ingat waktu datang ke wamena, saya disambut hujan es.
    sempat masuk ke honai yang menyimpan mumi dan memotretnya. waktu itu masih bisa kasih uang serelanya. kebetulan saya boleh masuk honai tempat menyimpannya dan melihat beberapa kantung plastik berisi uang.
    selama tiga minggu saya mengubek2 wamena dan sekitarnya bermodalkan trail pinjaman. uniknya wamena, penataan kotanya dibuat rapi, dibuat model blok sehingga mudah mengapalnya. sayang saya sudah lupa nama-nama tempat yang ada.
    beruntung saya sempat singgah di danau habema. ini danau tinggi sekali menurutku. di sekitarnya banyak sekali rumah2 semut yang ternyata belakangan hari bisa dijadikan obat kanker.

  45. Wamena memang indah untuk dilupakan sudah 8 tahun ku tinggalkan tetapi masih ingin kembali berkunjung apalagi tempat wisatanya seperti air terjun dan memancing ikan di kolam tete neule dan menginap hotel Baliem Vilamo sekalian menengok kakak dankemenakan
    seperti apa yach…. Wamena saat ini
    please sharing …
    Salam buat Boss CV. Cipta Jaya

  46. saya juga pernah di wamena

  47. Saya dan keluarga juga pernah tinggal di Wamena, tepatnya di desa Sogokmo di Perumahan SD Inpres Sogokmo. Rasanya kangen sekali dengan suasana di sana, indahnya kali Baliem, Jembatan gantung dekat tanah longsor, hipere bakar batu, tetangga2ku orang asli wamena, pokoknya semua keindahan alam di lembah Baliem.Juli 1997 Keluargaku baru pindah ke Jawa. Salam buat Bpk Abraham Izaak Sabarofek dulu kepala Sekolah SD InpresSogokmo,Keluarga Bpk Edi daryanto,ibu Troci Monim . bagi yang mengenal saya silakan cepat mengirim balasan e-mail ke alamat avidwijaya@yahoo.com.

  48. halo bu…
    kebetulan sekali saya jg di papua nih bu,,!!! saya ad di nabire kok…

    ibu, saya sbagt kagum dengan kegigihan ibu!

    mohon maaf nih bu, saya lht fotonya ibu sendri ug perempuan !! kalo prgi2 bgmanakh dengan kluarga ibu, mungkin suam atau anak2 ibu toh…

    sebelmnya mohon maaf kalo blg bgini.

    oya, saya blm pnya kenalan ce nih di nabire,, hehhehehe

  49. Wah…, wamena
    Saya juga senang tinggal di Wamena, walaupun saya tidak lahir di Wamena tapi saya tumbuh dan dapat beradaptasi dengan baik di lingkungannya selama kurang lebih 15 tahun. Sekarang saya memang sudah 4 tahun tidak pulang ke Wamena, tapi Wamena selalu di hati. Kelak jika sudah menyelesaikan tugas saya sebagai pelajar, saya akan pulang ke Wamena untuk mengabdikan diri.
    Wamena yang selalu…..

  50. sy anak asli wamena, kp.pikhe,ds aikima, kec,kurulu.sekrag sy tinggl di bandg.sy cmn mo nanya bsa tdk lhatin foto 2 yg jels ttg kota wamena khususnya di kmpg pikhe?maksh.

  51. tlg ibu tampilin gambar dan perubahan kota wamena yang sekarang.eh bu, sy sendri dah 7thn belum plg2,dah kangen bgt pengen plg.sekali lagi klo ibu pnya foto2 dr pikhe tlg krm.maksh banyak.elege oagay mekenen itio bu.LAUK.

  52. SEKALI LAGI BU MAIKEL MO NANYA IBU PERNAH LIHAT BUKIT KECIL YANG BERADA DI PIKHE YANG DIPENUHI SM PASIR PUTIH YANG MEMBUAT SUASANA DAN PEMANDANGAN INDAH? NAH DI SANALAH KAMPONG KELAHIRAN MAIKEL.UMPANYA IBU PUNYA FOTO2NYA TLG DONK KIRIMIN.MAKSH BANYAK BU,SLM KENAL DARI MAIKEL OAGAY.NEH NMR HP MAIKEL 081572751407.BLH DONX MINTA NMR HP IBU?OK MAKASIH.

  53. aku mau dong info tentang gunung bromo serta penginapan yang murah tapi bagis makasih

  54. sekalian kalo ada info penginapan / hotel di bali hub saya 022 70251999 trimakasih

  55. hai mba astri kenalin namaqu maikel.aq asli wamena,sekarang dibandung,eh mba tar klo ada rencan kewamena lagi ajac donx?neh nmr hp maikel 081572751407.blh donk minta nmrnya?makcih

  56. hai bu neh maikel dtg lg,cman mo ngash tau az no, tlp hotel2 yg ada di wamena, (1)nayak hotel,0969-99511.honai resort,0969-31515-31516.wamena hotel,0969-313068.trendy hotel,0969-312929.atau klo mau hubungi az abangqu pascalis oagay neh no hpnya,081248069558-081248042897/kwanqu alli oagay,085234496664.ok smoga bermanfaat. by maikel garut-bandung-jabar.elege wamena mekenen.nayaklak – laukiank iluk igio.salam.

  57. hai bu neh maikel dtg lg,cman mo ngash tau az no, tlp hotel2 yg ada di wamena, (1)nayak hotel,0969-99511.honai resort,0969-31515-31516.wamena hotel,0969-313068.trendy hotel,0969-312929.atau klo mau hubungi az abangqu pascalis oagay neh no hpnya,081248069558-081248042897/kwanqu alli oagay,085234496664.ok smoga bermanfaat. by maikel garut-bandung-jabar.elege wamena mekenen.nayaklak

  58. ah…, wamena
    Saya juga senang tinggal di Wamena, walaupun saya tidak lahir di Wamena tapi saya tumbuh dan dapat beradaptasi dengan baik di lingkungannya selama kurang lebih 15 tahun. Sekarang saya memang sudah 4 tahun tidak pulang ke Wamena, tapi Wamena selalu di hati. Kelak jika sudah menyelesaikan tugas saya sebagai pelajar, saya akan pulang ke Wamena untuk mengabdikan diri.
    Wamena yang selalu….

  59. hai bu ktemu lg,gmn dah dpt nmor tlp hotel nayak wamena tuh?berapa donx nmr hpnya?

  60. bleh donx minta foto2 dari kmpg pikhe atw mumi aikima,tpi tuhpun kl ada.makash ke email maikel yuuuuuuuuu?nuhun

  61. sy maikel oagay anak asli wamena, kp.pikhe,ds aikima, kec,kurulu.sekrag sy tinggl di bandg.sy cmn mo nanya bsa tdk lhatin foto 2 yg jels ttg kota wamena khususnya di kmpg pikhe?maksh.

  62. Wamena emang gak ada matinya!!!!

    orang bilang walaupun sudah di papua tapi belum betul-betul sampai di Papua kalau belum menginjak tanah Wamena.

    aku di papua tahun 2000 s/d 2004 akhir.
    pertama tinggal selama 3 bulan di wamena hingga Wamena berdarah di tahun 2000. sehingga aku termasuk salah satu dari 15000 pengungsi di kodim dan polres kala itu.

    selanjutnya aku nomaden berkeliling papua.

    Pesisir Papua yang pernah kusinggahi (dari utara timur ke selatan):
    Jayapura (dok9), Sarmi, Nabire, Manokwari, Biak, Sorong, Raja Ampat (Waisoi, Saonek, Samathe), Fakfak, kokas, Kaimana (pantai krooy), Kep Kai.

    Pegunungan yang pernah aku singgahi (dari barat ke timur):
    Paniai (Kebo-Enarotali), Puncak Jaya (Sinak-Mulia), Wamena, Yahokimo (Dekai), Batom.

    Kota yang paling berkesan adalah:
    1. Kota Wamena dengan alam dan kebudayaannya
    2. Raja ampat dengan kekayaan lautnya (di sinilah tepatnya di Waisoi aku melewati malam tahun baru 2003 bersama istriku).
    3. BATOM sebagai wilayah perbatasan dengan PNG. disini saya sempat 3 minggu tinggal dan memang sesuai dengan namanya (BATOM). bahwasannya setiap orang yang datang ke daerah BATOM pasti akan terkena Malaria karena NAma daerahnya BATOM yang merupakan kepanjangan dari Bila Anda Tiba Otomatis Malaria.
    terbukti saya hanya bertahan 3 minggu untuk mendapatkan tropica +++ sedangkan temen lain ada yang baru 2 hari dan ada yang sampai ++++ tersiana. apa boleh buat turun ke JAyapura langsung masuk ARYOKO untuk penyembuhan.

    Sekarang aku tinggal di Kalimantan bersama istri dan 2 anaku.
    namun obsesiku suatu saat aku pasti kembali lagi ke Papua untuk menikmati indahnya alam PAPUA bersama keluarga. khususnya Wamena, Rajaampat, dan Kaimana.

    teguh-berau-kaltim

  63. Ibu Eny,
    Salam kenal ya…postingannya seru-seru banget, beragam dan kaya warna. Saya link ya blognya Ibu di blog saya…boleh ya, Bu…Thx before ya…

    Ayik
    ,
    Silahkan mbak…makasih….
    Salam kenal juga

  64. wah aku kangen nih ke wamena…thats my country…..

  65. mat malam bu aku minta alama rumah dan no hp/ nomor & klo bu hub aku di ell_yomans@yahoo.co.id penting bu, by elly surabaya terime kasih.

  66. Mat Kenal ya Bu,………

    Gile… bener2 indah
    sepanjang jalan ke “Baliem Valley Resort,….”
    pemandangannya ..waw…
    Rumput2 di hutannya kaya taman bunga…..
    dan itu sepanjang jalan m7 hotel Indonesia Jerman bersatu..

    Hanya ada satu kata “AMAZING………….”

    Pasti saya balik lagi ke Wamena…

  67. wah cerita ibu tentang wamena sgt menarik sekali..
    membuat saya merindukan seorang pria wamena yg blm lama ini dekat dengan saya.
    Menurut ibu gimana sih pria wamena itu?
    hehe..biar saya ga slh pilih….

  68. hallo Ibu,, salam kenal”

    nama saya Daniel Wantik, sekarang saya di malang. say sangat kagum dengan perjalanan ibu di wamena……..dan asal saya sendiri dari kec. kurulu asli.

    salam
    By

    Daniel Wantik

  69. masih mau ke wamena bu.sekarang wamena bukan kayak dulu lagi…..sekarang sudah maju bu……..silahkan bu kalau mau datang ke wamena lagi…

  70. Kamu boleh ke wamena tapi kalau belum lihat taman anggrek yang disebut ” Taman Lowrens” puncak kaki gunung dan Danau Habema yang berada ditengah-tengah kaki gunung salju yang disebut ” HIRIWA” (puncak Trikora)

    O ya maaf memang saya orang asli wamena kampung welesi yang berada dibawa kaki gunung puncak trikora ok nayak / lauk salam hormat….

  71. waduh………jadi kangen nich sama wamena……rasanya pengen cepetan balik ke wamena yang indah itu……tempat
    kelahiranQ………

  72. Saya orang wamena, dan saya sangat bangga bisa di lahirkan dan di besarkan di bawah gunung Nanggisa……di pedalaman wamena yang tercinta…..Semoga satu saat nanti saya akan kembali ke kotaku yang ku sayangi WAMENA.

  73. Wow… thanks udah sharing ya mbak…
    aduh kalau saya liat foto2nya dari google atau teman saya yg pergi kesana, rasanya pengen banget pergi kesana. Memang dari foto2nya saja udah buat saya merinding karena keindahannya.

    -Sisca

  74. Sebagai pencinta PERSIWA dan kota Wamena (Baliem Valley), saya ada sedikit cerita mengenai keindahan kota wamena dan sekitarnya.

    Akhir tahun lalu, saya sempat mendatangi Kota Karubaga (sekitar 4 -5 jam perjalanan menggunakan mobil), kaimi harus melewati puncak mega (ketinggian sekitar 3700 meter), pemandangan yang sangat mengagumkan) bagi yang ingin mendapatkan foto-foto kota wamena terkini dapat hubungi ammanguncen@yahoo.com, saya akan mencoba memberikan foto yang lumayan update. sekitar bulan depan atau april saya berencana ke wamena utk melakukan pengawasan ujian nasional tingkat SMA, saya akan kumpulkan foto2 terbaru di wamena.

    Sedikit mengenai saya
    Saya besar di wamena, SD Inpres Mulele tahun masuk tahun 1979 , SMP Negeri 2 Wamena tahun masuk 1985, SMA Negeri Wamena tahun masuk 1988.

    Saya juga lumayan terkenal waktu sekolah karena selalu menjadi peraih nilai NEM (nilai Ebtanas Murni) tertinggi se Kab. Jayawijaya. (NARSIS sekali he…he…he…….)
    Sekarang saya bekerja di Fak. MIPA Jurusan Fisika Universitas Cenderawasih Wamena.

    Salam buat teman-teman saya semasa sekolah dulu (wlaupun sekolah dengan segala kekurangannya) seperti Yosida Indriyani, Susiliwati dan lain-lainya.

    Hidup PERSIWA

  75. Halo2,
    Saya akan dpt tugas beberapa hari ke wamena,pergi seorang diri. Cerita2nya semua menarik jadi panduan awalku. Bisa kubayangkan indahnya ranah wamena,ramahnya saudara2ku n airnya yg pasti bening. Paling enak harus berapa hari untuk jalan2 bisa lihat2 daerah cantik ini? Berapa biaya hotel n makan per hari? Aku tolong dibantu ya. Gimana dengan cuaca untuk bulan maret ini? Thx sobat untuk infonya. Salam

  76. Hai ibu salam kenal dan selamat beraktifitas,saya dengan alo dari wamena mau bergabung dialamat ibu ini.

    Saya ingin meceritakan riwayat hidup singkat: saya SD,SLTP dan SMA di wamena dan saya lulus tahun 2006.Sekarang saya kuliah Universitas kanjuruhan malang.

    Saya putra dari wamena anak koteka mengucapkan terimasih karena atas kunjungan kedaerah saya. Begitulah daerah wamena ibu sendiri melihat kota wamena, dan juga saya tertarik karena ibu bisa terjun ke kota yang dingin. Ibu melihat berbagaia misteri yang terdapat di wamena.

    Trimakasih ini perkenalan singkat saya teman-teman yang telah bergabung dalam alamat ini.

    By: ALo
    HP: 081233200129

  77. wamena. wow is very cute

  78. Ibu, saya sangat tertarik dengan cerita ibu. Kebetulan pacar saya sedang tugas dokter ptt di distrik Makki. Yang merisaukan saya adalah tulisan mengenai ibu disuruh tinggal dan diganti dengan beberpa ekor babi. Kalo boleh bertanya bagaimana ibu menyikapi hal tersebut? apa yang ibu lakukan? Mungkin ibu bisa kasih tips bagaimana bersosialisasi dengan penduduk lokal.
    Terimakasih.

    Salam,
    eka seputro

    Ekoseputro,
    Anda harus baca lagi dengan teliti, saya saat itu kesana tahun berapa, dan hanya sebagai pengunjung. Kata teman-teman Wamena sekarang jauh lebih maju, bahkan hampir semuanya sudah berpakaian.

  79. wamena memang sangat indah bu’,sya sdh 9 thun dmksr tp slalu merindukan tempat sy dbesarkan,tempat yg sejuk tenang,dan hanya dwamena kota terdingin dindonesi,syngnya penduduk dsana kurang dsorot oleh pemerintah,padahal dsana sngat bnyak tempat pariwisata yg msh sangat alami,mdh2an dngan dangkatnya bapk john sbagai wkil bupati bsa membwa wmna lbh maju lg,sekolah yg lbh bermutu dan sarana yg lbh lengkap,jga wamena lbih bersih dan aman,wamena bgtu berarti buat sy walaupun sy tdk lahir dsana,sya siap untuk mengkontribusikan kemampuan sy untk kota & masyarakat wamena

  80. mksh bwt informasinya,setelah q baca semua cerita tentang perjalanan ibu,dulu saya berpikir jadi apa nanti klo q tinggal disana,dngan khidupan seperti tu,tp setelah aq baca semua pengalaman orang yang pernah tinggal disana,saya jadi pengen banget kesana kbetulan pacar saya skarang kuliah diwamena,tp udah 2 tahun dia ga pulang.dia berasal dari mdan tapi karena kadan yang yang tidak bgitu baik dia harus pergi kesana.bagi orang yang pernah kesana kira2 biaya kesana berapaan ya dan berapa x kita naik pesawat?tlg informasinya y…….

  81. Lembah baliem wamena,aku belajar menulis diatas batu2 kali,aku bekajar menyanyi dari kicauan burung,aku belajar segala sesuatu dari alam sekitar ku,aku anak alam,aku di besarkan oleh alam wamena yg indah,aku selalu merindukanmu,aku bangga menjadi anak wamena!walaupun kau ada di ujung timur indonesia tapi bnyk anak2 yg lahir besar wamena menjadi org2 penting dari pusat sampe daerah,mari bersatu menata lebih baik wamena yuk…kita tanam bunga kurulu diseluruh wamena,agar wamenaku tetap indah,love u wamena

  82. hello bu Edratna…

    saya baru tahu mengenai WAMENA…

    saya tahu setelah baca buku SULI..

  83. wa……………… indalah di wamena spa bilang……….. kalo u or belum ke wamena …brarti belum ke ujung Bumi Lo

  84. Aku senang bgt cerita tentang wamena,kebetulan sy lahir besar dan tinggl diwmnena,sy juga alumni sd inpres mulele hehehe jd kangen sm wamena,cm sy kebetulan tdk domisili di wmx lg berhubng ikut suami,tapi sebulan sekali pasti balik ke sentani dan wamena,krn kebetulan sy dan suami punya agent travel di sentani dan diwmena,jd buat yg butuh info untuk harga tiket wmx jayapura bs tlp ke 0967.594141 untk sentani dan untuk wamena 096932150,dan buat yg mau kewamena bs langsung pesen tiketnya di RANNU JAYA TRAVEL no tlpx udah adakan sekalian promosi hehehe,dan jg yg mau kewmn mau nginap dihotel bs di hotel kami juga di RANNU JAYA HOTEL tlp 096931257 harganya terjangkau koq,jgn lupa ya nginap dan beli tiket langsung hehehe..buat yg mau sharing tentang wmn bs ke ym aku aja atau email nieta_azza@yahoo.com

  85. i miss u wamena……….

  86. wow kerens….

  87. ke wamena kurang gimana gitu kalo tidak mengunjungi danau habema….!

  88. Terimakasih banyak ya ibu… salam kenal, saya erinus mosip putra wamena, saya udah lama merantau di jawa, sejak SMP dan skarang sedang kuliah di UNEJ jember Jawa timur.
    udah lama ga pulang jadi aku biasayna melepas rindu pada wamena lewat chating… aku sbagai putra wamena bangga dengan keindahan dan potensi alam wamena, tetapi sayang kalau potensi yang ada itu tidak di kelolah dengan baik.
    saya bercita-cita membangun wamena setelah kuliahku selesai, jadi tolong bantu doa ya.
    o ya kalau kapan-kapan kalau ke wamena lagi tolong ke kampung ibeleh atas ya di sana masyarakatnya rama-rama lo. trims GBO

  89. akhir 2006 saya bertugas di RSUD Wamena, tidak akan saya lupakan dalam perjalanan hidupku, di sana saya banyak belajar tentang arti hidup dan keramahan orang Wamena asli,

  90. Senang bisa membaca blog Ibu khususnya tentang Wamena-Papua. Saya bekerja di Depag, beberapa kali pernah dinas luar Prov, diantaranya Kalimantan dan Sulawesi. Disana saya dapat teman org Wamena dan Nabire walau berbeda warna kulit dan agama tp kami saling menghargai perbedaan diantara kami, malah skrg sdh seperti saudara sendiri krn komunikasi jalan terus lwt sms. Saya berharap suatu saat ada kesempatan dinas ke Papua. Dari SD saya sangat ingin sekali ke Papua, dan ingin melihat kehidupan dan kebudayaan mereka dari dekat, untuk meredam keinginan tsb saya sering buka situs tentang daerah Papua.

  91. hai bu…
    saya dhini dari wamena juga,LABEWA ( LAHIR BESAR WAMENA ).tapi asal saya dari FLORES,BANDUNG AMBON.
    Sebelumnya terima kasih banyak bu uda menilai tentang wamena..semuanya itu tidak bisa dipungkiri lagi..heheheheh,sebagai anak labewa saya sangat bangga dengan wamena dengan semua yang ada.

    BTW,ibu kapan ke wamena lagi ???????

  92. terima kasih atas semua komentar positifnya tentang Wamena yg membuat saya lebih optimis menghadapi kehidupan di sana yg akan saya jalani pada bulan ini untuk jangka waktu yg tidak ditentukan dalam rangka mengikuti suami yg akan dinas di sana. Bayangan2 negatif seperti lingkungan, kehidupan dan biaya hidup tinggi membuat kepala saya pusing dari hari ke hari apalagi harus membawa anak yg baru berumur 2 thn. maklum saja saya lahir dan tumbuh selama 32 tahun di Jakarta yg semua serba instant.. tp alhamdulillah setelah membaca semua komentar di sini sedikit banyak melegakan hati saya bahwa semua tidak akan seburuk yg saya bayangkan..

  93. Bagi siapapun yang ingin berkunjung ke wamena welcome aja…..,jamgan takut!! Orang wamena bukan penjahat dan tukan makan manusia (Walaupun katanya sich dulu ada).

    Kalau ke papua tetapi tidak injak wamena artinya sama saja anda tidak datang ke papua……..

    So………..tunggu apa lagi…

  94. Wamenaku, kamu adalah darahku, kamu adalah harapanku dan kamu adalah cintaku…walau aku bukan penduduk asli tp jiwaku asli Wamena, tuk itu mari kita jaga Wamena….agar jangan menangis dan berdarah lagi, marilah kita bangun Wamena dengan semangat kebersamaan dengan menyampingkan perbedaan…karena Wamena adalah denyut nadi dan sentra keberagaman baik agama, ras dan hayati….PEACE PAPUA, and KEEP WAMENA.

  95. mudah2 an wamena memberikan se cercah cahaya bagiku,,

  96. Kehidupan baru menantiku di wamena, ku ayunkan langkah menuju lembah beliem,,,,, mdh2han smuanya bisa berubah

  97. oh kika oh wamena,sepenggal kata yang masih kuingat hingga kini.salam buat teman2 in lembah baliem terutama sekitar kodim wamena.for….hendra,dirgan and sister.ulum,gufron,dani,fantri,dian ayu and mom semoga kalian baik-baik saja dan buat semuanya.semoga ranah politik,kekerasan tidak terulang kembali in lembah baliem….makasih atas kebaikan kalian.

  98. selalu ingat wamena,,,,,,biarpun bageimana,,wamena adalah kota kecil yg indah,,,,,

    mungkin sekarang dah baxk pendatang yg tinggal di sana di bandingkan dulu,,,,

  99. saluut utk ibu…

    saya lahir di jawa tapi dari sd sampai sma di wamena (SD N 1-1982, SMPN 2-1985, SMA N – 1988)… pertama tinggal di barak pengungsi jl sd percobaan… trus pindah ke sinakma… siapa yang tahu keberadaan teman namanya Agus Rudiyanto asli Jatibarang Jabar n Dede “asep” Hidayat asli Ciamis yang dulu ikut kakaknya Pak Sudarsono asli Bojonegoro yg kerja di Kantor Pos Wamena…. kalo ingat wamena jadi happy bu…. ingat Korp GAREP (Gabungan Remaja Perantau) …. semoga wamenaku cepat tumbuh dewasa…

  100. Saat saya menulis pesan ini saya sedang berada di Jakarta.

    Saya senang bisa datang ke kota Wamena untuk pertama kalinya 1,5 tahun yang lalu untuk memulai usaha disana.
    Di Wamena aku tinggal di daerah sekitar Kodim di jalan Yos Sudarso.

    Awalnya memang agak takut untuk kenal dengan penduduk aslinya tapi setelah kita bisa mendekatkan diri kepada mereka ternyata mereka sangat baik pada kita asalkan kita tidak sombong kepada mereka dan anggaplah mereka saudara maka mereka akan sangat dekat pada kita.

    Kota Wamena memang kota yang indah dan masih sangat kental dengan budayanya, masyarakat Papua disana kekeluargaanya sangat erat, pemandanganya sangat indah dengan dikelilingi gunung, udaranya yang dingin sungai yang airnya sangat jernih.

    Pasar yang ada disana ada pasar Jibama(pasar baru), pasar Sinakma, pasar Misi. Pusat perokonomian disana di jalan Irian, jalan Sulawesi dan jalan Trikora.
    Minimart yang ada di sana ada Ropan & Agro.
    Hotel yang saya tau ada hotel pilamo, hotel Budi, hotel Nayak,dll.

    Jika datang ke Wamena Bulan Agustus kita akan melihat pawai Hari Kemerdekaan yang sangat ramai dengan aneka ragam budaya Papua, bahkan saat pertama kali saya lihat saya sangat terkesan karena Hari Kemerdekaan di Wamena sangat meriah.

    Untuk yang mau memulai usaha memang di Wamena bagus tempatnya, memang agak besar modalnya karna harga-harga di Wamena mahal. Pokoknya Wamena daerah yang mengesankan bagi saya.

    Nanti bulan November 2010 nanti saya baru akan kembali ke Wamena. Jika ada yang mau datang ke Wamena dan sama sekali belum pernah datang ke Wamena, bisa hubungi saya. Donna Anastasia no hp: 081315958577, email saya : donna_anastasia63@yahoo.com

  101. [...] dikutip dari : http://edratna.wordpress.com/2007/01/01/wamena-is-a-beautiful-city/ [...]

  102. wamenaku-negiriku-kampung Halamanku..Tempat dilahirkanku..dibesarkanku..menyekolahkanku…dari jedua ayah dan ibuku,,,ketiga adik-adikku……terma ksai atas anugrahnya ayah dan ibiku..saya salah satuh anak pertama yang telah menekuni ilmu di satu universtas yang ternama di jabar…..dan sebentas lagi saya akan wisuda…..terima kasih papa yang telah almrhm….dan ibu…..nikah sama laki lain…ketiga adik2ku,,,,masih ada dikampung holkima,,,,,saya ingin mau hadirkan mami tetapi,,,,,,,,,susah…mengingat biayah dn lain-lain.
    tema ksih tema2..yg tlh sdh lma di wamwna maupun yg baru di wmn salam semua ya,,,,,,smg menikmati alam sejuk wmn dn papua ummnya wa……Tuhan selalu menyertai dalam uhasa dn kedidupan ini wa…..

  103. u…, baca cerita di atas saya rindu sekali dengan tanah kelahiranku, saya ingin kembali ke Wamena, mudah2han saya berjumpa dengan mama sarce, dan terkabul harapan mama saya bisa bertemu di Wamena :)


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 223 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: