Bungsu, cewek berumur 3 (tiga) tahun
” Bapak, aku tahu..bulan ada dua…” kata anak perempuan
” O, iya nak, dimana saja?” tanya bapak, sambil bingung kenapa bulan ada dua.
” Iya, di Jakarta satu, dan di Bandung satu,” jawab anak perempuan dengan kalemnya.
” Oh, begitu ya,” jawab bapak.
Kesimpulan: Karena bapak bekerja di Bandung dan ibu di Jakarta, si bungsu melihat bulan saat dia ke Bandung, tapi juga ada di jakarta, jadi menyimpulkan bahwa bulan ada dua.
Sulung, laki-laki, umur 7 (tujuh) tahun
” Bapak, jadi setiap rumah itu ada bapak, ibu dan anak-anaknya ya, ” kata si sulung
” Iya, betul nak”, jawab bapak
” Kalau begitu, sebaiknya bapak punya isteri lagi, agar di Bandung juga ada ibu, dan di Jakarta ada ibu, ” kata si sulung.
” Hmmm…bagus nak, tapi bilang ibu dulu ya, ” jawab bapak.
Catatan : Si sulung suka menganalisis sejak kecil, dan membuat kesimpulan. Jika disetiap rumah ada sepasang bapak ibu dan anak, maka di rumah Bandung juga harus ada bapak dan ibu.

Ckckckckckc lucu hehe.. pinter-pinter lagi itu pertanyaannya
Oleh: hafiz on April 30, 2007
at 5:11 am
Hafiz,
Makasih telah mampir….celetukan anak kecil suka tak terduga…..
Oleh: edratna on April 30, 2007
at 5:17 am
Duh, anaknya pinter2 deh, Bu. Hihihi.
Saya ketawa2 sendiri bacanya..
Oleh: DilLa on April 30, 2007
at 8:10 am
Dilla,
Udah sampai di Indonesia? Emang komentar anak lucu-lucu dan kalau diingatkan kembali mereka cuma bengong…udah nggak ingat.
Oleh: edratna on April 30, 2007
at 8:12 am
narpen kah yang bilang bulan ada 2? hahaha..lumayan jadi bahan ngisengin narpen bu ;p
Oleh: bagus on April 30, 2007
at 1:50 pm
Bagus,
Hehehe…betul…..komentar dia, sambil mata berkedip-kedip….:P
Oleh: edratna on Mei 1, 2007
at 2:23 am
kapan aku berkesimpulan seperti itu? Gak ingat tuh..
Oleh: kunderemp on Mei 1, 2007
at 5:51 am
wakakakak, kalau kuliah ada namanya pengantar logika tuh
hihihi
Oleh: priandoyo on Mei 1, 2007
at 6:10 am
Kunderemp,
Kalau cerita masa kecil ditulis, pasti banyak lucunya deh. Juga ibu udah cape mendongeng dalam perjalanan Jakarta-Surabaya….ehh anaknya nggak ingat, padahal saat itu ikut menanggapi…..:D
Anjar,
Ciri khas Ari sejak kecil …membuat hipotesa dulu…kemudian mengajukan usulan ke bapak ibu….karena sesuai hipotesa, harapan untuk dipenuhi cukup besar.
Oleh: edratna on Mei 1, 2007
at 11:55 am
wah, tapi lucu juga tuh, nyuruh si bapak punya istri lagi. dah gitu jawaban si bapak kewl. ntar bilang ibu dulu yah huahahahahah
Oleh: papabonbon on Mei 5, 2007
at 1:19 am
Hehehe…si bapak mau juga kali…tapi takut juga….
Oleh: edratna on Mei 5, 2007
at 11:42 am
Hehehehe..
Coba kalo lokasi kerjanya juga pindah-pindah..
Ada berapa bulan ya?
Kalau tanggal sih mo pindah kemana-mana cuma ada dua..
Tanggal tua dan tanggal muda..
Oleh: Arief Fajar Nursyamsu on Mei 15, 2007
at 7:35 am
Arief,
Nanti Arief banyak deh menemui kelucuan-kelucuan Nisa……dan kita juga banyak belajar dari dia.
Oleh: edratna on Mei 16, 2007
at 4:30 am