Suatu ketika, kami baru saja pulang mudik dari Jawa Timur. Kakak, anak laki-laki berumur 8 (delapan) tahun dan adik perempuan berumur 5 (lima) tahun asyik bercakap-cakap.
Adik: ” Mas, apa kita punya kampung ya?”
Mas : ” Kampung kita kan di Jakarta.”
Adik: ” Bukan, kampung yang kita bisa pulang kampung tiap Lebaran itu lho!”
Mas : ” Ooo, kalau yang itu, harus kawin dulu baru punya kampung.”
Adik: ” Jadi harus kawin dulu ya?” sambil menganguk-angguk
(Ayah dan ibu yang mendengar percakapan tadi hanya tersenyum simpul)

jadi makin rajin nulis blog nih
(pengamat setia, hehehe…)
Oleh: tukang ketik on April 30, 2007
at 9:18 am
Tukang ketik,
Hmm…ketahuan kalau lagi punya waktu luang ya…..
Sekarang emang bingung..baca atau menulis ya…ternyata banyak juga bacaan dirumah yang belum sempat dibaca…..
Oleh: edratna on Mei 1, 2007
at 2:22 am
dan sampai sekarang aku tetap menganggap kampungku adalah Jakarta….
Oleh: kunderemp on Mei 1, 2007
at 5:51 am
hihihi … lucunya ^_^
saya pun sampai sekarang bingung, kampung saya di mana ya ..
masa’ mesti kawin dulu
Oleh: kikie on Mei 1, 2007
at 7:40 am
Kunderemp
Memang engkau anak Jakarta, nak…..sejak lahir dan besar tinggal di Jakarta, sempat keluar ke Jogya dan Bne…..tapi balik lagi ke Jakarta. Mau dapat cewek Jakarta? Jadi nggak bisa pulang kampung dong……jadi ingat temenku dulu sangat ingin pulang kampung naik kereta api (dia lahir dan besar di Bandung, kuliah di Bogor).
Kikie,
Hehehe….mestinya dimana kita dilahirkan dan dibesarkan ya…..bagaimana kalau orangtua pindah-pindah kota terus?
Oleh: edratna on Mei 1, 2007
at 11:51 am
untung berhasil mengaggap kalau kampungku aalah Malang
lahir sampai 3 SD di Malang
]
kelas 4 SD-SMP kelas dua di Depok jawa barat [dan gak pernah mudik]
smp kelas tiga di malang
sma di magelang
kuliah di malang [sengaja mudik
kerja :
di sby setahun
di bekasi 5.5 tahun
di surabaya lagi bentaaaaar lagi huehehehehe
Oleh: papabonbon on Mei 5, 2007
at 1:22 am
Berarti kampungnya mana ya…berdasar lama menetap…atau tempat lahir???
Oleh: edratna on Mei 5, 2007
at 11:41 am
Kampung itu adalah tempat kakek dan nenek dari anak-anak kita tinggal..
Oleh: Arief Fajar Nursyamsu on Mei 15, 2007
at 7:36 am
Arief,
Kayaknya perlu buat definisi apa arti kampung ya
Oleh: edratna on Mei 16, 2007
at 4:32 am
[...] Jangan-jangan dia tahu bahwa sebentar lagi dia akan menempati rumah baru dan bisa menyebutnya sebagai kampung? [...]
Oleh: IT, Translation, Pregnancy & Parenting Kami Pindah Rumah « on Mei 30, 2007
at 5:05 am
[...] orang kampung yang dari kecil diajari bahwa kampung itu tidaklah lebih inferior ketimbang kota. Definisi kampung bagi saya adalah suatu tempat yang masih menyimpan etika kesopanan dan tatakrama, suatu tempat [...]
Oleh: Cela itu bernama “Kampung” « d’Ranah on Mei 19, 2008
at 11:11 am