Oleh: edratna | Juli 17, 2007

Mengapa harus bisa membaca apa yang ada dibalik laporan keuangan?

Pernahkah mendengar tentang forensik accounting?

Dalam perkembangan, accounting tidak sekedar bisa menyusun laporan keuangan, namun sebagai pimpinan kita harus bisa membaca apa yang ada dibalik laporan keuangan tersebut. Bayangkan jika Anda seorang investor, dan ingin menanamkan modal pada perusahaan A, maka Anda tentunya harus mengetahui kinerja perusahaan A yang tercermin dalam laporan keuangannya. Apakah itu cukup?

Ada 3 (tiga) jenis laporan keuangan yang harus diperhatikan:
1. Laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan (disebut home statement)
2. Laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan terdaftar (audit accounting)
3. Laporan keuangan yang telah dilakukan recasting

Dimanakah fungsi forensik accounting? Dari laporan yang telah diaudit akuntan sebetulnya diharapkan laporan telah menunjukkan keadaan yang sebenarnya, apalagi bila dalam opininya akuntan telah menyatakan bahwa laporan audit wajar tanpa catatan, namun sebagai seorang investor, atau Bank yang harus menilai kinerja perusahaan yang menerima pinjaman, maka diperlukan satu upaya lagi untuk lebih meyakinkan bahwa laporan keuangan tadi telah menunjukkan hal yang wajar. Laporan keuangan ini juga berguna bagi pemilik perusahaan, untuk mengetahui bagaimana perkembangan perusahaan, serta bagaimana posisinya di tingkat persaingan dengan usaha sejenis.

Apa yang dimaksud dengan recasting laporan keuangan?
Kegiatan yang dilakukan dengan meneliti dan menyusun kembali laporan keuangan ke dalam suatu format yang lebih sesuai dengan tujuan tertentu.
Menyusun ke dalam format dan klasifikasi, adalah dengan melakukan penyusunan ulang laporan keuangan dengan memisahkan:
– Transaksi kas dan non kas
Tangible dan intangible assets
– Operasional dan non operasional
– Lainnya

Misalkan:
Untuk rekening piutang, perhatikan apa saja yang terdapat pada rekening piutang. Bagi bank, yang diperhatikan hanya piutang dagang atau piutang usaha, karena unsur inilah sebetulnya yang mempengaruhi modal kerja untuk perputaran usaha.
Untuk persediaan, buat agingnya, dan yang mempengaruhi usaha adalah perputaran persediaan, baik perputaran bahan baku, barang setengah jadi maupun barang jadi.
Laba, yang perlu diperhatikan berapa laba riil atau laba kas dan laba operasional. Sedangkan revaluasi aktiva hanya menambah aktiva agar perusahaan terlihat berkembang, namun tidak ada pengaruhnya terhadap cash flow

Recasting dilakukan terhadap pos-pos tertentu dalam laporan laba-rugi maupun dalam neraca

Recasting Laporan Laba/Rugi
Pisahkan pendapatan dan beban
– Operasional dan non operasional
– Kas dan non kas
– Bunga Bank/pihak ketiga
– Lainnya, seperti biaya Research & Development

Recasting neraca
Pisahkan aktiva operasional dan non operasional
– Perhatikan aktiva leasing, baik off balance sheet maupun on balance sheet
– Pos-pos afiliasi (hubungan terkait)
– Senioritas hutang
– Perhatikan mutu aktiva dan perkembangannya.

Pada prinsipnya recasting dilakukan pada setiap pos dalam neraca maupun laba/rugi, untuk mengetahui apakah ada yang tersembunyi dibalik pos-pos tadi. Setelah dilakukan recasting , maka disusun kembali laporan keuangan berdasarkan hasil recasting tadi, dan bila memungkinankan dibandingkan dengan usaha sejenis yang skala usahanya hampir sama.

Misalkan, kita memiliki data laporan keuangan beberapa industri sepatu. Maka bisa dibuat perbandingan antara industri sepatu, dan dianalisis dari berbagai segi (termasuk analisa ratio), sehingga akan diketahui:

  • Industri sepatu mana yang paling efisien, dapat dilihat dari perbandingan BOPO (Biaya Operasional dibanding dengan Pendapatan Operasional).
  • Industri mana yang labanya paling tinggi. Dilihat apakah laba yang tinggi tersebut karena penjualan meningkat pesat, atau disamping itu ada efisiensi biaya (menggunakan analisa vertikal dan horizontal)
  • Berapa rata-rata perputaran piutang dan persediaan, dan berapa perputaran modal kerjanya. Semakin cepat perputaran modal kerja, maka industri tersebut juga akan makin baik, karena segera akan diperoleh uang kas. Apakah hal ini benar? Bagaimana jika sebetulnya perusahaan mendapatkan kemudahan untuk mengambil barang dan membayarnya dua bulan kemudian, tanpa dikenai bunga?
  • Bagaimana komposisi dalam persediaan, dan piutang? Hal ini bisa dilihat dari aging piutang, apakah banyak piutang yang tak tertagih?

Dari hasil analisa, maka akan dapat diketahui industri mana yang paling baik, dan bila kita sebagai pemilik perusahaan, kita dapat mempelajari dari laporan keuangan, dimana pos-pos yang masih dapat ditingkatkan, serta bagaimana caranya. Sebagai pemilik perusahaan, akan lebih mudah dalam mencari data-data sumber laporan keuangan tersebut.

Namun hal ini berbeda jika kita berada pada posisi auditor, disini kita harus bisa menganalisis apa yang ada dibalik laporan keuangan tersebut, apakah laporan keuangan telah disajikan secara benar, apakah ada data-data lain yang belum bisa tergali? Dari beberapa kasus keuangan, maka auditor harus bisa memastikan bahwa laporan keuangan yang disajikan telah benar, agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari. Karena bila terjadi sesuatu dikemudian hari, selain pemilik perusahaan, akuntan, maka auditor juga akan dihadapkan pada pertanyaan apakah telah dilakukan audit secara benar, apalagi jika perusahaan tersebut merupakan perusahaan terbuka (go public).

About these ads

Responses

  1. Saya malah baru dengar istilah forensik accounting. Jadi seperti menyelediki pristiwa kriminal ya? hehe .. mungkin istilah tsb muncul karena kasus mega finance yang menggemparkan karena soal otak2 laporan keuangan.

    Mungkin pernah dengar kasus sebuah perusahaan website. Yang memasukan seluruh biaya kedalam investasi. Sehingga di laporan Laba Rugi, biaya menjadi rendah dan muncul di investasi membuat aset menggelembung.

    Duluuu, waktu saya masih jadi mahasiswa, pernah juga melakukan forensik – dulu belum ada istilah ini – terhadap Koperasi Mahasiswa. Hasilnya RAT ditunda setahun untuk membenahi laporan keuangan dan RAT berikutnya saya ga diundang, supaya ga ada yang forensik lagi hehe

  2. Forensik accounting saat ini diajarkan untuk pendidikan di tingkat manajerial. Ilmu ini makin populer, sejalan makin banyaknya kasus yang terjadi, terkait dengan bidang keuangan. Kalau kita sering melihat, menilai, dan meneliti berbagai laporan keuangan, serta melihat beberapa industri, maka kita akan mempunyai semacam “feeling” apa yang ada dibelakang laporan keuangan itu. Jadi memang untuk tujuan mitigasi risiko.

    Kasus laporan keuangan antara lain:kasus Enron, juga kasus yang diceritakan mas Erander, serta baru2 ini kasus BAWAG (Bank Fuer Arbeit und Wirtschaft AG), yang merupakan Bank ke-4 terbesar di Austria, dan dimuat di Kompas tg.17 Juli 2007 hal 8. Bank ini memberi kredit kepada Refco Inc, sebuah perusahaan pialang di AS (bergerak di bidang perdagangan berjangka). Kredit tsb dikucurkan tidak lama sebelum perusahaan pialang AS bangkrut.

  3. seperti detektif aja ya… selain perlu bukti-bukti akurat juga butuh feeling…

  4. Artikel yang menarik Bu. Saya ada beberapa pertanyaan mengenai logika dari steps yang dijelaskan di atas. Tapi nanti lah, barusan baca sekilas doank. :)

  5. Hanang,

    Memang harus seperti detektif, apalagi kalau menyangkut keuangan skala besar, dan kita ingin ikut sebagai investor, tentu harus bisa membaca “tapi tak sekedar membaca”.

    Ihedge,

    Ya, ntar diskusi lagi….hehehe, harusnya bisa lebih detail, tapi jadi panjang sekali. Terus saya lagi belajar memindahkan tabel ke WP nih….diantara waktu2 yang ada.

  6. sip, sip..

    setau saya, Enrongate itu juga karena faktor politis. tidak mungkin di AS yang sistem-nya ‘mapan’ masih juga kecolongan.

    bank2 sekelas Citibank etc pun masih tetap mengucurkan dana untuk Enron dengan proyek fiktif listriknya. tapi koq yang malah kena getahnya auditornya aja ya bu?

    anyway, si Andy Murray (CMIIW) emang ‘jagoan’.

  7. kalau saya jujur aja puyeng kalo disuruh baca laporan akunting. paling banter bisanya baca prospektus .hi.hi.hi

  8. Trian,

    Laporan keuangan tak sekedar angka-angka, dari satu lembar laporan keuangan, maka kita bisa menginterpretasikan dan menghasilkan berbagai analisis.

    Justru kasus-kasus keuangan banyak ditemukan di AS, dan yang baru terjadi di Austria, tempat bankir yang dinilai paling kompeten.

    Osinaga,
    Saya dulu awalnya juga bingung, tapi kalau kita dari latar belakang eksakta, maka akan mudah memahami laporan keuangan, karena seperti matematik, dan sangat menarik. Apalagi kalau bidang kita bergumul dengan berbagai laporan keuangan, dengan hanya melihat kita bisa menganalisis…dan instink kita akan jalan, jika ada keanehan. Bagaimana cara mendeteksi keanehan tsb? Antara lain dengan melakukan probing.

  9. Kalau sebagai pegawai yg bekerja di perusahaan go public perlu tau juga tentang laporan keuangan perusahaan tempatnya bekerja ngga ?…
    pernah nemu laporan keuangan perusahaan tempat ku kerja di Internet tapi ini gimana baca nya yah hehehe..

  10. Lis,
    Menurutku, setelah saya kerja di Bank, bahwa setiap orang wajib baca laporan keuangan perusahaannya. Kalau masih bingung, tolong kirim laporan keuangannya pakai attachment, atau alamat web nya.

    Yang penting dilihat…bagaimana perkembangan laba ruginya. Bila pendapatan terus meningkat, sejalan nggak dengan labanya. Mis. penjualan meningkat, tapi peningkatan laba makin kecil…kemungkinannya: biaya makin naik. Kemudian usahakan juga tahu, laba perusahaan pesaing.

    Cek di aktiva lancarnya…apakah perputaran piutangnya lambat…mis. dari sebulan menjadi empat bulan, berarti banyak piutang yang tak tertagih…atau perusahaan terpaksa menjalankan strategi pemberian kredit pada penjualan, untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Pelajari juga modalnya…sebetulnya kalau udah perusahaan terbuka, lebih mudah (kalau masih bingung lihat blognya Bahar di http://ihedge.wordpress.com)….bagaimana menghitung PER…lihat harga sahamnya, apabila harga saham naik, berarti nilai perusahaan meningkat…tapi ini harus dibuktikan dari analisis fundamental.

    Kapan2 saya kirimi email ya..masih capek habis wisudaan kemarin.

  11. Ada 4 level keahlian dalam memahami laporan keuangan. Level ini bisa ada pada siapa saja manajemen, owner, pegawai, akuntan, ataupun auditor. Mulai dari level terendah sbb:

    1. Bisa baca laporan keuangan
    2.Bisa membuat laporan keuangan
    3. Mampu menginterpretasikan laporan keuangan
    4. Mampu “merekayasa”(jika mau) dan mampu mencari tau jika ada rekayasa.

    Kalau anda pegawai bolehlah di level 1, Jika anda pegawai accounting, level 2 harus lewat. Manajemen paling ga harus sampai level 3. Sejatinya auditor keuangan punya pemahaman sampai level 4. Walaupun audit keuangan tidak bertujuan mencari fraud. Pemahaman forensik akunting sepertinya harus mencapai level 4? Tetapikan biasanya jika audit memang ditujukan untuk mengungkap kasus (fraud) namanya Audit forensik, keahlian lebih khusus lagi atau level 4 plus.

  12. Mbak Idrianita,

    Bagi seorang account officer harus lulus level dimana dia mampu mendeteksi apakah laporan keuangan disajikan secara benar apa tidak, apa yang ada dibalik laporan keuangan tersebut. Kita tak boleh percaya begitu saja pada lapkeu yang disajikan auditor independen, walaupun mereka termasuk “The Big Five” secara int’l, karena yang menanggung risiko secara langsung adalah kita.

    Kalau dulu (saat saya baru masuk bekerja), kayaknya bos nggak perlu tahu detail, tapi bos zaman sekarang harus bisa membaca dan menganalisis laporan keuangan. Karena pertanyaan pada saat investor meeting, yang sebagian besar dari luar negeri, menginginkan yang presentasi adalah jajaran BoD…jika yang mempresentasikan dibawahnya, harga saham langsung turun.

    Jadi forensik accounting adalah wajib hukumnya, juga agar semua staf yang berkecimpung di bidang2 yang terkait dengan laporan keuangan, audit, account officer (BoD termasuk Account Officer/pejabat kredit lini, karena dia memutus kredit besar), harus mampu ilmu ini, agar dia tahu risiko2nya.

    Bahkan jika telah berada pada jenjang tertentu juga diajari ilmu audit secara general, sehingga kita mampu memahami mengapa perlu dilakukan audit. Juga harus memahami sisi hukum, karena berperkara adalah hal yang tak bisa dihindari, dan setiap tindakan mempunyai akibat hukum.

    Salam manis

  13. Mbak Idrianita.
    tulisannnya bagus-bagus boleh di masukin ke blog saya ?
    Thank’s

  14. Mas arya,

    Salah tulis? Maksudnya mbak Idrianita atau saya?

  15. Iya, maaf…salah tulis maksudnya Ibu Edratna, tulisannya bagus-bagus, saya minta ijin mau di tampilkan di blog saya. boleh ga ? tks

  16. Supaya tidak ditipu dan dibohongi? apalgi kalo punya uang yg mo di tanem *invest*

  17. Salam kenal Bu,
    Saya masih bingung dengan istilah forensic accounting dengan recasting laporan keuangan. Bagaimana hubungan keduanya? apakah recating itu proses dalam forensic accounting? Bagaimana juga hubungannya dengan forensic auditing (istilah ini yang sering saya dengar dibanding forensic accounting?

  18. Mas Arya,
    Silahkan, maaf jawabnya lama, saya bepergian ke luar pulau dan baru balik.

    Mas Tri,
    Iya, kan kalau kita punya uang untuk diinvestasikan, harus bisa menilai perusahaan atau Bank tempat kita menginvestasikan dana tersebut.

    Mas Doeytea,
    Salam kenal juga. Recasting keuangan diperlukan, untuk meng adjust laporan keuangan yang diberikan debitur, yang kalau kita cek ulang ada beberapa hal yang belum dimasukkan. Misalkan sebetulnya piutang macet telah melebihi batas, yang tak memungkinkan lagi untuk ditagih, jadi harus dikeluarkan. Perhitungan piutang, persediaan, hutang dagang, akan mempengaruhi dalam perhitungan pemberian kredit modal kerja, jadi harus diteliti betul.

    Auditor sekarang juga dibekali dengan ilmu forensic accounting, agar dia bisa meneliti dan menemukan jika ada hal-hal yang tak beres dibalik angka keuangan tsb. Bagi seorang auditor atau seorang analis, karena pengalamannya bergaul dengan berbagai macam laporan keuangan, alarm akan muncul jika melihat laporan keuangan yang tak wajar. Seperti diketahui, ada beberapa industri yang dapat diperbandingkan, misal: berapa rata-rata ratio industri dalam perkebunan kelapa sawit? Walau beda cara manajemennya, angka ratio perputaran, efektivitas, dll tak jauh beda. Semakin sering kita menganalisa, insting kita juga akan semakin tajam…mirip dengan reserse, yang akan tahu ada hal tak beres hanya melihat gerak gerik orang yang tak wajar.

  19. bu edratna… punya buku tentang forensik accounting ga ? dimana bisa saya mendapatkan buku tentang hal itu, saya tertarik tentang hal itu dan dah beberapa kali cari buku di tiko belum dapat.

  20. Bisa dilihat:
    – Fraud Auditing and Forensic Accounting – Jack Bologna
    – Accounting as Guide to Fraud Detection and Control- Howard r Davia
    – Fraud 101 – Howard r Davia

    Coba juga lihat di Gramedia…
    (Catt…saya sendiri mendapatkan teori dan aplikasinya dari pelatihan yang diselenggarakan oleh perusahaan)

  21. klo saya dah kenal forensik akunting sejak kuliah dl. kebetulan sama dosen disuruh translate makalah tentang forensik akunting. tapi sebatas kenal aja… hehehe. pengin tau lebih dalem juga sii…
    tapi klo sekarang disuruh buka2 tentang akunting puciiiing cos gak kerja dibidang akunting. padahal jurusan saya akuntansi…

  22. dieNs,

    Sebetulnya akuntansi digunakan juga dalam kehidupan sehari-hari…seperti bagaimana kita mengatur keuangan keluarga.

    Dan kalau kita membuat SPT untuk laporan pajak penghasilan, maka kita juga harus membuat laporan keuangan (neraca dan Laba/rugi), bagaimana posisi keuangan kita.

  23. Salam kenal bu,
    Saya baru pertama baca blog ini terkesan..
    Oh ya, saya tertarik terhadap perilaku (umur) piutang terhadap cash flow/kinerja suatu pekerjaan,kebetulan piutang di perusahaan saya lama tertagihnya dan saya tertarik ingin mengetahui kaitannya boleh kasih saran buku atau tulisan apa untuk mendukung keingintahuan saya? Terima kasih

  24. Yuni,
    Bisa dilihat di Gramedia. Prinsipnya, mengapa piutang lama tertagih? Apakah memang perusahaan mempunyai kebijakan untuk menjual secara kredit? Apa tingkat persaingan jenis usaha ketat?

    Dan yang penting, bandingkan rata-rata piutang pada perusahaan sejenis. Jika rata-rata piutang di perusahaan A lebih lama dari rata-rata piutang perusahaan sejenis, maka harus dicari titik permasalahannya. Mungkin memang perlu ada upaya penagihan yang lebih komprehensip.

  25. bu, saya dapat tugas untuk menganalisa laporan keuangan (neraca dan laporan laba/rugi) sebuah bank menggunakan analisa likuiditas, analisa leverage, analisa aktivitas, analitas keuntungan, dan masih banyak lagi. Saya masih bingung jika dihadapkan dengan neraca sebuah bank, mana saja batasannya yang termasuk aktiva lancar, hutang lancar, fixed asset, dan modal sendiri. mohon juga penjelasan mengenai kewajiban derivatif dan akseptasi juga estimasi kerugian komitmen dan kontijensi. terimakasih sebelumnya atas penjelasannya.

  26. Cetik,
    Jawabannya terlalu panjang, jadi agak sulit ditulis di jawaban komentar. Saya dulu sehabis pulang kerja, ikut pelatihan di LM FE-UI, kadang d LPPM, biasanya satu paket perlu waktu 5-10 hari. Itupun sebelumnya telah ada pelatihan dasar yang diberikan oleh perusahaan, 30 sesi khusus untuk analisis keuangan. Cetik bisa minta pada bosnya untuk diikutkan pelatihan, karena pada akhirnya memudahkan pekerjaan, dan membuat kinerja perusahaan menjadi lebih bagus.

    Kalau mau belajar sendiri, banyak buku2 di Gramedia…saya dulu belajar dari buku karangan pak Suad Husnan (dosen UGM, mantan Deputy Meneg BUMN).

  27. Ibu, kami minta tolong diberikan penjelasan tentan LK yang mempunyai equity netagtif. Jika melihat publikasi laporan keuangan perusahaan go-public banyak yang mempunyai equity negatif, tks sebelumnya.

  28. Ibnukhajar,
    Bisakah memberi contoh? Karena kalau equity negatif, perusahaan tersebut akan bubar demi hukum. Jangan-jangan cuma equity menurun, tapi Debt to Equity Ratio (DER) nya masih aman. Karena menganalisis suatu perusahaan harus memahami benar, asal usul pos-pos nya, dan di trasir jika ada hal yang meragukan atau tak wajar…juga dibandingkan dengan perusahaan sejenis yang skalanya hampir sama.

    Equity negatif kan berati perusahaan tak punya modal, jadi pasti akan di delisting….benarkah penjelasanmu di atas? Coba dicek lagi.

  29. saya mahasiswa (S1) Jurusan Akuntansi semester V Unla – Bandung, sedang mengerjakan tugas Strategic Management untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan yang go-public. saya mengambil artikel diatas sebagai bahan presentasi. yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara mengetahui strategi pihak manajemen(SDM,Operasional,dll.) setelah melihat hasil dari perhitungan rasio finansial? terima kasih

  30. Irfan,
    Karena kalau dijawab disini terlalu panjang, saya telah menjawab langsung ke emailmu.

    Sebetulnya kalau mempunyai beberapa laporan keuangan secara periode, Irfan bisa mengulas kebijakan perusahaan seperti ulasan analis keuangan.

    Saya belum begitu jelas, apakah Irfan hanya memilih satu perusahaan atau membandingkan beberapa perusahaan yang telah go public, karena agak berbeda ya melihat dari laporan keuangan dikaitkan dengan SDM dan operasional. Untuk memahami strategi SDM dan operasional perusahaan, kita harus benar-benar memahami perusahaan tsb, tak cukup hanya melihat dari lap keu go public.

  31. sek sek..
    sepoertinya saya perlu menyediakan waktu untuk membaca bagian ini dengan baik
    i ever do any task on front end function
    i ever do any task on back end function
    tapi kl boleh jujur, siantara sekian banyak pekerjaan back end, bagian keuangan ini yang saya paling males hehhehe

    but i realize, like or dislike, i have to learn about it.
    hope you could be my teacher, mom..

  32. Edo,
    Dari semua strategi perusahaan yang dijalankan, hasil akhirnya terlihat pada laporan keuangan. Kalau mau menjadi pimpinan perusahaan harus mampu memahami dan mengerti laporan keuangan, serta apa yang ada dibalik angka laporan keuangan perusahaan tsb.

  33. Hi,.
    Nama saya Fikha,.
    Masih kuliah semester 3 (mau 4) di D3 akuntansi keuangan FEUI
    Saya tertarik dgn tulisan Ibu yang ini, dan tulisan satu lagi mengenai perjalanan ke Inggris dan Prancis,.
    Insya Allah saya ingin ikut kursus EF di London sekitar bulan Agustus-September 2008 (waktu masih tentative) selama 3 minggu,.
    Sebenernya saya juga ingin sekali jalan2 keluar Inggris seperti ke Paris dan Amsterdam,.
    Tapi jika saya ingin jalan2 seperti itu, harus saya sendiri yang mengurusi segala keperluannya,.
    Klo boleh,saya ingin meminta saran, tips atau apapun yang bisa membantu saya,.
    Jika Ibu berkenan, Ibu bisa membalasnya di email saya : f_fininda16@yahoo.com,. Terima kasih

  34. Fikha,
    Coba aja googling dulu di internet…karena saya dulu perginya rombongan, dan udah diurus sejak dari Jakarta, pesan hotel, tiket pesawat pp dsb nya.

  35. Yth Ibu Enny,
    Ibu sangat informatif & helpful ya… Hebat Bu!!!
    Btw, saya tertarik untuk belajar ttg Forensic Accounting juga Bu…
    boleh minta sarannya ga Bu, saya harus mulai dari mana? kalo kursus dimana? berjenjang ga? saya lokasi ada di Jkt.
    Thanks atas infonya Bu.

  36. Adi wiyana,
    Kursusnya saya nggak tahu…tapi ilmu ini harus dimiliki orang yang bergerak di audit (BPK), perbankan, …biasanya diadakan dalam bentuk in house training, karena mereka harus memahami benar tentang laporan keuangan berbagai perusahaan.

    Jika Adi latar belakangnya akuntansi sebetulnya mudah, karena kalau kita baca lapkeu, harusnya kita memahami benar…feeling kita akan merasakan bahwa lapkeu tadi wajar apa tidak. Seorang akuntan yang baik dia harus memitigasi risiko….menelusuri jejak asal usul angka tsb, serta bukti trnsaksinya.

  37. aku baru mulai mempelajari bagaimana cara menganalisa laporan keuangan. ada yang mw bantuin apa saja yang harus aku lakukan???
    terima kasih

  38. Bu, saya seorang mahasiswa teknik elektro tahun ke-3, dikampus saya mengambil mata kuliah kewirausahaan. Dosen saya bilang orang teknik juga penting bisa membaca laporan keuangan karena kalau menempati posisi manajer hal tersebut penting, setidaknya bisa mengetahui kalau ada mark-up pada laporan tersebut. Oleh karena itu saya butuh petunjuk dari ibu tentang dasar membaca laporan keuangan bagi pemula, terima kasih sebelumnnya.

    Yoanda,
    Pendapat dosenmu benar, dan biasanya dalam kuliah diberikan juga materi budgeting, atau project appraisal. Kebetulan anak bungsuku juga lulusan elektro.
    Tapi untuk memperdalam ilmu ini, mau tak mau harus kursus, ini dapat dilakukan jika Yoanda udah lulus kuliah dan ingin mendalami bidang bisnis.

  39. AKU tertarik banget dengan apa yang dinamakan audit forensik dan artikel diatas sangat membantu aku mengenalnya lebih da;lam namun jujur aku belum begitu paham dengan audit forensik ini, padahal aku pengen banget buat skripsi tentang audit forensik. Bapak, ibu, rekan mahasiswa atau siapapun kamu yang bisa bantuin aku, tolong dong kirimin jurnal-jurnal tentang audit forensik, bisa juga buku atau kopiannya atau saran tentang dibuku mana aku bisa nemuin tentang audit jurnal. Buat bu endratna saya amau tanya apakah audit forensik ini bisa diangkat jadi skripsi, kalau memang bisa , apanya yang harus dibahas dan saya minta tolong agar ibu berkenen mengirimkan bahan-bahan tentang audit forensik, baik tentang penelitian sebelumnya dan hal-hal yang ibu anggap perlu. saya mohon ya bu… dan ibu bisa kok mengirimkannya langsung ke email saya dan saya bersedia membayar bahan2 yang dikirim pada saya. terima kasih sebelumnya dari saya.

    Sury
    ,
    Jika ingin membuat skripsi, kenapa nggak sekalian magang untuk penulisan skripsi ke BPK? Karena pemeriksa BPK telah dididik untuk melakukan audit forensik ini. Karena ilmu ini tak sederhana, tak mudah jika hanya dijawab lewat email, memerlukan serangkaian diskusi panjang, dan pelatihan. Juga ybs harus telah mempunyai latar belakang dan berpengalaman audit di bidang akunting…..

  40. Ibu Edratna yang terhormat,
    Saya pengusaha kecil yang ingin mencoba meminjam modal pada lembaga pembiayaan. Masalahnya usaha saya selama ini tidak menggunakan laporan keuangan sebagaimana mestinya. Dan mereka mengharuskan saya membuat laporan keuangan sederhana. Saya tidak punya laporan keuangan yang benar, mungkin benar2 hanya saya yang bisa membaca catatan2 mengenai usaha saya. Karena yang ada hanya komponen biaya/pengeluaran dan pendapatan. Untuk itu saya sangan berharap Ibu dapat membantu saya dengan memberikan contoh laporan keuangan sederhana. Kalau Ibu tdk keberatan mohon di email langsung ke email saya ya Bu.
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyk Bu.

    bayu

    Pak Bayu,
    Agak sulit membahas laporan keuangan melalui email, karena saya juga harus mengetahui jenis usahanya, bagaimana memperoleh sumber bahan baku/barang yang diperdagangkan. Karena usaha perdagangan berbeda dengan industri jasa (restoran, hotel, transportasi dll), dan berbeda pula dengan usaha industri. Walaupun sama-sama industri dapat berbeda, kalau industrinya tak sama. Mungkin bapak bisa meminta tolong pada teman, ponakan atau orang yang memahami keuangan, untuk bisa membantu bapak membuatkan laporan keuangan. Kalau usaha bapak terlihat maju, biasanya lembaga keuangan akan membantu membuatkan laporan keuangan, namun ini harus didasarkan atas catatan keuangan yang telah dibuat oleh bapak selama ini. Jadi, prinsipnya membuat laporan keuangan harus dimulai dengan membuat catatan yang berhubungan dengan pembelian, penjualan, penerimaan, hutang piutang, juga catatan stok barang yang diperdagangkan. Jika ini sudah ada, siapapun akan mudah membuat laporan keuangan sederhana.
    Semoga jawaban saya bisa membantu.

  41. Ibu Edratna yang terhormat,
    saya mahasiswa ekonomi yang sedang menyusun skripsi yang judulnya analisis pengaruh faktor-faktor fundamental terhadap profitabilitas. yang ingin saya tanyakan 1)bagaimana current ratio dapat mempengaruhi profitabilitas? 2) knp penjualan yang mengalami penurunan tidak semuanya berdampak negatif terhadap profit? mohon penjelasannya… terimakasih.

  42. Maaf bu.. Kebetulan saya baca membaca komentar dari saudara Bayu. Saya ingin membantu dalam hal penyusunan laporan keuangannya. Perusahaan kami merupakan perusahaan venture capital yang baru berkembang. Silakan dilihat dalam website kami : enervolution.com
    Terimakasih..

  43. saya baru dnger niE tntang audit forensik..
    jd pengen tau niE.. kbetuLan saya juga dapat tugas dr dosen mngenai definisi audit forensik.. ibu bisa bantu ga??

  44. [...] bagaimana dan kapan akuntansi forensik digunakan? Dalam postingan terdahulu, saya pernah membahas sekilas tentang forensic accounting ini. Pada saat jalan-jalan ke Gramedia [...]

  45. [...] by edratna Category Keuangan Dalam postingan terdahulu, saya pernah membahas sekilas tentang forensic accounting ini. Pada saat jalan-jalan ke Gramedia [...]

  46. [...] postingan terdahulu, saya pernah membahas sekilas tentang forensic accounting ini. Pada saat jalan-jalan ke Gramedia [...]

  47. aDUH, BU…saya nih pernah kerja di bank sebagai AO, sampai diminta ngajar juga untuk calon AO. tTpi baca tulisan ibu, selalu membuat saya merasa malu karena masih banyak yang harus dipelajari..

    Wahyu,
    Ilmu perbankan sangat luas, siapapun yang pernah bekerja di bidang ini tak akan merasa cukup. Bahkan dikirm ke pelatihan 3 bulan saja, kembali ke pekerjaan harus pontang panting menyesuaikan diri, karena Bank adalah lembaga yang High risk dan high regulated…sehingga aturan baik nasional atau internasional datang bertubi-tubi.
    Coba aja lihat Peraturan BI, setiap kali banyak keluar aturan baru.

  48. ibu,kami dari anak akuntnsi UH. kami ingin membuat seminar nasional ttg akuntansi forensik. tapi trnyata kami kurang referensi. terlebih lg akuntansi forensik krang dipahami oleh banyak pihak. bisa tidak kami mnta dijelaskn lebih lnjut ttg akuntnsi fraud?????
    mhon penjelasannya?

  49. Ibu Ratna salam kenal

    Saya mahasiswi Universitas Diponegoro semarang…saya sangat tertarik dengan akuntansi forensik dan audit investigasi (fraud audit)…
    Dan sekarang saya pun sedang menyusun skripsi yang bertemakan akuntansi forensik dan audit investigasi

    Jika bu Ratna ada waktu saya pingin ngobrol/sharing tentang akuntansi forensik dan audit invsetigasi…(email:shinta_ciayo@yahoo.com)

    karena jujur saya sangat kesulitan untuk menemukan referensinya(saya hanya punya referensi dari buku Theodorus M Tuanakotta)

    padahal menurut saya di indonesia akuntansi forensik dan audit investigasi perlu diteliti dan diterapkan untuk dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan..

    Trima kasih atas perhatian Ibu Ratna

    Hormat saya,

    Dora Shinta Siregar

  50. Pingin kenalan Bu’ ….
    komentar Ibu sangat menginspirasi saya. Thanks

    Salam kenal…semoga tulisan saya ada manfaatnya

  51. Saya bekerja diwilayah Pengawasan & Risiko Kredit, Managemen Risiko sebuah perbankan yg cukup terkenal. Walau sudah mereview dan menganalisa Ribuan Neraca (Audited/House) saya butuh panduan ibu sebagai berikut:

    1. Apakah Proforma sama dengan Recasting?
    2. Sangat sering saya temukan hasil dari KAP tidak menunjukkan/mencerminkan perusahaan tsb, apalagi perusahaan dg kelengkapan Akuntan yg handal, Bgmn saya harus menyikapi & melakukan forensic (apalagi dengan cross references)?
    3. Berdasarkan UU no. 7 ttg Perbankan kita (bank) tidak boleh mengubah/mengadjust/ menghilangkan data dari nasabah debitur. Bagaimana melakukan Recastingnya?

    Terima kasih. Aji.

  52. Hallo Ibu Edratna,

    saya adalah salah satu penggemar membaca situs Ibu.
    Saya ingin curhat, saya sudah kira2 17 thaun berkerja di salah satu BUMN, karier saya dimulai sebagai sekeratris DIRUT, lalu manajer pemasaran domestik, lalu di pemasaran luar negeri, manager import, dan kembali manjadi manager ekport…selama perkembangan karir saya, belum pernah dijajaran keuangan. Baru2 ini Presdir saya mempromosikan saya sebagai Kepala satuan Pengawasan. Berkaitan dg itu, saya ingin ibu memberikan tips memudahkan saya membaca laporan keuangan. Apalagi background saya bukan ekonomi ? salam

    Wahh kalau mau tip baca laporan keuangan sampai memahami, mesti melalui pelatihan dan sekaligus bisa diskusi.
    Saya dulu saat awal bekerja, ikut kursus malam hari LM FEUI Salemba sepulang kantor…

  53. Saya staff accounting baru yg masi bekerja 1 mgg…
    lulusan akuntansi tapi jujur kalo untuk membaca lap keu,,,
    saya nol, bu,,,
    mohon bantuannyaaa,,,
    trima kasih…

  54. saya seorang mahasiswa yang sedang menyusun skripsi bu, nah saya ingin menanyakan apakah ada perbedaan antara audit forensik dengan akuntansi forensik?
    kaoo ada perbedaannya apa dan di mananya?
    salam kenal dan terimaksih sebelumnya

  55. salam kenal bu ratna,

    saya chandra, rasanya teman2 disini semuanya antusias terhadap masukan2 dari ibu. saran saya bagaimana kalau ibu buka kelas untuk kita2 dan biayanya disepakatin bersama. selain mengisi waktu luang pasti sangat bermanfaat nantinya karena langsung mendengarkan dari prakstisinya.
    bagaimana bu berminat ? untuk teman2 yang ingin ikut silahkan daftar tapi tunggu konf dari ibu ratnanya.

    salam

    Sayangnya waktu saya yang tak ada mas…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 217 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: