Entah kenapa kehidupan belum berjalan normal, padahal sudah lewat 2 (dua) minggu. Saya termasuk paling tak bisa melihat hal-hal yang kurang pada tempatnya, walaupun saya juga bukan termasuk orang yang rapih-rapih amat.
Minggu pertama selesai acara, saya mulai membongkar tanaman, maklum nyaris sebulan tanaman hanya sempat disiram. Padahal makin banyak ulat gagak (kecil hitam berbintik-bintik), yang beranak pinak dan merusak akar dan daun tanaman, mungkin karena musim hujan. Pestisida merk “curacron” yang biasanya cukup manjur menghalangi beranak pinaknya ulat gagak, ternyata tak memuaskan hasilnya, bahkan satu pot tanaman anggrek daunnya menguning dan setelah diperiksa penuh dengan ulat gagak. Terpaksa saya mengganti tanah pada semua pot bunga, dan baru selesai setelah dua hari…..
Musim hujan, adalah sama dengan musim datangnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Ibu-ibu di kompleks kami rajin memeriksa bak kamar mandi ke rumah-rumah warga, untuk mengecek apakah ada jentik-jentik nyamuk, bahkan dua minggu berturut-turut diadakan penyemprotan.Kekawatiran adanya virus DBD, membuat saya harus rajin membersihkan bak kamar mandi, maklum tak semua kamar mandi di rumah saya menggunakan bath tub.
Minggu ini seharian di rumah, mencoba beristirahat, apalagi si bungsu juga sedang ke Jakarta. Mungkin umur juga makin bertambah, atau lagi jenuh untuk melakukan sesuatu….Hmm, padahal besok hari Senin, tapi rasanya belum kuat memulai kembali puasa Senin Kamis. Ada baiknya minggu ini agak mengurangi kesibukan, dan hanya mengerjakan yang rutin…..mudah2an minggu depan udah mulai fit lagi.
Semangat……
