<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Pintar dan, atau pintar-pintar</title>
	<atom:link href="http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/</link>
	<description>Kenangan, pengalaman, dan perjalanan hidup seorang ibu..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 09:49:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: BARRY</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5303</link>
		<dc:creator>BARRY</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 18:45:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5303</guid>
		<description>Belajar dari kesalahan orang lain supaya kita tidak harus mengalaminya sudah merupakan usaha untuk menjadi pintar.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Barry&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Yup...setuju.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Belajar dari kesalahan orang lain supaya kita tidak harus mengalaminya sudah merupakan usaha untuk menjadi pintar.</p>
<p><em><strong>Barry</strong></em>,<br />
Yup&#8230;setuju&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yari NK</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5300</link>
		<dc:creator>Yari NK</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 11:40:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5300</guid>
		<description>Kalau agar tidak ditipu oleh orang atau tidak dikerjai oleh orang, atau jangan mudah disindir orang, itu namanya &quot;pintar&quot; atau &quot;pintar-pintar&quot; ya??

&quot;Pintar agar tidak ditipu orang&quot; atau &quot;piintar-pintar agar tidak ditipu orang&quot;? :?:


&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yari NK&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Keduanya memang seperti mata uang...pengertiannya pun bisa dilihat dari berbagai persepsi, antara lain seperti kata kang Yari di atas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau agar tidak ditipu oleh orang atau tidak dikerjai oleh orang, atau jangan mudah disindir orang, itu namanya &#8220;pintar&#8221; atau &#8220;pintar-pintar&#8221; ya??</p>
<p>&#8220;Pintar agar tidak ditipu orang&#8221; atau &#8220;piintar-pintar agar tidak ditipu orang&#8221;? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_question.gif' alt=':?:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em><strong>Yari NK</strong></em>,<br />
Keduanya memang seperti mata uang&#8230;pengertiannya pun bisa dilihat dari berbagai persepsi, antara lain seperti kata kang Yari di atas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Resi Bismo</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5296</link>
		<dc:creator>Resi Bismo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 08:51:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5296</guid>
		<description>Dulu saya berfikir bahwa selepas sarjana saya akan terbebas dari belajar dan sekolah, ternyata manusia hidup harus selalu belajar dari waktu ke waktu yakni belajar ilmu kehidupan. long life education sampai keliang lahat. :D

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Resi Bismo&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Saya masuk Bank dengan pola pikir yang sama...udah capek ujian. Nggak tahunya? Tiap tahun ada ujian, pendidikan/training, seminar (mesti bikin laporan), presentasi...dikejar &lt;em&gt;dead line&lt;/em&gt; dan lain-lain. Dan suatu ketika merasa kalau otak nih mandeg, tak bisa mencari solusi...jadi ya akhirnya kuliah lagi....dan lebih berat, karena sambil bekerja, anak-anak pas masa remaja yang harus lebih bisa dijaga, dan banyak masalah lain. Tapi ternyata, pengalaman belajar sambil bekerja ini yang justru membuat hidup saya kaya....banyak hal yang tak terduga, banyak ilmu yang tak mungkin saya pelajari di kantor, atau bila hanya bersama rekan-rekan yang &lt;em&gt;homogen&lt;/em&gt; latar belakangnya. Dan setelah pensiun pun, ternyata banyak hal menarik yang harus dipelajari terus menerus dari kehidupan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu saya berfikir bahwa selepas sarjana saya akan terbebas dari belajar dan sekolah, ternyata manusia hidup harus selalu belajar dari waktu ke waktu yakni belajar ilmu kehidupan. long life education sampai keliang lahat. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em><strong>Resi Bismo</strong></em>,<br />
Saya masuk Bank dengan pola pikir yang sama&#8230;udah capek ujian. Nggak tahunya? Tiap tahun ada ujian, pendidikan/training, seminar (mesti bikin laporan), presentasi&#8230;dikejar <em>dead line</em> dan lain-lain. Dan suatu ketika merasa kalau otak nih mandeg, tak bisa mencari solusi&#8230;jadi ya akhirnya kuliah lagi&#8230;.dan lebih berat, karena sambil bekerja, anak-anak pas masa remaja yang harus lebih bisa dijaga, dan banyak masalah lain. Tapi ternyata, pengalaman belajar sambil bekerja ini yang justru membuat hidup saya kaya&#8230;.banyak hal yang tak terduga, banyak ilmu yang tak mungkin saya pelajari di kantor, atau bila hanya bersama rekan-rekan yang <em>homogen</em> latar belakangnya. Dan setelah pensiun pun, ternyata banyak hal menarik yang harus dipelajari terus menerus dari kehidupan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ersis W. Abbas</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5287</link>
		<dc:creator>Ersis W. Abbas</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 13:42:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5287</guid>
		<description>Ya ya ya, setuju amat. Intinya, belajar, belajar, dan belajar.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ersis W. Abbas&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Betul pak...belajar...belajar...belajar...sampai maut memisahkan tubuh kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya ya ya, setuju amat. Intinya, belajar, belajar, dan belajar.</p>
<p><em><strong>Ersis W. Abbas</strong></em>,<br />
Betul pak&#8230;belajar&#8230;belajar&#8230;belajar&#8230;sampai maut memisahkan tubuh kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: isnuansa</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5286</link>
		<dc:creator>isnuansa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 12:26:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5286</guid>
		<description>iya jugak bu. nggak cukup hanya pintar yang dibutuhkan. tapi juga pintar-pintar...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Isnuansa&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Gede Prama pandai memberikan cerita dengan contoh kehidupan sehari-hari. Dan ternyata yang dikatakan betul juga. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya jugak bu. nggak cukup hanya pintar yang dibutuhkan. tapi juga pintar-pintar&#8230;</p>
<p><em><strong>Isnuansa</strong></em>,<br />
Gede Prama pandai memberikan cerita dengan contoh kehidupan sehari-hari. Dan ternyata yang dikatakan betul juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: edo</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5284</link>
		<dc:creator>edo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 10:23:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5284</guid>
		<description>wah, sama. gede prama, mario teguh, 2 inspirator yang mampu menyampaikan sesuatu dengan sejuk. dan bener2 bikin hati suejuk :)
*yang mengkoleksi tulisan pak gede prama dari tahun 1998

&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Edo&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;,
Wahh ternyata Edo lebih hebat ya, mengkoleksi tulisan Gede Prama sejak lama. Btw kadang-kadang kok sulit ya masuk ke &lt;em&gt;account&lt;/em&gt; blog mu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, sama. gede prama, mario teguh, 2 inspirator yang mampu menyampaikan sesuatu dengan sejuk. dan bener2 bikin hati suejuk <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
*yang mengkoleksi tulisan pak gede prama dari tahun 1998</p>
<p><strong><em>Edo</em></strong>,<br />
Wahh ternyata Edo lebih hebat ya, mengkoleksi tulisan Gede Prama sejak lama. Btw kadang-kadang kok sulit ya masuk ke <em>account</em> blog mu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arifkurniawan as bangaiptop</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5282</link>
		<dc:creator>arifkurniawan as bangaiptop</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 08:13:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5282</guid>
		<description>Saya termasuk salah seorang fans Pak Gede Prama, Bu. Dulu suka membeli dan membaca buku yang beliau tulis.

Sekarang, sejak jauh dari toko buku berbahasa Indonesia, susah menemukan cerita hasil pemikiran Pak Gede lagi. Ehh, ada tulisan ini. Ndalilah, pengobat kangen. :)

Terimakasih Bu.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bangaip&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Yang menarik, Gede Prama membuat contoh dari kehidupan sehari-hari...dan kalau kita pikirkan apa yang dikatakannya betul.
Saya memang suka mendengarkan petikan komentar beliau di pagi hari...entah kenapa sejak pindah rumah, baru kemarin mulai mendengarkan....gara-gara lupa kalau punya radio, yang bisa ditenteng dekat tempat tidur...hahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya termasuk salah seorang fans Pak Gede Prama, Bu. Dulu suka membeli dan membaca buku yang beliau tulis.</p>
<p>Sekarang, sejak jauh dari toko buku berbahasa Indonesia, susah menemukan cerita hasil pemikiran Pak Gede lagi. Ehh, ada tulisan ini. Ndalilah, pengobat kangen. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terimakasih Bu.</p>
<p><em><strong>Bangaip</strong></em>,<br />
Yang menarik, Gede Prama membuat contoh dari kehidupan sehari-hari&#8230;dan kalau kita pikirkan apa yang dikatakannya betul.<br />
Saya memang suka mendengarkan petikan komentar beliau di pagi hari&#8230;entah kenapa sejak pindah rumah, baru kemarin mulai mendengarkan&#8230;.gara-gara lupa kalau punya radio, yang bisa ditenteng dekat tempat tidur&#8230;hahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aprikot</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5281</link>
		<dc:creator>aprikot</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 06:04:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5281</guid>
		<description>jd kita harus pintar dan juga pinta pintar yah buw??

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Aprikot&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Ya, betul. Saya sepakat dengan Gede Prama, karena merasakan sendiri....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jd kita harus pintar dan juga pinta pintar yah buw??</p>
<p><em><strong>Aprikot</strong></em>,<br />
Ya, betul. Saya sepakat dengan Gede Prama, karena merasakan sendiri&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gempur</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5279</link>
		<dc:creator>gempur</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 02:09:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5279</guid>
		<description>Ya... pintar-pintar lebih mengarah pada kearifan dan kebajikan individu dalam menyikapi keadaan... ini yang belajarnya lebih sulit dari pada belajar menjadi pintar.. belajar pintar-pintar itu setiap saat setiap waktu, bukan begitu ibu?!

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Gempur&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Setuju.....belajar memang perlu kearifan......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya&#8230; pintar-pintar lebih mengarah pada kearifan dan kebajikan individu dalam menyikapi keadaan&#8230; ini yang belajarnya lebih sulit dari pada belajar menjadi pintar.. belajar pintar-pintar itu setiap saat setiap waktu, bukan begitu ibu?!</p>
<p><em><strong>Gempur</strong></em>,<br />
Setuju&#8230;..belajar memang perlu kearifan&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Effendi</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/06/pintar-dan-atau-pintar-pintar/#comment-5278</link>
		<dc:creator>Effendi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 00:31:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=340#comment-5278</guid>
		<description>Yap. Selain hal yang bersifat teknis (dari pintar), kita juga membutuhkan hal-hal non-teknis (dari pintar-pintar) yang menunjang. ;)

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Effendi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Hmm...iya, kehidupan memang seperti dua sisi mata uang....harus ada timbal balik, agar seimbang....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yap. Selain hal yang bersifat teknis (dari pintar), kita juga membutuhkan hal-hal non-teknis (dari pintar-pintar) yang menunjang. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em><strong>Effendi</strong></em>,<br />
Hmm&#8230;iya, kehidupan memang seperti dua sisi mata uang&#8230;.harus ada timbal balik, agar seimbang&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
