<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Bahagia pada pernikahan &#8220;kedua&#8221;, mungkinkah?</title>
	<atom:link href="http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/</link>
	<description>Kenangan, pengalaman, dan perjalanan hidup seorang ibu..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 09:49:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: nazwa</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-15344</link>
		<dc:creator>nazwa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 04:26:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-15344</guid>
		<description>daripada hdup tersiksa dngan psangan lama, why not for twice married, mungkn bs lbih langgeng</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>daripada hdup tersiksa dngan psangan lama, why not for twice married, mungkn bs lbih langgeng</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: cie</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-7565</link>
		<dc:creator>cie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 02:29:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-7565</guid>
		<description>saya adalah salah satu contoh wanita yang menikah dua kali.Dan alhamdulillah pernikahan saya yang sekarang jauh lebih sehat,jauh lebih bahagia! Saya benar2 lupa bahwa saya pernah menikah sebelum ini,hehe..doakan semoga kebahagiaan selalu menyertai hidup saya ya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya adalah salah satu contoh wanita yang menikah dua kali.Dan alhamdulillah pernikahan saya yang sekarang jauh lebih sehat,jauh lebih bahagia! Saya benar2 lupa bahwa saya pernah menikah sebelum ini,hehe..doakan semoga kebahagiaan selalu menyertai hidup saya ya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Panda</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-5580</link>
		<dc:creator>Panda</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 15:37:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-5580</guid>
		<description>ah, ga ngerti. soalnya aku baru nikah. hehehe

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Panda&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Berdoalah agar dikaruniai pernikahan yang awet dan hanya sekali seumur hidup....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ah, ga ngerti. soalnya aku baru nikah. hehehe</p>
<p><em><strong>Panda</strong></em>,<br />
Berdoalah agar dikaruniai pernikahan yang awet dan hanya sekali seumur hidup&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-5573</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 12:12:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-5573</guid>
		<description>terima kasih tipsnya, bu enny. menurut hemat saya, memang (hampir) tak pernah ada orang yang menikah untuk kedua, ketiga, dst, kecuali yang memang berminat untuk melakukan poligami. meski demikian, perjalanan  dan dinamika hidup manusia seringkali menjadi sebuah misteri, sehingga dengan berbagai sebab, pernikahan kedua akhirnya terjadi juga.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pak Sawali&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Saya cuma mengamati pak, tak ada orang yang saat mulai menikah berpikir ada pernikahan kedua. Dari beberapa pengamatan, saya justru melihat, ada yang malah terlihat lebih bahagia pada pernikahan kedua...mungkin karena komunikasi lebih baik, lebih punya pengalaman sehingga hati-hati dalam memutuskan, serta lebih matang. Tulisan tsb untuk &lt;em&gt;sharing&lt;/em&gt;, bahwa pernikahan kedua pun bisa membuat keluarga bahagia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih tipsnya, bu enny. menurut hemat saya, memang (hampir) tak pernah ada orang yang menikah untuk kedua, ketiga, dst, kecuali yang memang berminat untuk melakukan poligami. meski demikian, perjalanan  dan dinamika hidup manusia seringkali menjadi sebuah misteri, sehingga dengan berbagai sebab, pernikahan kedua akhirnya terjadi juga.</p>
<p><em><strong>Pak Sawali</strong></em>,<br />
Saya cuma mengamati pak, tak ada orang yang saat mulai menikah berpikir ada pernikahan kedua. Dari beberapa pengamatan, saya justru melihat, ada yang malah terlihat lebih bahagia pada pernikahan kedua&#8230;mungkin karena komunikasi lebih baik, lebih punya pengalaman sehingga hati-hati dalam memutuskan, serta lebih matang. Tulisan tsb untuk <em>sharing</em>, bahwa pernikahan kedua pun bisa membuat keluarga bahagia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nurussadad</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-5549</link>
		<dc:creator>nurussadad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 01:42:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-5549</guid>
		<description>karena sudah lebih pengalaman mungkin...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Nurussadad&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Sebetulnya tak ada yang menginginkan pernikahan kedua, karena tentu berharap menikah sekali seumur hidup, mesra sampai kaken ninen.
Apapun kalau dipertimbangkan masak-masak akan lebih baik, karena begitu seseorang memutuskan untuk menikah kedua kalinya, apalagi jika punya anak, banyak hal yang harus dipetimbangkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>karena sudah lebih pengalaman mungkin&#8230;</p>
<p><em><strong>Nurussadad</strong></em>,<br />
Sebetulnya tak ada yang menginginkan pernikahan kedua, karena tentu berharap menikah sekali seumur hidup, mesra sampai kaken ninen.<br />
Apapun kalau dipertimbangkan masak-masak akan lebih baik, karena begitu seseorang memutuskan untuk menikah kedua kalinya, apalagi jika punya anak, banyak hal yang harus dipetimbangkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deteksi</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-5540</link>
		<dc:creator>deteksi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 17:30:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-5540</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Setiap orang pasti menginginkan pernikahan sekali seumur hidup..&lt;/blockquote&gt;

wah generalisasi ini sumbernya dari mana nie?

&gt;&gt;SETIAP ORANG

&gt;&gt;PASTI

apakah sudah dilakukan sensus ke semua populasi orang?

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Deteksi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Jika dilihat dari sudut pandang matematik, tak ada yang pasti di dunia ini, yang pasti adalah ketidak pastian itu sendiri.
Tentu saja saya melihat persepsi dari diri saya, bahwa setiap orang tentunya ingin jika menikah adalah sekali seumur hidup, dan kalaupun dalam hatinya ingin punya isteri lagi nantinya,  tak akan dikemukakan pada awal menikah itu.

Dan jelas saya tak perlu melakukan sensus, karena saya telah menyatakan bahan tulisan adalah dari pengamatan saya pada lingkungan terdekat saya, karena tulisan ini juga sekedar sharing, bukan tulisan ilmiah yang harus didasarkan atas pengolahan data. Andaikan berdasar pengolahan data, atau dari sumber bacaan tertentu, pasti akan saya sebutkan sumbernya.

Bisa saja ada orang lain yang membahas, bahwa pernikahan kedua kemungkinan kecil keberhasilannya...mengapa tidak? Jadi kalau punya pendapat yang lebih baik, silahkan menuliskan berdasar pengalaman sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Setiap orang pasti menginginkan pernikahan sekali seumur hidup..</p></blockquote>
<p>wah generalisasi ini sumbernya dari mana nie?</p>
<p>&gt;&gt;SETIAP ORANG</p>
<p>&gt;&gt;PASTI</p>
<p>apakah sudah dilakukan sensus ke semua populasi orang?</p>
<p><em><strong>Deteksi</strong></em>,<br />
Jika dilihat dari sudut pandang matematik, tak ada yang pasti di dunia ini, yang pasti adalah ketidak pastian itu sendiri.<br />
Tentu saja saya melihat persepsi dari diri saya, bahwa setiap orang tentunya ingin jika menikah adalah sekali seumur hidup, dan kalaupun dalam hatinya ingin punya isteri lagi nantinya,  tak akan dikemukakan pada awal menikah itu.</p>
<p>Dan jelas saya tak perlu melakukan sensus, karena saya telah menyatakan bahan tulisan adalah dari pengamatan saya pada lingkungan terdekat saya, karena tulisan ini juga sekedar sharing, bukan tulisan ilmiah yang harus didasarkan atas pengolahan data. Andaikan berdasar pengolahan data, atau dari sumber bacaan tertentu, pasti akan saya sebutkan sumbernya.</p>
<p>Bisa saja ada orang lain yang membahas, bahwa pernikahan kedua kemungkinan kecil keberhasilannya&#8230;mengapa tidak? Jadi kalau punya pendapat yang lebih baik, silahkan menuliskan berdasar pengalaman sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sarahtidaksendiri</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-5539</link>
		<dc:creator>sarahtidaksendiri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 14:37:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-5539</guid>
		<description>Mikir jg gmn klo nanti  aQ bakal jd istri ke-dua... Banyak yg g bs diungkapkan dgn kata2..hahaha...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sarahtidaksendiri&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Tulisan di atas tidak membahas isteri kedua, tapi bagaimana jika seseorang  karena sesuatu hal (berpisah dari isteri/suami atau salah satu pasangan meninggal), terpaksa hidup sendiri atau berani melangkah ke pernikahan kedua kalinya...tentu dengan orang yang berbeda. memang pengamatan saya belum tentu benar, tapi saya melihat sekitarku, teman, saudara, banyak kok yang ternyata pernikahan keduanya berbahagia...termasuk anak-anaknya juga bahagia, tentu hal ini akan terlihat dalam kehidupan sehari-hari yang kecil kemungkinannya dapat ditutupi jika kita ketemu terus menerus.

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mikir jg gmn klo nanti  aQ bakal jd istri ke-dua&#8230; Banyak yg g bs diungkapkan dgn kata2..hahaha&#8230;</p>
<p><em><strong>Sarahtidaksendiri</strong></em>,<br />
Tulisan di atas tidak membahas isteri kedua, tapi bagaimana jika seseorang  karena sesuatu hal (berpisah dari isteri/suami atau salah satu pasangan meninggal), terpaksa hidup sendiri atau berani melangkah ke pernikahan kedua kalinya&#8230;tentu dengan orang yang berbeda. memang pengamatan saya belum tentu benar, tapi saya melihat sekitarku, teman, saudara, banyak kok yang ternyata pernikahan keduanya berbahagia&#8230;termasuk anak-anaknya juga bahagia, tentu hal ini akan terlihat dalam kehidupan sehari-hari yang kecil kemungkinannya dapat ditutupi jika kita ketemu terus menerus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Biyung Nana</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-5537</link>
		<dc:creator>Biyung Nana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 09:39:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-5537</guid>
		<description>Wah tipsnya bagus bu... cocok juga buat yg blom nikah...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Biyung Nana&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Kalau belum menikah doanya adalah menikah sekali untuk seumur hidup. Tulisan di atas, saya tulis, setelah melihat kegagalan pernikahan teman ataupun terpaksa berpisah karena salah satu dipanggil Tuhan lebih dulu. Pilihan untuk menikah kembali atau meneruskan hidup sendiri, tergantung pada pemikiran masing-masing.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah tipsnya bagus bu&#8230; cocok juga buat yg blom nikah&#8230;</p>
<p><em><strong>Biyung Nana</strong></em>,<br />
Kalau belum menikah doanya adalah menikah sekali untuk seumur hidup. Tulisan di atas, saya tulis, setelah melihat kegagalan pernikahan teman ataupun terpaksa berpisah karena salah satu dipanggil Tuhan lebih dulu. Pilihan untuk menikah kembali atau meneruskan hidup sendiri, tergantung pada pemikiran masing-masing.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Resi Bismo</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-5528</link>
		<dc:creator>Resi Bismo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 03:43:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-5528</guid>
		<description>jadi saran untuk kita yang belum menikah apa tante? kudu pilih2 dengan pilihan yang sangat teliti atau sesuai ahti nurani?

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Resi Bismo&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Apapun menurut saya tetap harus ada gabungan antara ratio dan nurani. Karena menikah tentunya ingin untuk sekali seumur hidup, dan nantinya ada anak-anak yang dilahirkan....jangan sampai sebuah pernikahan membuat tidak bahagia bagi yang melakukannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi saran untuk kita yang belum menikah apa tante? kudu pilih2 dengan pilihan yang sangat teliti atau sesuai ahti nurani?</p>
<p><em><strong>Resi Bismo</strong></em>,<br />
Apapun menurut saya tetap harus ada gabungan antara ratio dan nurani. Karena menikah tentunya ingin untuk sekali seumur hidup, dan nantinya ada anak-anak yang dilahirkan&#8230;.jangan sampai sebuah pernikahan membuat tidak bahagia bagi yang melakukannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sarah</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/03/25/bahagia-pada-pernikahan-kedua-mungkinkah/#comment-5526</link>
		<dc:creator>sarah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 03:04:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=386#comment-5526</guid>
		<description>Hemm...jadi gitu yaa
Aku belom menikah *haah komen apa ini* :mrgreen:

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sarah&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Iya, penginnya tentu menikah sekali seumur hidup.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hemm&#8230;jadi gitu yaa<br />
Aku belom menikah *haah komen apa ini* <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em><strong>Sarah</strong></em>,<br />
Iya, penginnya tentu menikah sekali seumur hidup&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
