<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Terpenjara dalam dunia &#8220;maya&#8221;?</title>
	<atom:link href="http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/</link>
	<description>Kenangan, pengalaman, dan perjalanan hidup seorang ibu..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 09:49:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: natazya</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7348</link>
		<dc:creator>natazya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 08:08:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7348</guid>
		<description>ya memang, karena manusia mahluk sosial jadi harus bisa juga membagi waktu buat tetap memantain hubungan baik dengan orang orang dalam kehidupan kita..

rasanya sekarang waktu jadi benda mahal!

apalagi kalau prioritasnya salah... ah... saya juga masih belajar buat mengaturnya dengan benar saat ini...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Natazya&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Iya betul...harus pandai mengatur waktu, agar keluarga tetap mendapat perhatian, kita sendiri juga tetap bisa mengembangkan pengetahuan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya memang, karena manusia mahluk sosial jadi harus bisa juga membagi waktu buat tetap memantain hubungan baik dengan orang orang dalam kehidupan kita..</p>
<p>rasanya sekarang waktu jadi benda mahal!</p>
<p>apalagi kalau prioritasnya salah&#8230; ah&#8230; saya juga masih belajar buat mengaturnya dengan benar saat ini&#8230;</p>
<p><em><strong>Natazya</strong></em>,<br />
Iya betul&#8230;harus pandai mengatur waktu, agar keluarga tetap mendapat perhatian, kita sendiri juga tetap bisa mengembangkan pengetahuan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ratna</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7335</link>
		<dc:creator>Ratna</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 02:27:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7335</guid>
		<description>Jadi ingat tukang pos... Dulu saya senang sekali menunggu surat-surat yang datang. Tapi sekarang sudah sangat jarang. Kartu lebaran pun sepertinya sudah dianggap &#039;jadul&#039;. Pak pos datang ke rumah hanya untuk mengantarkan tagihan kartu kredit. Berita-berita dari sanak-kerabat dan handai-taulan cukup dikirim lewat sms, e-mail atau chatting langsung. Jangan-jangan di masa depan jalanan akan sepi. Karena semua orang beraktivitas dari dalam rumah. Belanja online, masuk kantor pun online saja...
&lt;em&gt;
&lt;strong&gt;Ratna&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Bahkan tagihan kartu kredit pun saya sudah dikirimi lewat email.....
Tapi pada dasarnya manusia Indonesia senang bersosialisasi...terbukti betapa banyaknya acara kopdar yang digagas para blogger.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi ingat tukang pos&#8230; Dulu saya senang sekali menunggu surat-surat yang datang. Tapi sekarang sudah sangat jarang. Kartu lebaran pun sepertinya sudah dianggap &#8216;jadul&#8217;. Pak pos datang ke rumah hanya untuk mengantarkan tagihan kartu kredit. Berita-berita dari sanak-kerabat dan handai-taulan cukup dikirim lewat sms, e-mail atau chatting langsung. Jangan-jangan di masa depan jalanan akan sepi. Karena semua orang beraktivitas dari dalam rumah. Belanja online, masuk kantor pun online saja&#8230;<br />
<em><br />
<strong>Ratna</strong></em>,<br />
Bahkan tagihan kartu kredit pun saya sudah dikirimi lewat email&#8230;..<br />
Tapi pada dasarnya manusia Indonesia senang bersosialisasi&#8230;terbukti betapa banyaknya acara kopdar yang digagas para blogger.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: tini</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7329</link>
		<dc:creator>tini</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 11:23:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7329</guid>
		<description>bisa ala biasa ya bu........
memang teknologi cepat berubah.
dulu email hanya untuk orang2 tertentu saja..

namun jaman berubah bu... ganti atasan saya diharuskan buka email setiap pagi begitu komputer nyala, hp harus 24 jam on, wah ....kadang lagi ada acara keluarga telepon terus lho bu....kadang kalau libur saya matikan hpnya deh. nah senin paginya dipanggil......
ya.... resiko ya bu.

...... tapi tetap kita sikapi secara profesional.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tini&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Betul....tergantung bagaimana kita menyikapinya...kemudahan bisa menjadi hambatan atau malah meningkatkan produktivitas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bisa ala biasa ya bu&#8230;&#8230;..<br />
memang teknologi cepat berubah.<br />
dulu email hanya untuk orang2 tertentu saja..</p>
<p>namun jaman berubah bu&#8230; ganti atasan saya diharuskan buka email setiap pagi begitu komputer nyala, hp harus 24 jam on, wah &#8230;.kadang lagi ada acara keluarga telepon terus lho bu&#8230;.kadang kalau libur saya matikan hpnya deh. nah senin paginya dipanggil&#8230;&#8230;<br />
ya&#8230;. resiko ya bu.</p>
<p>&#8230;&#8230; tapi tetap kita sikapi secara profesional.</p>
<p><em><strong>Tini</strong></em>,<br />
Betul&#8230;.tergantung bagaimana kita menyikapinya&#8230;kemudahan bisa menjadi hambatan atau malah meningkatkan produktivitas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: tutinonka</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7317</link>
		<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 06:22:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7317</guid>
		<description>Saya tidak bisa membayangkan, dengan produktivitas posting yang demikian tinggi, merespon semua komentar di blog yang demikian banyak, masih juga balas berkunjung ke blog-blog orang lain, bagaimana Mbak Enny mengatur waktu? Berapa lama dalam satu hari dihabiskan di depan komputer? 

Saya sedang mencoba untuk &#039;mengalahkan&#039; jerat pesona blog, sebatas sebagai pengisi waktu luang saja. Karena kalau dituruti, apa yang menarik dan ingin dibaca dari berselancar di blog tidak ada batasnya. Lalu kapan membaca buku, mempelajari sesuatu secara intensif, menjalin hubungan langsung dengan orang-orang di sekitar kita, dan mengerjakan hal-hal lain yang juga menarik? Dulu sebelum kenal blog, hidup juga oke-oke saja tuh?

Saya suka kesal kalau sedang bersama orang lain, dia/mereka sibuk dengan hp-nya sendiri, sms nggak ada henti. Jika ada kesempatan, saya akan pergi dari samping orang yang sibuk dengan orang lain itu ...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tutinonka&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Pekerjaanku sekarang kan tidak dari jam 7.30 s/d 17.00 wib seperti dulu, yang harus sampai tengah malam baru pulang, kadang terpaksa tidur di kantor, Sabtu Minggu pun dipanggil ke kantor.....sekarang banyak melalui email, setelah diskusi lewat email, baru ketemu...merumuskan...dan jalan.
Lebih santai tapi harus mendisiplinkan diri....jadi ditengah-tengah kejenuhan tak punya ide, saya baca blog, menulis posting (ada yang serius perlu waktu &gt; 1 hari, ada yang 10 menit jadi)....

Jadi kalau lagi produktif menulis, mungkin karena saya lagi &quot;in the mood&quot;, sudah banyak ide yang ditulis di laptop saat transit, menunggu teman, atau kapan aja...terus tinggal memindahkan ke kompi. Kalau lama nggak nulis, artinya kurang sehat, atau kesibukannya tak berkaitan dengan komputer, tapi mengajar di luar kota atau lagi rapat melulu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tidak bisa membayangkan, dengan produktivitas posting yang demikian tinggi, merespon semua komentar di blog yang demikian banyak, masih juga balas berkunjung ke blog-blog orang lain, bagaimana Mbak Enny mengatur waktu? Berapa lama dalam satu hari dihabiskan di depan komputer? </p>
<p>Saya sedang mencoba untuk &#8216;mengalahkan&#8217; jerat pesona blog, sebatas sebagai pengisi waktu luang saja. Karena kalau dituruti, apa yang menarik dan ingin dibaca dari berselancar di blog tidak ada batasnya. Lalu kapan membaca buku, mempelajari sesuatu secara intensif, menjalin hubungan langsung dengan orang-orang di sekitar kita, dan mengerjakan hal-hal lain yang juga menarik? Dulu sebelum kenal blog, hidup juga oke-oke saja tuh?</p>
<p>Saya suka kesal kalau sedang bersama orang lain, dia/mereka sibuk dengan hp-nya sendiri, sms nggak ada henti. Jika ada kesempatan, saya akan pergi dari samping orang yang sibuk dengan orang lain itu &#8230;</p>
<p><em><strong>Tutinonka</strong></em>,<br />
Pekerjaanku sekarang kan tidak dari jam 7.30 s/d 17.00 wib seperti dulu, yang harus sampai tengah malam baru pulang, kadang terpaksa tidur di kantor, Sabtu Minggu pun dipanggil ke kantor&#8230;..sekarang banyak melalui email, setelah diskusi lewat email, baru ketemu&#8230;merumuskan&#8230;dan jalan.<br />
Lebih santai tapi harus mendisiplinkan diri&#8230;.jadi ditengah-tengah kejenuhan tak punya ide, saya baca blog, menulis posting (ada yang serius perlu waktu &gt; 1 hari, ada yang 10 menit jadi)&#8230;.</p>
<p>Jadi kalau lagi produktif menulis, mungkin karena saya lagi &#8220;in the mood&#8221;, sudah banyak ide yang ditulis di laptop saat transit, menunggu teman, atau kapan aja&#8230;terus tinggal memindahkan ke kompi. Kalau lama nggak nulis, artinya kurang sehat, atau kesibukannya tak berkaitan dengan komputer, tapi mengajar di luar kota atau lagi rapat melulu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: emyou</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7314</link>
		<dc:creator>emyou</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 04:41:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7314</guid>
		<description>Makanya kalo mo tidur, hape selalu saya silent. Biar tetep bisa istirahat berkualitas tanpa interupsi. Kalo liburan sedang tidak ingin diganggu kerjaan ya tinggal hape yang berurusan kerjaan dimatikan atau ditinggal di rumah. Toh masi ada hape laen yang nomernya hanya diketahui orang-orang terdekat. Tapi memang, kalo lama-lama ga ketemu internet rasanya kayak terasing dari peradaban hehehe...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Emyou&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Iya, orang sekarang punya hape banyak...ada untuk keluarga, untuk kerjaan, untuk hal-hal lain.
Yang penting bagaimana kita bisa menyiasatinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makanya kalo mo tidur, hape selalu saya silent. Biar tetep bisa istirahat berkualitas tanpa interupsi. Kalo liburan sedang tidak ingin diganggu kerjaan ya tinggal hape yang berurusan kerjaan dimatikan atau ditinggal di rumah. Toh masi ada hape laen yang nomernya hanya diketahui orang-orang terdekat. Tapi memang, kalo lama-lama ga ketemu internet rasanya kayak terasing dari peradaban hehehe&#8230;</p>
<p><em><strong>Emyou</strong></em>,<br />
Iya, orang sekarang punya hape banyak&#8230;ada untuk keluarga, untuk kerjaan, untuk hal-hal lain.<br />
Yang penting bagaimana kita bisa menyiasatinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arifrahmanlubis</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7311</link>
		<dc:creator>arifrahmanlubis</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 01:05:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7311</guid>
		<description>terkadang saya (dan beberapa teman) berontak terhadap penjara teknologi atau kenyamanan fasilitas...menuju &quot;gua hira&quot;.. akses teknologi tidak menjangkau lagi.. kalau gak ke gunung, ke situ(danau), pesantren di daerah, atau tempat indah lain di alam..

tapi sekarang, dengan rutinitas, tidak segampang dulu :(

ibu sering begitu ga bersama keluarga? :)

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Arifrahmanlubis&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Saya sama anak-anak senang bermain, bahkan dirumahpun bisa berkumpul, beradu guling, bantal, ketawa-ketawa dsb nya. Kalau jalan-jalan, sering duduk dipojok cafe melihat orang berlalu lalang...atau sekedar duduk di teras rumah, menghirup angin segar dari tanaman yang bergoyang. Banyak kok yang bisa dinikmati tanpa harus mengeluarkan uang banyak.

Bahkan anakku dan teman-temannya (+/_ 15 orang), akhir Minggu ini mau ke Bandung, baksos ke panti asuhan, dan semuanya tidur dirumahku. Saya hanya menyediakan kasur dan tempat, mereka akan rame-rame memasak, pagi-pagi belanja ke pasar tradisional naik angkot.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terkadang saya (dan beberapa teman) berontak terhadap penjara teknologi atau kenyamanan fasilitas&#8230;menuju &#8220;gua hira&#8221;.. akses teknologi tidak menjangkau lagi.. kalau gak ke gunung, ke situ(danau), pesantren di daerah, atau tempat indah lain di alam..</p>
<p>tapi sekarang, dengan rutinitas, tidak segampang dulu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ibu sering begitu ga bersama keluarga? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em><strong>Arifrahmanlubis</strong></em>,<br />
Saya sama anak-anak senang bermain, bahkan dirumahpun bisa berkumpul, beradu guling, bantal, ketawa-ketawa dsb nya. Kalau jalan-jalan, sering duduk dipojok cafe melihat orang berlalu lalang&#8230;atau sekedar duduk di teras rumah, menghirup angin segar dari tanaman yang bergoyang. Banyak kok yang bisa dinikmati tanpa harus mengeluarkan uang banyak.</p>
<p>Bahkan anakku dan teman-temannya (+/_ 15 orang), akhir Minggu ini mau ke Bandung, baksos ke panti asuhan, dan semuanya tidur dirumahku. Saya hanya menyediakan kasur dan tempat, mereka akan rame-rame memasak, pagi-pagi belanja ke pasar tradisional naik angkot.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Daniel Mahendra</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7309</link>
		<dc:creator>Daniel Mahendra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 21:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7309</guid>
		<description>Beginilah wajah dunia yang dilipat ya, Bu. Kukira kuncinya memang ada pada kitanya yang mesti bijak dalam pengejawantahannya...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Daniel Mahendra&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Memang kita yang harus pandai membagi waktu.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Beginilah wajah dunia yang dilipat ya, Bu. Kukira kuncinya memang ada pada kitanya yang mesti bijak dalam pengejawantahannya&#8230;</p>
<p><em><strong>Daniel Mahendra</strong></em>,<br />
Memang kita yang harus pandai membagi waktu&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aeroboys</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7308</link>
		<dc:creator>aeroboys</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 18:17:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7308</guid>
		<description>aku juga sama terpenjara dan ketagihan. sampe2 bubu pun ditemanin ama yehba

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;aeroboys&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Asal tetap ada waktu lain untuk bersosialisasi ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku juga sama terpenjara dan ketagihan. sampe2 bubu pun ditemanin ama yehba</p>
<p><em><strong>aeroboys</strong></em>,<br />
Asal tetap ada waktu lain untuk bersosialisasi ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sigit</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7307</link>
		<dc:creator>sigit</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 16:40:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7307</guid>
		<description>terkadang di rumah pun 
saya harus siap dengan data-data pekerjaan

hp pun harus standby walaupun sedang sakit untuk menerima telepon dan memberikan data yang diperlukan

apalagi virtual meeting sudah bisa dilakukan
bisa-bisa nilai bersosialisasi berkurang

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sigit&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Memang situasi seperti itu, tapi pada kenyataannya orang Indonesia makhluk sosial, tetap ada keinginan untuk ketemu, sekedar ngopi bareng di sela pekerjaan... atau bahkan sambil kerja, biar suasana berganti.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terkadang di rumah pun<br />
saya harus siap dengan data-data pekerjaan</p>
<p>hp pun harus standby walaupun sedang sakit untuk menerima telepon dan memberikan data yang diperlukan</p>
<p>apalagi virtual meeting sudah bisa dilakukan<br />
bisa-bisa nilai bersosialisasi berkurang</p>
<p><em><strong>Sigit</strong></em>,<br />
Memang situasi seperti itu, tapi pada kenyataannya orang Indonesia makhluk sosial, tetap ada keinginan untuk ketemu, sekedar ngopi bareng di sela pekerjaan&#8230; atau bahkan sambil kerja, biar suasana berganti.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/10/terpenjara-dalam-dunia-maya/#comment-7305</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 15:23:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=477#comment-7305</guid>
		<description>leres sanget, bu enny, teknologi memang bisa memberikan kemudahan bagi umat manusia, tapi kalau salah pakai, bisa repot. meski demikian, kalau masih ada atasan yang meminta bawahan untuk menghadap langsung ketika hanya ingin menyampaikan sekadar kabar atau info, misalnya, rasanya kok jadi aneh, ya, bu. mudah2an saja pola pikir semacam itu sudah berubah. wah, agaknya bener, bu enny, cuaca sedang tdak bersahabat, banyak temena bloger yang mengeluh karena sakit, termasuk saya.
&lt;em&gt;
&lt;strong&gt;Pak Sawali&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Zaman saya awal masuk kerja, situasinya memang seperti itu pak...tentu saja sekarang hal seperti itu tak ada lagi. Cuaca lagi ga enak pak, saya juga mulai pilek lagi....mesti banyak mimun air putih hangat.....kayaknya flu muter terus deh. Hawanya kering kerontang....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>leres sanget, bu enny, teknologi memang bisa memberikan kemudahan bagi umat manusia, tapi kalau salah pakai, bisa repot. meski demikian, kalau masih ada atasan yang meminta bawahan untuk menghadap langsung ketika hanya ingin menyampaikan sekadar kabar atau info, misalnya, rasanya kok jadi aneh, ya, bu. mudah2an saja pola pikir semacam itu sudah berubah. wah, agaknya bener, bu enny, cuaca sedang tdak bersahabat, banyak temena bloger yang mengeluh karena sakit, termasuk saya.<br />
<em><br />
<strong>Pak Sawali</strong></em>,<br />
Zaman saya awal masuk kerja, situasinya memang seperti itu pak&#8230;tentu saja sekarang hal seperti itu tak ada lagi. Cuaca lagi ga enak pak, saya juga mulai pilek lagi&#8230;.mesti banyak mimun air putih hangat&#8230;..kayaknya flu muter terus deh. Hawanya kering kerontang&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
