<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Rumah yang ber &#8220;hoki&#8221;</title>
	<atom:link href="http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/</link>
	<description>Kenangan, pengalaman, dan perjalanan hidup seorang ibu..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 05:14:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: aldi</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7841</link>
		<dc:creator>aldi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 09:45:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7841</guid>
		<description>23 taun itu dari pertama masuk Bu?
saya dengar2 klo sekarang minimal mesti G9 :( ....

klo bisa pengen bgt padahal  .... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>23 taun itu dari pertama masuk Bu?<br />
saya dengar2 klo sekarang minimal mesti G9 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  &#8230;.</p>
<p>klo bisa pengen bgt padahal  &#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sigit</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7715</link>
		<dc:creator>sigit</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 03:38:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7715</guid>
		<description>rumah menjadi tujuan saya cepat pulang kerja bun
karena rumah membawa ketenangan...
klo soal hoki, gimana ya bun, saya ngerasa biasa saja...

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sigit&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Justru itulah, rumah yang berhoki, adalah rumah yang penghuninya nyaman tinggal di rumah tsb. Jika tak nyaman, maka penghuni akan sering keluyuran dan jarang di rumah. Kalau Sigit merasa nyaman, bisa beristirahat dengan tenang di rumah, setelah pulang kerja, artinya rumah tsb menyenangkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>rumah menjadi tujuan saya cepat pulang kerja bun<br />
karena rumah membawa ketenangan&#8230;<br />
klo soal hoki, gimana ya bun, saya ngerasa biasa saja&#8230;</p>
<p><em><strong>Sigit</strong></em>,<br />
Justru itulah, rumah yang berhoki, adalah rumah yang penghuninya nyaman tinggal di rumah tsb. Jika tak nyaman, maka penghuni akan sering keluyuran dan jarang di rumah. Kalau Sigit merasa nyaman, bisa beristirahat dengan tenang di rumah, setelah pulang kerja, artinya rumah tsb menyenangkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Akhmad Guntar</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7710</link>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 13:52:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7710</guid>
		<description>Apa yang penting dari sebuah rumah memang bukan  luas atau mewahnya, melainkan kebarokahannya. Bukan hanya diri sendiri, orang lain juga merasakan berkahnya.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Akhmad Guntar&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Saya sepakat, bahwa kenyamanan suatu rumah sangat ditentukan oleh orang yang tinggal di rumah tsb, bukan karena mewah atau sederhananya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang penting dari sebuah rumah memang bukan  luas atau mewahnya, melainkan kebarokahannya. Bukan hanya diri sendiri, orang lain juga merasakan berkahnya.</p>
<p><em><strong>Akhmad Guntar</strong></em>,<br />
Saya sepakat, bahwa kenyamanan suatu rumah sangat ditentukan oleh orang yang tinggal di rumah tsb, bukan karena mewah atau sederhananya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Iwan Awaludin</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7680</link>
		<dc:creator>Iwan Awaludin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 23:22:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7680</guid>
		<description>Rumah itu ibarat jodoh juga. Dicari-cari ngga ketemu. Padahal sudah pilah pilih dengan berbagai macam kriteria. Akhirnya ya sudah, pasrahkan saja kepada yang Kuasa. Mudah-mudahan dapat rumah yang menjadi surga dunia dan membawa surga akhirat.
Saya belum bisa membeli rumah sendiri, maklum single fighter sebagai pencari nafkah, PNS lagi. Mudah-mudahan kalau sudah selesai sekolah nanti bisa menabung untuk membeli rumah surga sendiri.
&lt;em&gt;
&lt;strong&gt;IWan Awaludin&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Rumah ibarat jodoh, saya sepakat pak. Saya mencari rumah di Jakarta sejak tahun 1999, sampai patah semangat, malah uangnya akhirnya untuk beli mobil. Waktu itu mikirnya kalau pensiun, di Bandung saja....ternyata karunia dari Tuhan tak terduga. Ada teman yang mendorong terus, bahkan berani menambah uang jika kurang, ini yang menimbulkan semangat....malah tiap hari isterinya menjemput saya ke kantor dan survey rumah, mungkin ada lebih dari 50 an rumah....ternyata akhirnya ketemu rumah yang saya tempati sekarang, dan nyaris patah hati...
Bersabar saja pak, yang penting sekolahnya dapat segera selesai, rejeki nantinya akan datang sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rumah itu ibarat jodoh juga. Dicari-cari ngga ketemu. Padahal sudah pilah pilih dengan berbagai macam kriteria. Akhirnya ya sudah, pasrahkan saja kepada yang Kuasa. Mudah-mudahan dapat rumah yang menjadi surga dunia dan membawa surga akhirat.<br />
Saya belum bisa membeli rumah sendiri, maklum single fighter sebagai pencari nafkah, PNS lagi. Mudah-mudahan kalau sudah selesai sekolah nanti bisa menabung untuk membeli rumah surga sendiri.<br />
<em><br />
<strong>IWan Awaludin</strong></em>,<br />
Rumah ibarat jodoh, saya sepakat pak. Saya mencari rumah di Jakarta sejak tahun 1999, sampai patah semangat, malah uangnya akhirnya untuk beli mobil. Waktu itu mikirnya kalau pensiun, di Bandung saja&#8230;.ternyata karunia dari Tuhan tak terduga. Ada teman yang mendorong terus, bahkan berani menambah uang jika kurang, ini yang menimbulkan semangat&#8230;.malah tiap hari isterinya menjemput saya ke kantor dan survey rumah, mungkin ada lebih dari 50 an rumah&#8230;.ternyata akhirnya ketemu rumah yang saya tempati sekarang, dan nyaris patah hati&#8230;<br />
Bersabar saja pak, yang penting sekolahnya dapat segera selesai, rejeki nantinya akan datang sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Daniel Mahendra</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7679</link>
		<dc:creator>Daniel Mahendra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 22:15:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7679</guid>
		<description>Bu Enny, tampaknya Ibu dan sekeluarga sangat disukai oleh banyak orang. Kukira itu bukan soal bagaimana rumahnya, tapi lebih pada bagaimana pemiliknya (kalau boleh berpendapat).

Saya yakin ada begitu banyak rumah yang lebih bagus dari rumah Ibu atau rumah orangtua Ibu. Begitu pun saya yakin ada begitu banyak rumah yang lebih sederhana ketimbang rumah Ibu atau rumah orangtua Ibu. Namun sepertinya keluarga Ibu termasuk keluarga yang disenangi banyak orang. Semoga aku tak keliru.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Daniel Mahendra&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Saya tak bisa komentar, mungkin Anjar Priandoyo, yang merupakan sahabat anakku, yang akan bisa memberi komentar. Rumahku sederhana kok mas Daniel, nggak ada barang mewah, adanya tumpukan buku-buku.....dan nggak teratur. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bu Enny, tampaknya Ibu dan sekeluarga sangat disukai oleh banyak orang. Kukira itu bukan soal bagaimana rumahnya, tapi lebih pada bagaimana pemiliknya (kalau boleh berpendapat).</p>
<p>Saya yakin ada begitu banyak rumah yang lebih bagus dari rumah Ibu atau rumah orangtua Ibu. Begitu pun saya yakin ada begitu banyak rumah yang lebih sederhana ketimbang rumah Ibu atau rumah orangtua Ibu. Namun sepertinya keluarga Ibu termasuk keluarga yang disenangi banyak orang. Semoga aku tak keliru.</p>
<p><em><strong>Daniel Mahendra</strong></em>,<br />
Saya tak bisa komentar, mungkin Anjar Priandoyo, yang merupakan sahabat anakku, yang akan bisa memberi komentar. Rumahku sederhana kok mas Daniel, nggak ada barang mewah, adanya tumpukan buku-buku&#8230;..dan nggak teratur.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rindu</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7676</link>
		<dc:creator>Rindu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 17:02:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7676</guid>
		<description>Rumah kakek saya di Aceh, adalah rumah mungil yang dikelilingi sawah dan bukit ... hamparan kebun tomat, dan jalan setapak yang panjang. 

Disisi kanan ada surau kecil tempat saya mengaji waktu kecil ... 

Mampir kesana yo Bunda .. mau?

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Rindu&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, 
Di kota Banda Acehkah? Saya baru sekali kesana, memang indah sekali suasananya.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rumah kakek saya di Aceh, adalah rumah mungil yang dikelilingi sawah dan bukit &#8230; hamparan kebun tomat, dan jalan setapak yang panjang. </p>
<p>Disisi kanan ada surau kecil tempat saya mengaji waktu kecil &#8230; </p>
<p>Mampir kesana yo Bunda .. mau?</p>
<p><em><strong>Rindu</strong></em>,<br />
Di kota Banda Acehkah? Saya baru sekali kesana, memang indah sekali suasananya&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hanggadamai</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7675</link>
		<dc:creator>hanggadamai</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 15:54:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7675</guid>
		<description>anak ibu seumuran dengan diriku kah??
&lt;em&gt;
&lt;strong&gt;Hanggadamai&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Anakku mungkin di atas umurmu...yang besar angkatan tahun 2000 dan si bungsu angkatan 2003.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>anak ibu seumuran dengan diriku kah??<br />
<em><br />
<strong>Hanggadamai</strong></em>,<br />
Anakku mungkin di atas umurmu&#8230;yang besar angkatan tahun 2000 dan si bungsu angkatan 2003.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agoyyoga</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7673</link>
		<dc:creator>agoyyoga</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 12:34:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7673</guid>
		<description>Rumah yang berkah itu Bu.. dan semua orang mengharap rumahnya barokah, walaupun tidak semua orang punya niat mulia seperti Ibu. 

:D

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Sebenarnya banyak kok temanku yang seperti ini...jadi kalau anakku ke Yogya, dia juga tidur di rumah teman...begitu juga jika temannya ke Jakarta, tidur di rumahku. Tapi memang terbatas pada orang yang telah dikenal dengan baik, saudara, teman akrab atau sahabatnya anak-anak.

Juga kami selalu punya anak asuh, yang nanti dilepas jika telah selesai sekolah dan mendapat pekerjaan di luar...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rumah yang berkah itu Bu.. dan semua orang mengharap rumahnya barokah, walaupun tidak semua orang punya niat mulia seperti Ibu. </p>
<p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em><strong>Yoga</strong></em>,<br />
Sebenarnya banyak kok temanku yang seperti ini&#8230;jadi kalau anakku ke Yogya, dia juga tidur di rumah teman&#8230;begitu juga jika temannya ke Jakarta, tidur di rumahku. Tapi memang terbatas pada orang yang telah dikenal dengan baik, saudara, teman akrab atau sahabatnya anak-anak.</p>
<p>Juga kami selalu punya anak asuh, yang nanti dilepas jika telah selesai sekolah dan mendapat pekerjaan di luar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: natazya</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7672</link>
		<dc:creator>natazya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 11:02:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7672</guid>
		<description>Amien amien amien...

moga moga hoki slalu! :D
&lt;em&gt;
&lt;strong&gt;Natazya&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Makasih doanya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Amien amien amien&#8230;</p>
<p>moga moga hoki slalu! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<em><br />
<strong>Natazya</strong></em>,<br />
Makasih doanya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aldi</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/30/rumah-yang-ber-hoki/#comment-7671</link>
		<dc:creator>aldi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 10:38:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=540#comment-7671</guid>
		<description>500m2=sederhana???? *pingsan ..

=D

soal rumah saya juga sdikit bingung sih Bu Enny, dengan gaji staff seperti saya yaa mau tak mau hanya ada 2 pilihan, beli rumah yg jauh (Depok/Bogor/dkk) atau apartemen bersubsidi ..

mo beli rumah, jauh .. males pergi subuh pulang malem ..
mo beli apartemen .. keluarga ga setuju karena kurang klop katanya sama lingkungan ..

mesti gimana ya Bu?

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Aldi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;,
Jangan lupa, saya tinggal di rumah dinas 23 tahun, sejak si sulung belum satu tahun.....
tinggal di rumah dines dulu :P hihihihi *ngarep</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>500m2=sederhana???? *pingsan ..</p>
<p>=D</p>
<p>soal rumah saya juga sdikit bingung sih Bu Enny, dengan gaji staff seperti saya yaa mau tak mau hanya ada 2 pilihan, beli rumah yg jauh (Depok/Bogor/dkk) atau apartemen bersubsidi ..</p>
<p>mo beli rumah, jauh .. males pergi subuh pulang malem ..<br />
mo beli apartemen .. keluarga ga setuju karena kurang klop katanya sama lingkungan ..</p>
<p>mesti gimana ya Bu?</p>
<p><em><strong>Aldi</strong></em>,<br />
Jangan lupa, saya tinggal di rumah dinas 23 tahun, sejak si sulung belum satu tahun&#8230;..<br />
tinggal di rumah dines dulu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  hihihihi *ngarep</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
