Bagi seorang ibu yang mempunyai 2 (dua) orang anak laki-laki dan perempuan, membesarkan keduanya tentu memerlukan style yang berbeda. Kata teman, “lha kedua anakku cewek aja sifatnya beda banget.” Dalam perjalanan menjadi ibu selama hampir 27 tahun (si sulung akan berulang tahun minggu depan), kejutan yang terjadi sering hal-hal yang tak pernah kupikirkan sebelumnya.
Pagi ini, saya kaget mendapatkan sms nya yang berbunyi
“Selamat Hari Ibu. Aku hari ini ada ujian.”
Betapa ringkas dan sederhana, namun penuh makna. Dan ini adalah sms pertama kali yang kuterima dari si sulung, karena sebelumnya dia selalu lupa mengucapkan selamat hari ibu tepat pada waktunya.
Saya mendapat sms dari teman karibku: ” Ibu adalah wanita cantik melukis kekuatan lewat masalah…Tersenyum saat tertekan, tertawa saat hati sedang menangis, tabah di saat terhina, mempesona karena memaafkan, mengasihi tanpa pamrih, bertambah kuat dalam doa dan pengharapan.” Pesan yang indah, dan menjadi ibu merupakan karunia, karena tak semua perempuan mendapat kesempatan menjadi ibu.
Namun tak boleh dilupakan, bahwa ibu berperan maksimal karena ada laki-laki yang setia mendampinginya, yang memberikan lengannya jika ibu lelah menghadapi tekanan tak henti-hentinya. Ibu akan tetap berperan sebagai ibu, bahkan saat anak-anaknya telah dewasa dan mandiri, sampai maut menjemputnya.
Selamat Hari Ibu…sudahkah kita menjadi ibu yang baik?
…
selamat hari Ibu, untuk Bu Enny..
dan seluruh Ibu-ibu di dunia ini..
semoga selalu di rahmati Tuhan..
..
dengan doa bu Enny, si sulung pasti lulus..
doa seorang ibu kan manjur..
..
Makasih Septa, atas ucapan selamat dan doamu.
Kemarin, pas ultah ayahnya (23 Des 09), mendapat email jika training tahap pertamanya telah lulus
Oleh: septarius on Desember 22, 2009
at 10:39 am
sedang belajar Bu… sedang belajar..
Selamat Hari Ibu Bu Enny…
Belajar tak pernah berhenti Chic…sayapun terus belajar untuk menjadi ibu yang baik, yang membahagiakan dan membanggakan bagi anak-anak nya
Oleh: Chic on Desember 22, 2009
at 11:47 am
Selamat hari Ibu, Ibu Enny adalah sosok ibu yang sangat unik dan luar biasa
Cha_n & David
Makasih Chan dan David…saya percaya Chan akan jadi ibu yang baik, apalagi punya pendamping seperti David
Oleh: chairina on Desember 22, 2009
at 4:38 pm
Selamat hari Ibu ya bundaku Enny
sebuah pernyataan yang seimbang.
Senang dengan paragraf terakhir.. bahwa peran maksimal seorang ibu belum tentu tidak ada andil dari pihak lain
salam, EKA
Makasih Eka….hmm jelasnya ibu akan berperan lebih baik jika punya dukungan dari pendamping setianya.
Saya bisa seperti sekarang karena punya suami yang mendukungku, membantuku jika saya punya masalah, menenteramkan jika saya sedang kawatir…
Bagi anak, akan lebih menyenangkan jika mempunyai kedua orangtua yang bisa mendukungnya, memberikan rumah yang memberikan kedamaian, sehingga si anak tak ingin lari dari rumah jika ada masalah
Oleh: Eka Situmorang-Sir on Desember 22, 2009
at 7:15 pm
Selamat hari Ibu ya Bu Enny…
Ibu dan ayah adalah dua entitas yang tak bisa dipisahkan. Keduanya berkelindan dalam kehidupan anak. Baik buruknya hubungan keduanya akan berpengaruh bagi anak-anak mereka…
Seorang lelaki tangguh, tak ada maknanya tanpa seorang perempuan tegar…
Betul Uda, saya sependapat…seperti jawaban komentarku pada Eka.
Keberhasilan seorang ibu menanamkan nilai-nilai luhur pada anaknya, akan makin berhasil jika didukung oleh ayah, karena dalam keluarga semua menjadi satu kesatuan.
Oleh: vizon on Desember 22, 2009
at 8:12 pm
selamat hari ibu, bu enny.
you deserve the best.
selamat hari ibu juga buat semua ibu di indonesia.
saya suka dan setuju sekali dengan paragraf terakhir tulisan ini. wanita dan pria memiliki peran yang seimbang dalam kehidupan ini, termasuk dan terutama dalam kehidupan keluarga, ibu.
Sama-sama Marsmallow…betul, antara ayah ibu harus ada kesatuan pendapat dan pemikiran. Ibu tak bisa berperan baik tanpa dukungan dari seorang ayah, sehingga masing-masing punya peran yang saling melengkapi.
Oleh: marshmallow on Desember 22, 2009
at 8:44 pm
nice posting, Bu
Selamat Hari Ibu
Makasih Mike….suatu waktu Mieke juga akan menjadi seorang ibu
Oleh: utaminingtyazzzz on Desember 22, 2009
at 9:05 pm
Selamat hari Ibu. Kasih mulia-mu sepanjang jalan, selamanya. Salam
ALRIS
Makasih Alris
Oleh: alrisblog on Desember 22, 2009
at 10:22 pm
selamat hari ibu ya tante
Makasih neng Ratna
Oleh: nengratna on Desember 22, 2009
at 11:51 pm
Wah, selamat hari ibu ya, Bu!
*Hari bapak di Indo belum ada ya?*
Makasih Donny….bukankah setiap hari seorang Bapak telah begitu dimanjakan, menjadi posisi sentral dalam keluarga, terutama untuk sebagian keluarga di Indonesia?
Hari ibu pun belum menjadi suatu kenyataan bahwa posisi ibu telah menjadi rekan kerja, seiring bersama suami, di beberapa kalangan masih terlihat bahwa posisi ibu dan perempuan, selain penopang keluarga, juga masih merupakan pihak yang mudah dilecehkan.
Semoga, kita makin menyadari bahwa peran ayah dan ibu sebagai kesatuan, sangat penting untuk pendidikan anak, untuk kedamaian dan kebahagiaan keluarga.
Oleh: DV on Desember 23, 2009
at 4:57 am
Selamat hari ibu buat ibu
Terimakasih Achoy
Oleh: achoey on Desember 23, 2009
at 7:43 am
SELAMAT HARI IBU
JUST 4 MOM
Terimakasih
Oleh: indra1082 on Desember 23, 2009
at 8:07 am
Alhamdulillah akhirnya bisa mampir kesini lagi, selamat hari ibu
Terimakasih mas Koko
Oleh: Mas Koko on Desember 23, 2009
at 8:29 am
Sosok ibu tak pernah tergantikan oleh siapapun karena cinta dan kasih sayang ibu yang sejati kepada anaknya tulus sepanjang hayat.
SELAMAT HARI IBU
Terimakasih…sosok ibu memang tak tergantikan, namun betapa indahnya jika sosok ibu ini bisa berperan bersama ayah, sehingga anak-anak di dunia ini makin merasakan kedamaian.
Oleh: Halaman Putih on Desember 23, 2009
at 9:25 am
selamat hari ibu, bu. maap telat sehari. hwehe…
v(^_^)
Terimakasih Farijs
Oleh: Farijs van Java on Desember 23, 2009
at 11:30 am
salam sobat
wah sisulung hebat ya,,masih sempat menulis SMS untuk ibunya mengucapkan selamat hari ibu..walaupun dia ujian.
selamat hari ibu mba,,
Salam kembali
Oleh: NURA on Desember 23, 2009
at 12:35 pm
aduh.. jadi malu sendiri karena saya ga pernah kirim SMS atau nginget2 hari ibu buat ibu saya..
Seorang Ibu tak pernah meminta, namun perlu juga sesekali menelepon agar beliau senang mendengar suara putranya
Oleh: Billy Koesoemadinata on Desember 23, 2009
at 2:11 pm
Selamat hari ibu.
Saya banyak belajar jadi ibu yang sedikit lebih baik dari mbak Ratna.
Semoga mbak Ratna sekeluarga selalu sehat dan bahagia. Amin.
Mbak Puspita telah menjadi ibu yang baik bagi putra-putrinya, bahkan bagi murid-murid nya.
Entah kenapa, saya hanya bisa baca blognya mbak Puspita, tapi tak pernah berhasil menulis komentar di sana
Oleh: Puspita W on Desember 23, 2009
at 7:14 pm
kejutan yg menyenangkan …
Betul pak…ini pertama kalinya.
Biasanya lupa atau terlambat.
Dan saat ultah ayahnya, dia juga sms pertama kalinya, jam 0.00
Oleh: Oemar Bakrie on Desember 23, 2009
at 8:15 pm
Selamat hari Ibu.
Sama-sama Fitri..selamat hari ibu juga
Oleh: Fitri on Desember 24, 2009
at 8:16 am
selamat hari ibu Bu Eny, alangkah bahagianya keluarga yang saling melengkapi antara bapak ibu dan anak
Terimakasih pak….
Oleh: sunarnosahlan on Desember 24, 2009
at 10:08 am
selamat hari ibu plus selamat anaknya sayang ma ibunya
Makasih Puput
Oleh: puputs on Desember 24, 2009
at 10:40 am
Jujur, saya selalu membayangkan menjdi ibu itu sulit dan berat, karena kultur masyarakat cenderung membebankan segala hal (selain nafkah) pada ibu, padahal itu adalah tanggung jawab bersama ibu dan ayah…
Justru itulah kaum perempuan harus berjuang, dan juga melibatkan kaum laki-laki (peran bapak), bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab ibu. Dan ibu dapat berperan serta untuk membantu mencari nafkah…
Sebetulnya peran ibu sangat membanggakan, dan tentunya kita ingin seorang ayah juga ikut berperan…kita saat ini bisa melihat, dari teman-teman di blog yang juga sebagai ayah, betapa mereka menikmati peran ayah. Kedepan, semoga persamaan dan kerjasama antara laki-laki dan perempuan ini semakin bisa meluas ke semua kalangan
Oleh: millati on Desember 24, 2009
at 12:47 pm
Balik lagi bunda…
ingin bilang happy holiday yah
Selamat menikmati libur panjang juga, Eka…
Mudik?
Oleh: Eka Situmorang-Sir on Desember 24, 2009
at 2:40 pm
Selamat Hari Ibu, Mbak Enny.
Tapi sebenarnya, makna Hari Ibu bukan seperti Mother’s Day di Amerika lho. Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengenang Konggres Perempuan Indonesia I yang mengusung visi kebangsaan, anti kolonialisme, kemanusiaan, dan perjuangan hak-hak perempuan. Jadi bukan ‘sekedar’ ibu yang melahirkan anak-anak …
Betul mbak, namun saya mencoba untuk melihat, paling tidak semakin banyak kaum terpelajar yang memahami arti hari ibu…nanti mereka ini akan jadi penggerak pemberdayaan di semua lini. Bagi kaum yang telah memahami mengapa muncul “Hari Ibu”, akan lebih memaknai perjuangan kaum perempuan, baik dari sisi kemanuasiaan, perjuangan bangsa serta pengakuan atas hak-hak perempuan.
Oleh: tutinonka on Desember 24, 2009
at 2:46 pm
selamat hari ibu…..
he he he..klo disini hari ibunya waktu spring klo ga salah…..trus mereka2 yg punya anak biasanya memanjakan ibunya dengan “breakfast in bed”
Tiap hari ibu biasanya kami juga “makan” diluar, jadi ga masak….trus di restaurant di akhir makanan pasti ada kejutan buat kaum “female”..kadang kue kecil atau chocolate dipped Strawberry….dll…dll…..
Saya akan lebih setuju klo 22 Desember adalah hari “kebangkitan kaum ibu” di Indonesia…
Mungkin lebih tepat ya Wieda..
Apalagi memang kaum perempuan makin berperan diberbagai sektor kehidupan, namun peran ibu sebagai pendidik dan sentral keluarga tak boleh dilupakan. Karena sejak awal di rumah inilah sebetulnya seorang anak, baik laki-laki atau perempuan di didik, yang nantinya akan berperan pada masyarakat.
Memang masih ada beberapa kejadian yang menunjukkan kaum perempuan di pedesaan atau kelas bawah yang masih menjadikan perempuan sebagai obyek kekerasan..tapi diharapkan kesadaran kaum perempuan, yang tentunya bantuan peran laki-laki juga sangat penting, untuk meniadakan kekerasan tersebut.
Oleh: wieda on Desember 25, 2009
at 9:04 am
kpn hr ayah ?
Hmm…mungkin para ayah perlu berkumpul dulu…..untuk buat acara suatu hari yang bisa disebut hari ayah.
Apakah perlu? Bukankah setiap hari, terutama di Indonesia yang sistemnya sebagian besar patriarchal ini, seorang ayah telah menjadi titik sentral dalam keluarga, bahkan titik sentral dalam perkantoran..sedang kaum perempuan harus berjuang setengah mati untuk mendapat kesetaraan, dan tanpa ada perlakuan KDRT…
Oleh: aziz on Desember 25, 2009
at 11:17 am
Ketika mendampingi istri saya melahirkan, terbayang sudah beratnya menjadi ibu. Apalagi bisa mengantarkan saya sampai sebesar ini, tentu suatu usaha yang sangat melelahkan.
Mudah-mudahan saya bisa membalas jasa ibu (juga bapak) dan bisa membawa kesuksesan untuk anak-anak saya juga.
Buat Ibu, saya ucapkan selamat hari ibu. Semoga berhasil mengantarkan anak-anaknya ke surga dunia dan akhirat.
Terimakasih pak….
Perhatian bapak pada nyonya tentu sangat menggembirakan, karena bagi seorang isteri, perhatian suami dan anak-anak sudah cukup memberikan energi yang tak ada habis-habis nya untuk berbuat lebih baik lagi.
Dan bagi ibu, tak sekedar mengantar anak-anak untuk bisa menyelesaikan sekolah dan mandiri, tapi juga berfungsi bagaimana menjaga keluarga kecilnya (anak-anak dan suami) agar tetap berada di jalan yang di rihoi oleh Allah swt. Selain itu, tentunya menjadi bagian masyarakat dimana keluarag tersebut tinggal, membei contoh yang baik bagi anak-anak dan tetangga sekitarnya.
Oleh: Iwan Awaludin on Desember 25, 2009
at 11:44 am
Ketika usia di bawah 30, aku kerap lupa mengucapkan hal-hal seperti itu, Bu. Entah itu ulang tahun atau hari Ibu. Tapi begitu usia makin bertambah, sepertinya aku mulai menyadari, seorang ibu pun perlu mendapat perhatian-perhatian seperti itu walau lewat SMS sekalipun.
Bahkan tak jarang aku kerap iseng mengirim SMS yang isinya sekadar menanyakan apakah sudah makan atau belum. Rupanya bentuk-bentuk perhatian kecil seperti itu cukup mengena dan bermakna juga…
DM, engkau tentu bisa membayangkan betapa bahagia mamamu atas perhatian kecilmu itu. Tak sulit tapi membahagiakan…..
Bagi kaum laki-laki terkadang hal-hal seperti ini kelihatan sepele, padahal maknanya sangat dalam….dan membuat orang yang diberi perhatian, menjadi semangat dan menularkan semangat itu ke lingkungan sekitarnya.
Oleh: DM on Desember 25, 2009
at 5:35 pm
mau sms ucapin hari ibu, cuma nga tau no nya ….
jadi melalui blog aja ya bu ratna …..
Hedi,
Makasih banyak ya…
Semoga makin banyak ibu, yang sadar bahwa tanggung jawab seorang ibu berat…selain membawa kebaikan bagi keluarga kecilnya, juga ikut berperan serta pada masyarakat.
Dengan peran serta tsb diharapkan dapat membantu kaum ibu yang masih mendapat kesulitan, yang masih mengalami kekerasan….semoga makin banyak kaum perempuan yang bisa ikut aktif berperan serta dalam masyarakat, selain berguna bagi keluarga kecilnya.
Oleh: hedi on Desember 25, 2009
at 8:46 pm
ketinggal met hari ibu yah …
Hehehe…nggak apa-apa…makasih ya
Oleh: hedi on Desember 25, 2009
at 8:47 pm
selamat hari Ibu, ibu adalah sandaran bagi anak2nya, sebuah cerminan agar anak dapat meniru sikap ibunya… semoga menjadi ibu yang lebih baik…
Itu harapan setiap ibu, agar bisa mengarahkan anak-anaknya menjadi anak yang mandiri, dan berbuat kebaiakan pada masyarakat. Selain, ibu juga harus berperan untuk meningkatkan pemberdayaan di masayarakat, dimulai dari keluarga inti nya sendiri.
Oleh: Hanif Ilham M on Desember 26, 2009
at 12:58 pm
Aku masih suka telat soal yg begini-begini Bunda.. Hehehe..
Lha tentu saja….kan mas Nug masih sibuk (saya paham, karena saya dulu juga mengalami hal itu)
Oleh: Nug on Desember 27, 2009
at 10:37 am
Huehehe… saya, istri saya dan anak2 nggak ada surprise2an bu. Habis, yang penting bagi kita makna hari ibu adalah bagaimana seorang wanita (termasuk istri saya) menjadi ibu yang baik. Dan saya sendiri berusaha menjadi bapak yang baik. Yang penting pada hari itu kita semua mengingat bahwa kita berdua wajib menjadi orang tua yang baik bukan saja di hari ibu (atau di hari bapak jikalau di Indonesia ada) tetapi di setiap hari tanpa kenal lelah…
Hehehe..surprisenya justru karena si sulung, kok tumben kasih sms selamat hari ibu…hehehe….
Biasanya cowok kan cuek aja…
Oleh: Yari NK on Desember 29, 2009
at 1:24 pm
jadi teringat perjuangan ibu saya nih…. jadi terharu… i love u my mom…
Hmmm…
Oleh: tetembak on Desember 29, 2009
at 9:54 pm
mbak ENI…
Anak laki laki saya ….kalau saya tanya…”lho…kok cuma matur seperti itu pada mama ?”…dia mengatakan…”yang didalam hati….jauh lebih berharga ma…dan lebih banyak ” He…he..bisa saja…kata kakak perempuannya.
Tapi kita yakin bahwa anak anak sangat menyayangi dan menghargai kita , Ibu nya…
Betul mbak, anak laki-laki tak banyak bicara, namun langsung berbuat….
justru karena itu saya menulis postingan ini, karena ini kali pertama, entah kenapa kok dia jadi ingat hari ibu…hehehe
Oleh: dyah suminar on Januari 1, 2010
at 9:18 pm
Hmm…tentunya surprise yang menggembirakan dan mengharukan ya Bu?
saya punya kisah yang menyentuh sekali tentang mama saya, yang sebenarnya ingin sekali saya tuliskan di blog pas hari ibu. sayangnya, niat itu belum terlaksana, berhubung saya jarang on line saat mudik kemarin…jadilah, tulisan itu masih saya simpan di file, suatu saat, di waktu yang tepat, pasti akan saya up load tulisan itu..
Wahh…tak sabar rasanya membaca kisah tsb dalam rangkaian kata-katamu
Oleh: nanaharmanto on Januari 23, 2010
at 4:16 pm