Pagi itu cuaca cerah, saya memutuskan agar segera berangkat ke Bank pagi-pagi sekali, kawatir keburu malas. Saya mesti ke Bank untuk membayar tagihan, mengambil uang saku, karena minggu depan berangkat mengajar ke luar Jawa. Keluar dari kantor Bank, yang terletak di jalan Fatmawati masih pagi, jalanan masih lumayan lancar. Saya menunggu T11, maklum ke rumah saya sebetulnya hanya sekitar 1 km, tapi rasanya malas untuk jalan kaki. Walau sering sekali ke daerah sini, namun saya kurang memperhatikan bangunan di kiri kanan jalan, ternyata banyak sekali toko atau gedung baru. Di depan kantor, terdapat bangunan toko untuk foto digital, dan saat menengok ke arah kanan, saya melihat sebuah bangunan baru dengan cat orange, tulisannya “KAMAR-KAMAR FOR BACKPACKERS“. Entah kenapa judulnya campuran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, mungkin segmen pasarnya dimaksudkan untuk juga menyasar para wisatawan asing.
Saya tak jadi pulang, namun memotret bangunan tersebut dan melangkahkan kaki ke sana. Kebetulan ada bapak-bapak yang naik sepeda motor ikut masuk, kami diterima oleh mas Ian. Bangunan tersebut masih baru, dan baru dibuka sebulan terakhir ini. Saya melihat tabel, harganya lumayan, ada kamar untuk dua orang Rp.270.000,- sedang yang satu kamar 8 bed harganya berkisar Rp.1.080.000,- dan untuk 12 bed harganya Rp. 1.620.000,-.
Juga bisa dihitung sewanya untuk setiap bed, 1 bed/night Rp.150.000,- namun jika untuk 1 minggu menjadi Rp.840.000,- dan jika menyewa sebulan menjadi Rp.2.700.000,-. Dan saat ini masih ada diskon, jika ingin breakfast harganya Rp.25.000,-. Tamu bisa menyewa towel Rp.5.000,-/day dan locker harganya Rp.25.000,- per day. Mau menggunakan komputer juga bisa dan ada juga fasilitas internet.
Kapasitas hotel ini untuk 44 kamar, letak kamar di lantai 2 dan lantai 3, sedang lantai atas bisa digunakan untuk acara barbeque atau acara pesta lainnya. Tentu saja kamarnya menggunakan AC, kamar mandi terletak di luar kamar, di setiap lantai disediakan dua kamar mandi dan 1 WC. Menurut saya ide ini bagus, terutama jika ada mahasiswa atau keluarga yang mau liburan, yang waktunya untuk bepergian sepanjang hari, datang ke hotel hanya untuk mandi dan tidur.
Lobby nya menarik, kecil tapi bersih. Bapak yang tanya tadi, rupanya sedang mencari kamar untuk libur Lebaran nanti, karena akan ada acara keluarga di Jakarta. Lokasi kamar untuk backpackers ini di jalan Fatmawati, jika dari arah Blok M terletak di kiri jalan, setelah melewati Bank Mandiri yang di depan RS Setia Mitra dan sebelum Bank BRI cabang Fatmawati. Bagi yang berminat, dapat menghubungi langsung di telpon 021-7512560.
Catatan:
Tulisan ini tidak untuk promosi atau iklan, namun bagi teman-teman yang ingin mengunjungi Jakarta, dan ingin menikmati situasi penginapan untuk backpackers (terus terang saya sendiri belum pernah mencoba tidur di hotel untuk backpackers), ini bisa menjadi alternatif suatu pilihan.




(Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
Keknya pangsa pasar yang beginian di Jakarta mulai terbuka, ya?
Oleh: alamendah on Juli 30, 2010
at 12:24 pm
Hehehe cukup mahal yah?
Iya….lha Guest House di daerah Jatim aja sekamar Rp.385.000,- per malam…..tapi memang lebih nyaman.
Saya jadi pengin juga melihat yang lain
Oleh: Wieda on Juli 30, 2010
at 12:49 pm
kreativitas bisnis nih…
tapi harganya lumayan juga yah bu
Harganya tidak murah….tapi lumayan murah untuk ukuran Jakarta
Oleh: mascayo on Juli 30, 2010
at 1:01 pm
wah, nais info,, misalnya ntar aku nekat ke jakarta, hahah
Yup
Oleh: Adi on Juli 30, 2010
at 1:05 pm
mm.. kamarnya dipisah cowok cewe ga bu?
saya tu paling demen nginep di hotel bekpekeran.. tapi itu kalo di luarnegri.. hehehe..
soalnya niat kan pengen ketemu orang-orang luar.. belajar bahasa asing.. sukur2 dapet pacar (waktu masih single)..
tapi kalo pergi sama sodara, meskipun bekpekeran, milih dikamar privat, meski kamar mandinya pun campur dikamar mandi umum..
nice info.. nti kalo pas bekpekeran, boleh laahh dicobain..
Kalau lihat ada huruf Arab di lobby (sayang lupa memfoto) mestinya terpisah apalagi di Indonesia.
Sempat mengobrol dengan Ian, pesan saya harus dijaga soal etika, karena iklan sering dari mulut ke mulut.
Oleh: ratutebu on Juli 30, 2010
at 2:02 pm
Postingan informatif, Bu. Terima kasih.
Salam kekerabatan.
Sama-sama mas
Oleh: Sungkowoastro on Juli 30, 2010
at 2:13 pm
Hotelnya perlu dicoba juga ni,…..slam kenal dulu kalao boleh ah…
Salam kenal juga
Oleh: teguhsasmitosdp1 on Juli 30, 2010
at 2:15 pm
Saya juga belum pernah nginep di hotel jenis youth hostel macam YMCA seperti ini…mungkin selama ini pergi dibayarin sama kantor terus…hehe
Bayar hotel sendiri kalau ada urusan pribadi (bukan tugas kantor).
Patut juga untuk catatan jika ada acara keluarga dan rumah sempit
Oleh: Tridjoko on Juli 30, 2010
at 2:22 pm
saya jg belum tau istilah Indonesia yg cocok untuk ‘backpacker’ Bu, sepertinya memang harus diadaptasi langsung.
Bagus juga, klo ndak salah istilahnya ‘hostel’, bisa mendukung pariwisata Indonesia. Tapi kok masih cukup mahal ya,sy dulu dan teman2 sewaktu ke Belgia dan Jerman bisa dapat bed di hostel dg harga di kisaran 5 E -12 E (termasuk 1x sarapan). Mungkin karena di Indonesia belum ada pembedaan kelas untuk youth&student (muda-mudi dan pelajar). Disini sepertinya ada keringanan pajak utk kelas itu, jd lebih murah.
Menurut saya masih mahal juga..mestinya paling mahal Rp.100,- per hari. Karena para backpacker kan hanya numpang tidur dan mandi..loker kalau mau sewa bayar lagi.
Oleh: andi on Juli 30, 2010
at 5:12 pm
ane aja baru sekali ke jakarta sob T_T
btw salam kenal….
salam dan sukses (:
Salam kenal juga
Oleh: lawang on Juli 30, 2010
at 5:28 pm
Nice place, tapi setuju sm yg lain kayaknya harganya relatif mahal itu. Sebagai pembanding saya pernah tahu ada kamar buat backpacker di Bali, daerah Ubud, hanya 75 ribu semalam. Mungkin karena masih baru dan di Jakarta ya, jadi harganya menyesuaikan.
Iya memang…..dan ini dipinggir jalan raya untuk daerah Jakarta Selatan….
Oleh: Au' on Juli 30, 2010
at 5:46 pm
wow…lengkap skali infonya, tp harganya lebih mahal daripada sendik BRI yg d lembang ya? haha jakataaaa…
Sendik BRI Jakarta juga lebih murah..juga di hotel Ragunan…hahaha…
Cuma mesti untuk keluarga BRI…..
Dan fasilitasnyapun jauh lebih bagus dibanding kamar untuk backpackers ini..sekelas bintang 3
Oleh: poppy on Juli 30, 2010
at 7:09 pm
lumayan buat rekomendasi
trims infonya bunda
salam kangen
Yup..untuk alternatif pilihan
Oleh: abu ghalib on Juli 30, 2010
at 8:37 pm
bu, udah seperti jurnalis nih,
ibu bilang apa waktu mau masuk dan foto2?
nice info bu,
Hehehe…ya saya cuma bilang kalau ingin lihat-lihat, siapa tahu nanti langganan, kan saya sering ditanya orang kalau mau cari hotel di Jakarta Selatan yang murah dan bagus dimana. Kalau hotel Amaris (jl. Panglima Polim dekat perempatan Melawai)….harganya masih sekitar Rp.425.000,- per kamar per hari…ini cocok untuk para staf yang tugas seminar. Hotel untuk para backpakers ini cocok untuk para mahasiswa atau orang2 yang suka perjalanan…seperti si bungsu dan teman-temannya.
Saya juga bilang kalau mau saya tulis dio blog saya….hehehe….lho, siapa tahu terus ada langganan datang
Oleh: monda on Juli 30, 2010
at 9:22 pm
makasih y
nanti blue mampir ach…..ehhehe kan dekat sama blue
salam hangat dari blue
Rumah blue dimana? Di Jakarta Selatan?
Oleh: bluethunderheart on Juli 30, 2010
at 9:48 pm
Wah, terima kasih, Bu.. sudah diinfokan di sini, lengkap dengan nomor teleponnya pulak
ini dia yang sebetulnya sejak lama harus ada di Jakarta. Penginapan yang murmer untuk “wisatawan ransel”. Selama ini orang luar kota mengandalkan rumah kos-kosan yang tidak selalu tersedia kamarnya.. Semoga semakin banyak di Jakarta. Satu lagi yang belum ada : bisnis loker untuk menitipkan ransel di tempat2 strategis di Jakarta
Iya….harusnya mulai banyak yang seperti ini…
Saya juga bilang sama yang menemui, yang dia harus jaga adalah image, jangan sampai ada yang nggak benar, tamunya harus diberitahu…bla..bla..bla…lha kok saya jadi konsultan hotel hehehe…
Oleh: mpokb on Juli 30, 2010
at 10:36 pm
mirip kos-kos-an ya bu…
Yup…memang untuk para backpakers….
Sederhana tapi bersih..dan sekamar bisa beramai-ramai…
Oleh: arman on Juli 31, 2010
at 1:52 am
masih kalah pamor dengan jalan jaksa ya bu..
Jelas dong…!
Kan disekitar jalan Jaksa bertebaran tempat wisata, dari wisata museum, kuliner, belanja dan lain-lain.
Cuma, jalan Jaksa harus dipertahankan. jangan sampai diubah peruntukannya menjadi bangunan tinggi….
Tapi…siapa tahu nanti Jakarta selatan juga akan makin terkenal, karena di Selatan juga banyak wisata kuliner (Blok M dan sekitarnya, makanan yang asyik sepanjang jalan Fatmawati di malam hari dll)…juga Mal, serta tempat anak muda gaul (Citos dll). Menurut saya segmennya akan berbeda dengan yang jalan Jaksa
Oleh: boyin on Juli 31, 2010
at 9:54 am
bagussssssss,kapan2 maen kemalang,daftar hotelx menone udah nyediain……… salam kenal buat semuannya…………..
Oleh: MENONE on Juli 31, 2010
at 12:32 pm
expensive….
Klo mu nambah dikit dan pinter nyari2 ke travel agent bisa dapet satu kamar hotel berbintang tuh..
BP tipe yang mahal kali ya, klo tipe murah kayanya nyari mesjid aja. Hehehehe
Oleh: Ayam Cinta on Juli 31, 2010
at 2:05 pm
utk para backpacker yg biasa tidur di stasiun atau terminal, tarif di atas lumayan mahal
Oleh: kyaine on Juli 31, 2010
at 4:44 pm
wah asyik tuh..
walopun saya belum pernah jadi backpacker.
Oleh: anna on Juli 31, 2010
at 6:44 pm
Sepertinya agak mahal ya, Bu…
Yang dari Kaltim, biasa nginap di Perwakilan Kaltim, Bu. Kalo nggak salah di Kuitang.
Pernah juga kantor tante saya nyewa apartemen untuk beberapa hari, karena orangnya banyak
Oleh: Kakaakin on Agustus 1, 2010
at 6:09 am
Asyik juga ya Bu, kalo liburan sekeluarga trus nginapnya di hotel/penginapan yang murah meriah…
Dari pada nginap di tempat saudara, apalagi kalo rumahnya kecil, takut ngerepotin aja
Oleh: Kaka Akin on Agustus 1, 2010
at 6:14 am
untuk kawasan Batam 355rb per malam, hehe,,, tp fasilitasna lumayan loh, btw lam kenal
Salam kenal juga
Oleh: Masda on Agustus 1, 2010
at 8:37 am
Ini informasi yang sangat menarik dan bermanfaat sekali terutama bagi mereka yang berkantong pas2an.
Yup betul..walau mungkin cari juga info lain, siapa tahu ada yang lebih murah
Oleh: Ifan Jayadi on Agustus 2, 2010
at 2:28 pm
Wah asik juga tuh, untuk menjamu tamu luar kota, mengingat rumahku yang imut, hehehe,,, nice info mbak, thanks ya..
Sama-sama
Oleh: advertiyha on Agustus 2, 2010
at 5:18 pm
wah…bekpeker yang sejenis aku lebih mending cari tempat lain ajah…kcuali nanti jln2 bareng rombongan bekpeker yang lain…ini tempat okelah…
Hmm itu juga alternatif yang bagus
Oleh: Weka on Agustus 3, 2010
at 11:37 pm
klo keluarga ke Jakarta sih, saya lebih suka nyewa KAMAR FOR PEGAWAI aja Bu..
letaknya di Sisingamaraja
hehehehe
tapi sekarang jadi kaya kos2an pejabat, jadinya penuhhh terus
Saya belum pernah menginap di Wisma Si Singamangaraja….hahaha..lha kan rumahnya di Jakarta
Oleh: aldi on Agustus 6, 2010
at 10:15 am
hehee, menurut saya ini termasuk mahal.
dibanding dengan hostel bagus di singapore, mahalan iniiii.
dan kalo jatohnya 2.700.000 sewa sebulan, mendingan kost2 eksklusif di daerah fatmawati deh…
udah satu kamar setara hotel, biayanya cuman 1.800.000 pula =)
tapi saya salut, ternyata ada juga hostel2 yang berlabel “backpacker” semoga makin banyak orang yang ber-backpacking ke jakarta =)
Yang harga Rp.1.800.000,- kan untuk beberapa orang….kalau sendiri cuma Rp.150.000,-
Bagi saya masih mahal, karena kamar mandi di luar..tapi lumayan jika punya gawe dan rumah sempit..jadi saudara bisa menginap ramai-ramai dalam satu lantai
Oleh: tamara on Agustus 7, 2010
at 12:34 am
Setuju dengan pendapat beberapa teman di atas, tarif hotel ini cukup mahal untuk fasilitas dengan bed tingkat dan kamar mandi bersama. Di Jakarta Pusat, saya pernah menginap dengan tarif Rp. 400.000,- dan sudah mendapatkan kamar VIP yang longgar dengan kamar mandi dalam.
Tapi, kalau tinggalnya beramai-ramai, pasti asyik juga ya …
Hahaha…kalau tak ramai-ramai saya juga masih mikir apalagi kamar mandi di luar….
Oleh: tutinonka on Agustus 15, 2010
at 12:37 am
dari foto2nya kelihatan sekali tempatnya menyenangkan ya Bu.
terutama melihat kebersihannya .
yg paling penting terletak di tengah kota , jadi memudahkan utk transportasi juga.
terimakasih utk info yg bermanfaat ini.
salam
Iya bunda…dekat dengan rumahku..bisa untuk alternatif buat penginapan tamu jika nanti mantu..hehehe…kapan ya??? Anaknya masih kuliah…
Oleh: bundadontworry on Agustus 16, 2010
at 4:20 am
bu enny,saya udah beberapa minggu juga merhatiin itu tempat,terus baru hari ini iseng cari di internet,eh masuk ke blognya bu enny hahahaha
ternyata udah direview toh ,mantap bu enny,tapi gak terlalu murah ah,sama kayak guest house di kemang harganya segitu juga,malah lebih bagus kamarnya saya liat
Menurut saya memang tak terlalu murah juga….tapi dekat rumah, jika ada acara keluarga….hehehe
Oleh: didot on September 16, 2010
at 11:04 am
Terima kasih untuk reviewnya : ) We really hope our place will be the best alternative for backpackers around the world.
cheers!
Oleh: KAMAR-KAMAR on Oktober 19, 2010
at 5:53 pm
kalo yang di pejaten,pasar minggu ada guest house :puri sawo manila,ratenya 300rb untuk yng standar room.kamr cukup luas 4x7m,kmr mandi di dalam pakai bathtube,ad breakfastnya,tarif full day.lbih murah dari hotel bintang.
Oleh: PURI SAWO MANILA on Februari 2, 2011
at 1:05 pm
Lumayan mahal juga ya kalo 150.000…
Tapi ide bagus bikin dorm hostel semacam itu~ semoga bertambah banyak hehehe…
Saya tak bisa membandingkan harganya….mestinya kalau sempat bisa dibandingkan harga antara hotel khusus backpacker ini, baru siip
Oleh: Sitti Rasuna Wibawa on Juli 24, 2011
at 1:24 pm