<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://edratna.wordpress.com/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edratna.wordpress.com</link>
	<description>Kenangan, pengalaman, dan perjalanan hidup seorang ibu..</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Jan 2010 14:55:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='edratna.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/a5b4bd50f43c4b7f96c99134e7b550f0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title> &#187; Uncategorized</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://edratna.wordpress.com/osd.xml" title="" />
		<item>
		<title>Saat si kecil ikut ber qurban</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2009/11/26/saat-si-kecil-ikut-ber-qurban/</link>
		<comments>http://edratna.wordpress.com/2009/11/26/saat-si-kecil-ikut-ber-qurban/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 13:08:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga & sharing experience]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=3085</guid>
		<description><![CDATA[Pada waktu seperti ini, ingatanku melayang pada saat anak-anak masih kecil. Saat itu kedua anakku masih sekolah di SD Negeri yang letaknya dekat kompleks perumahan tempat tinggalku. Sepulang dari sekolah, keduanya ikut madrasah di Al Ikhlas, yang jarak dari rumah cukup dekat. Setiap pergi dan pulang keduanya diantar jemput oleh si mbak dengan naik sepeda. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=3085&subd=edratna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Pada waktu seperti ini, ingatanku melayang pada saat anak-anak masih kecil. Saat itu kedua anakku masih sekolah di SD Negeri yang letaknya dekat kompleks perumahan tempat tinggalku. Sepulang dari sekolah, keduanya ikut madrasah di Al Ikhlas, yang jarak dari rumah cukup dekat. Setiap pergi dan pulang keduanya diantar jemput oleh si mbak dengan naik sepeda. Kadang pulangnya mereka sengaja masuk ke jalan yang lebih sepi, dan saat pulang anakku dan temannya, putra teman satu kompleks, sering membawa oleh-oleh, entah berupa ranting kering, dedaunan dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-3085"></span>Pada saat hari Raya Idul Adha, biasanya kami berqurban melalui Bapekis (Badan Kerohanian Islam) yang ada di kantor, dan nanti hewan qurban akan disembelih di masjid  yang berlokasi di dekat tempat tinggal karyawan yang berqurban. Setelah anak-anak bisa memahami tentang manfaat berqurban, kami berniat melakukan qurban di masjid tempat anak-anak sekolah madrasah.  Kami membeli kambing melalui panitia, yang harganya didasarkan atas berat badan kambing tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu sore sepulang saya dari kantor, si kecil menangis sesenggukan sambil memeluk saya. Saya bingung, kemudian saya tanya pada si mbak, ada apa? Dan si mbak hanya menggelengkan kepalanya. Usut punya usut, ternyata si kecil nggak mau namanya digantungkan pada leher kambing. Karena banyak orangtua yang berqurban di sekolah madrasah tersebut, maka nama anak yang berqurban digantungkan pada leher kambing yang dibeli, untuk memudahkan saat penyembelihan kambing pada saatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anak saya sedih&#8230;&#8221;<em> Bu, aku nggak mau namaku digantungkan pada leher kambing, kambingnya bulunya banyak&#8230;.dan jelek</em>&#8221; katanya sambil sesenggukan. Dalam hati saya geli, tapi saya harus memasang wajah datar, sambil menjelaskan pada anakku. Tapi dia masih terus menangis, dan baru diam setelah saya janji akan menyampaikan keberatannya pada ibu guru mengaji. Mungkin keduanya akan geli, jika mengingat betapa dulu dia sempat sedih sekali saat namanya dipasangkan pada leher si kambing yang akan jadi qurban.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi teman-teman yang merayakan Idul Adha, tak lupa kami mengucapkan</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat Hari Raya Idul Adha. Mohon maaf lahir batin, dan semoga ibadah qurban kita diterima oleh Allah swt. Amien</p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edratna.wordpress.com/3085/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edratna.wordpress.com/3085/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edratna.wordpress.com/3085/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edratna.wordpress.com/3085/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edratna.wordpress.com/3085/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edratna.wordpress.com/3085/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edratna.wordpress.com/3085/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edratna.wordpress.com/3085/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edratna.wordpress.com/3085/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edratna.wordpress.com/3085/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=3085&subd=edratna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edratna.wordpress.com/2009/11/26/saat-si-kecil-ikut-ber-qurban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ef606da24840e5f03d866c2c98e31d2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">edratna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa kabar Pestablogger 2009?</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2009/10/11/apa-kabar-pestablogger-2009/</link>
		<comments>http://edratna.wordpress.com/2009/10/11/apa-kabar-pestablogger-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 03:12:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=2956</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, untuk kesekian kalinya saya meng klik www.pestablogger.com, untuk mencari info tentang pesta blogger 2009, yang rencananya aan diadakan pada tanggal 24 Oktober 2009, di Exhibition Hall, Gedung SMESCO Indonesia, Jl. Gatot Subroto Kav.94, Jakarta 12780, Indonesia. Jika pada dua tahun sebelumnya,  registrasi telah diadakan jauh hari sebelumnya, namun kelihatannya sampai hari ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=2956&subd=edratna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Pagi ini, untuk kesekian kalinya saya meng klik <a href="http://pestablogger.com/">www.pestablogger.com</a>, untuk mencari info tentang pesta blogger 2009, yang rencananya aan diadakan pada tanggal 24 Oktober 2009, di Exhibition Hall, Gedung SMESCO Indonesia, Jl. Gatot Subroto Kav.94, Jakarta 12780, Indonesia. Jika pada dua tahun sebelumnya,  registrasi telah diadakan jauh hari sebelumnya, namun kelihatannya sampai hari ini registrasi belum dibuka.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-2956"></span>Seperti dua tahun sebelumnya, sebetulnya saya berniat untuk hadir. Jika tahun 2007 saya didampingi si sulung, dan tahun 2008 didampingi si bungsu, namun kelihatannya tahun ini keluarga kami harus absen, karena kedua anak saya pada saat itu berada di luar Jakarta. Dan saya sendiri, awalnya masih bisa berharap hadir, walau sebentar, karena kebetulan tanggal itu banyak sekali acara yang harus dihadiri, dan malamnya harus berangkat ke Papua. Namun dari hasil rapat minggu kemarin, ternyata ada kemungkinan keberangkatan ke Papua diajukan menjadi tanggal 21 Oktober 2009. Dan tentu saja, saya harus berangkat, walau dalam hati masih berharap bisa berangkat tanggal 24 Oktober 2009 malam.</p>
<p style="text-align:justify;">Kali ini <em>Chairman</em> PB09 adalah mas Iman Brotoseno, dan saya membayangkan Pesta blogger 2009 kali ini akan lebih semarak, karena semakin banyaknya blogger baru yang muncul dalam setahun terakhir ini. Di satu sisi saya juga melihat, penurunan kuantitas ngeblog, yang mungkin karena kesibukan atau adanya jejaring lain yang makin menarik seperti <em>facebook</em>, <em>twitter</em> dsb nya. Bagi saya sendiri, ngeblog tetap merupakan sarana untuk mengekspresikan diri, walau saya akui, aktifitas ngeblog saya juga makin menurun sejalan semakin meningkatnya kesibukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Andaikata nanti, saya tak bisa hadir, tak lupa saya mengucapkan &#8220;Selamat mengadakan Pestablogger 2009&#8243;&#8230;.semoga makin banyak blogger baru, menambah banyaknya ide segar yang muncul. Khusus buat mas <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/">Iman</a>, saya mohon maaf jika terpaksa tak bisa hadir, dan semoga acaranya sukses.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edratna.wordpress.com/2956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edratna.wordpress.com/2956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edratna.wordpress.com/2956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edratna.wordpress.com/2956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edratna.wordpress.com/2956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edratna.wordpress.com/2956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edratna.wordpress.com/2956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edratna.wordpress.com/2956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edratna.wordpress.com/2956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edratna.wordpress.com/2956/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=2956&subd=edratna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edratna.wordpress.com/2009/10/11/apa-kabar-pestablogger-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ef606da24840e5f03d866c2c98e31d2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">edratna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya&#8230;.selesai mencontreng</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2009/04/09/akhirnyaselesai-mencontreng/</link>
		<comments>http://edratna.wordpress.com/2009/04/09/akhirnyaselesai-mencontreng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 04:48:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=2168</guid>
		<description><![CDATA[Sampai akhir bulan Maret 2009, saat saya mesti pergi ke luar kota, saya belum menerima kartu untuk memilih. Dan ternyata teman-teman yang lain sebagian besar juga belum. Malah yang di luar negeri, seperti Imelda, sudah mendapatkan jauh hari.
Pulang dari Bandung, hari Minggu sore tanggal 5 April 2009, di rumah telah ada daftar  anggota keluarga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=2168&subd=edratna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Sampai akhir bulan Maret 2009, saat saya mesti pergi ke luar kota, saya belum menerima kartu untuk memilih. Dan ternyata teman-teman yang lain sebagian besar juga belum. Malah yang di luar negeri, seperti Imelda, sudah mendapatkan jauh hari.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-2168"></span>Pulang dari Bandung, hari Minggu sore tanggal 5 April 2009, di rumah telah ada daftar  anggota keluarga yang punya hak untuk mencontreng, diantaranya si sulung. Sayangnya<a href="http://cacianqalbukunderemp.blogspot.com/"> si sulung</a> juga baru pertengahan Maret 2009 pindah ke Iowa, untuk mulai perkuliahan. Apa boleh buat, waktu sudah mendesak, terpaksa tak bisa berbuat apa-apa.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika pada pemilu sebelumnya ada waktu untuk mengurus perpindahan tempat memilih, karena mepet dan kesibukan, kami tak sempat mengurus. <a href="http://narpen.wordpress.com/blog/">Si bungsu </a>memilihnya di Jakarta, dan ternyata hari Rabu dia pulang malam dan baru jam 19.30 wib sampai rumah di Bandung. Apa boleh buat, akhirnya ayahnya mengantar ke Jakarta, untuk memilih di Jakarta. Rupa2nya jalanan padat sekali, mungkin banyak orang yang bekerja di Jakarta mau mencontreng di Bandung, begitu pula sebaliknya. Suami dan si bungsu baru sampai rumah Jakarta jam 11 malam.</p>
<p style="text-align:justify;">Pagi ini, kami sekeluarga (minus si sulung), datang ke TPS 27 yang berada di lapangan Cilandak III. Sebetulnya tak tepat disebut lapangan, karena sebetulnya itu adalah lahan milik keluarga bu Fatmawati Sukarno, yang sering digunakan warga setempat untuk berbagai kegiatan, dari olahraga sampai tempat TPS. Dan surat suaranya, terutama untuk anggota DPRD besar dan lebar sekali (ada dua lembar) &#8230;..dan nyaris tak ada yang saya kenal. Sssst&#8230;..akhirnya yang di contreng partainya&#8230;..  tentu saja rahasia. Kesulitan bertambah, karena untuk pemilihan anggota DPA, ternyata wajah orang semua (nggak ada nama partai). Saya bolak balik, nggak ada yang tahu dan kenal satupun. Bismillah, saya akhirnya menggunakan hati nurani untuk mencontreng salah satu dari mereka. Semoga pilihanku tepat, dan semoga siapapun yang terpilih hari ini, membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Selesai mencontreng, si bungsu segera bersiap-siap untuk pulang ke Bandung,&#8221; <em>Habis rumah di Jakarta nggak punya solder</em>,&#8221; katanya. &#8220;<em>Kan bisa beli</em>,&#8221; kata bokap mengganggu si bungsu. Si bungsu agak cemberut, menjawab..&#8221;<em>Lha peralatan lain seperti tang, dan lain-lain nggak ada</em>.&#8221; Hmm, ya, si bungsu harus segera pulang, karena hari Senin mesti presentasi. Semoga engkau berhasil anakku,  ibu akan selalu berdoa untukmu.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edratna.wordpress.com/2168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edratna.wordpress.com/2168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edratna.wordpress.com/2168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edratna.wordpress.com/2168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edratna.wordpress.com/2168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edratna.wordpress.com/2168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edratna.wordpress.com/2168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edratna.wordpress.com/2168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edratna.wordpress.com/2168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edratna.wordpress.com/2168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=2168&subd=edratna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edratna.wordpress.com/2009/04/09/akhirnyaselesai-mencontreng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ef606da24840e5f03d866c2c98e31d2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">edratna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelompok pertemanan</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2009/03/29/kelompok-pertemanan/</link>
		<comments>http://edratna.wordpress.com/2009/03/29/kelompok-pertemanan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 00:04:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=1957</guid>
		<description><![CDATA[Kita tentunya mempunyai berbagai macam jenis pertemanan, ada yang teman sekantor, teman satu angkatan saat sekolah dan kuliah, ada yang teman curhat, ada yang teman karena mempunyai minat dibidang sama, seperti: seni lukis, seni teater, seni pertunjukan dan lain-lain.  Berbagai kelompok pertemanan inilah yang menyeimbangkan kehidupan kita sehari-hari.
Banyaknya jenis pertemanan ini bisa menyeimbangkan kehidupan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=1957&subd=edratna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Kita tentunya mempunyai berbagai macam jenis pertemanan, ada yang teman sekantor, teman satu angkatan saat sekolah dan kuliah, ada yang teman curhat, ada yang teman karena mempunyai minat dibidang sama, seperti: seni lukis, seni teater, seni pertunjukan dan lain-lain.  Berbagai kelompok pertemanan inilah yang menyeimbangkan kehidupan kita sehari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1957"></span>Banyaknya jenis pertemanan ini bisa menyeimbangkan kehidupan kita sehari-hari. Namun ada juga yang kelompoknya itu-itu saja, kemana-mana pergi dengan kelompok yang sama. Salahkan mereka? Tentu saja tidak, karena pertemanan adalah bagian dari kehidupan kita. Hubungan pertemanan dalam kelompok ada yang bersifat ekslusif, serta ada juga yang cair. Saya menyenangi kelompok yang cair, dimana masing-masing anggota kelompok bebas untuk keluar masuk, dan tak ada tekanan  secara halus untuk tetap bersama kelompoknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa perlu ada kelompok pertemanan? Karena sebenarnya minat dari masing-masing orang sangat berbeda, bahkan diri kita sendiri. Seperti halnya warna, ada orang yang mempunyai warna favorit, tapi ada juga kesenangan pada warna itu berubah-ubah. Sayapun termasuk orang yang berubah-ubah ini, jika minggu ini senang warna merah, dan kemudian ada kesempatan belanja, kecenderungan akan beli baju atau pernak pernik yang warna merah. Ada kalanya menyukai warna biru, sehingga seminggu itu suka hal-hal yang terkait dengan warna biru. Namun pada dasarnya saya menyenangi warna cerah, kecuali warna untuk pakaian kerja yang memang ada aturannya, baik  corak (mis. bergaris-garis halus) maupun warnanya tidak boleh mencolok.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada berapa macamkah kelompok pertemanan anda? Saya mempunyai 4 (empat) kelompok pertemanan saat masih aktif bekerja, dan masing-masing kelompok mempunyai peranan masing-masing. Ada kelompok yang masing-masing anggota bisa dengan bebas mengeluarkan uneg2 nya tanpa kawatir dibocorkan lagi pada orang lain. Jika salah satu anggota lagi resah, kita ketemu di salah satu resto dekat kantor. Teman yang resah akan menceritakan uneg2 nya, dan teman yang lain hanya sebagai pendengar sambil menyeruput<em> capuccino</em> dan <em>croissant</em>. Dan setelah selesai mengeluarkan uneg2, biasanya sudah tenang, dan jam istirahat sudah hampir berakhir&#8230;jadi kami bisa kembali ke kantor, tanpa ada solusi, tapi yang penting bagi teman yang lagi pusing, pilirannya sudah enteng.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelompok kedua adalah kelompok &#8220;<em>gaul</em>&#8216;&#8221;, untuk bersama-sama datang ke reuni, untuk kopdar dengan teman-teman baru, latihan aerobik, dan lain-lain. Disini benar-benar <em>fun</em>, dari sekedar olah raga, sampai mengunjungi berbagai makanan setelah senam, seperti di soto Bangkong. Kelompok ketiga adalah kelompok untuk penyemangat, kita bisa belajar bersama-sama, saling menginformasikan ilmu yang harus dipelajari. Dan kebetulan dirumahku ada ruang untuk belajar, jadi kita sering kumpul, walau kadang malah banyak ketawanya, dibanding belajar nya. Kelompok keempat adalah kelompok penenang, disini ada teman yang memang dewasa sekali, dan selalu menjadi pendingin jika salah satu teman yang lain lagi resah. Dengan teman ini, saya hampir seperti keluarga dekat, kami berbagi suka dan duka.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah tidak aktif bekerja, hanya ada beberapa kelompok yang masih eksis, karena pergaulannya menjadi berbeda. Saya punya kelompok teman, yang sering mengajar bareng, kelompok yang suka menikmati pemandangan dan jalan-jalan setelah selesai mengajar. Dan setelah ngeblog, saya punya kelompok baru, yaitu kelompok blogger. Kelompok ini bersifat cair, dan dengan kelompok ini, saya masih harus banyak belajar, karena karakteristiknya yang jauh berbeda dengan kelompok sebelumnya. Latar belakang orangnya juga sangat bervariasi, sehingga saya sendiri masih harus menyesuaikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun saya pernah <em>surprised</em> dengan seorang teman, yang mempunyai kelompok hanya tertentu saja. Saya pernah dekat dengannya, tapi tak bertahan lama, karena dia kurang suka jika saya bergaul dengan teman lain, dan dia menjadi posesif. Walau teman ini baik, saya terpaksa merenggangkan hubungan karena bagi saya, pertemanan itu begitu indah, dan jangan hanya mengenal orang tertentu saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin anda juga mempunyai kelompok pertemanan seperti saya, atau anda merasa mudah dan  bebas bergaul dengan siapa saja?</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edratna.wordpress.com/1957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edratna.wordpress.com/1957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edratna.wordpress.com/1957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edratna.wordpress.com/1957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edratna.wordpress.com/1957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edratna.wordpress.com/1957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edratna.wordpress.com/1957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edratna.wordpress.com/1957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edratna.wordpress.com/1957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edratna.wordpress.com/1957/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=1957&subd=edratna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edratna.wordpress.com/2009/03/29/kelompok-pertemanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ef606da24840e5f03d866c2c98e31d2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">edratna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menikmati suasana dan nonton film &#8220;jadul&#8221; di Salihara</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2009/03/16/menikmati-suasana-dan-nonton-film-jadul-di-salihara/</link>
		<comments>http://edratna.wordpress.com/2009/03/16/menikmati-suasana-dan-nonton-film-jadul-di-salihara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 00:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=1985</guid>
		<description><![CDATA[Membaca postingan mas Iman tentang bulan Film Nasional 2009, yang diadakan selama bulan Maret 2009, mengingatkanku pada si sulung. Betapa senangnya dia jika masih berada disini, karena dia penyuka berbagai jenis film. Ketika saya mengobrol dengan teman, ternyata pemutaran film juga diadakan di Salihara, yang berlokasi  di Jalan Salihara 16, Jakarta Selatan, dan tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=1985&subd=edratna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Membaca postingan <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/?p=462">mas Iman</a> tentang bulan Film Nasional 2009, yang diadakan selama bulan Maret 2009, mengingatkanku pada <a href="http://cacianqalbukunderemp.blogspot.com/">si sulung</a>. Betapa senangnya dia jika masih berada disini, karena dia penyuka berbagai jenis film. Ketika saya mengobrol dengan teman, ternyata pemutaran film juga diadakan di Salihara, yang berlokasi  di Jalan Salihara 16, Jakarta Selatan, dan tak terlalu jauh dari lokasi tempat tinggalku. Kemudian saya teringat postingan Yoga, tentang Salihara <a href="http://amaliaonearth.wordpress.com/2009/03/14/tentang-ruang-dan-bayang/">disini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1985"></span>Setiap akhir pekan, sejak sebulan ini hari-hariku tak lepas dari undangan, dan Minggu ini ada undangan dari tetangga dekat yang  wajib untuk dihadiri. Setelah mengecek jadual, temanku mengajak, bagaimana jika kita menonton Minggu siang ini? Saya setuju, dan agar  memudahkan mengatur waktunya, bagaimana jika dia menemani untuk ikut ke kondangan, baru setelah itu pergi ke Salihara.</p>
<p style="text-align:justify;">Salihara mempunyai fasilitas gedung kesenian yang memiliki <em>Black Box</em> <em>Theatre </em>dengan kapasitas tempat duduk 200 orang. Selain itu terdapat ruang untuk pameran, untuk perpustakaan, untuk distro, serta kedai Salihara yang juga dilengkapi dengan <em>hot spot</em>. Sebagai fasilitas pendukung sarana Komunitas Salihara, kedai Salihara juga menerima dan melayani Grup/<em>Corporate meeting</em>, <em>Coffee Break</em>, Ulang Tahun mulai dari 25 orang sampai 300 orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami datang masih sekitar jam 1 siang, sambil menunggu kami melihat-lihat perpustakaan yang ada lukisan tiga serangkai.</p>
<div id="attachment_1987" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1987" title="lukisan-tiga-serangkai" src="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/lukisan-tiga-serangkai.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Lukisan Tiga Serangkai" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Lukisan Tiga Serangkai</p></div>
<p style="text-align:justify;">Dari ruang perpustakaan, kami menuju ke Galeri Salihara, tempat Hanafi sedang mengadakan pameran tunggal, dengan judul &#8220;<em>Tentang Ruang dan Bayang</em>&#8220;.  Yoga pernah mengulas hal ini dalam tulisannya. Bagi Hanafi, pengertian  &#8220;bayang&#8221; mengandung dua pengertian: 1) kenangan atau hal yang muncul dalam pikiran, dan 2) sebagai <em>shadow</em> atau bayang-bayang secara harafiah. Berdasar pengertian pertama, Hanafi mencoba melukiskan kembali banyak hal yang melintas dalam hidupnya. Dalam gelap, muncul bayang-bayang yang kemudian menjadi warna dan rupa. Berangkat dari pengertian kedua, Hanafi ingin mengukur diri, melihat kembali batas-batas dirinya, yang terlihat dari bayang. Saya tertarik dari hasil kreatif Hanafi, yang menggambarkan orang-orang yang tidur dalam posisi seperti <em>fetus</em>. Dan temanku yang penikmat seni itu, mengatakan bahwa gambaran tersebut menunjukkan kondisi yang sedang <em>under pressure</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_2002" class="wp-caption alignnone" style="width: 234px"><img class="size-medium wp-image-2002" title="under-stress-11" src="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/under-stress-11.jpg?w=224&#038;h=300" alt="Under Pressure" width="224" height="300" /><p class="wp-caption-text">Under Pressure</p></div>
<p style="text-align:justify;">Proses kreatif Hanafi lainnya, menunjukkan gambaran seperti orang membungkuk, yang sedang mengukur. Dan, kembali temanku yang memahami seni itu, mengatakan bahwa itu menunjukkan gambaran seperti &#8220;mengukur bayang&#8221;.</p>
<div id="attachment_2001" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-2001" title="sdg-mengukur1" src="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/sdg-mengukur1.jpg?w=300&#038;h=224" alt="Mengukur bayang" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Mengukur bayang</p></div>
<p>Bagi Hanafi, bayang mencerminkan obyek, karena bayang memang setia dan tidak pernah jauh dari obyek.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena acara film nya masih lama, kami mencoba menaiki tangga dan melihat suatu teater terbuka, yang terletak di atap gedung, ditanami rerumputan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_2000" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-2000" title="lapangan-rumput-1" src="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/lapangan-rumput-1.jpg?w=300&#038;h=224" alt="Teater Lapangan rumput" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Teater Lapangan rumput</p></div>
<p style="text-align:justify;">Situasi Salihara yang tenang, membuat kami bisa bereksplorasi, melihat sekeliling gedung, yang penuh dengan  hal-hal kreatif. Pada lorong antara gedung satu dan lainnya terdapat dekorasi yang menarik, juga ada mural di tembok taman.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1991" class="wp-caption alignnone" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-1991" title="mural" src="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/mural.jpg?w=225&#038;h=300" alt="Mural" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">Mural</p></div>
<p style="text-align:justify;">Puas berjalan-jalan mengitari Salihara, kami  mencoba es cream di kedai Salihara, sambil menunggu film dimulai. Orang mulai berdatangan, tapi saya lihat mereka kemudian asyik berselancar di internet sambil menikmati makanan di kedai tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak terasa waktu mendekati jam 14.30 wib, dan rasanya yang datang nggak banyak. Akhirnya kami menuruni tangga ke arah ruang tempat pemutaran film, dan apa yang terjadi? Ternyata film dengan judul &#8220;<em>Masa Topan dan</em> <em>Badai</em>&#8221; telah diputar sekitar 15 menit yang lalu. Saya dan teman melongo, mungkin kami membayangkan diumumkan sebagaimana kalau nonton di <em>Twenty one</em> atau di <em>Blitz Megaplex</em>. Di pintu masuk, kami diminta menuliskan nama, serta  nomor email, untuk bisa dihubungi jika Salihara ada acara yang kemungkinan membuat kami tertarik.</p>
<p style="text-align:justify;">Film &#8220;<em>Masa Topan dan Badai</em>&#8221; di buat tahun 1963, dengan sutradara D. Djajakusuma, dan pemain: Wahab Abdi, Sri Redjeki, Sari Narulita, Keiko Takeuchi, Rendra Karno, Bambang Irawan. Cerita mengisahkan seorang seorang ayah (Kaslan), bekerja di sebuah Bank. Kaslan pegawai Bank yang lurus dan jujur, sedangkan isterinya (Miah) lebih bersifat longgar pada disiplin. Kaslan sangat keras dalam mendidik kedua putrinya, Wati dan Tina. Sikap ini menyulitkan Wati, sehingga Wahab (teman sekelas Wati) takut mendekati Wati.</p>
<p style="text-align:justify;">Sepanjang film saya geli melihat baju yang dipakai para pemainnya, yang rata-rata memakai rok yang mengembang di bawahnya, dengan rambut para wanita di sasak, serta sepatu hak tinggi yang ramping. Juga ada cerita tentang Ganefo, serta jembatan Semanggi yang masih kosong dan sepi. Kendaraan becak masih terlihat banyak yang berlalu lalang, dan mobil hanya sesekali lewat. Cerita terasa sederhana jika dibandingkan sekarang, dialog juga terasa aneh, namun saya merasakan bisa melihat situasi kebelakang, Jakarta pada tahun 1960 an. Dan atraksi yang saat itu populer adalah tari lenso, dan ibu-ibu yang bersanggul dengan kain panjang, menari lenso melingkar bergandengan tangan dengan para suami. Dan pada saat film sudah selesai, kami kaget..Lho!&#8230;ya soalnya membayangkan masih ada cerita lanjutannya. Dan konyolnya, baru membaca buku panduannya setelah film selesai ditonton, jadi mengingat-ingat kembali siapa kira-kira pemain yang dikenali, dan rasanya hanya Bambang Irawan. Betapapun, saya puas (walau gambarnya sudah tidak bagus lagi), karena bisa melihat film lama, dan membayangkan masa pada saat film itu di buat, dan situasi yang melatar belakangi saat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini memang pengalaman pertama menonton film seperti ini,  mungkin saya perlu menyempatkan waktu lagi untuk menonton lain kali, untuk menambah pengalaman. Jika masih ada yang ingin menonton, Bulan Film Nasional masih akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2009, dan anda bisa mengakses di www.kineforum.wordpress.com, www.dkj.or.id dan www.salihara.org untuk mendapatkan informasi.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edratna.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edratna.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edratna.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edratna.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edratna.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edratna.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edratna.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edratna.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edratna.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edratna.wordpress.com/1985/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=1985&subd=edratna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edratna.wordpress.com/2009/03/16/menikmati-suasana-dan-nonton-film-jadul-di-salihara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ef606da24840e5f03d866c2c98e31d2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">edratna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/lukisan-tiga-serangkai.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lukisan-tiga-serangkai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/under-stress-11.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">under-stress-11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/sdg-mengukur1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sdg-mengukur1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/lapangan-rumput-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lapangan-rumput-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edratna.files.wordpress.com/2009/03/mural.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">mural</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencoba makanan di &#8220;Omah Sendok&#8221;</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2009/02/24/mencoba-makanan-di-omah-sendok/</link>
		<comments>http://edratna.wordpress.com/2009/02/24/mencoba-makanan-di-omah-sendok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 01:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=1772</guid>
		<description><![CDATA[Nama &#8220;Omah Sendok&#8221; ini sudah sering saya dengar, cuma belum pernah kesana. Undangan seorang blogger dari Tokyo, untuk mengadakan pertemuan di Omah Sendok, tentu saja saya terima dengan senang hati. Awalnya saya nyaris batal mengikuti acara ini, karena pada saat yang bersamaan ada rencana keluar kota. Dan betapa senangnya saat teman sms bahwa untuk ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=1772&subd=edratna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Nama &#8220;Omah Sendok&#8221; ini sudah sering saya dengar, cuma belum pernah kesana. Undangan seorang blogger dari Tokyo, untuk mengadakan pertemuan di Omah Sendok, tentu saja saya terima dengan senang hati. Awalnya saya nyaris batal mengikuti acara ini, karena pada saat yang bersamaan ada rencana keluar kota. Dan betapa senangnya saat teman sms bahwa untuk ke luar kotanya diundur bulan Maret 2009, sehingga saya bisa ketemu teman-teman di &#8220;Omah Sendok&#8221;.</p>
<p><strong><span id="more-1772"></span>Apa dan bagaimana &#8220;Omah Sendok?&#8221;</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Omah Sendok, awalnya sebuah galeri buku, yang dibangun suatu komunitas pencinta bacaan spiritual, umum dan sastra. Letaknya tidak terlalu strategis untuk sebuah toko buku, bukan di pusat perbelanjaan, bukan pula di pinggir jalan utama. Tapi, toko buku itu ramai oleh sebuah komunitas pencinta buku. Dan itulah awal Omah Sendok berdiri. Pengelola Omah Sendok, yang seorang arsitek, ingin membangun sebuah fasilitas untuk mendukung galeri buku, agar komunitas itu dapat bertemu dengan jadwal yang tetap, mendiskusikan hal-hal menarik, siapa tahu, ada pemikiran hebat yang lahir di sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah <em>coffee shop</em> rasanya sudah cukup jika hanya ingin memfasilitasi itu. Yang penting, ada air panas, entah itu kopi, teh, atau kopi susu, dan teman minumnya, mungkin pisang goreng. Namun, melihat luasnya tempat serta lokasi yang sebenarnya masih di tengah kota, Jalan Empu Sendok No 45, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, niat membuat coffee shop itu pun diganti menjadi Cafe dan Resto (Mila Novita, Agustus 2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Omah Sendok, tidak hanya mengusung restoran saja, ada nilai lainnya.  Suasananya seperti di rumah, santai. Bangunan maupun makanannya seperti di rumah. Kegiatan di sini pun seperti kegiatan yang biasa dilakukan di rumah, kumpul-kumpul, mengobrol, arisan dsb nya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah yang diundang?</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://imelda.coutrier.com/2009/02/17/ngumpul-yuuuk/">EM</a>, seorang blogger Indonesia, yang tinggal di kota Tokyo, kebetulan sedang cuti sebulan di Indonesia. Selain menengok kedua orangtua, EM juga ingin menjumpai rekan-rekan blogger  di Indonesia, yang selama ini hanya dikenal di dunia maya. Ini kali ketiga perjumpaan saya dengan Imel, setelah yang pertama pada awal bulan Nopember 2008, dan yang kedua saat menghadiri undangan mbak Tutinonka (penulis Novel tahun 80 an) pertengahan Februari kemarin. EM dengan kedua putranya yang lucu dan menggemaskan, yang sayangnya tak diajak saat pertemuan di Omah Sendok, blognya sangat inspiratif. Dari blognya saya mengenal budaya orang Jepang, juga bagaimana orang Jepang menandai setiap hari dengan berbagai nama.</p>
<p style="text-align:justify;">Kali ini saya mengajak <a href="http://buleto.blogspot.com/">Popy</a>, yang kebetulan datang dari Bandung. Pagi itu cuaca cerah, namun tak berlangsung lama, karena sejak taksi yang saya tumpangi masuk jalan Mpu Sendok, mulai gerimis kecil. Lokasi &#8220;Omah Sendok&#8221; agak ke dalam, berada di daerah perumahan, tenang dan nyaman. Situasi nya seperti rumah biasa, yang membedakan adalah begitu kita memasuki rumah, ada galeri batik, dan di sebelah kanan rumah ada galeri buku. EM sudah memesan tempat untuk sekitar 8 (delapan) orang, syukurlah masih muat, karena saya dan Popy datang pada detik terakhir.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1776" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1776" title="ketawa-bersama-di-omah-sendok" src="http://edratna.files.wordpress.com/2009/02/ketawa-bersama-di-omah-sendok.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Semua ceria" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Semua ceria</p></div>
<p>Saat itu telah ada EM, <a href="http://jeunglala.wordpress.com/">Lala </a>(blogger dari Surabaya, yang juga penulis Novel), <a href="http://yessymuchtar.wordpress.com/">Yessy</a> dan <a href="http://mbakpuak.com/">Puak</a>. Tak lama kemudian rombongan <a href="http://rhainy.wordpress.com/">Rhainy</a> yang ditemani suami dan kedua putranya yang ganteng, ikut meramaikan suasana. <a href="http://ria.choosen.net/">Ria</a>, yang kebetulan cuti dari Duri, Riau, ikut bergabung, serta yang terakhir kali datang adalah<a href="http://tentangkami.wordpress.com/2009/02/23/the-unforgetable-moment"> Indah Juli</a>, yang  ijin dari kantor.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1775" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1775" title="akhirnya-9-perempuan-ketemu" src="http://edratna.files.wordpress.com/2009/02/akhirnya-9-perempuan-ketemu.jpg?w=300&#038;h=224" alt="Akhirnya 9 perempuan dari berbagai kota ketemu" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Akhirnya 9 perempuan dari berbagai kota ketemu</p></div>
<p>Obrolan begitu seru, dari yang serius, lucu, dan menggelikan. Apalagi ada Yessy dan Lala yang meramaikan suasana, serta celetukan Rhainy atau Nenny yang bisa membuat terpingkal-pingkal. Tak terasa waktu berjalan cepat dan pertemuan harus segera diakhiri. Semoga nanti ada kesempatan ketemu lagi dengan kawan-kawan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bahan bacaan</strong>:</p>
<p style="text-align:justify;">Mila Novita. Omah Sendok. Berawal dari sebuah Galeri Buku.  Hotel, Cafe  dan Resto.Sinar Harapan, Jumat, 8 Agustus 2008).</p>
<p style="text-align:justify;">http://www.sinarharapan.co.id/berita/0808/08/htl01.html</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edratna.wordpress.com/1772/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edratna.wordpress.com/1772/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edratna.wordpress.com/1772/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edratna.wordpress.com/1772/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edratna.wordpress.com/1772/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edratna.wordpress.com/1772/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edratna.wordpress.com/1772/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edratna.wordpress.com/1772/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edratna.wordpress.com/1772/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edratna.wordpress.com/1772/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=1772&subd=edratna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edratna.wordpress.com/2009/02/24/mencoba-makanan-di-omah-sendok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ef606da24840e5f03d866c2c98e31d2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">edratna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edratna.files.wordpress.com/2009/02/ketawa-bersama-di-omah-sendok.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ketawa-bersama-di-omah-sendok</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edratna.files.wordpress.com/2009/02/akhirnya-9-perempuan-ketemu.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">akhirnya-9-perempuan-ketemu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jika si &#8220;Mbak&#8221; pergi cuti</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2008/07/23/jika-si-mbak-pergi-cuti/</link>
		<comments>http://edratna.wordpress.com/2008/07/23/jika-si-mbak-pergi-cuti/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 08:17:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edratna.wordpress.com/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[Apakah si mbak kerasan apa tidak dalam melayani pekerjaan rumah tangga sehari-hari, sebetulnya sangat ditentukan pada sikap kita sebagai nyonya rumah. Kenapa nyonya rumah? Karena sang nyonya inilah yang sehari-hari berhubungan dengan si mbak, dari pagi sampai malam. Bahkan kadang si mbak tak sempat istirahat, atau kata bosku, sakitpun tak terasakan karena terus bekerja sepanjang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=527&subd=edratna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Apakah si mbak kerasan apa tidak dalam melayani pekerjaan rumah tangga sehari-hari, sebetulnya sangat ditentukan pada sikap kita sebagai nyonya rumah. Kenapa nyonya rumah? Karena sang nyonya inilah yang sehari-hari berhubungan dengan si mbak, dari pagi sampai malam. Bahkan kadang si mbak tak sempat istirahat, atau kata bosku, sakitpun tak terasakan karena terus bekerja sepanjang hari. Padahal di tangan si mbak inilah roda rumah tangga bisa berputar dengan baik, anak-anak makan teratur, majikan bisa istirahat dengan tenang setelah tiba dirumah sepulang bekerja.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-527"></span>Walau tak tertulis, saya dan suami selalu memberi kesempatan kepada si mbak untuk berlibur, biasanya diambil hari Sabtu Minggu, pada saat majikan sedang tidak ke kantor. Kenyataannya, sejak beberapa bulan ini si mbak tak sempat menggunakan waktu liburnya, karena justru di akhir pekan saya banyak undangan, dan nyaris semuanya berasal dari kerabat dekat, yang mau tak mau wajib dihadiri. Akhirnya setelah menunggu lama, hari Sabtu dan Minggu kemarin si Mbak pamit ke Serang, menengok kakaknya yang telah menikah dan bekerja di Serang. Agar bos tak keleleran, si mbak telah menyiapkan masakan rendang dan oseng-oseng agar saya bisa menghangatkannya jika ingin makan. Lemari es juga telah diisi dengan jus jambu bikinan si mbak, dan juga kue bolu yang baru keluar dari oven.</p>
<p style="text-align:justify;">Hari Sabtu pagi saya lihat kok si mbak masih tenang-tenang saja, dan saya pikir nggak jadi pergi, setelah saya tanya, ternyata dia ingin menyelesaikan cucian dan setrikaan lebih dulu, agar rumah ditinggalkan dalam keadaan bersih. Ya, si mbak ini telah ikut lama di rumah saya, bahkan sering saya tinggal sendiri menjaga rumah, pada waktu saya harus tugas ke luar kota, bahkan ke luar negeri. Apalagi saat itu si sulung masih di Brisbane, dan si bungsu kuliah di Bandung, menemani ayahnya, jadi di rumah sering hanya berdua saja. Akhirnya si mbak berangkat ke Serang jam 11 siang, dan saya menikmati istirahat dengan nyaman. Niatnya sih mau membuat laporan, entah kenapa kok rasanya malas sekali. Sorenya si sulung pulang dan ingat si mbak nggak ada, dia terus ikut membantu ibu mencuci piring setelah makan, begitu juga paginya membantu membereskan rumah. Saya pikir sebetulnya anak-anak malah tidak manja kalau tidak ada si mbak, padahal biasanya si sulung manja banget dan suka minta dibikini macam-macam.</p>
<p style="text-align:justify;">Kadang saya berpikir, begitu perhatiannya dia sama majikan, membuatkan masakan lebih dulu, agar majikan saat ditinggal tak kelimpungan. Apakah saya kalau meninggalkan rumah memikirkan hal seperti ini? Memang, kalau saya ada tugas keluar kota atau keluar negeri, dan sempat mencari oleh-oleh, saya tak pernah melupakan si mbak yang membantu di rumah kami, di Jakarta dan di Bandung, yang selama ini telah banyak membantu dan menemani anak-anakku sejak mereka masih kecil. Saat si sulung menikah, si mbak ini pula yang ikut jadi panitia inti, karena saya berasal dari keluarga kecil.</p>
<p style="text-align:justify;">Pekerjaan rumah juga tak terlalu banyak, mungkin karena anak-anak sudah besar. Saya kadang berpikir, sebetulnya tak ada si mbak juga tak masalah, cuma saya berpikir, bahwa penghasilan dia juga bermanfaat untuk keluarganya, untuk orangtua dan adik-adiknya. Kadang teman saya komentar, saya masih terlalu mewah, di saat pensiun masih punya beberapa pembantu, namun saya juga tak tega karena mereka sudah seperti keluarga sendiri, dan rasanya selama saya masih bisa mendapatkan penghasilan untuk membayar gaji si mbak, saya akan bertahan, karena gaji mereka juga digunakan untuk membantu kehidupan keluarganya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/edratna.wordpress.com/527/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/edratna.wordpress.com/527/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edratna.wordpress.com/527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edratna.wordpress.com/527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edratna.wordpress.com/527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edratna.wordpress.com/527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edratna.wordpress.com/527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edratna.wordpress.com/527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edratna.wordpress.com/527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edratna.wordpress.com/527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edratna.wordpress.com/527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edratna.wordpress.com/527/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=527&subd=edratna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edratna.wordpress.com/2008/07/23/jika-si-mbak-pergi-cuti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ef606da24840e5f03d866c2c98e31d2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">edratna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://edratna.wordpress.com/2006/10/29/hello-world/</link>
		<comments>http://edratna.wordpress.com/2006/10/29/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Oct 2006 02:10:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=1&subd=edratna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/edratna.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/edratna.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edratna.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edratna.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edratna.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edratna.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edratna.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edratna.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edratna.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edratna.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edratna.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edratna.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edratna.wordpress.com&blog=507041&post=1&subd=edratna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edratna.wordpress.com/2006/10/29/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ef606da24840e5f03d866c2c98e31d2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">edratna</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>