Oleh: edratna | Maret 25, 2015

Jenis Risiko yang Dihadapi Dunia Usaha

Kita perlu memahami apa jenis risiko yang dihadapi oleh usaha, terutama dalam menghadapi Persaingan Pasar Bebas Asean? Jenis risiko tersebut, baik untuk pasar domestik maupun pasar luar negeri, secara garis besar sebagai berikut:

I. Internal Influence (Micro Factors)

  • Financial Risk: Credit Risk, Liquidity Risk, Market Risk, Foreign Investment Risk.
  • Operational Risk
  • Technological Risk

II. External Influence (Macro Factors)

  • Economic Risk
  • Environmental Risk
  • Business Risk, Strategic Risk
  • Legal Risk
  • Political Risk
  • Social Risk

Baca Lanjutannya…

1. Latar Belakang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah sistem perdagangan bebas antara negara-negara di Kawasan Asia Tenggara. MEA mulai dirintis sejak tahun 2003 oleh para pemimpin negara ASEAN. Sepuluh negara ASEAN adalah negara: Filipina, Malaysia, Indonesia, Singapura, Brnei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Thailand, Laos dan Kamboja. Negara ASEAN diperkirakan akan menjadi  engine of growth bagi ekonomi dunia. Dengan MEA, memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di Asia Tenggara. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Maret 14, 2015

Pertemuan di kebun durian

Sebetulnya sudah lama teman-teman ingin mengadakan pertemuan di kebun Hoky ini, tapi entah kenapa setiap kali rencana berubah. Maklum, biar kami rata-rata sudah tidak aktif bekerja, ternyata pensiun tidak membuat kami berhenti dari aktifitas, justru banyak diantara teman yang menemukan passion nya, yang dulu tak sempat tergarap saat masih sibuk bekerja. Baca Lanjutannya…

1. Infrastruktur menjadi target pemerintah tahun 2015-2019.

Kita mengetahui bahwa pemerintah telah mentargetkan pengembangan dan pembangunan infrastruktur untuk mendukung perkembangan perekonomian. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 bidang infrastruktur, antara lain: a. Penyelesaian jalur kereta api Trans Sumatera, pembangunan kereta api Trans Kalimantan, Sulawesi dan Papua, serta peningkatan kapasitas jalur yang sudah ada menjadi jalur ganda di Sumatera dan Jawa, terutama di lintas selatan Jawa. b. Pembangunan 15 bandara baru dan pengembangan 9 bandara kargo. c. Pembangunan infrastruktur mendukung 8 kawasan ekonomi khusus: Sei Mangkei, Tanjung Lesung, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Bitung, Tanjung Api-api, Mandalika, Palu dan Morotai. d. Pembangunan Tol Trans Sumatera, Trans Jawa, Tol Samarinda-Balikpapan, dan Tol Manado-Bitung. e. Pembangunan “Dry port” di kawasan pertumbuhan ekonomi yang tinggi (Kendal dan Pacitan). f. Pembangunan 49 waduk. g. Pembangunan hydro power (Sumber: Litbang Kompas/BEY, disarikan dari lampiran Peraturan RI No.2 tahun 2015 tentang rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019). Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Februari 15, 2015

Nostalgia perjalanan Jakarta-Bandung

LDR (Long Distance Relationship) merupakan hal biasa bagi saya, karena suami bekerja di Bandung sedang saya dan anak-anak di Jakarta. Saat anak-anak masih kecil, suami terbiasa menyetir sendiri dari Bandung ke Jakarta melalui Cianjur-Puncak-Ciawi-Jakarta. Saat itu Puncak di akhir pekan sudah macet, kadang suami terpaksa tidur di mobil menunggu jalan di ujung Ciawi ke arah Bandung dibuka, saat hari Minggu sore. Lama-lama lebih baik pergi pagi-pagi saat harus kembali ke Bandung. Inipun juga ada risikonya, suami dan anak-anak saat mau berlibur ke Bandung, sempat mobilnya ditabrak dari arah berlawanan oleh mobil box gara-gara sopirnya ngantuk. Semakin tambah usia, perjalanan dengan kendaraan sendiri, dirasakan makin capek, sehingga akhirnya berlangganan kereta api Parahyangan. Untuk memudahkan, suami membeli kursi kecil yang bisa dilipat seperti payung, untuk berjaga-jaga jika tak kebagian tempat duduk. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Januari 16, 2015

KOPSAR di Pasar Santa

Kenapa judulnya kopsar?  Kopsar atau Kopi Pasar, akhir-akhir ini banyak dilakukan oleh kaum muda di Pasar Santa. Setelah 7 (tujuh tahun) Pasar Santa lantai atas sepi, pengelola merevitalisasi lantai atas tersebut, membuat kios-kios kecil, disewakan secara murah…membuat kaum muda yang baru belajar wiraswasta berani memulai untuk membuat usaha.

Komunitas kaum muda  ini awalnya mulai membuat resto yang menjual berbagai minuman terutama kopi, yang di blend dengan berbagai macam, sehingga membuat rasa yang berbeda-beda. Peracik kopi ini yang membuat rasa kopi menjadi sangat bervariasi. Lama-lama kaum muda juga membuat berbagai macam makanan yang dibuat dalam sajian yang berbeda, keinginan komunitas kaum muda ini adalah bagaimana makanan/minuman khas Indonesia menarik untuk dijual, yang membuat segmen kaum muda tertarik untuk datang dan mencicipi.

Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Januari 14, 2015

Menikmati kuliner di Pasar Mayestik

Siapa yang tak kenal pasar Mayestik, yang terletak di daerah Jakarta Selatan?  Pasar yang terkenal dengan bahan tekstil, serta kulinernya. Awalnya saya sering lewat depan pasar ini, atau sesekali mampir jika memerlukan bahan untuk kebaya. Saya makin kenal pasar ini sejak pertengahan tahun 2012, karena pekerjaanku membuatku sering bolak-balik melewati jalan di dekat pasar ini. Apalagi jika saya datang ke rumah teman, sering disuguhi kue yang enak-enak, yang rupanya dibeli dari pasar Mayestik ini.

Baca Lanjutannya…

Tulisan ini telah saya tulis di facebook, namun saya pikir bagus juga diulang lagi disini, mengingat banyak sekali penipuan dengan berbagai ragamnya.

————————————————————————————————————————————————————

Pagi-pagi saya membuka kompie, pertama-tama mengecek apakah ada email masuk. Mungkin karena kebiasaan, dengan adanya gadget dan hape yang juga bisa dipakai internetan, seharusnya ngecek email bisa langsung dari hape. Begitu membuka email, ada email masuk dari administrator dan saya langsung membukanya. Ternyata pemberitahuan bahwa email saya kena virus sehingga dalam waktu tak terlalu lama akan deactivated. Tentu saja saya kaget, secara instink langsung meng “Klik” untuk mulai scan email.  Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Desember 26, 2014

Bubur ayam

Bubur ayam
Bubur ayam
Siapa tak kenal bubur ayam? Saya mengenal jenis makanan ini pertama kali saat diajak ibu menengok saudara sepupu saat masih SMA. Saat itu, saya dan ibu menginap di mess WARA di komplek Halim Perdana Kusuma. Teman kakak sepupuku sedang ulang tahun, dan bibi memasak bubur ayam.
Saya melihat bibi memasak bubur ayam dalam dandang (sejenis panci yang digunakan untuk memasak nasi) besar, dan dalam proses nya, bubur diaduk terus. Awalnya terasa aneh makan bubur ayam ini, karena bagiku yang dinamakan bubur adalah bubur sumsum, bubur kacang ijo dan lain-lainnya. Walau tidak terbiasa, namun bubur ayam yang dimasak oleh bibi ini, rasanya enak, karena daging ayamnya langsung dicampur dengan ayam saat dimasak, sehingga rasa ayamnya sangat terasa. Dari yang awalnya tidak suka, lama-lama justru bubur ayam ini masakan yang paling saya suka, terutama jika badan mulai terasa kurang sehat.
Bubur ayam, adalah jenis makanan dari beras, yang dimasak dengan air yang banyak sehingga memiliki tekstur yang lembut dan berair. Bubur ayam biasanya disajikan dalam suhu panas atau hangat, disajikan dengan irisan daging ayam, irisan daun bawang, cakwe, bawang goreng dan lain-lain, sesuai selera. Baca Lanjutannya…
Oleh: edratna | Desember 23, 2014

Mencoba masakan di RM Palanta Minang, Padang

Beberapa kali mengunjungi kota Padang, saya tertarik dengan jejeran rumah makan (tenda) yang berada di tepi pantai. Kalau malam hari, banyak kendaraan berjejer di depan tenda-tenda tersebut. Sayangnya, setiap kali ke Padang selalu dikejar waktu, atau kalaupun punya waktu, badan sudah lelah setelah mengajar seharian, sehingga penginnya cuma ngegoler di kamar hotel. Ada kebiasaanku bersama teman akhir-akhir ini, karena tak yakin cocok dengan makanan hotel, biasanya saya membeli nasi Padang merk tertentu yang sudah saya kenal, kemudian di bawa ke kamar hotel. Setelah mandi, kami bisa makan di kamar, dengan membuat teh manis yang telah disediakan di kamar. Dan setelah beberapa kali, rupanya justru ini yang pas untuk saya, karena tak terlalu menguras tenaga.

Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 266 pengikut lainnya.