Kebun sayur ABBAS Agri

Kebun sayur ABBAS Agri

Kami, para alumnus Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Indonesia, yang kemudian menjadi Institut Pertanian IPB, diundang oleh Uni Farida Abdullah (Angkatan 62) dan Bang Daud Husni Thamrin (Angkatan 59),  untuk menikmati udara gunung yang segar di lereng Gunung Gede.

Foto dulu di depan rumah Uni Ida dan bang Husni Thamrin.

Foto dulu di depan rumah Uni Ida dan bang Husni Thamrin.

Uni Ida dan Bang Husni Thamrin

Uni Ida dan Bang Husni Thamrin

Perjalanan ke Ciloto ini sungguh mengasyikkan, karena saya berkesempatan ketemu para dosen senior yang dulu pernah membimbing dan mengajar kami, para senior, sahabat serta para junior, yang semuanya menyatu menikmati kegembiraan tanpa batas dan sekat. Bahkan serasa mengikuti kuliah terbuka di lapangan.

Bang Syarif sedang menjelaskan, didampingi ibu Sri Setyati

Bang Syarif sedang menjelaskan, didampingi ibu Sri Setyati

Kami mendapat penjelasan dari pakarnya di lapangan, yaitu bang Syarif Bastari (putra bang Husni Thamrin, IPB angkatan A25), ditambah penjelasan ibu Prof Dr. Ir. Sri Setyati, Msc, pakar hortikultura. Saya salut dengan bu Sri, beliau sudah berusia hampir 80 tahun, namun masih gesit mengelilingi kebun sayur ABBAS Agri di bawah terik matahari, sambil memberi penjelasan pada kami tentang berbagai pepohonan dan tanaman sayuran.

Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Agustus 23, 2016

Indahnya Pulau-pulau sekitar Pulau Belitung

Pantai Tanjung Kelayang, Belitung

Pantai Tanjung Kelayang, Belitung

Hari kedua tour Belitong, peserta harus siap di lobby hotel jam 8 pagi, karena acara hari ini adalah tour dengan tujuan ke empat pulau, yang berserakan di sekitar pulau Belitung. Wajah-wajah ceria siap menyambut pagi hari. Semua sudah membawa perlengkapan pakaian ganti, pakai sandal yang bisa digunakan berbasah-basah an. Rombongan menuju pantai Tanjung Kelayang, pemandu wisata memberitahu bahwa dua pulau yang akan dituju tak ada toiletnya sehingga peserta disarankan ke toilet sebelum naik perahu. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Agustus 17, 2016

Napak tilas Laskar Pelangi di Belitong

The essence of travel
Perjalanan bersama teman2ku kali ini adalah salah satu yang kuimpikan selama ini. Satu group yang tidak banyak (12 orang) bersama seorang ‘guide’ yang sangat menguasai tentang lanskap alam dari destinasi yang kami kunjungi. Sepanjang perjalanan tak hentinya temanku yang profesor di bidang mineralogi berbagi ilmunya dengan penuh antusias menceriterakan proses terjadinya fenomena lanskap yang indah di Belitung. Batuan yang terbentuk selama jutaan tahun tersebut ternyata juga mengandung unsur2 kimia yang menurut salah satu peserta group, seorang profesor dari kedokteran gigi, merupakan bahan untuk menambal gigi!
Menikmati keindahan alam dan memperoleh pengalaman dan pembelajaran adalah satu kriteria yang selama ini aku perkenalkan sebagai ‘ecotourism’, the essence of travel …
 (Oleh Tinoek).
Tempat shooting "Laskar Pelangi di Tanjung Tinggi.

Tempat shooting “Laskar Pelangi di Tanjung Tinggi.

Setiap tahun, teman-teman seangkatan saat kuliah dulu selalu menyisihkan waktu untuk mengunjungi berbagai tempat di tanah air. Tak diragukan, bepergian bersama teman, sahabat, menumbuhkan keakraban yang bahkan terkadang melebihi saudara, Kali ini kami merencanakan tour ke Belitung, untuk melihat keindahan alam Belitung sebagaimana digambarkan oleh novel nya Andrea Hirata., dan kemudian di filmkan dalam film “Laskar Pelangi”. 

Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Juli 10, 2016

Asam Pedas khas Kuala Mempawah

Pak Amat, pemilik Rumah Makan Asam Pedas, khas Mempawah.

Pak Amat, pemilik Rumah Makan Asam Pedas, khas Mempawah.

Pak sopir yang mengantar kami, berpromosi bahwa ikan asam pedas ini benar-benar enak rasanya. Dari bandara Supadio, Pontinak, yang saat itu sudah menunjukkan jam 13.30 wib, kami langsung menuju jalan HM Soewignyo, lokasi Rumah Makan pak Amat. Kami bertemu langsung dengan pemiliknya, yang rupanya memulai usaha rumah makan ini baru enam bulan lalu.

Apa??? Enam bulan lalu tapi pengunjungnya sudah banyak. Sebelumnya pak Amat berjualan goreng-goreng an, namun kemudian mencoba membuka rumah makan sederhana ini dengan masakan khas buatan nya. Ya, memang pak Amat sendiri yang memasak nya. Sementara ini, dia menyewa ruangan sederhana, untuk rumah makan nya. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Juni 9, 2016

Jalan-jalan siang dan sore hari di Pontianak

Walau waktunya sempit, kita tetap bisa menikmati perjalanan jika kita berada di suatu kota yang jarang kita datangi. Kali ini kami hanya punya waktu setengah hari saat datang pertama kali, serta di sore hari selesai Pelatihan. Kemana kita akan menikmati kota Khatulistiwa ini? Kali ini kami hanya menikmati suasana di sekitar kota Pontianak saja. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Juni 4, 2016

Mengenal orang Baduy Dalam dari dekat

Mendapat kesempatan menginap di rumah salah satu penduduk di kampung Cibeo, Baduy Dalam merupakan kehormatan tersendiri, apalagi jika pemilik rumah dan keluarganya sangat ramah. Saya banyak bertanya tentang bagaimana adat  Baduy Dalam, kepercayaan nya, filosofi hidupnya dan apa saja pantangannya. Di sini akan saya coba tulis hasil percakapan saya dengan ayah Karmain, dari Baduy Dalam, kampung Cibeo. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Mei 30, 2016

Berkunjung ke Kampung Baduy Dalam

Sudah lama saya punya keinginan mengunjungi kampung Baduy Dalam, dan keinginan tersebut semakin kuat setelah mendengar cerita seorang teman yang pernah pergi ke sana. Dan akhirnya saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke kampung Cibeo, salah satu dari kampung di Baduy Dalam.

Sebetulnya dalam hati agak kawatir juga, kuatkah saya untuk berjalan kaki menaiki bukit dan menuruni lembah dalam usia sekarang? Syukurlah temanku, yang usianya cocok untuk menjadi anakku, menguatkan saya bahwa nanti akan dipilihkan jalan yang paling mudah, serta ada porter yang membawa barang-barang kita ke sana. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Mei 25, 2016

Jika si kecil ikut Pentas Seni

Bermain cymbal drum

Bermain cymbal drum

Pentas Seni atau sering disingkat menjadi Pensi, merupakan kegiatan di sekolah dalam rangka acara kesenian, seringnya untuk merayakan kelulusan murid sekaligus perpisahan bagi murid yang telah lulus. Biasanya murid yang lulus duduk manis dan menikmati pertunjukan yang disajikan oleh adik-adik nya. Baca Lanjutannya…

Sebelum memutuskan mengajak si kecil naik kereta api Jakarta-Cirebon, saya dan bunda nya si kecil mendiskusikan berbagai kemungkinan. Namun perjalanan selama tiga jam, menurutku masih bisa ditoleransi. Untuk jaga-jaga, bunda membawa tablet dan buku gambar agar si kecil tidak bosan selama perjalanan. Kebetulan, kami bepergian saat libur pekan yang panjang karena ada liburan Isra Mirajd dan Paskah. Gerbong yang kami tumpangi penuh dengan keluarga yang membawa anak-anak, sehingga si kecil ada teman nya, anak-anak kecil bermain dan berjalan-jalan sepanjang gerbong. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | April 28, 2016

Ada Apa Dengan Cinta (AADC)2 ?

Foto diambil dari iklan di bioskop 21.

Foto diambil dari iklan di bioskop 21.

Pada waktu film AADC 1 tayang,  saya sudah tidak remaja lagi, bahkan saya tidak sempat menonton di bioskop, namun menonton melalui televisi. Namun film ini menjadi terkenal karena jumlah penonton nya yang banyak. Saat kemudian muncul adegan Rangga dan Cinta dalam iklan “Line“, banyak yang sudah bertanya-tanya apakah AADC akan ada lanjutannya? Tentu saja, setelah ada kepastian bahwa akan tayang AADC2, banyak yang sudah menunggunya. Kalau saat AADC 1 saya sudah bukan remaja, apalagi saat ini. Namun apakah penonton film dibatasi usia, jawabannya tidak. Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori