Mengajak si kecil ke tempat kerja

Duhh tahu-tahu sudah tahun 2018. Target menulis di blog sebulan sekali kok ya lumayan berat. Tapi sayang juga kalau nggak diteruskan menulis. Jadi, kali ini cerita yang ringan-ringan saja. Lanjutkan membaca “Mengajak si kecil ke tempat kerja”

Iklan

Jalan-jalan naik becak dan wisata kuliner di Solo

Soto Gading

Teman saya mengajak ke Solo, untuk menengok rumah orangtua nya. Kebetulan saya tidak ada acara, jadi bersedia ikut serta, apalagi Solo surganya wisata kuliner. Kami naik pesawat Sriwijaya pagi, begitu sampai Solo, setelah menaruh tas dan koper, segera menuju ke Soto Gading 1 dengan naik becak. Hujan yang turun lebat, membuat perut terasa hangat makan soto gading yang terkenal segarnya dan teh nasgitel (panas legi kentel)panas .

Lanjutkan membaca “Jalan-jalan naik becak dan wisata kuliner di Solo”

Setelah Sepuluh Tahun

Tidak terasa saya dan keluarga telah sepuluh tahun tinggal di komplek perumahan ini. Suasana kompleks perumahan ini masih seperti di kampung …. walau sebetulnya dekat dengan jalan besar yang ramai 24 jam. Selama ini saya belum bisa aktif mengikuti kegiatan di kompleks ini, karena masih ada kesibukan lain nya. Awalnya saya ikut arisan, tapi nggak berjalan lama, karena arisan nya sudah bubar, saya masih di jalan. Yang masih bisa berlanjut adalah senam pagi yang diadakan dua kali seminggu, itupun hanya bisa aktif pada hari Sabtu, kalau tak ada acara lain.

Lanjutkan membaca “Setelah Sepuluh Tahun”

Mengapa Perlu Gap Analysis dalam Implementasi Sistim Penilaian (Assessment Center System)

Dalam rangka mendukung pencapaian Visi Misi Perusahaan dan upaya untuk meningkatkan competitive advantages, diperlukan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menciptakan nilai tambah pada setiap fungsi utama dalam employee life cycle mulai dari Pengembangan Organisasi (Organization Development), Pemenuhan Sumber Daya Manusia (Workforce Fulfillment), Pelatihan dan Pengembangan (Learning & Development), Hubungan Kepegawaian (Employee Relations), Manajemen Kinerja dan Sistem Imbalan (Performance Management & Rewards) serta Manajemen Talent dan Suksesi (Talent & Succession Management).

Lanjutkan membaca “Mengapa Perlu Gap Analysis dalam Implementasi Sistim Penilaian (Assessment Center System)”

Pentingnya fungsi Struktur Organisasi yang tepat dalam penerapan Four Eyes Principles di Bank.

Untuk menerapkan manajemen risiko yang benar dan pas di sebuah bank, manajemen risiko dirancang  sebagai rambu-rambu agar Visi dan Misi bank tersebut bisa tercapai.

Terdapat 4 (empat) pilar:

  1. Fungsi bisnis, sebagai ujung tombak untuk menyeleksi nasabah, guna menghasilkan revenue. Sebagai pelaksana dan eksekutor, dari first line of defence. Bagaimana cara mengelola kredit yang baik dan benar, sesuai aturan yang dibuat dalam SOP (Standard Operating and Prosedures), sesuai jenis bisnis yang dikelola oleh bank yang bersangkutan.
  2. Fungsi Manajemen Risiko. Penerapan manajemen risiko diawali dengan struktur organisasi yang tepat, dan pembagian tugas yang jelas sehingga dalam pelaksanaannya tidak ada keraguan bagi Staf/Petugas yang melaksanakannya, untuk menghindari benturan kepentingan dan terdapat check and balance. Kemudian dibuat alat/metode/sistim manajemen risiko sesuai dengan ketentuan BI/OJK.
  3. Fungsi Kepatuhan. Sebelum diterapkan di lapangan, policy, ketentuan, produk baru, harus diuji lebih dahulu di unit Kepatuhan, kemudian diberikan sertifikat kepatuhan jika telah lulus uji kepatuhan. Setelah mendapat sertifikat kepatuhan, baru dapat dilaksanakan/di eksekusi.
  4. Fungsi Audit Intern. Membantu bank mencapai tujuannya dengan menerapkan pendekatan yang sistematis, untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektifitas proses pengelolaan risiko, kecukupan pengendalian internal dan proses tata kelola perusahaan. Audit intern memberikan opini yang independen dan obyektif kepada manajemen mengenai apakah risiko bank telah dikelola pada tingkat yang dapat diterima.

Lanjutkan membaca “Pentingnya fungsi Struktur Organisasi yang tepat dalam penerapan Four Eyes Principles di Bank.”

Metro Mini

Metro Mini-foto diambil dari google.

Bagi yang remaja atau dewasa di tahun 80-90 an tentu masih mengenal saat jaya-jaya nya Metro Mini. Dan ternyata Metro Mini ini masih bertahan sampai saat ini …. namun dalam kondisi yang memprihatinkan, tergerus oleh zaman. Akhir-akhir ini saya mesti berkenalan lagi dengan Metro Mini ini, gara-gara jalan Fatmawati yang sedang amburadul karena pembangunan MRT menjadi jalan yang dihindari sopir taksi. Bisa lebih dari satu jam berdiri di pinggir jalan Fatmawati untuk menunggu taksi, tanpa hasil. Mau pesan lewat telepon? Jika saya pesan lewat telepon setelah jam 6 pagi, pas lagi sibuk-sibuk nya, maka call center di sana akan berulang kali memberi tahu….”Ibu, taksinya belum ada, apakah masih bisa menunggu?” Jadi, saya hanya pesan taksi jika sebelum jam 6 pagi, atau setelah lewat jam 8 pagi.

Lanjutkan membaca “Metro Mini”

Focus Group Discussion- Penerapan Manajemen Risiko dan Tata Kelola Manajemen Risiko yang Efektif di Perusahaan.

Suatu hari, seorang klien berdiskusi dengan kami. Beliau menginginkan, agar kami melakukan pelatihan di perusahaan yang dipimpinnya. Dari hasil diskusi, kami mengetahui bahwa masih banyak diperlukan hasil diskusi dengan para layer kedua di perusahaan tersebut, sebelum dilakukan pelatihan.  Jika masing-masing Pemimpin unit kerja telah sepakat terhadap struktur organisasi yang baru, serta memahami job description nya masing-masing, maka baru lah diadakan in house training terhadap layer ke tiga, yang sehari-hari nya bertugas untuk melakukan eksekusi serta memastikan bahwa sistem telah berjalan dengan baik sesuai standard operating and  procedures  yang telah ditetapkan.

Oleh sebab itu, akhirnya diputuskan, untuk  dilakukan forum Focus Group Discussion (FGD),  agar para eksekutif di perusahaan bisa berdiskusi secara aktif untuk membahas penerapan manajemen risiko dan tata kelola di perusahaan, dengan moderator yang akan  memandu diskusi, dan memberikan contoh-contoh sesuai best practices,  agar manajemen perusahaan dapat meminimalkan risiko yang terjadi.

Lanjutkan membaca “Focus Group Discussion- Penerapan Manajemen Risiko dan Tata Kelola Manajemen Risiko yang Efektif di Perusahaan.”