Oleh: edratna | Juli 10, 2016

Asam Pedas khas Kuala Mempawah

Pak Amat, pemilik Rumah Makan Asam Pedas, khas Mempawah.

Pak Amat, pemilik Rumah Makan Asam Pedas, khas Mempawah.

Pak sopir yang mengantar kami, berpromosi bahwa ikan asam pedas ini benar-benar enak rasanya. Dari bandara Supadio, Pontinak, yang saat itu sudah menunjukkan jam 13.30 wib, kami langsung menuju jalan HM Soewignyo, lokasi Rumah Makan pak Amat. Kami bertemu langsung dengan pemiliknya, yang rupanya memulai usaha rumah makan ini baru enam bulan lalu.

Apa??? Enam bulan lalu tapi pengunjungnya sudah banyak. Sebelumnya pak Amat berjualan goreng-goreng an, namun kemudian mencoba membuka rumah makan sederhana ini dengan masakan khas buatan nya. Ya, memang pak Amat sendiri yang memasak nya. Sementara ini, dia menyewa ruangan sederhana, untuk rumah makan nya. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Juni 9, 2016

Jalan-jalan siang dan sore hari di Pontianak

Walau waktunya sempit, kita tetap bisa menikmati perjalanan jika kita berada di suatu kota yang jarang kita datangi. Kali ini kami hanya punya waktu setengah hari saat datang pertama kali, serta di sore hari selesai Pelatihan. Kemana kita akan menikmati kota Khatulistiwa ini? Kali ini kami hanya menikmati suasana di sekitar kota Pontianak saja. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Juni 4, 2016

Mengenal orang Baduy Dalam dari dekat

Mendapat kesempatan menginap di rumah salah satu penduduk di kampung Cibeo, Baduy Dalam merupakan kehormatan tersendiri, apalagi jika pemilik rumah dan keluarganya sangat ramah. Saya banyak bertanya tentang bagaimana adat  Baduy Dalam, kepercayaan nya, filosofi hidupnya dan apa saja pantangannya. Di sini akan saya coba tulis hasil percakapan saya dengan ayah Karmain, dari Baduy Dalam, kampung Cibeo. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Mei 30, 2016

Berkunjung ke Kampung Baduy Dalam

Sudah lama saya punya keinginan mengunjungi kampung Baduy Dalam, dan keinginan tersebut semakin kuat setelah mendengar cerita seorang teman yang pernah pergi ke sana. Dan akhirnya saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke kampung Cibeo, salah satu dari kampung di Baduy Dalam.

Sebetulnya dalam hati agak kawatir juga, kuatkah saya untuk berjalan kaki menaiki bukit dan menuruni lembah dalam usia sekarang? Syukurlah temanku, yang usianya cocok untuk menjadi anakku, menguatkan saya bahwa nanti akan dipilihkan jalan yang paling mudah, serta ada porter yang membawa barang-barang kita ke sana. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Mei 25, 2016

Jika si kecil ikut Pentas Seni

Bermain cymbal drum

Bermain cymbal drum

Pentas Seni atau sering disingkat menjadi Pensi, merupakan kegiatan di sekolah dalam rangka acara kesenian, seringnya untuk merayakan kelulusan murid sekaligus perpisahan bagi murid yang telah lulus. Biasanya murid yang lulus duduk manis dan menikmati pertunjukan yang disajikan oleh adik-adik nya. Baca Lanjutannya…

Sebelum memutuskan mengajak si kecil naik kereta api Jakarta-Cirebon, saya dan bunda nya si kecil mendiskusikan berbagai kemungkinan. Namun perjalanan selama tiga jam, menurutku masih bisa ditoleransi. Untuk jaga-jaga, bunda membawa tablet dan buku gambar agar si kecil tidak bosan selama perjalanan. Kebetulan, kami bepergian saat libur pekan yang panjang karena ada liburan Isra Mirajd dan Paskah. Gerbong yang kami tumpangi penuh dengan keluarga yang membawa anak-anak, sehingga si kecil ada teman nya, anak-anak kecil bermain dan berjalan-jalan sepanjang gerbong. Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | April 28, 2016

Ada Apa Dengan Cinta (AADC)2 ?

Foto diambil dari iklan di bioskop 21.

Foto diambil dari iklan di bioskop 21.

Pada waktu film AADC 1 tayang,  saya sudah tidak remaja lagi, bahkan saya tidak sempat menonton di bioskop, namun menonton melalui televisi. Namun film ini menjadi terkenal karena jumlah penonton nya yang banyak. Saat kemudian muncul adegan Rangga dan Cinta dalam iklan “Line“, banyak yang sudah bertanya-tanya apakah AADC akan ada lanjutannya? Tentu saja, setelah ada kepastian bahwa akan tayang AADC2, banyak yang sudah menunggunya. Kalau saat AADC 1 saya sudah bukan remaja, apalagi saat ini. Namun apakah penonton film dibatasi usia, jawabannya tidak. Baca Lanjutannya…

Saat mempunyai kesempatan berkunjung ke Surabaya, saya menyisihkan waktu untuk mengunjungi Masjid Muhammad Cheng Hoo di jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, serta sempat sholat Duhur di masjid ini. Masjid Muhammad Cheng Hoo ini terletak di Jl. Gading no.2, Kusuma Bangsa, Surabaya. Sebelumnya, saya pernah menulis tentang masjid Cheng Hoo di Pandaan yang diresmikan pada tanggal 27 Juni 2008.

Baca Lanjutannya…

Apa saja yang dapat dikunjungi di Surabaya dalam  waktu sehari? Andai punya waktu dari jam 9.00 pagi sampai dengan jam 16.00 wib anda masih bisa menikmati City Tour di Surabaya, antara lain sebagai berikut:
 
1. Wisata alam melihat hutan mangrove di Wonorejo Rungkut.
2. Masjid Muhammad Cheng Hoo di Kusuma Bangsa.
3. Kota Tua
4. City tour ke Pakuwon (Merlion, GWalk), Food Junction di Citraland.
 

Baca Lanjutannya…

Oleh: edratna | Maret 28, 2016

Surabaya-Bangkalan

Hari masih cukup pagi saat pak sopir menjemput saya di hotel tempat saya menginap. Kami langsung menuju jembatan Suramadu, dan ini pertama kalinya saya melewati jembatan Suramadu.
Melewati selat Madura, di kiri kanan nya terlihat sawah menguning siap panen, namun tanah yang terbengkalai masih cukup luas. Pak sopir cerita bahwa tanah tsb konon merupakan milik pejabat yang saat ini tersangkut kasus korupsi. Saat berbelok ke kiri, banyak terlihat toko batik di kanan jalan, terlihat cukup sepi, mungkin karena bukan hari libur.

Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 352 pengikut lainnya