Ajaran seorang CEO

Ada sebuah ajaran yang perlu diperhatikan bagi seorang pimpinan, dari mantan Direktur saya dan sekarang beliau menjadi seorang CEO Bank Papan atas di Indonesia. Ajarannya sederhana, dan bisa diterapkan pada kondisi kita sehari-hari.

Ada 3 (tiga) hal yang harus kita pertimbangan dalam setiap langkah:

1.Hati-hati dalam membuat kebijakan

Sebuah kebijakan harus dibuat dengan hati-hati dan telah mempertimbangkan dari setiap segi, karena kebijakan yang salah akan sulit perbaikannya. Apalagi kalau kita bekerja di perbankan, yang selalu berhadapan dengan risiko dan uang, maka kebijakan yang keliru akan berakibat pada kerugian secara financial.

Lanjutkan membaca “Ajaran seorang CEO”

Perlukah budaya perusahaan?

Saat memasuki dunia kerja pertama kali, biasanya kita belajar budaya perusahaan, situasi pekerjaan, sifat2 rekan pekerja dan atasan, biasanya merupakan seorang yang lebih senior dari kita, yang telah lebih dulu bekerja di perusahaan tersebut.

Sebagai contoh adalah lembaga perbankan. Lembaga perbankan dikenal sebagai lembaga yang highly regulated. Mengapa? Karena lembaga perbankan juga merupakan lembaga kepercayaan, karena tugas utamanya sebagai financial intermediary, menyalurkan dana dari unit surplus ke unit deficit. Karena lembaga kepercayaan, kekuatan utama Bank adalah pada tenaga kerjanya, yang harus merupakan orang-orang yang mempunyai integritas tinggi. Dengan demikian, maka unit assessment center, yang berfungsi melakukan penilaian terhadap kemampuan pekerja, merupakan hal yang tak boleh dilupakan. Melalui assessment center, tenaga kerja baru direkrut, dan kesalahan rekrutmen akan berdampak panjang, sepanjang masa kerja pekerja yang bersangkutan.

Lanjutkan membaca “Perlukah budaya perusahaan?”