Seputar cerita tentang Kopi

Siapa yang tak pernah minum kopi? Kemungkinan lebih dari separo penduduk dunia minum kopi. Minuman yang berwarna hitam ini memang mujarab, antara lain; obat ngantuk (biasanya untuk menemani begadang saat2 membuat tugas), juga obat pusing.

Kenapa kok bisa untuk obat pusing?

Saya termasuk orang yang punya tekanan darah rendah, kalau sudah banyak tugas, dikejar deadline…hmm mulailah pusing, kadang2 pusing menyeluruh kepala, seringnya hanya pusing sebelah atau istilah kerennya vertigo. Pergi ke dokter, kerokan, pijat, segala macam upaya untuk mengusir pusing sebelah ini sudah dilakukan, tetapi kok ya tetap saja muncul dikala situasi yang lagi tak diinginkan.

Suatu ketika saya iseng-iseng ke dokter kantor, teman2 paling males pergi ke dokter kantor, walaupun sebetulnya enak karena bisa dilakukan saat jam kerja, antara jam 14.00 s/d 16.00 wib. Mengapa? Karena sang dokter, saking sudah sering melayani karyawan yang keluhannya itu-itu saja, kalau ada pasien menceritakan keluhan, maka resep udah langsung jadi saat kita berhenti bicara. Hahaha…karena obatnya ya itu-itu saja. Saya pergi ke dokter saat pekerjaan agak longgar, sekedar pengin ngobrol. Obrolan sampai ke masalah pusing kepalaku,….komentar sang dokter:”Ach…gampang mbak, kan darah rendah, minum aja kopi panas atau teh panas manis…dijamin deh…pusingnya mendingan.”

Sejak itu acara minum kopiku makin digenjot…hmm kadang-kadang memang meredakan pusing sih, karena bisa meningkatkan tekanan darah rendah. Tapi ini jangan dicoba untuk orang yang punya tekanan darah tinggi lho.

Sejak pertengahan tahun 2004, saya dipindahkan memimpin Divisi Pendidikan dan Pelatihan, disini ada pramubakti yang sangat pintar membuat kopi…walaupun cuma pake kopi merk “kapal api”. Jadi teman2 yang mendapat undangan pendidikan, seminar dan lain-lain, sering mampir keruanganku, hanya untuk menikmati kopinya pak Antori (nama pramubakti tadi).

Nahh…itu tadi cerita kopi berdasar pengalaman, ternyata dari yang saya baca, khasiat kopi secara ilmiah banyak juga lho, antara lain:

  1. Dapat mempengaruhi pendapat seseorang. Hasil penelitian dari Universitas Queensland seperti dilansir SMH, Detik.com,Selasa (6/6/2006), membuktikan bahwa kopi bisa merangsang seseorang untuk menjadi tertarik dengan bahan pembicaraan yang dilontarkan. Tak hanya itu saja, kandungan kafein dalam kopi juga bisa membuat orang tertarik dengan bahan pembicaraan yang sebelumnya enggan dibahas. Sampelnya adalah 140 pelajar yang ditanya tentang masalah aborsi dan euthanasia. Para sukarelawan ini diminta untuk membaca sebuah argumen tentang euthanasia dan aborsi, yang berlawanan dengan pendapat mereka. Sebelum membaca argumen tersebut mereka satu kelompok diminta untuk minum jus jeruk biasa, dan kelompok lainnya meminum jus yang telah dicampur dengan kafein yang setara dengan dua cangkir kopi. Setelah itu mereka dites lagi untuk menunjukkan pendapatnya tentang dua topik kontroversial di atas. Hasilnya: mereka yang meminum jus dengan kandungan kafein ternyata mengalami perubahan pandangan. Dari yang awalnya setuju, lalu bisa berubah pikiran sampai 180 derajat. Ck..ck…ck..!Intinya, sejumlah kadar kafein dalam minuman bisa membuat seseorang lebih mudah dirayu atau dibujuk. Kafein juga dipercaya dapat membuat wanita lebih mudah berkata ‘iya’.Kencan yang berjalan tak sesuai harapan juga bisa berubah hangat dengan bantuan kopi. Kadar kafein dalam kopi bisa meningkatkan kemampuan otak dalam mencerna informasi. Hasil dari proses tersebut, pendirian atau perilaku seseorang bisa berbeda.Kenapa kafein membuat orang lebih mudah dirayu? Menurut penelitian ini, adalah kemungkinan karena kafein bisa membuat mood seseorang lebih baik dan lebih positif. Nah, kondisi itu membuat pikiran seseorang lebih terbuka.

    Tapi, hasil penelitian tersebut tidak bisa disamakan pada semua kondisi. Menurut ilmuwan lain dari Australia, kafein hanya bisa mencapai efek yang tersebut di atas jika seseorang benar-benar sedang fokus pada permasalahan yang dibahas.

  2. Menjaga agar perut tetap ramping. Perut gendut memang mengurangi daya tarik. Diantara tip-tip untuk membuat perut tetap langsing, yang antara lain: a)Hindari meminum minuman bersoda. Karbonat yang terkandung didalamnya akan menambah jumlah air dalam perut namun menahannya. Hal ini akan membuat perut tampak lebih buncit. b)Minum air putih banyak-banyak. Minum 8-10 gelas air putih akan memancing buang air kecil lebih sering, sehingga air tak akan menumpuk di badan. c). Mengkonsumsi makanan diet ada bagusnya untuk tubuh. Namun harus berhati-hati, karena sorbitol, pemanis buatan yang biasa terdapat dalam makanan diet sanggup membuat perut kembung. Makan sedikit-sedikit tapi dengan frekuensi yang lebih banyak, malah baik. Dengan begini perut tak akan terlalu penuh dan tak jadi membengkak. d). Hindari ngemil makanan yang asin, karena garam di dalam biskuit atau keripik akan menaham air dalam tubuh dan ini salah satu penyebab perut membuncit. e). Minumlah susu kedelai sebagai penetralisir isi perut. Jika alergi dengan laktosa, gantikan susu sapi dengan susu kedelai. f) Kafein juga bisa dipakai untuk merangsang kotoran dalam perut keluar. Sebelum pergi ke acara penting dan perlu memakai gaun yang menonjolkan bentuk tubuh, ada baiknya “kuras” kotoran perut dengan kopi atau sejenisnya (Yulia Dian, DetikHot, Senin, 18 September 2006)

Siapa mau menambah lagi kegunaan kopi? Nah sekarang mulailah berhati-hati jika diajak kencan untuk membicarakan masalah bisnis, dan ditawari kopi. Bisa-bisa yang tadinya nggak setuju, menjadi tertarik. Mau mencoba???

Apakah gerai kopi di Indonesia juga sudah mengetahui tentang hal ini? Zaman dulu, saat saya masih kecil, di sudut-sudut jalan kampung selalu ada warung kopi, tempat nongkrong bapak-bapak, yang dijual selain kopi adalah makanan-makanan khas kampung seperti: tahu goreng (dimakan dengan cabe rawit), pisang goreng, juadah dan lain-lain. Apakah warung-warung kopi dikampung sekarang ini masih ada? Yang jelas dikampungku sudah tidak ada, karena jalan tanah tersebut sekarang sudah beraspal, tegalan yang dulunya ditanami semangka, tebu dll, sudah berubah menjadi rumah, sekolah dan lain-lain.

24 pemikiran pada “Seputar cerita tentang Kopi

  1. Waduh Bu, saya memutuskan untuk berhenti ketagihan minum kopi. Apa itu kasus berbeda? Apa itu salah?

    Tapi efeknya memang beda kok Bu. Saya jadi berubah jam tidurnya. Kalo minum kopi bisa teratur, sekarang kacau jam tidurnya 😦

  2. Memang kopi bisa bikin ketagihan, saya mengurangi minum kopi setelah kena penyakit maag…..ehh kecuali udah makan lebih dulu (biasa kalau stres, banyak kerjaan, suka males makan…..penginnya kenyang tanpa makan….hehehe)

    Kalau minum kopinya cuma pagi dan malam hari kan nggak ada efek apa2.
    Sama juga seperti minum teh, ini juga bikin ketagihan, karena ada zat “thein” dalam teh. Di satu sisi, minum teh mengurangi penyerapan zat besi (risiko bagi orang seperti saya yg tekanan darah rendah, HB rendah….), namun di sisi lain mengurangi risiko kena penyakit kanker. Nah lho, pilih mana. Kalau cuma kurang zat besi kan bisa ditambah dengan minum Sangobion dan sejenisnya.

  3. wah.. kalau saya malah menghindari kopi Bu, kecuali kopi2an kadang masih suka (yang rasanya banyak itu lho… ). Atau kalau lagi pengin saya minum krim + kopi (krim-nya duluan disebut karena komposisinya krim 60 % kopi 20 % gula 20 % :D)
    Dulu pernah nekat minum kopi Aceh (karena yang mengajak teman asal Aceh jadinya sungkan menolak) efeknya jadi pusing tujuh keliling.. (saya ada bibit darah tinggi kali). Makanya sekarang saya lebih suka minum teh saja.
    Ngomong-ngomong saya senang dengan cara Ibu menyebut istilah “pramubakti” .
    Wah saya sudah ketinggalan jauh nih.. belum sempat posting lagi hehehe 😀

  4. narpen

    aku suka kopiii 😀 dari jaman dahulu kala udah ganti2 merk mulu. awal suka kapal api, trus lama bergeser ke indocafe, good day cappucino, trus skrg lagi nyoba torabika cappucino. Aku suka bukan gara2 khasiatnya, tapi krn rasanya. Kopi itu enak ^_^ seenak susu + coklat (meski rasanya beda). Klo masalah ngilangin ngantuk, kayanya rada ga ngaruh deh :p secara aku bs2 aja tidur segera setelah minum kopi, he3.. mungkin krn bukan kopi tulen yah ^_^
    tapi kopi itu emang minuman yg bikin ketagihan.. ho3

  5. gue jg suka bgt yg namanya kopi.
    Dulu wktu kecil sering disuguhi kopi sama ibu krn aku dulu kurus dan loyo.Trus tekanan darahku rendah. Jd kalo minum kopi berasa segar. plg skrg efeknya yaitu nafas agak kurang bersahabat. jd kudu rajin gosok gigi selesai ngopi.Tapi ngopi nimat kok. Dgn ngopi gua bisa dapat pacar dan kita udah nikah.Tiap pagi ngopi bareng he he

  6. Lasma,

    Berarti hasil penelitian di UQ benar ya. Apa betul nafas jadi tak bersahabat jika minum kopi? Malah kalau orang suka merokok, mengurangi baunya dengan minum kopi.

    Selamat menikmati minum kopi, enak diminum saat bersantai…. ataupun untuk menikmati lek-lekan (tidur malam)

  7. vica

    wahh ini mah bikin ribet pertanyaan nya kalo suka kopi tapi bukan kopi yang hitam kopi itu yg ABC moka, mocacino, pokonya asal yg ga hitam aja bikin gemuk ga?

  8. vina

    Dulu aku ga suka banget kopi. ih mencium baunya aja kaya yang pahit gitu!
    Eh semenjak temen ku ngajak minum kopi. sampai sekarang ketagihan banget kalau ga minum kopi rasanya gimana yach. inget aja gimana cara berhentiinnya yach.
    padahal kata ibuku dari pada minum kopi lebih baik susu.
    Tapi tetep aja minum kopi ga pernah lupa
    heran aku sama kopi.
    hahahaha

  9. Vica dan Vina,

    Ada artikel di detikhot, bahwa kopi juga menghambat kebotakan. Berikut ini kutipannya

    Masalah kebotakan sering terjadi pada pria. Semakin umur menua, kebotakan biasanya tak bisa dihindari lagi. Tapi sebuah penelitian telah menemukan solusi terbaru untuk mengatasi masalah ini. Anda hanya harus rajin minum kopi. Apakah berhasil?

    Tobias Fischer dari Universitas Jena di Jerman. Mereka meneliti biospsi kulit kepala dari 14 pria yang berada pada tingkat awal kebotakan. Sari kantung rambut diambil dan diletakkan di kantong tes yang telah isi dengan tingkat kafein yang berbeda.

    Rupanya kafein yang banyak terkandung dalam kopi jadi kunci penting. Nah, contoh sari rambut yang diberi kafein ini kemudian diteliti selama 8 hari. Pertumbuhannya di monitoring dan kemudian diperoleh kesimpulan baru.

    Kafein terbukti bisa menambah pertumbuhan rambut sebanyak 33% hingga 40%. Tes lain yang mengendapkan sari rambut dengan testoteron menunjukkan pertumbuhan yang amat sangat lambat.

    “Sari rambut yang diberikan kafein menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan selama 24 jam dan terus menunjukkan kemajuan yang signifikan setelah 8 hari,” ujar Tobias seperti dikutip detikhot dari moneycontrol, Rabu (24/1/2007).

    Para peneliti percaya bahwa kafein bisa mempengaruhi sel rambut dalam berbagai cara dan kafein sanggup menghambat efek kerusakan yang disebabkan oleh dihydrotestosteron (DHT). DHT adalah zat yang yang menyebabkan kebotakan.

    Proses singkatnya adalah ketika sari rambut kelebihan DHT, maka rambut akan rontok dan kebotakan pun terjadi. Nah, jika Anda mengalami kebotakan ada baiknya Anda jadi rajin minum kopi yang mengandung banyak kafein.

    Namun dosisnya juga harus diperhatikan. Jangan terlalu berlebihan. Karena selain punya banyak nilai positif, kafein ternyata bisa menimbulkan rasa gelisah, detak jantung tak stabil, insomnia, sakit kepala dan banyak lagi.(yla/yla)

  10. Ibu, saya penggemar kopi dan berdarah rendah. Saya sama sekali tidak memiliki keluhan sulit tidur sehabis ngopi malam-malam. Yang ada malah tambah lelap tidurnya.

    Sayangnya, saya minggu lalu kena maag akut, sampai muntah-muntah dan dilarang minum kopi. Sayang ya…

  11. oth3rside

    aku pecandu kopi berat sejak smp,gara kebiasan keluarga minum kopi.menurutku kopi lebih baik dari pada minuman kesehatan,karena kopi bisa menambah semangat beraktifitas.tapi tentu saja jangan kekurangan air putih

  12. oth3rside,
    Thanks telah mampir.
    Kalau cuma minum segelas atau dua gelas kopi sehari tak masalah, asal tak berlebihan. Minum air putih jelas lebih sehat.

    Segala sesuatu yang berlebihan akan tak baik akibatnya. Yup…saya setuju, daripada minum penambah energi dsb nya…lebih aman minum kopi.

  13. iin

    katanya kopi malah bikin gemuk??
    ini kategori kopi yang mana ya klo boleh taw??
    kopi yg dibicarakan di atas itu kopi “O” alias tanpa susu dan creamer,,,
    atau semua jenis kopi juga termasuk??
    seperti latte, capucino, mocca,,dll,,,
    mohon informasinya,,,hehee,,
    karena saya termasuk orang yg doyan minum kopi,,,tapi lebih sering minum kopi creamer,,bukan kopi hitam,,,,

  14. kopi…
    hm, i like it! kopikopikopikopikopkikopi itu bikinn ketagihannnn
    hehehe… betul deh kalo mnm kopi nambah fokus pkiran, jadi kalo ada pemikiran, pendapet,inspirasi gt lgs cas cis cus wes ewes ewes…

    tp kdg dmarain ortu ktnya ank muda gk blh kopi, tar bs kna skt jntung and maag gt.
    tp tetep nekat..
    wekeke

  15. Yth Ibu
    saya membaca komentar rekan-rekan sesama coffee lover, menarik memang ya;nah kebetulan saya dan rekan-rekan juga sedang develop semacam komunitas para pencinta kopi dan pernak-perniknya….ya sambil belajar bikin blog, kami coba untuk sharing ttg apa saja yang terkait dengan dunia kopi.salam selalu

  16. kalo aku sih, menurut apa yang kurasa selama ini, perasaan kita saat minum kopi juga pengaruh pada apa yang dirasakan lidah saat menyentuh kopi. saat hati senang, kopipun akan terasa nikmat.
    dan menurutku, kopi-kopi yang ada di nusantara lebih nikmat daripada kopi-kopi dari luar bagaimanapun hebatnya racikan kopi dari luar itu.

  17. agung

    saya suka kopi gara2 takut diabetes…. katanya kalu minum kopi sebelum makan bisa mangurangi / menghambat naiknya gula darah setelah makan… betulkah….. tp bisa maag ga ya… kalu terus2an minumnya kaya gitu… sebelum makan??? he…he…

  18. dian

    saya suka banget kopi, tapi sekarang lagi diet karena kena diabet (walau kadang2 masih curi2 buat minum),.. tapi tetep aja g bisa setop kopi.
    kira2 kopi bikin gemuk g sih?? soalnya semenjak diet berat badan saya sudah turun 9 kg nih… jadi was2 juga kalo minum kopi nti badan jadi melar lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s