Restoran ala Rumah Sakit Pemerintah

Banyak orang mengatakan, berobat di rumah sakit pemerintah kurang puas apalagi kalau terpaksa dirawat inap. Pengalaman keluargaku membuktikan bahwa alasan tadi tidak masuk akal.

1. Anak bungsuku bibirnya robek.

Anak bungsuku jatuh di sekolah dan bibirnya robek, saya larikan ke rumah sakit swasta dan dijahit. Saat periksa berikutnya ke dokter bedah plastik, dokternya mengatakan, bahwa lain kali sebaiknya saya membawa anak saya ke UGD di RS Fatmawati, karena disitu tempat para dokter belajar untuk menjadi dokter spesialis, serta merupakan rumah sakit terlengkap di Jakarta Selatan, dan nomor dua di Jakarta.

2.Suami kena serangan stroke.

Pertengahan tahun 2000 suami terserang stroke dan terpaksa dirawat di rumah sakit Fatmawati. Dokter dan perawat sangat perhatian. Saat suami sehat, ganti saya terserang typhus, mungkin kondisi tubuh yang lemah memudahkan saya terserang penyakit….dan lagi-lagi dirawat di RS Fatmawati.

3. Anak sulungku kena Demam Berdarah (DB)

Ini baru terjadi minggu lalu, dan kami sekeluarga benar-benar puas atas pelayanan di RS Fatmawati (baca; Perjuangan anakku melawan DB).

Namun kali ini saya ingin menyampaikan menu ala RS Fatmawati, yang sangat enak buat orang sehat. Saat anakku di rawat di RS Fatmawati, kamar yang masih ada adalah di super VIP, yang harganya Rp.750.000,- per hari. Apa boleh buat karena kamar lain tak ada yang kosong, tapi setelah saya hitung kembali, harga tersebut memadai dengan servis yang diberikan, yaitu: makan 3 kali/hari, snack dua kali/hari, kamar dibersihkan tiga kali/hari , fasilitas mini kitchen set, layar TV datar, kulkas, meja makan dan sofa beserta kursinya. Perawat mengecek setiap jam, juga dokter yang siap setiap ada keluhan.

Disini ada beberapa contoh menu makanan yang sempat saya catat, setiap kali boleh dipilih salah satu;

a. Makan pagi

  1. Roti isi (panggang/biasa); meisyes, peanut, jam nenas, keju, beserta telur rebus matang/setengah matang.
  2. Lontong cap gomeh : lontong, opor ayam, pindang telor, sambal goreng kacang panjang dan labu siam.
  3. Nasi/tim/bubur: lapis daging, telor dadar, cah taoge + tahu+kucai
  4. Sphageti saos daging cincang + orak-arik telor
  5. Nasi/tim/bubur: semur lidah, cah tahu +daun bawang, cah buncis+udang+soun
  6. Nasi/tim/bubur: rolade daging+saos semur, telor mata sapi, orak-arik wortel+labu siam

b. Makan siang

  1. Kentang rebus/goreng/pure; steak lidah, udang goreng tepung,stup wortel+buncis, cream soup asparagus, buah anggur
  2. Nasi/tim/bubur/kentang rebus/goreng/pure/roti; cah daging paprika, udang goreng tepung, stup wortel+buncis, sup cocktail, buah anggur
  3. Nasi/tim/bubur/kentang rebus/goreng/pure/roti; ayam goreng mentega, telor bumbu Bali, tempe mendoan, soto kudus, buah peer
  4. Nasi/tim/bubur/kentang rebus/goreng/pure/roti; rawon daging, telor asin, tempe mendoan, soto Kudus, buah peer
  5. Nasi/tim/bubur/kentang rebus/goreng/pure/roti; ayam panggang kecap, cumi saos tiram, tahu bumbu Bali, stew sayuran, sup ayam jamur, buah semangka+melon
  6. Kentang rebus/goreng/pure; rolade daging+saossteak, cah ayam brokoli, stew sayuran, chicken cream soup+mashroom, mix fruit semangka dan melon.

c. Makan sore/malam

  1. Nasi/tim/bubur/kentang rebus/goreng/pure/roti; empal gepuk, mangut ikan, perkedel jagung, sayur asem, buah pepaya+melon
  2. Nasi/tim/bubur/kentang rebus/goreng/pure/roti; ayam panggang bumbu opor, ikan bumbu Bali, perkedel jagung, sayur asem, buah pepaya+melon
  3. Nasi/tim/bubur/kentang rebus/goreng/pure/roti; semur ayam, ikan panggang bumbu kuning, cah tahu+baso, bobor bayam+labu kuning, buah pisang raja
  4. Nasi/tim/bubur/kentang rebus/goreng/pure/roti; ayam panggang bumbu rujak, ikan bumbu Bali, cah tahu+baso, bobor bayam+labu kuning, buah pisang raja

Hari-hari pertama di rumah sakit, anakku belum doyan makan, jadilah saya yang menghabiskan makanan, ternyata sedaaap….

O, iya ada lagi yang menarik, setelah hari ketiga di rumah sakit menunggu anak, saya berpikir bahwa yang jaga harus makan enak…ternyata masakan kantin di RS Fatmawati uenak sekali, nasinya pulen, dan lauk pauknya walaupun sederhana (ayam bakar, ayam goreng, pepes, oseng tempe dll) serasa makan dirumah sendiri, seperti masakan ibu di kampung tempo dulu.

Penasaran???…silahkan mencoba

Iklan

10 pemikiran pada “Restoran ala Rumah Sakit Pemerintah

  1. angeli_pop

    hehehe…dasar ibu2..sempet2nya nyatet menu makanan pas nungguin pasien ;p
    hihihi…tp oke jg ceritanya..judulnya jg okeh! eye catching bgt.
    tp btw…ya moso gara2 pengen mkn itu hrs k RS Fatmawati ;D

  2. Kun,
    Sayang lagi sakit ya…begitu udah enak tetep aja pengin ngaburr kerumah

    Angeli_pop
    Memang enak kok, sayangnya hanya untuk pasien.
    Tapi karena anaknya ga doyan makan, dimakan sama ibunya…hehehe…

  3. waduh.. kalau sy terimakasih deh bu.. seenak apapun masakan di RS, buat sy lebih enak makan di warung pinggir jalan 😀 hawa rumah sakit-nya itu lho yg bikin g enak… duh g nyaman sy ngeliat orang sakit dimana2…

  4. Andi,

    Wahh kalau boleh pilih, tentu lebih enak makan di warung Padang, jika harus nginep di Rumah Sakit.
    Tapi masakan yang enak tadi, membuat yang jaga menjadi kuat, maklum yang sakit nggak doyan makan, jadi yang makan yang jaga…alias yang sehat, makanya bisa merasakan enaknya. 😀

  5. Senangnya mendengar pengalaman baik dirawat di rumah sakit pemerintah. Soalnya selama ini seringnya kita mendengar cerita pengalaman yang tidak terlalu menyenangkan. Mudah-mudahan hal semacam ini bisa ditemui di berbagai rumah sakit pemerintah….

  6. Karena suami dosen (PNS), mau tak mau kami harus akrab dengan RS Pemerintah, yang ternyata pelayanannya makin meningkat. Kalau di RS Fatmawati, sekarang ada yang namanya “Griya Husada” untuk menampung para eksekutif, bayarnya Rp.85.000,- terpisah dari RSU, dan tempatnya ber AC, bersih dan wangi. Hebatnya disini menerima juga pasien ASKES (maklum suami pake ASKES), dan bayarnya di discount Rp.12.000,- Namun obat2an gratis, serta langsung diperoleh di apotik RS tsb, dan antri nya juga tak lama. Juga suami mendapat pelayanan general check up, jika untuk cek darah dan urine sebulan sekali.

    Saya dan anak-anak belum pernah menggunakan ASKES, karena sampai dengan usia mencapai pensiun, kantor saya menanggung biaya perawatan anak-anak maupun suami (walaupun suami selalu menggunakan ASKES, dan nyaman juga).

  7. Mas Dono,

    Minggu kemarin keponakan saya yang kuliah di ITB (tinggalnya di rumah kami di Bandung), demam dan dikawatirkan kena Demam Berdarah. Setelah tilpon teman, dia menyarankan dibawa ke RS Hasan Sadikin (yang nota bene RS Pemerintah). Mengapa? Dalam hal penyakit seperti typhus, Demam berdarah, RS Pemerintah pelayanannya lebih baik karena mereka merupakan RS rujukan, dan obat-obat an lengkap.

    Oleh dokter diperiksa, cek darahnya, diberi obat dan karena thrombosit masih 166.000, di suruh pulang dan disarankan besoknya diperiksa kembali. Saat diperiksa thrombosit naik, jadi kemungkinan bukan DBD, tapi dokter pesan agar tetap diwaspadai. Dari pengalaman saya kelebihan RS Pemerintah adalah pengalaman merawat pasien dengan berbagai tingkat kesulitan, sehingga mereka tidak hanya terpaku pada panas tinggi (apalagi menurut berita Kompas Minggu kemarin, telah terjadi mutasi gen pada virus DBD), namun juga gejala sampingan lain seperti mual/perut kembung, lemas, badan pegal-pegal yang gejala ini mirip dengan penyakit flu.

  8. Abu Dhani

    Sekarang di RS Fatma udah ada KFC dan Dunkin Donat disamping kantin2 yg katanya lebih nyaman … banyak pilihan …

    Dilayanan kelas 1 pun makannya sehari tiga kali, walaupun pilihannya hanya tiga: 1. Makanan RS, 2. Makanan KFC atau 3. Makanan kantin … he he he …

  9. nana

    thanks infonya buat bu endratna,saya sedang mau membuat proposal penawaran jasa catering buat RS di Balikpapan.infonya sbgai bhn pertimbangan menu seandainya penwaran saya diterima…..
    dagdigdug jg sih…soalnya ini kalipertama saya mengajukan penawaran dalam jumlah yg besar…..mohon dukungannya…caiyoooo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s