Apa yang harus diperhatikan oleh pengguna kartu kredit?

Saat ini makin gencar Bank-bank menawarkan kartu kredit ke konsumen. Kadang-kadang cara mereka menawarkan sangat mengganggu, menelpon ke rumah atau menawarkan kartu kredit melalui hand phone, yang entah mereka peroleh dari mana. Apabila yakin bahwa telepon tadi tak kita kenal (kadang kita lagi sibuk), bisa kita abaikan, kawatirnya jika nomor telepon yang masuk mirip-mirip nomor telepon teman, dan yang paling konyol adalah menelepon ke hand phone kita.

Dari berbagai media yang kita baca, banyak keluhan yang dialamatkan ke surat pembaca, adalah telepon ancaman dari debt collector yang menteror seseorang beserta keluarganya, diakibatkan sebelumnya memberikan referensi atas permintaan anak buah atau saudara berkaitan dengan aplikasi kartu kredit.

Lanjutkan membaca “Apa yang harus diperhatikan oleh pengguna kartu kredit?”

Consumers loan: Apa yang perlu diperhatikan agar tak membebani keuangan keluarga

Consumers loan atau kredit konsumtif merupakan pinjaman yang dipergunakan untuk keperluan konsumtif, antara lain;kredit perumahan, kredit mobil, kredit motor, kartu kredit, kredit untuk membayar uang sekolah anak dsb nya.

Pada saat ini banyak Bank yang gencar mengiming-imingi kredit konsumtif pada para konsumen. Pada dasarnya kredit konsumtif tidak selalu jelek, bahkan banyak yang bisa mendorong ekonomi keluarga menjadi lebih baik, asal dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pada umumnya suku bunga kredit konsumtif lebih tinggi dibanding kredit produktif, bahkan ada yang fixed rate. Kelihatannya fixed rate memudahkan untuk menata keuangan keluarga, tinggal membayar angsuran setiap bulan dengan jumlah yang sama, tetapi kalau dihitung secara teliti sebetulnya bunganya jauh lebih tinggi. Hal ini sejalan dengan tingkat risikonya yang lebih tinggi, sehingga bunga juga dibebani lebih tinggi.

Lanjutkan membaca “Consumers loan: Apa yang perlu diperhatikan agar tak membebani keuangan keluarga”

Apa yang perlu diperhatikan untuk memulai sebuah usaha?

Untuk memulai sebuah usaha baru, perlu dibuat perencanaan yang matang. Hal yang sangat penting adalah menentukan jenis usaha apa yang cocok untuk dimasuki. Hal ini terkait dengan kemampuan masing-masing orang, karena untuk membuat usaha baru, harus benar-benar memahami proses bisnis dari A-Z usaha yang akan digeluti, beserta risiko-risiko nya. Kira-kira produk apakah yang akan dijual, atau diproduksi, kemana pemasarannya, serta bagaimana segmen pasar yang akan dituju?

Dari perjalanan saya saat dilakukan pelatihan kewirausahaan, serta pertemuan dengan beberapa pengusaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan menengah), secara ringkas saya akan mencoba membahas, bagaimana mereka memulai awal usaha sampai dengan berhasil seperti sekarang ini.

a. Industri garmen

Lanjutkan membaca “Apa yang perlu diperhatikan untuk memulai sebuah usaha?”

Perlukah mengambil kredit dari Bank?

Banyak orang yang mempunyai prinsip, bahwa jika mempunyai usaha sebaiknya hanya menggunakan modal sendiri. Hal ini tidak salah, tetapi perlu disadari bahwa keuangan perusahaan terbatas, dan pertumbuhan perusahaan tak bisa berlangsung pesat. Mengapa? Karena laba yang diperoleh perusahaan, pada umumnya sebagian besar diputar kembali dalam bentuk modal kerja , serta hanya sedikit yang dapat digunakan untuk investasi atau meningkatkan kapasitas produksi.

Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, kredit Bank dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas usaha, selain mempunyai kegunaan lain, antara lain sebagai berikut:

1. Pembagian risiko

Lanjutkan membaca “Perlukah mengambil kredit dari Bank?”

Restoran ala Rumah Sakit Pemerintah

Banyak orang mengatakan, berobat di rumah sakit pemerintah kurang puas apalagi kalau terpaksa dirawat inap. Pengalaman keluargaku membuktikan bahwa alasan tadi tidak masuk akal.

1. Anak bungsuku bibirnya robek.

Anak bungsuku jatuh di sekolah dan bibirnya robek, saya larikan ke rumah sakit swasta dan dijahit. Saat periksa berikutnya ke dokter bedah plastik, dokternya mengatakan, bahwa lain kali sebaiknya saya membawa anak saya ke UGD di RS Fatmawati, karena disitu tempat para dokter belajar untuk menjadi dokter spesialis, serta merupakan rumah sakit terlengkap di Jakarta Selatan, dan nomor dua di Jakarta.

2.Suami kena serangan stroke.

Lanjutkan membaca “Restoran ala Rumah Sakit Pemerintah”

Menapak karir di dunia perbankan

 

Akhir tahun 70 an

Saya bergabung dengan Bank pada akhir tahun 70 an, saat itu staf perbankan yang wanita masih sangat sedikit. Latar belakang pendidikan yang diutamakan adalah Sarjana Ekonomi dan Hukum, serta sebagian kecil Sarjana dengan latar belakang ilmu pertanian.

Sebagai pegawai baru, maka saya harus melalui pendidikan on the job training, yang dilakukan di kantor2 cabang Bank. Pada saat pertama kali melapor ke Pemimpin Cabang di daerah Jawa Timur, hampir seluruh pegawai memandang saya dengan keingintahuan yang sangat tinggi, yang semula kurang saya perhatikan. Ternyata saya adalah wanita pertama yang melakukan job training di kantor cabang tersebut. Saya amati, saat itu pegawai wanita ditempatkan di bagian teller (customer service) dan bagian administrasi. Sebagai calon analis kredit, saya harus menilai kelayakan usaha dari pemohon pinjaman, meninjau usaha2 kreditur, melakukan pembinaan agar jika terjadi permasalahan bisa segera diatasi.

Lanjutkan membaca “Menapak karir di dunia perbankan”

Perjuangan anakku melawan Demam Berdarah

Akhir-akhir ini Demam Berdarah kembali mewabah di Jakarta. Dan kalau selama ini kami bisa menjaga lingkungan dengan penyemprotan, kali ini harus diakui bahwa penyemprotan kurang efektif. Hasil penyemprotan dilingkungan tempat tinggal kami baru saja 2 minggu dilakukan, tetapi nyamuk malah terasa makin banyak.

Minggu, 29 Januari 2007

Sore hari anakku (Ari) mengeluh pegal-pegal dan minta diinjak-injak, hal yang sering saya lakukan karena badan anakku sudah besar sehingga tak kuat lagi untuk memijit. Saat satu kaki mulai menginjak badannya, anakku berteriak kesakitan. Saya terkesiap, langsung saya raba badannya, dan ternyata panas tinggi. Saya belum berpikir yang aneh-aneh, karena 2 minggu sebelumnya Ari terserang radang tenggorokan, dan karena hari Minggu, dia saya beri parasetamol untuk menurunkan demamnya.

Lanjutkan membaca “Perjuangan anakku melawan Demam Berdarah”