Account Officer Bank, ujung tombak untuk membangun sektor riil

Tulisan ini diilhami perdebatan tentang “financial hub” tulisannya Andjar. Wajar bagi suatu Bank, agar tumbuh dan berkembang, saat ini tak dapat hanya mengandalkan pada penerimaan interest margin. Walaupun Perbankan nasional di Indonesia 60% masih mengandalkan pendapatan dari hasil kredit, Bank saat ini perlu meningkatkan kualitas pelayanan, juga perbaikan IT, agar bisa memperoleh peningkatan pendapatan yang berasal dari fee. Sebetulnya pendapatan dari fee, akan meningkatkan sektor riil, jika fee yang diperoleh berasal dari transaksi devisa, yang berarti adanya peningkatan ekspor.

Tulisan ini, akan membahas mengenai bagaimana peran Account Officer (AO) di bank untuk ikut membangun sektor riil di Indonesia. Bank mempunyai fungsi intermediary….mencari dana (giro, tabungan, deposito), kemudian menyalurkan dalam bentuk pinjaman (kredit). Bagaimana jika terjadi missmatch, dana lebih banyak dari kredit yang disalurkan? Ukuran yang wajar, apabila 90% dari dana bisa disalurkan dalam bentuk kredit atau pinjaman. Disinilah peran Treasury Bank, agar uang yang ada tak menjadi idle, dan tetap menghasilkan.

Lanjutkan membaca “Account Officer Bank, ujung tombak untuk membangun sektor riil”

Makassar, pintu gerbang ke wilayah Indonesia Timur

Apabila kita perhatikan, beberapa bandara di Indonesia, telah menjadi bandara internasional, termasuk Bandara Hasanudin di Makassar. Sejak beberapa tahun yang lalu, paling tidak sekali dalam setahun saya menjejakkan kaki di bandara Makassar, entah dalam rangka tugas kunjungan ke kota Makassar ataupun dalam rangka transit pada perjalanan ke kota Manado, Sorong, Jayapura, Ambon dll.

Kota Makassar berkembang sangat pesat, bahkan kata orang…”apa yang ada di Jakarta, juga ada di Makassar’…komentar ini ada benarnya. Tahun lalu, dimana orang-orang Jakarta masih berduyun-duyun antri beli J.Co (jenis donut) yang dijual di Chitos (Cilandak Town Square)….pas saya melewati Mall di daerah Panakukkang, temenku nyeletuk, “…Ehh lihat, disini juga ada J.Co.” Tak lama kemudian dia nyeletuk lagi…”Ehhn, ada roti Buana”….Memang benar, jenis-jenis makanan yang umum dijual di Jakarta, telah ada di Makassar.

Lanjutkan membaca “Makassar, pintu gerbang ke wilayah Indonesia Timur”