Apa yang harus diperhatikan oleh seorang investor

Mengingat banyaknya pertanyaan, baik secara langsung (melalui sms, email) maupun lewat blog, di bawah ini saya mengutip tulisan dengan judul “Optimisme Baru Reksa Dana Setelah BI rate turun” karangan Ninuk Saskiawardani, yang di muat di majalah Impresario no.1 tahun 2007 pada halaman 44. Pada shortbox dengan judul, “Pentingnya Pembelajaran untuk investor” tertulis sebagai berikut :

Aksi penarikan dana secara besar-besaran atau rush bukan hanya terjadi di industri perbankan. Produk reksadana pun pernah mengalami hal serupa. Sekitar September-Oktober 2005, penarikan dana atau biasa disebut dengan redemption secara besar-besaran terjadi di industri reksadana. Menurut catatan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam), nilai aktiva bersih (NAB) reksadana anjlok hingga Rp.32,287 triliun pada Oktober 2005. Padahal, pada Agustus 2005, NAB reksadana masih bertengger pada posisi Rp.65,683 triliun.

Lanjutkan membaca “Apa yang harus diperhatikan oleh seorang investor”