Oleh: edratna | Juni 9, 2007

Kemana mencari tambahan modal?

Apabila Anda seorang Direktur sebuah perusahaan korporasi dan memerlukan tambahan dana untuk membiayai ekspansi perusahaan, membangun pabrik baru, atau menambah kapasitas mesin dsb nya, kemana kira-kira akan mendapatkan dana tersebut? Disini ada beberapa pilihan pembiayaan, yang dapat dinilai sesuai kepentingan perusahaan.

1. Setoran dari pemegang saham

Setoran modal dari pemegang saham dapat diharapkan apabila pemegang saham memang masih mempunyai kemampuan menyetor dana. Ini merupakan alternatif yang paling menguntungkan bagi perusahaan, karena bisa tanpa bunga atau bila berbunga dapat dikategorikan dalam pinjaman dari pemegang saham, yang merupakan grey area. Grey Area karena dapat dimasukkan sebagai perhitungan near equity untuk menghitung Debt to Equity Ratio (DER).

2. Pinjam dari Bank

Bank akan menilai kelayakan investasi dari yang diajukan, disini perusahaan harus menyediakan sharing dana sendiri yang besarannya minimal 35% dari Total Project Cost (TPC). Repayment Capacity akan dihitung dari perkiraan neraca dan Laba Rugi selama periode investasi, dan Bank akan menilai apakah proyek investasi termasuk dalam kriteria yang layak mendapat pembiayaan dari Bank.

3. Menerbitkan obligasi

Bagi perusahaan skala besar (korporasi), yang laporan keuangannya telah tertata dengan baik, telah diaudit akuntan, serta selama beberapa tahun telah membukukan keuntungan, maka perusahaan dapat mencoba untuk menerbitkan obligasi. Hampir mirip dengan perusahaan yang akan menjual saham, maka perusahaan harus melakukan langkah-langkah sbb:

  • Menunjuk perusahaan appraisal yang akan menilai Fixed Assets perusahaan
  • Menunjuk legal consultant, untuk meneliti apakah peraturan dan aspek legal telah dipenuhi
  • Menunjuk akuntan keuangan untuk mengaudit laporan keuangan
  • Menunjuk Penjamin emisi, untuk menilai dan menjamin agar obligasi yang diterbitkan akan ada yang beli

Perusahaan membuat analisis dan cash flow kemampuan membayar bunga obligasi, yang biasanya pembayaran coupon dilakukan setahun dua kali. Juga analisis kapan jangka waktu jatuh tempo obligasi tersebut.

Yang perlu dilakukan oleh perusahaan, adalah membuat analisis dan perhitungan dengan berbagai skenario, mana yang menguntungkan bagi perusahaan, apakah menjual obligasi atau menambah pinjaman pada Bank. Bahkan keduanya bisa dilakukan sekaligus, perusahaan dapat tetap mempunyai pinjaman pada Bank, namun juga menerbitkan obligasi.

4. Menjual saham

Ini juga merupakan pilihan yang baik, karena dengan menjual sebagian saham perusahaan, maka perusahaan akan mendapatkan fresh money yang dapat digunakan untuk ekspansi. Apabila perusahaan telah menjadi nasabah Bank, biasanya perusahaan diharuskan untuk meminta ijin Bank terlebih dahulu, yang pada umumnya Bank tak keberatan asalkan jelas penggunaan hasil go public untuk apa, apakah semuanya untuk meningkatkan kapasitas perusahaan atau sebagian untuk membayar pinjaman Bank, sehingga perusahaan dapat mengurangi biaya untuk membayar bunga Bank.

Seperti halnya dengan menerbitkan obligasi, perusahaan akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Menunjuk perusahaan appraisal yang akan menilai Fixed Assets perusahaan
  • Menunjuk legal consultant, untuk meneliti apakah peraturan dan aspek legal telah dipenuhi
  • Menunjuk akuntan keuangan untuk mengaudit laporan keuangan, serta membantu perusahaan menyusun cash flow ke depan untuk menilai apakah hasil go public dapat menguntungkan perusahaan
  • Menunjuk Penjamin emisi, untuk menilai dan menjamin agar saham yang diterbitkan akan ada yang beli

5. Mencari strategic partner.

Kemungkinan mencari strategic partner juga dapat dijajagi, apabila perusahaan ingin mengembangkan bisnis yang merupakan bidang yang masih baru. Namun yang perlu dianalisis adalah apakah investor baru ini akan membawa perbaikan bagi perusahaan dan apakah budaya kerja dari kedua perusahaan cocok. Pada umumnya perusahaan di Indonesia agak sulit untuk memilih ini, karena partner yang baru juga akan meminta imbalan agar wakil dari perusahaannya dapat duduk di jajaran pengurus perusahaan.

Dari pilihan-pilihan di atas pada akhirnya perusahaan akan memilih mana yang terbaik bagi perusahaan, dilihat dari segala bidang.


Responses

  1. Ya saya juga senang ada rublik seperti ini dan minta penjelasan dong cara kerjanya

  2. Mbak Merry,

    Thanks telah mampir.
    Saya belum jelas, yang dimaksud cara kerja yang mana? Karena pilihan di atas adalah bilamana suatu perusahaan membutuhkan tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas produksi.

  3. tanya bu, klo kiranya usaha kecil bagaimana cara menambah modal

    Abahoryza,
    Jika usaha telah berjalan, maka banyak jenis pinjaman yang diperuntukkan bagi usaha kecil. Masalahnya kalau dari awal, udah butuh modal, jalan satu-satunya ya cari partner yang mau diajak untuk mengambil risiko.

  4. Ada yang mau saya tanyakan bu mengenai artikel ini. Bila kasusnya perusahaan akan melakukan suatu proyek dengan partnernya (ex : Build, operate, transfer). Pembiayaan melalui lembaga keuangan selain bank apakah bisa dilakukan? misalnya dengan perusahaan2 investasi, atau manajer investasi, dll.
    Kalo bisa, mekanismenya seperti apa ya?

    Trims,

    Teguh Junanto
    ,
    Ada pertanyaan di bidang finance, yang tak mudah menjelaskannya disini, terutama jika langsung pada aplikasinya. Karena sperti apa perusahaan tsb, bergerak dibidang apa dsb nya ( perlu penilaian tersendiri)…baru setelah itu mulai memikirkan pembiayaannya. Perusahaan yang berpartner dengan perusahaan yang membangun secara BOT tadi sebagai apa? Sebagai pemasok, atau sub kontraktor…..tapi hal ini bisa ditanyakan pada Bank terdekat. Hubungi langsung pimpinannya sehingga bisa diskusi. Sebetulnya segala sesuatu bisa menjadi mungkin, sepanjang dari hasil penilaian adalah “layak dibiayai”.

  5. Bagaimana yah, kalau kita sudah mempunyai usaha tapi masih kekurangan untuk permodalan karena customer kita sudah semakin bertambah. kalau ke Bank itu prosedurnya seperti apa dan kalu ke perorangan siapa yang mau. jenis usaha dan manajemennya bisa dilihat langsung ketempat usaha kami di daerah jakarta utara.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: