Cuti wajib

Di kantor ada istilah cuti wajib, dan diatur dalam Surat Edaran Direksi. Lho kenapa cuti harus wajib? Karena para pekerja sering hanya mengambil uang cuti, namun tidak melaksanakan cuti secara efektif.

Untuk mendorong para pekerja melakukan cuti, diatur bahwa pekerja mempunyai hak mendapatkan cuti tahunan 12 hari kerja, dengan uang cuti 1 x take home pay. Cuti besar akan diperoleh jika telah bekerja 6 (enam) tahun, dengan masa cuti 3 (tiga) bulan yang akan hangus pada pengambilan cuti besar berikutnya. Uang cuti besar 2 x take home pay.

Lanjutkan membaca “Cuti wajib”

Evaluasi pelatihan, perlukah?

Banyak pimpinan perusahaan mengeluh, mengapa anak buah yang dikirim untuk mengikuti pelatihan, seminar dsb nya, hasilnya tak signifikan dengan peningkatan kinerjanya. Agak sulit memang, bagi seorang pembicara seminar selain dituntut dapat menularkan ilmunya, juga harus bisa bertindak sebagai entertainer. Apabila si pembicara tak dapat menarik minat peserta, nilai evaluasi akan rendah, namun di satu sisi seminar yang dibawakan secara menarik belum tentu sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Lanjutkan membaca “Evaluasi pelatihan, perlukah?”