Oleh: edratna | Agustus 16, 2007

6 Keanehan Diri Saya

Memenuhi permintaan Sandy di blog nya, saya mencoba menemukan 6 keanehan di diri saya. Ternyata susah juga, mungkin lebih tepat orang lain yang bisa menemukan keanehan di diri kita. Tapi karena ini hanya untuk “bercanda”, saya nanya ke anak bungsu saya, apa ya keanehan ibunya.

Akhirnya inilah 6 keanehan saya. Mungkin jika anda mengenal saya dengan baik, bisa menambahkan lagi keanehan lainnya (biasa kan “gajah dipelupuk mata tak nampak, namun kuman diseberang lautan nampak jelas”)

Ini nih aturannya (saya kutip dari blog nya Sandy):
Each player of this game starts with 6 weird things about themselves. People who get tagged need to write a post of their own 6 weird things as well as state the rule clearly. In the end, you need to choose 6 people to be tagged and list their names. Don’t forget to leave a comment that says you are tagged in their comments and tell them to read your blog.

  • Senang lihat pemandangan yang indah (terutama alam: pegunungan, laut, danau). Kesenangan saya kadang agak menjengkelkan jika bepergian bersama teman yang lain, karena sering termenung menatap danau, sambil menikmati angin sepoi-sepoi dan berkhayal…..andaikan punya waktu lebih banyak untuk bisa menikmati keindahan ini….Kenyataannya, saya hanya punya waktu sedikit, di sela-sela tugas. Sering sekali ingin pergi berjalan-jalan, lengkap sekeluarga dengan anak dan suami, tapi waktunya tak pernah ada. Kalaupun ada waktu, selalu dalam keadaan terburu-buru. Mungkin saya terinspirasi buku-bukunya Nh Dini, salah seorang pengarang favoritku sejak saya masih kecil, dia bisa begitu indah menceritakan tentang “Lorong-lorong dikotaku, padang ilalang sekitar rumahku…” Cerita yang sederhana, tapi sangat menyentuh.
  • Mudah kehilangan selera jika kecapekan. Entahlah, jika capek apapun jadi kurang minat. Kadang hanya karena keinginan yang menggebu, karena waktu terbatas yang membuat lebih kuat, dan harus menyelesaikan apa yang telah dijanjikan.
  • Suka buat jadual, walau akhirnya tak terlaksana. Saya senang sekali membuat sesuatu terjadual, dengan persiapan, yang akan memudahkan pelaksanaannya. Namun seringnya hanya tertulis di kertas, karena pada akhirnya hambatan waktu, kelelahan fisik dan semangat yang menyurut di tengah situasi, membuat setiap kali terjadi perubahan rencana. Akhirnya banyak hal yang tak diprogramkan malah dapat terlaksana dengan baik.
  • Tidak suka makanan yang mempunyai bau merangsang. Bau merangsang, apakah itu? Makanan yang bumbunya pakai pete, jengkol ataupun yang berwarna kehitaman, membuat selera berkurang, seperti: rawon, sambal terasi dll. Ada pengalaman menggelikan. Saya paling benci sambal terasi, kalau ibu membuat sambal terasi, saya suka menutup hidung. Ibu berkata..”Jangan benci pada sesuatu, nantinya kualat lho. Siapa tahu suamimu nanti suka sambal terasi.” Setelah menikah, suami doyan sambal (sedangkan saya bisa makan tanpa sambal). Awalnya saya meminta tolong si mbok untuk membuatkan, tapi akhirnya berpikir, mosok sih buat sambal untuk suami aja nggak mau. Akhirnya saya menyiapkan sambal sambil menutup hidung, dan tak berani mencoba….dan harap-harap cemas menatap wajah suami saat lagi makan. Suami tak komentar, mungkin rasanya nggak karuwan, tapi nggak tega ngomongnya. Lama kelamaan saya merasa malu sendiri, dan saat menyiapkan sambal terasi buat suami, saya mencoba mencicipi….”Lho! Enak juga,” kata saya dalam hati. Sejak itu saya doyan sambal terasi, asal terasinya tak terlalu banyak. Makanan yang sampai sekarang bikin pusing adalah sambal tumpang, yang konon merupakan makanan kesukaan orang-orang Kediri…ampun deh, bau tempe bosoknya. Dan anak-anak sayapun tak suka, jadi kalau ada sambal tumpang, yang makan hanya suami dan si Mbak yang berasal dari kediri.
  • Geli terhadap binatang melata, dan nggak suka yang berbau horor. Saya geli melihat ular, buaya, kadal…syukurlah kalau ulat nggak terlalu takut. Jadi kalau di acara Televisi ada ular dan binatang melata lain, mendingan pindah chanel. Juga cerita tentang horor, benar-benar nggak menikmati. Saya suka cerita yang lucu, yang happy ending, atau yang jagoannya pasti menang seperti : spiderman, superman,James Bond dll. Pilihan buku lebih bervariasi, kecuali yang horor, karena bagi saya nggak masuk akal, kenapa mesti ada cerita yang hanya untuk nakut-nakuti pembaca atau penonton.
  • Suka membaca sambil tidur. Kesenangan membaca tak terlepaskan dari kesenangan keluarga kami, ayah ibu yang selalu memberikan hadiah buku disaat anak-anaknya ulang tahun. Dan saya tak bisa tidur tanpa membaca, akibatnya ada beberapa bacaan yang memang digunakan sebagai pengantar tidur. Akibatnya buku tadi bacanya lama sekali. Ada lagi yang membuat suami dan anakku geli, saya suka menerobos ingin tahu akhir cerita, gara-gara hobi ketiduran ini, apalagi kalau ceritanya detektif ( karangan Shidney Sheldon, Agatha Christie dll) yang bikin deg-degan. Namun saya selalu mengulang membaca semuanya, bahkan yang menarik minat, di ulang-ulang beberapa kali. Buku yang membuat saya terserap begitu dalam adalah : “To kill a Mockingbird“….rasanya belum ada buku yang membuat saya terserap begitu rupa sampai membaca nya berulang-ulang.
  • Akhirnya selesai juga menulis ke 6 keanehan diri saya. Selanjutnya siapa kah yang bakal jadi korban permainan berantai ini ? OK deh berikut nominasinya :

    1. Kunderemp – udah jelas keliatan aneh sih..
    2. Narpen- yang suka terseyum
    3. Anjar- Ayoo sekali-kali tunjukkan keanehan dirimu
    4. Tukang ketik- yang kelihatan rame, ternyata pendiam
    5. Lis- ayoo…tulislah keanehan dirimu
    6. Trian- apakah juga merasa punya keanehan???
    Iklan

    Responses

    1. “Tukang ketik- yang kelihatan rame, ternyata pendiam”

      hihihihi….

      Ditunggu deh bu. Ini nulisnya perlu waktu, tenaga dan pikiran yang dalam. haha…

      Tukang Ketik
      http://adiwirasta.blogspot.com

    2. […] Langgar juga berfungsi untuk meraih simpatisan, konstituen oleh para calon Gubernur. Seringkali acara […]

    3. Tukang ketik,

      Saya tunggu ya…hehehe, saya juga bingung kok…dan geli sendiri…

    4. wah kayaknya berlawanan saya yang suka horor nih …saya penakut tapi suka horor…

      kalo jalan-jalan trus buat melamun yang diliat jadi ngga berguna dong bu 😀 mending melamun di rumah kalo gitu .. lebih murah dan praktis 😀

    5. Ada kesamaan antara Iko dan Ibu, di no. 6 (the last)

      Suka membaca sambil tiduran, makanya minus terus bertambah, hehehe

    6. Sandy,
      Melamun itu nikmat lho…apalagi sambil melihat laut, atau gunung-gunung dan merasakan semilirnya angin…..sayang saya bukan penyair….

      Iko,
      Betul….nikmat sekali baca sambil tiduran. Waktu masih tinggal dirumah ortu, ibu paling disiplin untuk melarang baca sambil tidur…tapi kan tetap nyuri-nyuri baca. Mata saya udah plus minus…sekarang kalau baca malah tak perlu pake kaca mata, lebih jelas. Cuma jarak jauh harus pake…bisa nabrak orang…hihihi

    7. waduh bu,saya paling merasa tidak nyaman kalau harus ‘mengungkap’ yang ‘pribadi’ seperti ini. *dulu sih pas awal-awal nge-blog sih iya..hehe.

      hmm, sudah 2 orang yang minta selain bu enny,satu lagi mbak amorita.

      *jadi bingung diriku bu.. 😦

    8. waduh bu,saya paling merasa tidak nyaman kalau harus ‘mengungkap’ yang ‘pribadi’ seperti ini. *dulu sih pas awal-awal nge-blog sih iya..hehe.

      hmm, sudah 2 orang yang minta selain bu enny,satu lagi mbak amorita.

      *jadi bingung diriku bu.. 😦

    9. Trian,

      Lha saya juga kena tag Sandy, temenmu itu. Jadi ganti menunjuk Trian. Saat baca blognya Rita, ternyata dia juga menunjuk Trian…hahaha..berarti Trian sangat diharapkan dua cewek (seorang ibu dan cewek cantik dan muda…)…hayoo Trian, kenapa malu? Sya juga iseng kok, bingung juga apa yang mau ditulis, dan tulisan tadi setelah ngobrol dengan Narpen….hehehe


    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Kategori

    %d blogger menyukai ini: