Impian tak selalu sama dengan kenyataan

Setiap manusia punya impian. Semasa remaja saya ingin punya rumah bertingkat, tak perlu besar, jendela, pintu dan semuanya bercat putih, dikelilingi halaman yang luas, halaman depan untuk bertanam anggrek, dan bunga-bunga yang bermekaran lainnya, sedangkan halaman belakang untuk menanam buah-buahan dan tanaman bumbu dapur. Saya bisa bekerja, dan sorenya berkebun bersama anak-anak, serta setelah anak-anak menyelesaikan PR nya, malam hari bisa mendongeng untuk pengantar tidur. Ach..indahnya suatu impian.

Lanjutkan membaca “Impian tak selalu sama dengan kenyataan”