Gara-gara menulis di blog

Pertama kali menulis di blog, tujuan utama adalah sharing pengalaman, serta mengisi kesibukan. Tak disadari, menulis blog menjadi hal yang rutin, diawali dari hanya sekedar blogwalking untuk mempelajari gaya penulisan orang lain, lama-lama ingin bisa menulis, dan akhirnya ada keinginan mencari bahan-bahan untuk menulis artikel yang diinginkan.

Lanjutkan membaca “Gara-gara menulis di blog”

Uang THR sebaiknya digunakan untuk apa?

Hari-hari ini sebagian besar karyawan telah mendapatkan uang THR (Tunjangan Hari Raya) yang besarnya minimal satu kali take home pay. Kalau beruntung, perusahaan anda sedang memperoleh laba yang menakjubkan, paling tidak anda membawa pulang 2 x take home pay. Sebelum mendapat THR, pasti masing-masing orang sudah mulai memikirkan, alokasi uang tadi digunakan untuk apa.

Lanjutkan membaca “Uang THR sebaiknya digunakan untuk apa?”

Apa yang harus dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja?

Pada saat baru lulus dari Perguruan Tinggi, pernahkah anda merasa “gamang” apa yang harus dilakukan? Saya akan berkarir di bidang apa? Apa sebetulnya kompetensi saya? Dan jika saya diterima bekerja, apa saja yang harus saya persiapkan? Pertanyaan ini sangat wajar, dan hal ini bisa menimpa siapa saja, bahkan saat saya baru lulus kuliah pada akhir tahun 70 an.

Lanjutkan membaca “Apa yang harus dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja?”

Balai Pustaka, kutunggu kebangkitanmu

Kompas hari Sabtu tanggal 22 September 2007 pada halaman 1 dan halaman 15, menulis bahwa “Balai Pustaka berulang tahun ke 90 pada tanggal 22 September 2007”. Apakah anda, pembaca blog ini mengenal Balai Pustaka? Seperti apakah buku-buku terbitan mereka? Jika anda jalan-jalan ke Gramedia, apalagi ke Gunung Agung, mulai jarang ditemui buku-buku terbitan Balai Pustaka. Jika anda adalah pencinta dan pengamat sastra, buku-buku terbitan Balai Pustaka kadang-kadang masih bisa dijumpai di rak “sastra” tercampur dengan terbitan sastra penerbit baru.

Lanjutkan membaca “Balai Pustaka, kutunggu kebangkitanmu”

Perlukah memahami analisis sumber dan penggunaan dana?

Mengapa kita harus memahami sumber dan penggunaan dana? Pemahaman ini diperlukan, agar kita bisa mengelola keuangan dengan benar, dan tidak terjadi missmatch antara sumber dan penggunaan dana. Pemahaman tentang sumber dan penggunaan dana ini, tak hanya perlu untuk pimpinan perusahaan, atau orang yang bertanggung jawab di bidang keuangan, namun juga diperlukan ibu rumah tangga agar bisa mengelola keuangan secara benar.

Lanjutkan membaca “Perlukah memahami analisis sumber dan penggunaan dana?”

Apakah Anda mempunyai indra keenam dan intuitif?

Pernahkah anda ragu-ragu dalam melangkah, seperti apakah hari Minggu akan keluar rumah atau tidak. Sering terjadi niat yang semula begitu menggebu ingin keluar rumah (misalkan: untuk berbelanja, atau ketemu saudara) menjadi batal di saat-saat terakhir, karena kita merasa ragu, tidak nyaman, atau merasa bahwa keperluan pergi keluar tersebut sebetulnya bisa ditunda. Orang-orang tua mengatakan bahwa hal tersebut semacam “firasat”, yang pada umumnya lebih banyak menghinggapi kaum wanita.

Lanjutkan membaca “Apakah Anda mempunyai indra keenam dan intuitif?”

Perlukah melakukan analisis sensitivity?

Apabila kita berkecimpung dalam perencanaan keuangan, sebagai analis keuangan, ataupun sebagai analis kredit, maka dalam setiap pengajuan proposal selalu harus dinilai kembali apakah proyek tersebut sensitif apa tidak, apabila terjadi perubahan-perubahan. Perubahan yang terjadi bisa disebabkan oleh kenaikan biaya, tidak tercapainya target penjualan dsb nya.

Lanjutkan membaca “Perlukah melakukan analisis sensitivity?”

Implementasi Otoda dan peranan Perbankan untuk mendukung perkembangan ekonomi di daerah.

Sejak diundangkannya otonomi daerah, bagaimana perkembangan pembangunan ekonomi di daerah? Apakah implementasi otoda telah dilaksanakan dengan baik? Apa peranan Perbankan agar pembangunan sektor ekonomi dapat lebih cepat? Saya akan mencoba mengulas masalah tersebut dari sisi pandangan saya.

Lanjutkan membaca “Implementasi Otoda dan peranan Perbankan untuk mendukung perkembangan ekonomi di daerah.”