Oleh: edratna | Januari 21, 2008

Obrolan santai di “Cafe Oh la la” Margo City

Awalnya hanya sekedar ingin bersyukur, dengan mengundang beberapa teman dekat kedua anakku. Kami ingin bersyukur, bahwa akhirnya anakku diperkenankan oleh Nya lulus kuliah dan akan di wisuda awal Februari 2008. Saat itu bingung memilih, kalau dilaksanakan di rumah, selain repot memasak (saya nggak bisa masak enak), rumahku sempit. Akhirnya mencari tempat yang kira-kira bisa makan-makan sambil mengobrol santai.

Sudah menjadi kebiasaan di keluarga, sejak saya masih kecil, jika ada teman-teman anaknya kumpul, ayah atau ibu selalu ikut mengobrol sebentar, akhirnya malah teman-temanku lebih akrab dengan ayah/ibu, sering main ke rumah, dan mengobrol dengan beliau walaupun saya lagi tak ada di rumah. Kebiasaan ini menurun, saya berusaha mengenal teman kelompok dan teman dekat anak-anak saya. Mereka saya anggap anak-anakku juga. Jadi, kalau saya menengok si bungsu di Bandung, saya dan suami suka mengobrol dengan teman anak-anak, kadang di rumah kami di daerah Buah Batu, kadang di “Geulis Restaurant” di daerah Dago.

Begitulah, awalnya ingin mengobrol di “Zoe Cafe“, tapi Ikram punya usul bagaimana kalau mencoba di Cafe Oh la la, di area Mal Margocity? Tempatnya enak, bisa mengobrol santai, berada di bekas rumah peninggalan Belanda. Dan sekaligus, saya mengundang teman baru, papa mamanya Ju, yang baru saja kenalan lewat email. Acara lumayan rame, masing-masing bisa pesan sesuai selera…..dan setelah makan mulailah kami mengobrol hal-hal lain.

Mamanya Ju sudah mulai belajar menulis blog, dan mudah-mudahan tak lama lagi kita bisa membaca cerita beliau. Pasti akan menarik dan banyak yang dapat kita petik, bagaimana beliau mendidik putra putrinya sampai berhasil. Putri sulungnya telah bekerja di sebuah Bank BUMN dan sekarang ditempatkan di luar pulau Jawa. Dan Ju, awal bulan Februari ini akan merintis karirnya, setelah diterima di suatu perusahaan di negara Paman Sam. Begitulah kita, setelah sibuk mengurus anak waktu kecil, setelah mereka dewasa, maka kita harus merelakan anak-anak terbang mengepakkan sayapnya untuk mendapatkan wawasan, dan nantinya akan membuat sarang sendiri. Orangtua hanya bisa mendoakan agar anaknya sukses, dan tetap menjadi anak yang rendah hati, menolong orang lain, serta berbuat sesuatu yang bisa memperbaiki lingkungan.

cafe-oh-lala-la-tampak-depan.jpgmeja-kursi-di-dalam-cafe.jpgKami mulai mengobrol sambil menikmati makanan di Cafe Oh la la yang nyaman, dan setelah makan mulai lah berdiskusi. Awalnya saya hanya memberikan penjelasan, apa arti penting membuat administrasi yang tertib, karena kita bisa mengelola keuangan rumah tangga, dan mempelajari apakah pengelolaan kita sudah tepat. Hal ini juga bermanfaat jika kita memulai suatu usaha. Ada salah satu teman yang menceritakan bagaimana dia jungkir balik memulai usaha sejak 10 tahun yang lalu, pernah mengalami kerugian, dan akhirnya sekarang mulai memahami kondisi bisnisnya. Disini didiskusikan juga arti pentingnya, memisahkan keuangan rumah tangga dan keuangan perusahaan, agar kita bisa menilai apa usaha yang dijalankan memang menguntungkan.

Dari obrolan tadi, disadari bahwa unsur Sumber Daya Manusia sebagai suatu aset sangat penting, apalagi jika bergerak di bidang IT. Karena begitu banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang IT, membuat turn over karyawan sangat cepat, padahal perusahaan sudah banyak keluar biaya untuk meningkatkan kemampuan pegawai. Sebetulnya obrolan belum selesai, namun kami telah 5 (lima) jam berada di Cafe Oh la la, dan badan mulai terasa lelah. Disadari, mengobrol bersama teman yang bergerak di bidang latar belakang usaha yang berbeda, dan berbagai latar belakang pendidikan sangat menarik, karena kita bisa belajar dari dekat memahami karakter masing-masing usaha.

Sepulang dari makan-makan, saya dan anakku masih ingin melihat Mal Margo City yang megah. Sempat terbersit ingin menonton film, sayangnya belum ada film yang cocok. Setelah mampir di toko buku Gunung Agung untuk membeli buku, kami mampir lagi untuk minum kopi dan makan croissant di Starbuck, selanjutnya melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.

Iklan

Responses

  1. wah ngafe…. dua kali lagi πŸ˜€ benar-benar wong sugih … πŸ˜€

    pas baca awal2 kok nyantai .. trus akhir2 kok ngomongin serius .. πŸ˜€

  2. wah, selamat ya bu, semoga mengilhami keluarga lain untuk bisa berbuat yang sama seperti yang ibu lakukan.

  3. tampaknya seru sekali, Bu. Selamat atas kelulusan putra Ibu. Pasti saat wisuda nanti akan jadi momen yang membanggakan.

  4. Sandy,
    Makanan di Cafe Oh la la relatif tidak mahal kok….
    Terus kenapa mesti mampir Starbuck? Karena sopirnya mulai mengantuk, sempat tiduran sebentar di kursi Starbuck….Lha tanpa kopi, kan nggak ada yang nyetir pulang….(padahal rencana awalnya mau naik kendaraan umum, dan kalau capek pulangnya naik taksi….tapi sulungku merasa badannya fit untuk nyetir mobil).

    Ngomong-ngomong kita belum sempat ketemu muka ya San? Pas saya ketemu Malik cs di Bandung, Sandy lagi kursus bahasa Jepang di Dago. Kemarin Malik, Anto dan lainnya juga datang.

    Pak Sawali,
    Alhamdulillah pak…..saya bersyukur Allah swt masih memperkenankan anak saya untuk lulus kuliah……

  5. Utaminingtyazzzz,
    Alhamdulillah Mieke…..kedua anakku akhirnya sudah selesai semua…mudah2an kedepannya lancar…

  6. Selamat Bu Edratna ….

    Ketika lihat tulisan ini saya merasa flash back lagi ke masa lalu..yang pasti..orang tua qta memang luar biasa, saya berharap bisa spt/(bahkan lebih..) dari mereka dan orangtua2 spt anda..

    Teguh Junanto,
    Melihat fotonya, apakah kita pernah bertemu? Dulu di E & Y kan?

  7. Selamat untuk putra Ibu atas kelulusannya,
    Selamat juga untuk Ibu dan Bapak yang telah berhasil mengantar putranya hingga lulus.

    Qutilang,
    Terimakasih…semuanya atas kerjasama dari berbagai pihak…dari pembantu, yang selalu mendukung kelancaran rumah tangga, menyediakan masakan, membukakan pintu jika anak-anak pulang malam….apalagi jika ibu lagi tugas keluar kota. Juga guru-guru, dosen, teman-teman anak, yang saling mendukung dan mendorong…jika anakku mengalami kesulitan…

  8. Salam kenal.
    Selamat atas kelulusan putranya.
    Anak saya yang paling besar masih SMA (duh masih lama ya..)
    Barangkali berkenan saya ingin ngobrol lebih banyak via email saya tunggu alamat emailnya, terima kasih.

    Tia,
    Salam kenal juga dan terimakasih….
    Jawaban lainnya japri ya…

  9. Selamat … sukses. Sampeyan melewati dan menikmati fase hidup yang menyenangkan. Selamat.

    Pak Ersis W. Abbas,
    Terimakasih…tapi orangtua tetap perlu mendoakan agar kedepannya lancar.

  10. ngobrol sampai lima jam? jamunya apa ya Bu Enny? saya nggak kuat kalau ngobrol lama-lama, tapi kalau “tatrap” truf atau bridge, sedalu natas mboten masalah (tapi itu dulu, waktu mahasiswa, eh, sekarang jadi mahasiswa lagi ding)

    Dee,
    Mengobrolnya terdiri dari berbagai kelompok…kelompok pertama, membahas kehidupan di Amrik, karena putranya mau kerja disana, kebetulan adikku pernah hidup disana…
    Kelompok lainnya, kan teman dekat anak-anak, jadi bisa ngobrol nostalgia…sedang lainnya, diskusi tentang berwirausaha, pengalamannya jungkir balik selama sepuluh tahun, pendengarnya ada yang baru mulai berwirausaha sebagi usaha sampingan. Jadi berdebat, usaha apa enaknya, apa yang harus diperhatikan, harus survey pasar dulu, segmen konsumen mana yang akan di tuju dsb nya. Juga melihat kegunanaan administrasi keuangan…apa fungsinya dalam kehidupan sehari-hari, dan mengapa perlu dipelajari dsb nya….hehehe…dari bercanda, serius, berdebat…dan tak terasa… tahu-tahu lima jam. Memang ada yang 3 jam udah pamit karena mertuanya datang, anak bungsuku juga pulang duluan karena mau balik ke Bandung…yang masih serius melanjutkan obrolan….

  11. Selamat Bu Enny. Semoga segera bisa berkarya lalu Bu Enny bisa segera ngundhuh mantu lalu momong putu. Hmm… alangkah membahagiakannya.

    Kang Kombor,
    Terimakasih….semoga setelah ini semuanya berjalan lancar…..

  12. wah, koq yang datang ga di list bu. sekalian di hiperlink blog2nya.. hehe

    btw, nice meet. hmm, masih ada janji ama saya kan bu, kapan ketemu ya? πŸ™‚

    *yang ga sempat nulis Oh La la :p

    Trian,
    Kayaknya kemarin lagi nggak “in” ya….? Capek lari-lari dari Bandung, setelah sekian lama di field….atau barusan apel di Bandung? Boleh aja, saya masih punya utang sama Trian, lupa belum sempat memfotokopi….Keep in touch.

  13. ternyata cafe ohh lala ada dimana – mana yah..

    Freddy Hernawan,

    Cafe oh la la….memang ada dimana-mana….
    Dan cafe Oh la la di Margo City punya keindahan tersendiri, karena menempati bangunan bekas rumah Belanda…kalau malam hari, kita bisa duduk di bawah tenda, menikmati kelap-kelip lampu.

  14. Semacam Kopdarkah ?

    Gyaaa. Sekarang Musimnya Kopi Darat dengan Hunting Domain. πŸ˜•

    Mihael “D.B.” Ellinsworth,
    Bukan kopdar…tapi syukuran, karena anakku berhasil menyelesaikan S1 nya, walaupun wisudanya masih tanggal 2 Feb 08. Karena saat anakku yang lain wisuda bulan Juli 07, belum sempat syukuran, karena disibukkan pekerjaan lain. Jadi yang hadir adalah teman dekat anak, ortunya, dan saudara….

  15. wahhh enaknya ya….jadi pengen jadi temennya anaknya…

    Senja,
    Karena acaranya anak-anak, jadi yang menentukan mereka, pengin ngobrolnya sama siapa aja…
    Senja, posisimu di Semarang ya…..saya temasuk jarang kesana, walau adik kandungku tinggal di Semarang (maaf kalau keliru)…ntar kalau ke Semarang, mungkin kita bisa ketemu

  16. kapan ngundang saya ngopi bareng Bu? πŸ™‚

    Isnuansa,
    Boleh…kapan aja, nomor Hape ku ada pada Ikram. Tahu nomor Hape nya Ikram kan? Atau Trian?

  17. Ah, ibu.. jadi pengen maen ke depok lagi.. terakhir kali mal margo city masih dalam polemik dengan warga asli pemilik lahan.. hehehehe.. emang dah kelar masalahnya?

    btw, laen kai kalo ke depok boleh mampir ke tempat ibu? jadi pengen silaturrahim nih!.. πŸ˜‰

    Pak Gempur,
    Rumah saya di Cilandak, Jakarta Selatan…silahkan kalau mau mampir (alamat lengkap japri ya).
    Mal Margo City sudah selesai, toko-toko ditingkat tiga belum semuanya ditempati..menurut saya lumayan juga untuk jalan-jalan kesana. Kemarin kenapa dipilih di Margo City, agar mengobrol bisa situasi santai, tempat masih di area Margo City, tapi di luar Mal…jadi tak terganggu orang lain, dan tak terburu-buru….benar-benar bisa santai. Di Citos terlalu rame, jadi kurang nyaman, walau cuma 10 menit jalan kaki dari rumah.

  18. wah enak anak ibu udah mau wisuda, selamat ya bu
    :)…hehe…saya lagi nunggu sidang malah..deg..deg…
    btw ngobrol di cafe nya obrolannya berat ni bu hehehe

    Riadi,
    Tarik nafas panjang….embuskan pelan-pelan. Kalau udah mau sidang berarti hampir bisa dikatakan nyaris selesai. Kalaupun ada yang kurang, nanti akan diminta perbaikan. Selamat sidang ya, semoga sukses.

  19. Hihihihi…
    Aku malah asik menggambar

    http://gallerykunderemp.blogspot.com/2008/01/tribal-rivalry.html

    Kunderemp,
    Yang penting mendengarkan sambil menggambar, ibu percaya kok kalau kamu mendengarkan uraian ibu.

  20. “Orangtua hanya bisa mendoakan agar anaknya sukses, dan tetap menjadi anak yang rendah hati, menolong orang lain, serta berbuat sesuatu yang bisa memperbaiki lingkungan.”

    ini mirip pesan emak saya waktu mo berangkat ke sini. saya baca tulisan diatas sambil nangis tante, kebayang bagaimana tekunnya kedua orangtua mendidik kita untuk menjadi orang yang berguna.

    Resi Bismo,
    Betul…setiap orangtua akan selalu mendoakan anak-anaknya. Orangtua juga kawatir kalau anaknya lupa diri, atau melakukan hal tercela, yang berakibat buruk pada diri anaknya dan orang lain.

  21. Wah selamat atas kelulusan anaknya. Satu fase yang penting yang kelak mungkin akan menjadi landasan masa depannya telah terukir. Kini setelah landasan atau fondasinya terbentuk, tinggal membangun ‘bangunan riil’nya agar kelak fondasinya tidak sia-sia. Tetapi saya yakin, Insha Allah, di tangan orang2 yang tepat dan trampil “bangunan riil” tersebut akan segera cepat terbentuk dan selesai. Amin.

    Ya, memang mengobrol tentang sesuatu yang berbeda seperti latar belakang bisnis yang berbeda2 membuat seringkali kita lupa waktu, apalagi kalau orangnya selalu ingin banyak tahu dan lapar ilmu pasti waktu 5 jam pasti sangat kurang. Tapi saya yakin waktu 5 jam yang terlewati itu sama sekali tidak sia2 bahkan boleh dikatakan sangat konstruktif. πŸ™‚

    Yari NK,
    Thanks…mengobrol dengan anak-anak muda, yang baru lulus S1, baru berkarir rata-rata 2 tahun, serta mahasiswa tingkat terakhir sangat menyenangkan, apalagi kalau keingintahuan mereka menggebu-gebu. Syukurlah kemarin saya terbantu dengan adik, yang pekerjaannya di bidang IT, jadi diskusinya lebih hidup.

  22. makasih ya bu, untuk kuliah singkat dan traktirannya heheheh…

    *”murid dadakan” bu enny (mo bilang temen kok ya gak enak sayah hehehe) yang akhirnya kenal sama anak2 bu enny *salam kenal anak2 bu enny hehehhe

    ditunggu contoh2 study case nya ya bu πŸ™‚

    Edo,
    Sama-sama Edo…untuk belajar yang ditanyakan teman-teman tak cukup hanya sekali pertemuan….paling cepat perlu 10 sesi….next time better
    Sorry belum sempat mengirim analisa ratio nya by email.….Masih mengerjakan tugas laporan bulanan

  23. selamat buat ananda yg akhirnya lulus dan segera diwisuda ibu

    Aprikot,
    Terimakasih, semoga seterusnya lebih lancar

  24. Sayang saya nggak ikutan sampai habis..

    Ikram,
    Thanks info Cafenya….benar-benar menyenangkan…..dan relatif murah (ini yang penting …hahaha).
    Udah baikan kan…jangan kecapekan, karena DBD bisa kambuh lagi.
    Btw, Trian udah ada program mau main kerumah bulan Februari…gabung aja…kalau cuma 2 (dua) orang….rumahku masih muat…atau menggelar tikar di teras…hehehe

  25. nama saya Dimas Julian, biasa dipanggil sama anak2 “Jul” atau “Dimas” oleh orang2 yang berumur > 40 tahun πŸ™‚

    sebenarnya bukan kerja sih Bu, resminya saya kuliah, walau di balik itu ada juga practical training πŸ™‚

    ibu saya masih belajar email + chatting + voice chat, setelah itu barulah beliau akan diajari cara menulis blog πŸ™‚

    Jul,
    Maksudnya memang namanya mau disamarkan, tapi karena Dimas atau Jul (teman kuliah panggil ini kan?) bersedia namanya dibuka….tentu tak masalah. Selamat Jul, semoga teman Fak Ilmu Komputer lain ada yang mengikuti jejak dan langkahmu. Menyayangi orangtua, juga mengenalkan teman yang seumur dan sepandangan dengan beliau. Maaf kemarin, perhatian saya terbagi, jadi mengobrol dengan papa mama nya Jul hanya sebentar. Next time better ya….

  26. Saya juga ikut hadir di Cafe Oh La La, bersama isteri dan anak sulung. Maklum, statusku “adiknya” sohibul bait..

    Selamat Mas Ari atas kelulusannya (pending: wisuda). Kelihatannya lulus S1 bukan the end of everything, lebih tepatnya malah life has just begun (wah..kayak lagunya Carpenters saja…)

    Dengan yang hadir saya hanya sempat say Hi sebentar, setelah itu “mojok” menikmati rice + black pepper beef + vanilla milk shake (gratis dari sohibul bait), sambil ngobrol dengan Jul, Bapaknya Jul, dan Ibunya Jul…eh Dimas..

    Ternyata Jul mau sekolah ngambil MSCS ke MUM di Fairfield, Iowa. Setelah beberapa bulan di kampus, dia rencananya mau kerja di Silicon Valley (temanku Anand Despande dan Iqbal Khan kerja di HP Silicon Valley, siapa tahu ntar ketemu ?)..

    Tridjoko,
    Seperti diskusi di Cafe Oh lala kemarin, kita mau kemana, bagaimana pengelolaan keuangan kita…apakah tahun depan modal sendiri (net worth) yang kita kumpulkan meningkat apa tidak. Begitu juga kehidupan, kalau panjang umur, dan ketemu lagi setahun kemudian, tentu sudah banyak yang berubah. Malik…dan mungkin Adi (tukang ketik) sudah membawa balita…yang lain, seperti Dessa mungkin udah married…dan saya? Masihkah ada kesempatan ketemu lagi? Semoga yang hadir kemarin, mendapat rejeki yang baik, dan ketemu lagi setahun kedepan, dengan lebih sukses…..semoga…..

    Selamat ya untuk semua yang hadir, mudah-mudahan sukses dengan karir masing-masing..

    Setahun lagi, mungkin kita ke Oh La La lagi, siapa tahu sudah banyak yang terjadi ?

  27. Mau ngucapin selamat utk anaknya Ibu…
    Selesai juga perjuangannya.

    Senangnya, bisa berkumpul ramai2… πŸ˜€

    Iko,
    Terimakasih…..iya senang, jarang bisa kumpul rame-rame dengan sahabat anak-anak

  28. koq nggak ngundang-ngundang bu πŸ™‚

    Pak Anggara,

    Hmm maaf pak, pengin juga sih mengundang yang lain…kemarin hanya sahabat dekat anak-anak, adik saya dan keluarga, serta papa mamanya teman anakku. Blogger Tangerang saat yang sama juga lagi kumpul ya…saya baca laporannya.
    Btw, saya pengin juga diskusi hukum dengan pak Anggara, mungkin banyak yang bisa kita bahas….

  29. Bu, selamat ya atas kelulusan putranya.

    Semoga diberi kemudahan untuk next planning dan tentuanya semua berkat do’a dan support sang Bunda bukan?

    Tini,
    Makasih, dia sekarang udah bekerja….semua harus disyukuri.

  30. Ibu dan mas Narpati,selamat ya atas kelulusannya..
    Tnyata dr kenalan,obrolan santai,lgsg masuk ke topik manajemen. Wah,silaturahmi plus plus mmg πŸ™‚

    Dilla,
    Makasih….akhirnya….dan masih dilanjutkan hal-hal menyenangkan berikutnya….sebuah perjuangan yng panjang, dan meletihkan, bagi semua pihak, tak hanya anaknya sendiri….syukurlah berakhir happy ending.
    Cerita selanjutnya menyusul, setelah hari “H” dan reda dari kesibukan….

  31. […] plan diatas, saya sendiri masih harus memahami banyak hal, terutama terkait faktor finansial. Kuliah singkat dengan bu enny beberapa waktu yang lalu sangat membantu saya dalam memahami poin-poin diatas. Silahkan tanya ke […]

  32. ternyata cafe ohlala memang banyak di minati para pecinta cooffe, apalagi yang saya sering temukan di ohlala cafe puri, lebih bnyak peminatnya dan setiap saya datang kesana selalu saja ramai terus.

    Abdul Hamid
    ,
    Cafe Oh la la memang dibuat untuk sekedar minum sambil mengobrol ringan….tapi banyak teman yang mengatakan belum nendang kalau nggak makan nasi.

  33. wah2 seru sekali ini nampaknya,,,
    keluarga yang luar biasa
    salam kenal wat semuanya
    sdikit info: saya juga lagi merintis usaha kecil agar bisa mencukupi biaya kuliah mohon doa dari semua
    kpe_ra@yahoo.com

  34. […] plan diatas, saya sendiri masih harus memahami banyak hal, terutama terkait faktor finansial. Kuliah singkat dengan bu enny beberapa waktu yang lalu sangat membantu saya dalam memahami poin-poin diatas. Silahkan tanya ke […]

  35. Selamat atas kelulusan putranya. gue suka blog ini!

  36. […] plan diatas, saya sendiri masih harus memahami banyak hal, terutama terkait faktor finansial.Β Kuliah singkat dengan bu ennyΒ beberapa waktu yang lalu sangat membantu saya dalam memahami poin-poin diatas. Silahkan tanya ke […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: