Risiko, mungkinkah ditiadakan?

Kita memahami, bahwa dalam setiap langkah mengandung suatu risiko, bahkan tak melakukan apapun ada risiko, yaitu risiko kehilangan kesempatan. Manajemen Risiko saat ini sudah melekat pada setiap aspek kehidupan, namun disadari pengelolaan risiko ini belum sepenuhnya disadari oleh semua pihak.

Lanjutkan membaca “Risiko, mungkinkah ditiadakan?”

Iklan

Kadang-kadang kita perlu bersikap “spontan”

Spontanitas diperlukan agar kita keluar dari kehidupan yang rutin, yang telah terjadual ketat setiap harinya. Spontan menurut KBBI adalah serta merta, tanpa dipikir atau direncanakan lebih dahulu, melakukan sesuatu karena dorongan hati, tidak karena anjuran dan sebagainya. Ada bermacam-macam tipe manusia, ada yang kehidupannya serba teratur, lengkap dengan jadual ketat setiap harinya, namun ada juga yang lebih menikmati hidup, jadualnya tak terlalu ketat. Orang yang terbiasa hidup teratur, akan merasa kurang nyaman jika tiba-tiba diajak untuk melakukan hal-hal mendadak. Namun spontanitas ini terkadang diperlukan dalam kehidupan, agar kita mempunyai variasi dan hidup tak menjadi monoton.

Lanjutkan membaca “Kadang-kadang kita perlu bersikap “spontan””

Pelajaran dari Nick Leeson

Anda ingat Nick Leeson? Akibat besarnya kekuasaan ditangan Nick Leson, Barings Bank yang telah berusia ratusan tahun (didirikan sejak tahun 1762 oleh Sir Francis Baring dan menjadi Bank Dagang yang paling tua di Inggris), bangkrut dan dijual ke Bank ING (Belanda) seharga GBP 1. Banyak hal yang dapat kita petik sebagai pelajaran disini, bahwa merusak lebih mudah daripada membangun.

Lanjutkan membaca “Pelajaran dari Nick Leeson”

Terjebak pada kemacetan akibat demo di Semanggi

Tinggal di Jakarta membuat kita harus waspada, apalagi akhir-akhir ini. Setiap pagi tugas rutin saya adalah mendengarkan radio, kira-kira akan ada demo dimana saja, dan bagaimana menghindarinya. Entah kenapa, saya sering terjebak pada situasi, yang kadang membuat trauma, sehingga anak/keponakanku mungkin bosen oleh pesanku yang berulang-ulang….”Jika tahu-tahu jalan macet sekali harus waspada, ada apa di depan sana. Begitu juga bila jalanan lengang yang tak seperti biasanya, ada kemungkinan orang menghindari jalan tersebut karena ada tawuran pelajar atau apa.”

Lanjutkan membaca “Terjebak pada kemacetan akibat demo di Semanggi”

Jangan pernah menunda pekerjaan

Judul di atas sangat ingin saya jadikan moto kehidupanku sehari-hari, niatnya sih semua dilakukan berdasar perencanaan dan telah disiapkan jauh hari. Sejak merasakan kehidupan di tempat kost, yang kadang mendadak ada tamu yang ikut menginap, dan mengajak mengobrol pada saat sebetulnya besok lusa sudah menjelang ujian, maka secara tak langsung memaksa saya untuk merencanakan semuanya. Setelah pindah ke asrama, moto di atas harus benar-benar ditaati kalau tidak ingin menyesal. Kehidupan di asrama putri, yang terdiri atas 50 orang, dengan beraneka ragam kepercayaan, maka setiap kali ada hari besar agama, disepakati untuk dirayakan jika penghuni yang menganut agama tersebut lebih dari dua orang. Akibatnya acara-acara seperti ini sering diadakan, demikian juga undangan ultah, yang kadang menjadikan kesulitan disaat akan ujian, maklum sebagai penghuni asrama, maka secara moral penghuni diharapkan terlibat dalam acara.

Lanjutkan membaca “Jangan pernah menunda pekerjaan”

Monas di Minggu 15 Juni 2008

Pagi hari hujan rintik-rintik masih turun, dan menurut ramalan cuaca yang dibacakan di salah satu radio, hari ini Jakarta akan berawan serta kemungkinan turun hujan ringan sampai sedang. Padahal hari ini rencana mau mendatangi acara kopdar yang diselenggarakan dalam rangka perpisahan Fertob, blogger misterius namun tulisan-tulisannya menggigit, dan membuat setiap kali dahi berkerinyit untuk memahami pesannya. Saya memang punya penilaian tersendiri atas tulisan Fertob, apalagi dia juga bersedia membalas emailku dan berdiskusi melalui email.

Lanjutkan membaca “Monas di Minggu 15 Juni 2008”

Persahabatan

Masing-masing kita tentunya pernah mempunyai sahabat, ada yang masih berhubungan sejak saat masih kecil, namun ada yang setiap kali jenjang kehidupan punya sahabat baru, sesuai dengan umur dan kegiatannya. Mengapa orang bisa bersahabat? Pada umumnya karena mempunyai minat sama, atau justru punya karakter yang berlainan, namun saling melengkapi.

Lanjutkan membaca “Persahabatan”