Terimakasih KPP Pratama Jakarta Selatan

Pada postingan sebelumnya, saya menceritakan bagaimana pada saat pensiun, saya justru membayar pajak lebih besar. Hal tsb disebabkan, saya memulai pensiun pada bulan Nopember, yang sejak bulan tersebut, pemotongan Pph adalah sebesar 5 persen dari penghasilan. Sedangkan pelaporan SPT dibuat tahunan, sehingga kalau digabung dengan penghasilan selama bulan Januari-Oktober 2007, sesuai ketentuan saya termasuk yang dipotong 35 persen. Bayangkan, pada saat pensiun, yang jelas penerimaan sangat kecil, saya malah harus membayar kekurangan pajak. Dan kalau mengingat tak semuanya melaporkan SPT seperti saya, kadang memang terasa menyakitkan. Namun sebagai warga negara yang baik, saya tetap mengikuti peraturan, dan menyetorkan kekurangan pembayaran pajak pada tanggal 24 maret 2008.

Lanjutkan membaca “Terimakasih KPP Pratama Jakarta Selatan”

Menikmati Minggu yang tenang di rumah

Kenapa Minggu tenang? Ya, karena hari Minggu kemarin saya benar-benar merasakan ketenangan, baik secara fisik maupun jiwa. Setelah kena flu dua minggu sebelumnya, dan menulari seluruh anggota keluarga, maka saya berjanji pada diri sendiri untuk menikmati hari Sabtu Minggu dengan suasana santai. Hari Sabtu pagi saya masih mengajar di LPPI, Kemang….dan sorenya ke rumah adik di Pondok Gede, karena malamnya adikku akan menerima lamaran buat putri sulungnya.

Lanjutkan membaca “Menikmati Minggu yang tenang di rumah”