Kapankah saatnya kita berhenti?

Pertanyaan tadi saya peroleh saat mengajar pada suatu kelas untuk para Pemimpin Cabang. Kapankah pinjaman pada seorang nasabah dianggap sudah “mentok?” Kapankah kita berhenti mengejar karir, dan melakukan hal lain yang lebih menyenangkan? Kapan kita berhenti mendorong anak untuk belajar? Pertanyaan tadi mau tak mau harus kita renungkan, sebetulnya kapankah batas itu tercapai? Ada orang yang sepanjang hidupnya belajar, belajar dan belajar terus menerus……dan ada orang yang terlihat begitu menikmati hidup dan puas dengan kesederhanaannya, tanpa perlu jungkir balik memikirkan apakah karirnya akan melesat, dan apakah usahanya akan sukses.

Lanjutkan membaca “Kapankah saatnya kita berhenti?”

Iklan