Perlu membuat jadual cuti asisten, agar bisa menikmati “Lebaran”

Dua minggu lagi adalah hari raya bagi kaum muslim. Pada saat ini sebagian besar berbondong bondong mudik, kecuali bagi orang-orang yang tidak mempunyai orangtua lagi seperti kami. Namun semua anggota keluarga yang tinggal bersama kami, di luar keluarga inti, tetap menginginkan mudik. Bagaimana agar semua bisa menikmati Lebaran, namun kondisi rumah tangga tidak kacau? Maklum saya anak sulung, demikian juga suami mempunyai banyak adik, sehingga saat Lebaran, rumah kami banyak dikunjungi saudara, dan juga kami harus berkunjung kepada orang yang lebih tua. Dengan demikian, jika masih ada si mbak yang bersedia bergantian menunggu rumah, maka kami bisa tenang bersilaturahim ke beberapa sanak keluarga lain di seputar Jakarta dan Bandung.

Lanjutkan membaca “Perlu membuat jadual cuti asisten, agar bisa menikmati “Lebaran””