Arrrgh….akhirnya terkapar

Niat hati sih mau santai, senang-senang, mumpung aktivitas pekerjaan tak terlalu banyak. Ternyata cuma impian saja. Karena masing-masing anggota keluarga sibuk, apalagi setelah anak-anak besar, berkumpul bersama keluarga (terdiri dari suami isteri dan kedua anak) sulitnya bukan main. Kami berempat benar-benar bisa berkumpul hanya pada saat libur Lebaran dan saat si sulung menikah bulan Februari yang lalu, itupun selesai acara, pagi-pagi sekali sang ayah dan si bungsu langsung kembali ke Bandung.

Lanjutkan membaca “Arrrgh….akhirnya terkapar”