Sebuah cincin kawin

Suatu ketika, di ruang kelas Ilmu Tanah, Guru Besar Ilmu Tanah sedang memberikan kuliah. Sahabatku, berkali-kali mencolek tanganku, namun tak saya perhatikan karena saya sibuk mencatat. Tak lama kemudian terdengar bisikan temanku tadi, “En, perhatiin deh. Gue seneng deh sama bapak ini, lihat tangannya, pakai cincin kawin.” Saya tetap tak menggubris, agak sebal juga atas gangguannya, yang membuyarkan konsentrasiku untuk mencatat materi perkuliahan. Selesai kuliah saya tanya, ” Apaan sih, orang sibuk mendengarkan kuliah, kamu malah meributkan soal cincin kawin.”

Lanjutkan membaca “Sebuah cincin kawin”