Cewek panggilan?

Jangan berpikir negatif dulu. Ini istilah saya dengan seorang teman, gara-gara teman saya tak bisa lepas dari hape nya. “Kenapa sih loe kok lengket banget sama itu hape?” tanya saya. “Ya begini nih kalau lagi jadi cewek panggilan,” jawabnya sambil tersenyum-senyum. “Hssh…jangan kenceng-kenceng, ntar orang nyangka beneran,” kata saya. “Ya, enggaklah, wong udah tuwek gini, “jawab temanku lagi.

Lanjutkan membaca “Cewek panggilan?”

Kejutan di tengah malam

Sebetulnya kemarin berniat tidur sore, karena besok ada janji dengan teman. Entahlah, ternyata kata-kata yang diucapkan seorang dokter saat pelatihan kewirausahaan terngiang kembali. Bahwa makin tua, maka kita akan sering sulit tidur…dan benar saja, mata sulit dipejamkan. Akhirnya membuka buku, dan mencoba merangkai kata-kata untuk membuat dongeng baru. Malam makin larut, sayup-sayup penyiar di sebuah radio mengucapkan salam perpisahan, untuk ketemu di udara besok pagi jam 5. Wahh udah jam 12 malam, mau tak mau harus dipaksa tidur, badan yang sudah tua ini memang harus lebih di sayang, di urus dengan benar, agar tak menyulitkan diri sendiri dan keluarga.

Lanjutkan membaca “Kejutan di tengah malam”

Pak tua

Account Officer (AO) Senior yang berada di Kantor Cabang tempat Rita job training ada enam orang, dan semuanya laki-laki…ada yang masih muda, ada yang sudah setengah umur….dan gosipnya berbini dua. Betapapun, Rita harus dekat dengan para AO ini, agar dia bisa memahami pelaksanaan operasional perkreditan dilapangan, bagaimana para AO memasarkan pinjaman, atau bagaimana cara penyelamatannya jika pinjaman menjadi bermasalah. Agar para isteri AO tidak cemburu, saat arisan yang juga dihadiri isteri Pimpinan Cabang, maka Rita minta ijin untuk menjelaskan tugasnya, dan mohon bantuan agar para isteri tak keberatan jika Rita berboncengan dengan suaminya. Boncengan sepeda motor? Tentu saja, lha untuk memahami perkreditan maka Rita harus belajar dari kredit yang paling kecil, dan tentu saja untuk kredit kecil seperti ini, AO dibekali sepeda motor dinas. Lha kalau pakai mobil, nasabah yang usahanya masih kecil itu akan ketakutan duluan.

Lanjutkan membaca “Pak tua”

Bos besar

Rita mengawali hari dengan bahagia, betapa tidak, akhirnya dia mendapat panggilan untuk diterima bekerja di sebuah Bank. Hatinya berbunga-bunga, dan hati berdebar, apakah saya bisa mengikuti pelajaran? Maklum, pendidikan Rita bukan berlatar belakang ekonomi, ilmu yang memang dianggap sesuai untuk bekerja di Bank. Rita sibuk menghitung dengan jarinya, berapa orang ya yang bukan berasal dari ekonomi?

Lanjutkan membaca “Bos besar”

Apa yang harus dipelajari untuk mendukung kemampuan seorang AO?

Seorang gadis (kita sebut namanya Tia) baru diterima bekerja di salah sebuah Bank, yang berdomisili di Indonesia. Walau sudah diterima, tidak berarti semuanya menjadi lancar, karena Tia harus mengikuti serangkaian pendidikan, baik di kelas maupun job training di Kantor Cabang Bank tersebut, yang menggunakan sistim gugur. Tia juga harus berusaha mencari informasi, ilmu dan pengetahuan apa saja yang harus dipelajari, agar dia bisa melalui pendidikan dengan baik, serta mendapat nilai yang termasuk dalam kategori “the Big Five“. Nilai yang baik dalam pendidikan, dan kemudian diimbangi berkinerja baik dilapangan, merupakan tiket sukses untuk berkarir di dunia kerja.

Lanjutkan membaca “Apa yang harus dipelajari untuk mendukung kemampuan seorang AO?”

Betulkah suatu pertemanan memerlukan “unsur chemistry?”

Pernahkah mengamati kenapa ya kok si A cenderung lebih merasa dekat dengan si B, dibanding dengan C? Mengapa seseorang yang baru ketemu merasa akrab, dan cocok? Entah pertemuan tersebut di perjalanan, di kereta api, mengobrol sepanjang perjalanan, merasa cocok, dan akhirnya berjodoh. Ada yang ketemu hanya sepintas, pada acara pertemuan mahasiswa antar dua universitas, dan setelah lama tak ketemu, kemudian bertemu lagi di suatu kesempatan tak di sengaja dan akhirnya berjodoh. Kenapa kita merasa nyaman mengobrol apa saja dengan seorang sahabat dan bukan yang lain?

Lanjutkan membaca “Betulkah suatu pertemanan memerlukan “unsur chemistry?””

Bagi orang yang berbakat bisnis, apa saja bisa dibisniskan

Akhir-akhir ini kita banyak membaca kasus subprime mortgage yang menghebohkan itu, dan saya sejak awal menduga masih banyak hal yang belum terungkap. Dari berita Kompas hari ini, tanggal 10 Oktober 2008, di hal 1 dan 15, akhirnya terungkap bahwa penyebab makin carut marutnya situasi adalah adanya CDS (Credit Default Swaps). Saya tak akan membahas hal ini, karena anda bisa membaca secara lengkap di harian Kompas, tapi dalam dunia bisnis yang sederhanapun, bahkan bagi para karyawan tingkat bawahpun, memahami bahwa ada kebutuhan likuiditas dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pengelolaan account yang dapat membantu kesulitan likuiditas tersebut merupakan bisnis yang menguntungkan.

Lanjutkan membaca “Bagi orang yang berbakat bisnis, apa saja bisa dibisniskan”

Teh, kopi atau susu coklat panas?

Setiap orang umumnya mempunyai kebiasaan rutin yang dilakukan untuk memulai kehidupan di pagi hari. Ada yang merasa “tak hidup” bila belum mengisap rokok sebatang, ada yang mesti lari pagi, atau mendengarkan berita. Membaca tulisan Yoga di blog nya, membayangkan jangan-jangan karakter Yoga mirip denganku, apalagi kebiasaan Yoga seperti menyukai teh poci, dan belakangan teh orange pekoe (kali ini saya belum tahu jenis teh macam apa pula ini).

Lanjutkan membaca “Teh, kopi atau susu coklat panas?”

Monitor perkembangan keluarga melalui blog

Saya tak pernah membayangkan betapa perkembangan blog begitu pesatnya, dan banyak sekali kegunaannya. Selain mengenal banyak teman, menambah ilmu dan wawasan, juga banyak diantara teman yang akhirnya menjadi sahabat di dunia nyata. Terbayang masa beberapa belas tahun lalu, yang cara berhubungan melalui surat menyurat dan melalui jasa pak pos. Masih terbayang, betapa ayah setiap hari menunggu pak pos lewat, untuk mendapatkan kabar anaknya.

Lanjutkan membaca “Monitor perkembangan keluarga melalui blog”