Pasangan yang saling menguatkan

Pernahkah anda memperhatikan, bagaimana pasangan yang telah menikah lama saling berkomunikasi? Dan mengapa orang yang sudah pacaran lama, bahkan ada yang lebih dari lima tahun, tetapi setelah menikah, ternyata mengalami kegagalan? Saat masih tinggal di rumah dinas, setiap pagi saya melihat pasangan orangtua yang sering jalan pagi bersama, bergandengan tangan, dengan ibu yang melangkah tertatih-tatih dan kaki agak di seret, menandakan pernah stroke. Namun betapa hangatnya hati ini, jika melihat wajah keduanya yang jernih, dan selalu tersenyum. Saya membayangkan, betapa damainya jika mengalami masa tua seperti itu, saling menyayangi antara pasangan, dan anak-anak telah besar.

Lanjutkan membaca “Pasangan yang saling menguatkan”

Iklan

IM3 lebih baik dibanding Telkomsel?

Saya hanya ingin cerita pengalaman pas Liburan ini.

Anak sulung saya ulang tahun, dan karena dia telah berada di seberang lautan, jalan satu-satunya mengirim ucapan selamat ulang tahun melalui sms, kalau menelepon langsung harus mencari waktu yang tepat, karena perbedaan waktu antara Jakarta dan Miami, berkisar antara 11-12 jam, tergantung dari musim.

Lanjutkan membaca “IM3 lebih baik dibanding Telkomsel?”

Liburan, pada saat anak-anak telah besar

Liburan akhir tahun, tadi nya saya berencana mau ke Bandung. Ternyata suami saya sedang menyelesaikan tumpukan kerjaan, dan entah kenapa akhir tahun ini saya juga masih sibuk. Maklum kerjaan saya sekarang berdasar orderan, jadi kadang santai, kadang sibuk banget. Tapi tetap harus bersyukur, karena masih ada hal-hal yang dikerjakan, sehingga otak ini tidak berhenti untuk berpikir.

Lanjutkan membaca “Liburan, pada saat anak-anak telah besar”

Sepucuk surat buat anakku

Minggu keempat bulan Desember saat itu cuaca masih terasa panas, maklum sudah berbulan-bulan tidak turun hujan. Padahal umumnya, memasuki bulan Oktober, hujan telah mulai turun membasahi bumi. Kemungkinan karena siklus kemarau panjang 10 tahunan. Namun, sampai dengan bulan Desember ini, hujan baru sesekali turun, dan tidak membuat cuaca menjadi sejuk. Sejak semalam ibu tidak bisa tidur, badan terasa pegal semua. Tadi malam, ayah baru saja pulang dari tugas ke luar kota.

Lanjutkan membaca “Sepucuk surat buat anakku”

Doa dan kasih sayang seorang ibu penting dalam mengantar kedewasaan anak-anaknya

Apa yang kita bayangkan pada saat akan menjadi seorang ibu? Mempunyai anak yang baik, yang pinter dan segala macam hal baik lainnya. Tapi, apa persiapan kita untuk menjadi seorang ibu yang baik? Menjadi seorang ibu, bukan sekedar kita menikah dan mempunyai anak, namun diperlukan kesiapan mental, juga fisik. Karena sekali menjadi seorang ibu, maka seorang ibu akan selamanya menjadi seorang ibu.

Lanjutkan membaca “Doa dan kasih sayang seorang ibu penting dalam mengantar kedewasaan anak-anaknya”

Bagaimana rapor anda di tahun 2008?

Tanpa terasa sekarang kita mulai memasuki minggu ketiga bulan Desember 2008, yang merupakan bulan terakhir untuk mengejar target. Sudahkah anda mereview, bagaimana kira-kira kemajuan rencana anda di tahun 2008, adakah semuanya sudah tercapai, atau hanya sebagian besar saja? Saat seperti ini, kita juga mulai memikirkan target untuk tahun 2009, apa yang kita rencanakan?

Lanjutkan membaca “Bagaimana rapor anda di tahun 2008?”

Menjadi “bisa” karena kebiasaan atau karena terpaksa?

Saya mencoba merenung, darimana sebetulnya sifat dan kebiasaan perilaku saya sehari-hari? Dari ayahkah? Dari Ibu? Atau malah campuran dari pengaruh lingkungan? Kalau kita pernah mempelajari ilmu ”genetika”, kita memahami ada beberapa kombinasi faktor yang menurun dari orangtua kepada anak. Orang yang mengenal kedua anakku, akan melihat, ada beberapa faktor perilakunya, yang tidak hanya menurun dari orangtua, tapi juga dari om dan tantenya. Melihat tulisan si bungsu di sini, terasa sekali, walau dia banyak kemiripan denganku, namun juga diakui, banyak juga sifat-sifat nya yang sangat berbeda.

Lanjutkan membaca “Menjadi “bisa” karena kebiasaan atau karena terpaksa?”