Alergi dingin

Saya lahir dan dibesarkan di kota yang hawanya panas, di dataran rendah, diantara gunung Lawu dan gunung Wilis. Namun karena rumah dipinggiran kota, halaman cukup luas, serta sekeliling masih banyak pepohonan, panas ini tak terlalu terasa. Penyakit satu2nya yang mudah menyerangku adalah pusing, jika harus berdiri berjam-jam saat upacara bendera, atau harus ke pasar tradisional bagian penjualan ikan.

Lanjutkan membaca “Alergi dingin”