Mengapa banyak Bank yang ingin beralih ke segmen Ritel?

Pada saat akhir 20 an, Retail Banking masih tidak dianggap sebagai Bank yang kinerjanya bintang, dan kalah pamor dengan Invesment Banking. Namun saat ini semua pandangan mulai beralih ke Retail Banking, terutama di Indonesia, setelah krisis pada tahun 97-98 an yang menunjukkan bahwa Retail Banking lebih mudah menyesuaikan diri dalam menghadapi krisis. Kondisi ini menyebabkan banyak Bank yang melirik segmen Ritel ini, karena dianggap risikonya lebih rendah, nasabahnya lebih menyebar, sehingga jika terjadi krisis tidak akan merugikan secara keseluruhan. Namun apakah perubahan dari Invesment Banking, maupun Corporate Banking menjadi Retail Banking dapat terjadi secara mudah? Dari pemaparan di bawah ini akan diketahui, bahwa setiap segmen Bisnis yang dikelola Bank memerlukan kualifikasi tertentu, dan tidak mudah untuk mengubah kondisi terutama budaya kerja yang telah dipertahankan selama ini. Dan bilamana ingin menjadi Bank Ritel, apa yang harus diperhatikan?

Lanjutkan membaca “Mengapa banyak Bank yang ingin beralih ke segmen Ritel?”