Oleh: edratna | Agustus 24, 2009

Melongok sudut Jakarta dari sebuah jendela perkantoran

Pada suatu siang, saat kejenuhan lagi melanda dan kantuk mulai menyerang, apakah yang biasanya anda lakukan? Ym an sama teman (sayang tak semua kantor memberikan fasilitas ini), atau saling bekirim sms, atau mengubah status di FB? Saya mencoba untuk melihat kesibukan Jakarta dari kantor, yang selama ini jarang sekali diperhatikan. Apa hasilnya? Ternyata jika dilihat dari atas, Jakarta masih ada bagian hijaunya, dan bagian yang hijau ini lumayan juga. Entah kenapa, kalau kita melihatnya dari jalan, rasanya kok Jakarta kurang sejuk ya, atau karena cuaca yang semakin terasa panas akhir-akhir ini?

Inilah hasil jepretan lewat ponsel, pemandangan di salah satu sudut Jakarta, dari sebuah perkantoran di daerah Kebon Sirih.

Pemandangan sebuah sudut Jakarta dari jendela kantor

Pemandangan sebuah sudut Jakarta dari jendela kantor

Bagaimana? Lumayan hijau kan? Walau sayang hijaunya tak terlalu di rawat. Dan mungkin juga pemilik tanah belum menjual tanahnya, atau belum sempat punya ide untuk membangun apa tepatnya di daerah tersebut.

Juga dapat dilihat betapa gersang pemandangan atap gedung perkantoran dilihat dari atas. Jika pemilik gedung mau mulai menghijaukan atapnya, seperti yang dilakukan di beberapa negara lain, tentu akan lebih memberikan keindahan, disamping mengurangi efek pemanasan global. Bagaimana pendapat anda?

Iklan

Responses

  1. Ya seharusnya coba dimulai penghijauan di atas atap perkantoran. Biasanya akan menurunkan suhu udara di sekitarnya 1-2 derajat loh. Tapi perlu perhitungan yang tepat, jangan sampai malah membuat bocor/lumutan hehehhe.

    EM

    Ikkyu_san,
    Hehehe…bener juga…atau malah jadi aman dari bocor ya…karena kemarin atap rumahku ditambah lagi aqua proof nya…entah semennya yang jelek atau apa, karena panas yang tinggi, terlihat juga ada retakan2.
    Saya pernah baca majalah, ada juga tanaman yang bisa ditanam di atap….kalau dalam pot sih bisa aja, tapi ini seperti ditanam di tanah, tentu saja untuk tanaman yang akarnya serabut.

  2. Wah, ide yang bagus, menghijaukan atap hihihihi..
    Skali-kali ditulis Bu, saya baru dengar sekarang soalnya

    DV,
    Mesti cari lagi majalahnya, kayaknya di Jepang deh….

  3. Di bbrp tempat Jakarta memang terlihat hijau. Tapi ada banyak tempat pula yang berdebu, panas, dan tak teratur…

    Krismariana,
    Jakarta Pusat memang relatif lebih tertata, dan ditengah jalanpun hijau walau bukan tanaman rindang lagi, karena kalah dengan jalur busway.

  4. Benar Bu…Ternyata kalau dari atas masih hijau ya…Mengapa kalau di bawah terasa panas? Karena posisi pohon bukan di jalanan kali ye…

    Hery Azwan,
    Entahlah…apalagi jika memandangnya dari jendela kantor om trainer, atau kantor lamaku yang pas di dekat Semanggi..pasti hijau dari atas.

  5. hiburan murmer keuarga saya ke monas aja bu kalo mau lihat hijau daun atau nggak ke bogor selain ngetes mobil..heee

    Boyin,
    Syukurlah Monas dipertahankan hijau, jadi pemandangannya selain indah juga segar

  6. usul bagus tuh mbak…tapi…sayangnya gak banyak yang punya pikiran kek gitu 😦

    AngelNdutz,
    Mudah2an mulai dipikirkan oleh Pemda DKI Jaya

  7. yang kurang mungkin persentase area hijaunya, bu. jakarta kan luas banget, sementara area hijaunya mungkin tidak sampai 30%, hanya di beberapa tempat saja. mudah-mudahan area hijau yang masih terlihat itu tidak digunakan untuk mendirikan bangunan agar tetap hijau selamanya. πŸ˜€

    Marsmallow,
    Benar…Jakarta harus dikembalikan agar presentasenya ruang hijau minimal 30%…saat ini belum semua aturan tsb dapat ditegakkan, bahkan ruang hijau seperti di Kemang sekarang menjadi area bisnis.

  8. bagi kami yang udik ini, kalau ke jakarta sesekali, kok rasanya gedung pencakar langit itu amatlah sangat indah ya? segala kehijauan sudah tak terpikirkan. tapi, tentunya bagi penghuni jakarta, gedung-gedung besar itu sangat menjenuhkan…
    menghijaukan gedung sepertinya sebuah ide yang cukup baik, semoga banyak para pemilik gedung yang berpikiran seperti itu ya Bu… πŸ˜€

    Vizon,
    Kalau di daerah Sudirman Thamrin memang indah, dan area hijaunya masih lumayan…tapi kalau kita berkendara ke arah bandara Sukarno Hatta, makin ke barat makin gersang…apalagi sekarang hutan bakau juga makin menipis. Dulu jalan di kiri kanan bandara hijau, sekarang makin banyak bangunan

  9. Halah, perasaan kenal… Ternyata ada gedung kantorku nampang di sana Bu… πŸ˜›

    Mang Kumlod,
    Gedung kantormu di Kementrian BUMN atau Wisma Antara? Berarti kapan-kapan kita bisa kopdar pas makan siang…hehehe
    Mumpung saya belum pindah dari situ

  10. Pohonnya sudah berbuah papan. Jadi yang tertanam di sela-sela pepohonan itu ternyata ada papan iklannya. doh

    Adipati Kademangan,
    Hmm perlu di dorong agar mulai sedikit demi sedikit tata ruang Jakarta dikembalikan ke area hijau 30%

  11. Saya kalau ke Jakarta hanya seperlunya saja, nggak tahan panasnya Bu. Kadang pagi masih muncul di kampus, lalu sepulang dari Jakarta sore mampir ke kampus lagi … Jadi seperti menghadiri rapat di luar kampus … hehehe

    Oemar Bakrie,
    Kalau udah biasa di Bandung, Jakarta memang panas menyengat pak. Dulu si bungsu di Bandung kedinginan, sekarang kalau ke Jakarta kepanasan…hehehe

  12. bagus juga sudut pandangnya pas banget. Mirip kayak maket…

    Elmoudy,
    Ternyata bagus ya hasilnya….

  13. klo saja setiap kluarga menanam 1 pohon buah saja…pasti akan terlihat hijau Jakarta ini…

    Klo saja rumah2 halaman yg mungilnya ngga disemen semua dan ditanami rumput serta tanaman perdu pasti jkt klihatan hijau…

    klo saja sampah2 tidak dibuang ke kali, dan ditiap pojok rumah punya tempat untuk kompos sisa2 sayuran dll…. pasti tanaman2 akan subur…

    *penuhharapdotcom*

    Wieda,
    Betul Wieda, saat beli rumah dan akan direnovasi, dalam IMB sudah disarankan agar minimal menanam pohon besar satu setiap halaman. Kenyataannya tetangga kiri kananku tak semuanya mentaati hal tsb, dan juga tak ada tegoran. Dan halaman rumahku baru mulai tumbuh satu pohon pace setinggi 2 meter, lainnya berupa tanaman hias, maklum halamannya hanya 2x 3 meter. Namun halaman lainnya berupa paving yang ditanami rumput, yang sekaligus berfungsi agar bisa untuk parkir mobil…..kembali lagi, garasinya sempit.

  14. polusinya mantap hahahahaha

    Imoe,
    Iya…terlihat awannya kelabu, padahal siang hari terik

  15. yah memang masih nampak hijau namun kehijauanya tak sepadan dengan polusi yang di timbulkan oleh kendaraan yang lalu lalang dan mungkin kalo ke hijauan itu makin di kembangkan akan menjadi lebih segar di jakarta
    salam bu

    Genthokelir,
    Betul…tapi tak bisa sepenuhnya disalahkan, karena pemerintah DKI belum memberikan alat tranportasi masal yang nyaman untuk warganya. Busway juga sering berjubel dan datangnya lama…sayapun akhirnya kembali memilih taksi, badan tua ini udah nggak kuat berjubelan.

  16. Kalau masih terasa panas, rasanya oksigen yang dikeluarkan oleh pepohonan hijau itu belum cukup mengatasi pemanasan yang disebabkan oleh berbagai sumber misalnya dari kendaraan bermotor. Atau bisa juga pepohonan itu bukan tipe pohon perindang alias sekedar tanaman hias, jadi dampak sejuknya tak terlalu terasa.

    Mufti AM,
    Adanya jalur busway memang membuat pepohonan yang ditanam diantara dua jalur jalan menjadi ditebang dan diganti pohon yang kurang rindang. Dan jumlah kendaraan telah melebihi kapasitas jalan sehingga mecet terus menerus

  17. wah… kalo saya ga bisa motret gituh, wong gedungnya kehalang sama gedung parkiran.. πŸ˜›

    Billy Koesoemadinata,
    Kebetulan karena melihat pemandangan lumayan bagus …jadi langsung diambil fotonya

  18. gimana Jakarta tidak panas jumlah ruang hijau diibukota lebih sedikit dibanding jumlah kendaraan bermotor,maka kita dukung pemprov DKI untuk membuat jalur hijau


    Mungkin yang penting dibenahi juga alat transportasinya, sehingga tak banyak yang menggunakan mobil pribadi

  19. Atap …
    Di beri penghijauan …
    Sepertinya ide yang bagus ibu …
    kalau perlu di beri tanaman merambat …
    biar bisa menutupi kaca gedung-gedung itu …

    (lho jadi gelap dong …) πŸ™‚

    Salam saya

    Wahh ya jangan tanaman merambat om..ntar jadi gedung hantu…hihihi

  20. menghijaukan atap perkantoran, pasti perawatannya susah Buk…
    dan hanya jenis tanaman tertentu yg tahan dengan suhu panas…

    Hmm …memang perlu dianalisa dulu oleh para ahli bangunan, dan para ahli pertanian (hortikultura)

  21. Setuju bunda…
    Kalau atapnya dihijauin kan jadi bagus..

    Cumaaaa.. para perusahaan itu mau gak yah mengeluarkan biaya tambahan untuk itu….

    Jika nanti orang melihat sebagai bagian yang menarik, seperti halnya taman di depan gedung perkantoran, tentu pemilik gedung akan mulai berpikir

  22. Di Meksiko City (saya ada fotonya), bukan cuma atapnya saja yang ditanami pohon/bunga, tapi dindingnya juga ada tanaman-tanaman. Hal itu sudah menjadi program Walikota Mexico City, karena lahan sudah habis,

    Mungkin itu patut ditiru, paling tidak dapat mengurangi efek pemanasan global


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: