Perjalanan yang melelahkan

Pesawat Garuda GA 650 tinggal landas meninggalkan bandara Sukarno Hatta jam 21.10 wib di hari Sabtu sore. Hari Sabtu yang biasanya macet, hanya terlihat macet di jalan Tol ke arah Tanjung Priok, dan kata pak sopir taksi BB, hari Sabtu pagi sampai siang jalanan di kota Jakarta lengang, karena nyaris hampir semua orang duduk tenang di depan televisi melihat Densus 88 memburu teoris di dusun Beji Kabupaten Temanggung.

Lanjutkan membaca “Perjalanan yang melelahkan”

Percakapan antara pasien dan Dokter

Suatu sore, rasanya badan sudah melayang. Rasanya baru dua hari yang lalu kerokan. Wahh mesti ke dokter nih. Kebetulan kalau hari Jumat, jalanan Jakarta macetnya minta ampun. Apa boleh buat, kesehatan nomor satu, apalagi jika sudah nggak enak badan, makan pun rasanya malas. Penginnya perut kenyang, tapi tak perlu mengunyah…ahh dasar males. Jadi dari perkantoran di jalan Sudirman, taksi diminta membelokkan ke klinik langganan. Pasien penuh sesak, padahal biasanya di klinik ini pelayanan cepat, karena pasien tak terlalu banyak.

Lanjutkan membaca “Percakapan antara pasien dan Dokter”

Nonton ” Blind Pig Who Wants To Fly” di Teater Terbuka Salihara

Banyak sekali acara Seni dan Budaya di Salihara, yang selama ini tak sempat saya nikmati, karena ketiadaan waktu, juga akses kalau malam hari. Sebenarnya sih tak perlu kawatir, karena Salihara mudah dicapai dari rumah saya, juga taksi BB mudah dicari karena jalanan depan Salihara cukup ramai dilewati kendaraan. Sabtu ini badan lelah setelah beraktifitas seminggu, jadi rencana nonton siang hari batal, apalagi sang pengantar menghadiri acara undangan teman seangkatannya. Tapi si sulung berjanji mengajak nonton 8 th Q! Film Festival yang berlangsung di Jakarta, 26 Juli sd 5 Agustus 2009.

Malam itu setelah sholat Magrib, kami agak terburu-buru berangkat ke Salihara, karena menurut info film akan dimulai jam 7 malam. Ternyata acara untuk film yang ingin kami lihat, baru akan dimulai 7.30 pm, jadi ada waktu untuk keliling Salihara, terutama buat Poppy yang baru pertama kalinya mengunjungi Salihara.

Lanjutkan membaca “Nonton ” Blind Pig Who Wants To Fly” di Teater Terbuka Salihara”