Beser

Cerita ini, pernah saya tulis dengan judul Mr dan Mrs Toilet di sini. Namun setiap kali selalu terulang, sehingga ada keinginan untuk menuliskan kembali ke sini.  Siapa tahu ada yang punya resep manjur untuk mengatasi keadaan ini.

Ada yang tak tahu istilah beser? Dalam bahasa Jawa, beser adalah keadaan seseorang yang bolak-balik buang air kecil. Kata orang tua, beser disebabkan kandung kemihnya turun, banyak mengangkat barang berat, loncat-loncat dan sebagainya. Dan yang sering, untuk membuat kandung kemih ini kembali ke posisi semula, maka dipanggilah mbok dukun pijat, yang memang ahli dalam urusan membetulkan posisi kandung kemih ini.

Dan beser ini,  membuat beberapa kali terjadi situasi yang kurang nyaman. Dan semakin tua, beser ini akan semakin menjadi-jadi. Saya sendiri bukan ahli kedokteran, hanya pernah mendengar ceramah yang disampaikan seorang dokter, saat mengikuti kursus  bagi para calon purnakarya. Bahwa semakin tua, metabolisme tubuh kita tak seperti saat masih muda, terkadang sering tak bisa menahan buang air kecil.

Kapankah anda merasa beser? Saya sendiri termasuk yang sering ke kamar kecil, saya lupa persisnya, tapi  rasanya memang sudah terjadi sejak masih kecil. Dan masih teringat jelas, saat masih TK, pada jam istirahat, ibu Guru akan menanyakan..”Anak-anak, siapa yang kepengin pipis?” Dan banyak tangan-tangan kecil mengangkat tangan, tentu saja termasuk saya. Ibu Guru akan mengajak beberapa anak yang mau ke kamar kecil, kemudian masing-masing dipandu, diajarkan bagaimana setelah selesai membuang hajat,  harus  diguyur air cukup banyak sehingga kamar kecil tetap bersih.

Saya ingat, ibu almarhum mempunyai langganan tukang pijit, namun entah kenapa, masalah beser ini tak pernah teratasi. Saya pernah bersama teman, berputar-putar belanja, saya sudah dua kali ke toilet, dan dia tak sekalipun pergi ke toilet.  Jadi, kalau mau bepergian, sejak jauh sebelumnya saya tak berani minum air banyak (padahal ini salah, untuk kesehatan, disarankan banyak minum air putih), karena bisa-bisa di jalan hanya pusing mencari tempat buang air kecil.

Pada suatu ketika, saya mendapat kesempatan seminar ke LN bersama teman cewek dan dua teman cowok. Kebetulan, temanku ini juga beser. Dan ini menyiksa sekali, karena di daerah yang kami kunjungi, toilet susah diperoleh (mungkin juga karena kami bukan orang yang kenal daerah disitu). Celakanya lagi setiap kali ke toilet, harus pakai coin, dan kami tak tahu bahasanya. Orang yang ditanya, sebagian memang tak mau berbahasa Inggris, atau memang terlalu membanggakan bahasanya. Akhirnya setiap kali bepergian, dan ketemu toilet, kami berempat berlarian untuk segera menuntaskan hajat, karena belum tentu ketemu lagi dalam waktu cepat. Dan konyolnya, saat sedang menyusuri sungai Seine dengan kapal, salah satu teman cowok berbisik..”Ssst…segera ke toilet, bersih dan tak pakai bayar.”…Dan agar tak menyolok, secara diam-diam kami bergantian menuruni tangga kapal, untuk pergi ke toilet…. hahaha

Kelihatannya penyakitku ini menular, karena anakku juga mulai menunjukkan gejala hobi ke toilet. Dalam perjalanan Bandung-Jakarta menuju bandara, dia benar-benar terpaksa tak berani makan minum, hanya karena sudah ingin ke toilet, namun karena sudah melewati rest area, memaksa harus bertahan sampai tiba di bandara. Dan sampai di bandara, begitu pintu mobil dibuka, larilah dia terbirit-birit ke toilet. Ada salah satu travel Jakarta-Bandung yang sebenarnya saya senangi, karena lega, setiap deretan hanya diisi dua kursi, namun saya hanya naik travel ini dari Bandung ke Jakarta dan tidak sebaliknya. Apa pasal? Karena masalah toilet ini. Lokasi travel tersebut menyewa di suatu gedung, dimana lokasi toiletnya ada di basement, dekat parkir mobil. Saya membayangkan pasti serem dan kotor, padahal  jarak lokasi travel tersebut dari rumah tinggalku hanya sekitar 200-300 an meter.  Walau saya sudah ke kamar kecil sebelum berangkat, tetap saja saat menunggu, apalagi pakai AC, ada kemungkinan keinginan untuk pergi ke kamar kecil tak bisa ditunda lagi. Sedangkan travel ini, toiletnya lumayan bersih dan cukup banyak, jika saya berangkat dari Bandung.

Dan kenapa saya suka makan di American Grill di PIM ? Salah satu alasannya, selain saya suka salad bar nya, dan bubur ayamnya enak, maka alasan lainnya adalah restoran tersebut punya toilet tersendiri yang menjadi satu dengan restoran. Adakah yang punya saran bagaimana mengatasi masalah beser ini?

Iklan

21 pemikiran pada “Beser

  1. hihihihi…aku juga tukang beser bunda, apalagi kalo hawa lagi sejuk dan dingin, atau AC ruangan yg terlalu dingin… 😀

    Wahh itu sudah pasti ya

  2. ohya…biasanya aku bawa jaket…jadi keadaan klo udah tidak mendukung seperti itu aku pake jaketku 😀

    Betul, jika badan hangat, mengurangi keinginan untuk buang air kecil

  3. Di negara yg orang-orangnya tidak mau mau berbahasa Inggris ? … rasanya saya tahu negara itu Bu … hehehe 🙂 Memang selain masalah pride (karena pernah perang sengit, kalau nggak salah sampai 100-an tahun?) juga karena nggak bisa. Saya sering ketemu orang asing yg kesulitan komunikasi dengan petugas loket Metro/KA dan saya bantu sebisanya …

    Hehehe…termasuk negara tempat bapak kuliah S3…pernah juga di negara lain, dia hanya mau ditunjukkan alamat hotel.
    Herannya, negara2 seperti ini, jika kita mau membeli barang, kok mau jawab ya…….

  4. krismariana

    walah, sama kalau gitu Bu. saya juga suka beser. dan kalau mau nonton, saya biasanya akan ke toilet dulu. yg menyebalkan, kalau film belum selesai, saya sudah mulai kebelet lagi. aduuuh! kesel deh. Bu, bukankah rata2 Amgrill ada toilet yg jadi satu dg restoran? saya jg suka tuh salad bar di sana. enak banget! dan puas makan sayur & buah.

    Hehehe..kalau film mau main 15 menit saya kebelakang, ini lumayan bertahan sampai film selesai.

  5. Hai bu salam kenal..

    Saya juga terkenal beser kok. agar beser selama di perjalanan, saya selalu memakai tampon alias pembalut tebal. Rasa hangat ini menahan saya untuk beser dalam waktu yang lama. Misalnya, saat pulang kampung ke cepu atau sebaliknya jakarta cepu yakni selama 12 sampai 18 jam kalau macet, saya bisa tahan tak pipis. manjur juga kan bu, boleh dicoba kok.

  6. susah yah?? saya juga mengalami hal sama, makanya saya ngga brani minum manis klo bepergian, karena langsung beser..(terutama coffee dan tea manis), klo air saka ngga bikin beser…
    tapi klo pas travelling saya ingin pipis klo ga ada rest area ya terpaksa mipisin pohon ato alang2….hehehe saya pernah melakukan hal ini di hi way antara Spain dan France, berbekal toilet paper dan air botol….hahahahahahaha
    Klo di Canada banyak tanah kosong…..jadi ga masalah (pokoknya harus berbekal air botol dan toilet paper)

    kemproh ya mbak saya ini??? hahahahahahaha

    Susahnya Wied, kalau pergi nya sama anak buah (cowok)…kan nggak lucu kalau disuruh nunggu kita menyelesaikan masalah di bawah pohon….hehehe

  7. Waduhh..mama saya banget itu bu..tapi iya memang, kata mama, maklum uda tua gini ‘klep’nya udah eror,dah ga bisa nahan pipis..
    Kalo saya kebalikannya, gak gampang pengen pipis dan males pipis di tempat umum juga dasarnya..kecuali di tempat2 dingin baru deh tu..tp gatau jg kalo udah seumur mama saya ya? Beser juga mungkin 😆

    Hi Dilla, lha saya rasanya beser nihh sejak TK je…parah pisan

  8. Bahwa sesungguhnya berkemih itu ialah hak segala bangsa. Dan oleh sebab itu, maka komersialisasi toilet di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

    Waduh Farijs, kok pakai acara seperti preambule….

  9. ..
    Kalo ke dokter gak mempan, coba ke pengobatan alternatif buk..
    ..

    Itu bukan penyakit kok, kata dokter…dan normal aja, karena banyak yang punya kekurangan seperti itu

  10. nanaharmanto

    wah, repot juga ya…
    untung saya nggak beser, soalnya saya ini rewel soal toilet..kalau terlalu kotor, saya malah nggak berminat BAK… saya lebih milih nahan sampai dapat toilet yg lumayan bersih..padahal ini kan nggak sehat…
    Dalam keadaan suangatt terpaksa, baru deh saya bisa BAK…
    walah, kok saya malah nggak ngasih saran apapun ya?

    Itu artinya Nana memang nggak beser, mana bisa ditahan?

  11. memang benar faktor usia adalah faktor yang tak bisa ditolak, semakin tua metabolisme tubuh sudah tidak sebagus semasa muda.
    saya sendiri tak kuatblama-lama ditempat yang ber AC, tidak hanya beser kadang malah sampai masuk angin

    Yahh memang kita harus sadar usia…hehehe

  12. Aku percaya beser ini masalah keturunan, Bu!
    Mama saya, tante-tante saya, adik saya dan bahkan saya sendiri adalah keluarga beser…

    Tanteku yang paling parah! Dia kalau ngeliat lawak bisa langsung ngompol :))

    Berbahagialah orang yang beser bu selama itu bukan karena diabetes karena bukankah itu pertanda ginjal bekerja dengan baik? 🙂

    Memang sebetulnya tak ada masalah….waduhh lihat lawakan langsung ngompol?
    Saya masih beruntung kalau begitu, belum sempat ga tahan sampai ngompol

  13. beser itu buat BAB apa termasuk pipis sih?
    kalo cuman pipis, saya juga sering kalo lagi adem2. 🙄

    Beser itu bolak balik ke toilet untuk buang air kecil

  14. utaminingtyazzzz

    masak menurun sih, Bu? Ibu saya dulu juga beser tapi untungnya saya enggak. Atau belum ya *berharap tidak*

    Entahlah…mudah2an Mieke nggak mendapat penyakit beser ini…menyebalkan kalau sudah ada dalam perjalanan, meeting di kantor lain…..

  15. noni

    salam kenal ibu, saya dapet tau blognya ibu dari blognya bang aip. nama saya noni, berdomisili senegara dengan bang aip.
    soal beser, saya juga mengalaminya setelah melahirkan anak ke-2. menurut ibu2 fisioterapi (orang yang ahli fisioterapi itu disebutnya apa ya?), otot yang menyanggah kantung kemih mengalami kekendoran, akibatnya terasa kepingin pipis melulu. pada kasus saya, saya disarankan melakukan senam kegel. pada saat tanya jawab, si ibu fisioterapis itu juga menjelaskan bahwa beser bisa juga pengaruh psikologis. hal ini bisa diatasi dengan memberikan latihan yaitu pipis pada jam tertentu. misalnya latihan dimulai dengan pipis dilakukan setiap 2 jam sekali selama 2-3 hari. terasa mau pipis ato enggak, pokoknya ke wc. jika terasa kepingin pipis sebelum waktunya, coba katakan pada diri sendiri: belum waktunya pipis, setengah jam lagi baru pipis (ato sebutkan berapa lama lagi waktunya baru jatahnya pipis). setelah 2 jam sekali lalu berikutnya 3 jam sekali, 4 jam sekali, dst. semakin lama jarak waktunya, latihannya juga lebih lama dari 2-3 hari. pada saat berlatih diharapkan konsekuen karena hasilnya kita yang nikmati sendiri. semoga info ini membantu. tapi ada kemungkinan susah juga ya buat ibu yang kerjanya travelling melulu… 🙂

    Noni, makasih kunjungannya
    Benar, saya juga diberi tahu dokter untuk mengatasi hal itu, dan sebetulnya bisa ditahan asalkan cuaca tak terlalu dingin (pakai baju hangat), dan bukan habis minum banyak.

  16. masalh dari perempuan sebetulnya, apalgi kalau sudah melahirkan.
    Saya juga sama beser nya bu, baru abis minum satu gelas, pasti ke belakang dua kali. heran deh.

    Yang pasti pernah kejadian ingin ke WC saat macet stuck dalam mobil ke Narita. Tidak bisa ditahan lagi, akhirnya saya pakai pampersnya Kai dalam mobil. Untung pakai rok loh hihihi.(Dan kaca rayban).

    Tapi kalau tidak minum, saya bisa tahan lama tidak ke wc bu.

    EM

    Hehehe..memang masalah jadi merepotkan kalau pas di lalu lintas macet. saya pernah sekali saat Jakarta banjir besar, sampai bandara Sukarno Hatta ditutup selama lima jam karena hujan terus menerus. Mau balik aja repot, jadilah ngompol di mobil, untung selalu sedia tisu…hahaha…begitu sampai rumah langsung terbirit-birit mandi.

  17. Kalau saya besernya tergantung waktu, Mbak. Pagi sampai siang biasanya sering ke toilet, tapi siang sampai malam tidak terlalu sering. Saya lumayan bisa menahan buang air dan buang gas (hihi), apalagi kalau mau pergi yang melewati waktu sholat, dan akan repot kalau ambil wudu di jalan. Biasanya saya wudu dari rumah, menahan agar tidak batal sampai waktu sholat. Sholat dimana saja tidak masalah asal sudah punya wudu. Habis itu, bebas …. hehe

    Pagi hari memang paling rawan ya mbak…karena biasanya pagi-pagi banyak minum air. Jika siang hari sudah banyak kegiatan, jika kegiatan dilaksanakan di luar ruang, biasanya tak terlalu sering ke kamar kecil.

  18. Obat orang beser sepengetahuan saya cuma 1 macam saat ini yang ampuh Yakni Pijat tradional. Tukang pijat yang benar benar ahli dibidang hal tersebut saat ini rata2 orangnya sdh lanjut usia (wanita). Beser terjadi karena lemahnya otot yang ada pada kandung kemih. Dulu Ibu saya sering memijat orang yg kena beser tersebut, namun karena usia Beliau sdh lanjut skrg sdh berhenti. Beliau saat ini tinggal di Kalimantan. Sepengetahuan saya juga pewaris pijat seperti sangat jarang sekali. Anak anak Ibu saya saja yang wanita tidak ada yang mewarisinya. Tapi siapa tahu dikota Anda ada yang ahlinya, ciri cirinya orang tersebut juga bisa pijat wanita canser.
    Semoga Bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s