Prospek Investasi dan Perbankan dalam Perekonomian Indonesia

Dalam seminar sehari di LPPI,  pembicara kedua adalah bapak C. Harinowo, yang saat ini menjabat sebagai komisaris PT Unilever Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa pabrik Unilever di Indonesia sekarang menjadi benchmark untuk pabrik Unilever di seluruh dunia. Mengapa?  Pabrik Unilever yang baru dibangun pada tahun 2008 (?)  untuk “skin care products” dan direncanakan jika berhasil, pabrik baru akan dibangun pada tahun 2014, ternyata saat ini kapasitas produksi (sebesar 60.000 ton) telah mencapai 90 persen. Pertumbuhan penjualan Unilever di Indonesia sebesar 22 persen, sedang pertumbuhan Unilever secara global hanya 8 persen. Namun demikian, dari perusahaan emiten yang menghasilkan penjualan terbesar di Indonesia (ada 33 emiten), ternyata Unilever tak termasuk. Berarti banyak perusahaan lain yang memperoleh peningkatan penjualan lebih tinggi dibanding Unilever.

Lanjutkan membaca “Prospek Investasi dan Perbankan dalam Perekonomian Indonesia”