Kunjungan pertama di tahun baru

Pagi hari pertama di tahun 2010, cuaca sangat cerah, jalanan masih sepi, burung gereja beterbangan di teras rumahku. Rasanya segar, setelah kemarin sempat hujan di penghujung akhir tahun 2009, membuatku lebih senang melingkar di balik selimut sambil membaca “Centhini: kekasih yang tersembunyi”, karangan Elizabeth D. Inandiak. Buku ini sebetulnya sudah lama saya beli di Gramedia Pejaten Village, saat liburan Idul Adha, sekaligus maksi dan nonton bersama Yoga. Mungkin karena isinya yang lumayan serius buat saya, buku ini akhirnya baru selesai saya baca semalam. Dan saya terbangun saat mendengar ramainya mercon dan serbuan kembang api di dekat rumah, dan setelah melihat jam di tangan, sadar bahwa tahun baru 2010 telah datang.

Lanjutkan membaca “Kunjungan pertama di tahun baru”