Oleh: edratna | Januari 1, 2010

Kunjungan pertama di tahun baru

Pagi hari pertama di tahun 2010, cuaca sangat cerah, jalanan masih sepi, burung gereja beterbangan di teras rumahku. Rasanya segar, setelah kemarin sempat hujan di penghujung akhir tahun 2009, membuatku lebih senang melingkar di balik selimut sambil membaca “Centhini: kekasih yang tersembunyi”, karangan Elizabeth D. Inandiak. Buku ini sebetulnya sudah lama saya beli di Gramedia Pejaten Village, saat liburan Idul Adha, sekaligus maksi dan nonton bersama Yoga. Mungkin karena isinya yang lumayan serius buat saya, buku ini akhirnya baru selesai saya baca semalam. Dan saya terbangun saat mendengar ramainya mercon dan serbuan kembang api di dekat rumah, dan setelah melihat jam di tangan, sadar bahwa tahun baru 2010 telah datang.

Kantuk yang masih terasa berat, membuat saya meneruskan tidur sampai pagi menjelang. Hari ini memang ada janji ketemu teman blogger, yang juga penulis, karena saya ingin menghadiahkan buku karangannya kepada teman baikku, yang saat anak-anak masih kecil juga menjadi ibu bagi anak-anakku jika saya sedang sibuk atau tugas keluar kota, dan rela mengajarkan berbagai hal serta mendongeng bagi para anak-anak kecil dilingkungan tempat tinggalku. Tentu saja, hadiah sebuah buku akan sangat menarik jika disertai tulisan tangan pengarangnya. Sebenarnya, karena saya yang perlu, saya berniat akan mengambil buku tersebut ke rumahnya, yang lokasinya tak jauh dari rumahku di Bandung, tapi dia mengirim sms bahwa sebaiknya dia saja yang ke rumahku karena waktunyaΒ  tak jelas kapan dia ada di rumah.

Dan pagi ini, teman tadi datang ke rumahku dengan sepeda motornya, dan saya mengambil 2 (dua) buku, salah satunya akan disampaikan pada teman suami, dosen STSI yang sering memberikan resensi tentang buku di Pikiran Rakyat. Suami yang ikut menemani, ternyata malah menemukan keasyikan tersendiri saat ketemu, dan malah sibuk berdiskusi dengan temanku tadi tentang berbagai hal. Dan sebelumnya, saya berpesan pada teman tadi…“Ssst…. dirumah ini dilarang komentar ya, soalnya rumah ini merangkap laboratorum suami….” Dalam arti, rumahku masih berantakan, dan pembangunannya belum selesai sepenuhnya.

Akhirnya waktu jua yang membuat pertemuan harus segera diakhiri, karena dari mesjid sudah terdengar Azan memanggil kaum laki-laki untuk segera sholat Jumat. Mungkin suatu ketika bisa ketemu lagi dengan suami untuk meneruskan diskusi berbagai hal. Semoga buah tangan berbagai tulisan yang disampaikan suami merupakan awal dari diskusi selanjutnya.

Iklan

Responses

  1. Waaaa kopdar pertama ditahun 2010
    jadi ngiri ingin kopdar juga
    saat ini blom ganti tahun disini masih kurang se jam

    Pas Wieda komentar ini, saya bilang sama suami…di Kanada belum tahun baru lho….
    Dan saya malah sudah ketemu teman, ngerumpi, dan lain-lain

  2. semoga sukses bu di tahun 2010nya…

    Terimakasih Arul…semoga buat Arul demikian pula.
    Semoga tahun 2010 semakin banyak kebaikan yang kita tebarkan

  3. Met Tahun Baru Bunda.. Semoga tahun ini menjadi tahun yang lebih baik untuk kita semua yaa.. πŸ™‚

    Makasih mas Nug…semoga tahun 2010 menjadi tahun yang berbahagia buat mas Nug sekeluarga

  4. asik juga bu, menyambut tahun baru dengan kopdar.. btw, hawa dingin memang asik buat berlama2 di tempat tidur πŸ˜€

    Hehehe…sebenarnya gara-gara pengin dapat bukunya penulis itu….
    Dan kebetulan mau ke rumah…karena sebetulnya rumahnya dekat dengan rumahku di Bandung, entah kenapa suka tlisipan aja….
    Iya, saya kalau di Bandung payah, males ngapa2in…..akhirnya di bawah selimut aja

  5. asik Bu, mengisi awal tahun baru dengan kopdar

    Sebetulnya bukan kopdar, temu muka dengan teman blogger, karena kebetulan saya ingin memberikan buku karangannya buat teman terbaikku

  6. Sedang di Bandung ya Bu? sampai kapan? Selamat tahun baru, semoga selalu sehat & bahagia di tahun 2010 & seterusnya …

    Iya pak, saya di Bandung sejak tanggal 31 Desember 2009 dan baru pulang ke Jakarta hari Selasa, tanggal 5 Januari 10 pagi-pagi.
    Bapak hari Senin ke ITB? Kalau ya, mungkin kita bisa ketemu….dan ngobrol-ngobrol…
    Atau kalau bapak pas ke rumah di jl. Martanegara, dekat sekali dengan rumah saya

  7. selamat tahun baru Ibu…
    wah semoga kopdarnya sukses..

    Sebetulnya bukan kopdar, karena sudah sering ketemu di Jakarta, namun di Bandung malah baru ketemu sekarang


  8. Kok nggak ada photonya buk..
    Kan bisa buat dokumentasi acara kopdar..
    ..
    Siap-siap memecahkan rekor kopdar 2009 ya buk..
    πŸ™‚
    ..
    Waduh….sudah terlalu banyak foto…karena janjiannya maju mundur, akhirnya terburu-buru karena mendekati sholat Jumat.
    Dan ternyata teman kita lebih asyik mengobrol dengan suami tentang berbagai macam buku, tentang seni, budaya, filsafat dsb nya

  9. HEPI NYU YER….. :mrgreen:

    Selamat tahun baru

  10. hepi nu yer aja buat kakak..
    salam kenal..

    Salam kenal juga, makasih telah berkunjung

  11. Selamat Tahun Baru ya bu..Semoga sehat dan berbahagia untuk ibu dan keluarga

    Terimakasih, selamat tahun baru
    Semoga tahun 2010 ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya

  12. Hihihi. Nggak kebayang kalau si tamu itu datang ba’da Jumatan. Bisa-bisa Maghrib baru pulang dia. Atau bahkan tengah malam. Hahaha.

    Ya habis gimana, sepertinya si tamu merasa cocok dan nyambung dengan obrolan yang disodorkan sang tuan rumah yang isi kepalanya penuh dengan dentang musik itu. Hihihi.

    Jelas banyak sekali pertanyaan yang ingin dilontarkan oleh si tamu dalam diskusi siang itu. Tapi sayang sekali, waktunya sudah sangat mepet-pet dengan Jumatan. Jadinya mau tak mau si tamu mesti undur diri dari obrolan mengasyikan tersebut.

    Apalagi si tamu kerasan banget di sana. Suasana rumahnya tidak mengintimidasi tamu yang datang. Sangat welcome sekali atmosfernya. Apalagi ada gamelan di ruang tamu. Si tamu yang nggak tau diri itu jadi bolak-balik main gamelan jika sang tuan rumah sedang lengah. Hahaha.

    Asyik banget… Sedap banget… Lain kali mesti ke sana lagi (sembari nunggu si genduk turun dari lantai tiga. Kik-kik-kik… :p )

    NB: Bener-bener sepelemparan tombak ya, Bu. Nggak sampe 5 menit jaraknya. Tengkyu πŸ˜€

    Hehehe…makasih ya…coba bisa ketemu lagi pas ada pak Hendra.
    Iya, dekat sekali…tapi tetap kesasar kan? Padahal petunjuknya udah jelas.
    Si Genduk perlu kuda putih (padahal tamunya uda berbaju putih karena mau Jumat an… agar mau turun dari menara….hahaha

  13. Wah, Ibu pasti senang kedatangan tamu terhormat seperti beliau πŸ™‚
    Selamat tahun baru, Bu!

    Hehehe…dan dasar seniman..janjinya berubah melulu…maklum memang pangeran malam, jadi kalau pagi-pagi masih asyik di peraduan. Dan ternyata, malah asyiknya ngobrol sama suami.
    Dan besoknya, hujan-hujan, suami mengajak kerumah Pak Jakob Sumardjo di Padasuka (Bandung Timur-Utara), memberikan buku sang penulis, mohon untuk diberikan resensinya. Dan aya sok nambahi pula, karena ini buku pertama pak, jadi buku kedua dan ketiganya biar lebih bagus lagi….Tentu saja diawali mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru…hehehe

  14. Selamat tahun baru bu…
    senang ya bisa bertemu sang penulis yang mulai tenar itu (eh udah kali….)

    EM

    Iya EM, makin tenar dia….acaranya udah full book, entah sampai kapan….makanya saya bersyukur kok mau nganterin buku ke rumah…mungkin gara-gara penasaran sepelemparan tombak itu…dan kesasaaar

  15. Tamunya kok nggak diperkenalkan kepada pembaca blog to Mbak? Tapi saya tahu, pasti tamunya yang komentar panjang lebar itu … πŸ˜€

    Hehehe….mosok to mbak….tapi saya tahu kok kalau pembaca blog ini udah tahu siapa yang dimaksud dengan tamu penulis tersebut. Lha buktinya, mbak Tuti bisa menebak dengan tepat

  16. selamat tahun baru bu….

    Selamat Tahun Baru, semoga tahu ini lebih baik bagi kita semua. Amien

  17. Salam Takzim
    Selamat tahun baru dulu ah buat bunda,
    maap telat karena urusan padat,
    jangan didamprat apalagi dihujat,
    Semoga tahun ini bunda lebih semangat,
    Dalam memberikan postingan yang bermanfaat.
    Salam Takzim Batavusqu

    Selamat Tahun Baru….
    Dan terimakasih doanya

  18. slamat tahun baru πŸ™‚

    Selamat tahu baru juga

  19. beruntung banget tamu tersebut tercatat sebagai tamu pertama ibu di tahun 2010. asyik bisa ketemu teman ngobrol yang klik ya, bu. bener juga, kalau si tamu datangnya ba’da jumat, pasti bablas deh ngobrol sampe tengah malam. hehe.

    selamat tahun baru, ibu. heran juga, selama ini saling tau tempat tinggal masing-masing, kok ya baru sekarang saling kunjungnya. πŸ˜›

    Hehehe..padahal rumahnya dekat sekali dengan rumahku di Bandung, bahkan termasuk rute jalan-jalan pagi bersama suami. Dan kalau biasanya saya yang asyik mengobrol dengan DM, kali ini saya hanya menjadi pendengar, obrolan DM bersama suami seru banget……kayaknya perlu sesi kedua deh…..

  20. Tamunya yang hobi kesasar itu Bu? πŸ˜‰
    Wah nampaknya Bapak menikmati betul pertemuan dengan penulis terkenal seperti beliau.

    Dan di Bandungpun dia kesasar…hehehe…padahal dekat banget….

  21. Bu, apakah rumah Ibu itu yang banyak barang-barang seni dan buku-buku? Saya dan teman saya dulu sempat wawancara dosen STSI yang rumahnya di daerah Buah Batu seberang Kampus STSI itu…

    Hehehe…betul.
    Berarti pernah ke rumahku ya?

  22. Wah, tamu istimewa nih….
    saya jadi iri deh…hehe..
    saya juga kepengen ketemu sama Bu Enny, semoga tahun ini bisa terkabul ya…

    Iya, tamu istimewa, terutama rumahnya dekat sekali dengan rumahku.
    Dan bikin iri, ternyata dia asyik banget mengobrol dengan suami, yang memang sama-sama tertarik di bidang seni

  23. Iya, Bu…dua tahun lalu saya sempat jadi wartawan salah satu harian di Bandung. Waktu itu liputan tentang tema Seni dan Budaya dengan teman saya, mewawancara suami Ibu. Kalau tidak salah, waktu itu membicarakan tentang Karawitan.
    Koleksi buku-bukunya Bapak, dahsyat, ya Bu? hehe…
    Salam untuk Bapak bila masih ingat Raka dan Isma dari Sindo Jabar…

    Suami dan anak-anak senang baca…dan si sulung selalu ingat ayahnya jika ke toko buku dimanapun dia berada….jadi ya buku makin menumpuk aja
    Sudah saya sampaikan pada suami, salam kembali, katanya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: