Tantangan itu tak akan pernah selesai

Dalam mengarungi kehidupan, kita selalu akan menghadapi tantangan demi tantangan. Dan tantangan itu bisa dalam kondisi nyata, seperti dalam bentuk ujian sekolah, dimulai saat kelas VI SD, kemudian kelas III SMP, kelas III SMU dan seterusnya. Selain itu, kita juga mendapat tantangan dalam kehidupan nyata yang tak sedikit, kehidupan yang sulit, kehilangan orang yang disayangi, kehilangan teman baik dan seterusnya. Namun justru tantangan ini yang akan membuat kita dewasa, dan siap menghadapi tantangan lain yang lebih berat.

Terkadang kita dibingungkan akan cabang jalan yang harus kita pilih, kemanakah kita akan menuju? Bagi orang yang senang kehidupan rutin, tenang, mungkin akan memilih jalan yang penuh ketentraman, hanya sedikit gejolak. Namun ada juga tipe orang yang selalu menyukai tantangan, karena tanpa tantangan, rasanya hidup ini kurang hidup. Orang seperti ini, menghadapi tantangan seperti berpetualang, merasakan gairah saat dikejar deadline dan harus berpikir keras untuk menyelesaikannya. Jalan manapun yang akan dipilih, sangat tergantung pada sifat dan karakter orang tersebut, dan tak bisa diperbandingkan, karena setiap orang mempunyai karakter yang unik.

Termasuk manakah anda?

Memilih pasangan hidup, juga harus memperhatikan sifat pasangannya. Terkadang pasangan yang berbeda karakter bisa hidup bahagia, apabila keduanya saling mengcover kelemahan masing-masing dan menghormati serta memberi “room” jika pasangannya melakukan kegiatan yang diluar hobi pasangan satunya. Komunikasi sangat diperlukan bagi sebuah pasangan yang berbeda karakter ini…..Ada pertanyaan menggelitik yang sering saya terima, karena terkadang saya melakukan kegiatan sendiri, tanpa didampingi pasangan. Tentu saja, karena kebetulan kami berdua mempunyai kesibukan yang berbeda, di saat yang sama. Kondisi seperti saya  ini juga banyak dijalani oleh teman-temanku dan tidak ada masalah…intinya adalah saling percaya, dan kita juga harus menjaga kepercayaan pasangan dengan tidak melakukan perbuatan yang bisa menimbulkan persepsi salah dari orang lain.

Dan kapankah tantangan itu berakhir? Rasanya, sepanjang kita hidup, kita akan selalu dihadapkan pada tantangan ini, yang selalu membuat kita harus berpikir keras bagaimana mengatasinya. Dan hidup dengan tantangan…pada akhirnya seperti mengelola sebuah risiko, kita hanya bisa mengendalikan suatu risiko, dan tak mungkin meniadakan risiko itu.

Iklan

27 pemikiran pada “Tantangan itu tak akan pernah selesai

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Tantangan dan ujian akan selalu ada seiring poerjalanan kaki kita. Justru dengan tantangan tersebut hidup kita akan makin terasah dan kuat untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.

    Yup…setuju

  2. tantangan adalah satu bentuk perjalanan hidup, yang harus dilalui…
    ketika ditanya kapan tantangan berakhir, ketika jantung berhenti berdetak dan nafas tak lagi berhembus 😀
    Semangat !!!

    Memang sepertinya, selama kita masih hidup, tantangan demi tantangan harus dilewati

  3. Tantangan hidup itu akan trus ada. Karena kalau ngga ada tantangan, hidup terasa hampa. :mrgreen:

    Hidup yang terasa lebih hidup ya…berasa kayak iklan rokok

  4. Wah mbak rasanya hidup itu selalu penuh tantangan, dalam rumah tangga saja penuh tantangan.
    Tinggal Bagaimana cara mengatasinya menghindar atau menghadapinya
    saya selalu menyukai tantangan

    Saya juga suka tantangan, kalau diam ya mencari-cari kerjaan…

  5. inspiring banget tulisannya bu, setiap langkah pasti ada yg baru, dan baru itu tantangan yang pasti akan kita hadapi.

    Betul Arul…dan selalu tak sabar ada apa lagi di depan kita…

  6. Tanpa dicari pun, tantangan itu akan selalu hadir disetiap kehidupan manusia. Bedanya, ada tantangan yang punya resiko besar dan ada tantangan yang resikonya kecil. Tergantung pribadi masing-masing menginginkan tantangan seperti apa dalam hidupnya.
    Kalau aku seh, pilih tantangan yang punya resiko yang sedang-sedang saja

    Salam kenal ya….

    Salam kenal juga, makasih telah berkunjung

  7. Arman

    yup bener. namanya juga hidup ya. pasti selalu ada tantangan dan persoalan.

    pada intinya sih menurut gua, tantangan itu ok ok aja, selama gak susah2 amat… hehe.

    Dan…tantangan demi tantangan ini yang membuat asyik, karena kita berusaha melewatinya

  8. Menurut saya, di mana ada tantangan di situ ada persaingan…
    tantangan dan persaingan akan memicu orang untuk semakin maju dan keduanya hanya akan berhenti saat kita berhenti hidup..

    salam,
    nana

    Betul…tanpa tantangan, kita tak akan terpacu untuk melewatinya, dan tentu dengan membuat prestasi

  9. Saya selalu merasa senang ketika tertantang untuk melakukan sesuatu…

    Saya pernah berada di zona nyaman, lalu memutuskan untuk pergi demi sesuatu yang baru.

    Dan tantangan saya terkini justru bagaimana caranya supaya saya bisa mengatasi godaan tantangan lainnya..:)

    Yup…saya juga suka tantangan, maka sesibuk apapun saya selalu suka mencoba sesuatu

  10. “Life’s challenges are not supposed to paralyze you, they’re supposed to help you discover who you are,”

    Ini salah satu quote favorit saya, Bu 😉 Apapun hasilnya dari setiap tantangan yg kita lewati, it’s a one step closer to know yourself …

    Betul Reva, kita makin mengenali diri sendiri, potensi yang ada pada kita, setelah melewati tantangan demi tantangan

  11. bagaimana menentukan seberapa resiko yang mampu kita tanggung, dan seberapa yang menjadi harga yang terlalu mahal untuk dibayar??

    Betul…yang baik tantangan yang hendak kita lalui, sebaiknya diperhitungkan risikonya, apakah bernilai bagi kita untuk melalui nya

  12. bener ya, bu, tidak semua orang menyukai hidup yang penuh tantangan. genetik juga mempengaruhi produksi hormon adrenalin seseorang. tapi walaupun begitu, saya pikir kecenderungan untuk menyukai tantangan itu bisa diasah.

    sebagian orang suka kehidupan yang tenang dan berada dalam zona nyaman, namun sebagian lagi suka kehidupan yang seperti naik roller coaster. saya sendiri kurang menyukai tantangan. kurang terasah dengan lompatan adrenalin. hehe.

    Hehehe…manusia memang diciptakan unik, satu sama lain. Bahkan dari satu ayah ibu saja, hasilnya bisa berbeda karakter.
    Saya menyukai tantangan, tapi tetap memperhatikan risiko, berapa yang harus dibayar atau berapa hasil yang akan dicapai, jika saya melewatinya. Bekerja di perusahaan yang “High risk” membuat saya suka melewati tantangan demi tantangan….untung ada internet, kalau nggak pas pensiun bisa bengong

  13. Tulisan yang bagus bunda.., kalau hidup monoton tak ada tantangan pasti membosankan. Tak ada yg bisa diambil sebagai pelajaran hidup. Kalau kita bisa melewati tantangan, berarti kita dah naik satu tingkatan menuju tantangan selanjutnya.. 🙂

    Betul Desya, namun tantangannya juga harus disesuaikan dengan kemampuan kita, agar kita tetap bisa menikmatinya

  14. utaminingtyazzzz

    tulisannya sangat mengena sekali pada saya, Bu.. seakan-akan Ibu menulis untuk saya, hehehe

    Hehehe..lha bahkan buat sayapun masih harus terus melewati tantangan demi tantangan, yang tentunya berbeda dengan pada saat masih aktif bekerja full time. Tantangan sekarang malah lebih masuk di hati, jadi harus lebih kuat dan lebih mendekatkan diri kepada Nya.

  15. Hmmmm,… Benar bu,… tantangan adalah hidup, setiap melangkah pasti dihadapkan pada tantangan, ada yang menghindar dengan harapan risiko yang ditanggung tidak terlalu besar, tapi menghindarpun merupakan tantangan….. Bagi saya tantangan adalah sesuatu yang musti dihadapi, ga mau menyatakan kalah sebelum maju kemedan perang.

    Betul…tantangan tsb akan selalu ada, bahkan kalau tak ada tantangan, atau tantangannya kurang, semangat kita akan berbeda

  16. saya sangat mendambakan hidup tenang, stagnan..tetapi kenyataannya jalan karir yang saya pilih malah membawa ke beberapa daerah dan negara..kadang capek juga tapi mau gimana lagi…?

    Sejak dulu saya suka dengan tantangan, cuma memang tantangan yang telah dihitung risikonya, sehingga hasil yang dicapai seimbang dengan tantangannya
    Kadang, takdir membawa ke jalan yang kita sendiri tak pernah membayangkannya.
    Tapi Boyin saya lihat bisa menikmatinya…dan ini yang penting

  17. saya mungkin tidak begitu suka tantangan … tapi kalau sudah dihadapkan dengan masalah dan perlu keputusan sih saya bisa saja mengatasinya. Ngga nyari masalah gitu bu hihihi

    EM

    Saya suka tantangan, jadi suka mencari kesibukan…..

  18. hidup nyaman itu impian semua orang…
    tapi kalo ada tantangan, saya tidak pernah taku, maju dgn prinsip DO THE BEST
    🙂

    Hehehe…berarti siap mengahdapi tantangan yang ada di depan mata, dengan bekerja sebaik mungkin. Setuju…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s