Budaya melayani, harus terus digalakkan

Minggu kemarin, saat pergi ke Bank, saya melihat sesuatu yang tak biasa. Bukan…bukan karena para telernya semakin rapih dan ramah, namun juga kantor Bank tersebut semakin terlihat bersih dan nyaman. Pada saat giliran saya, teler (front liners) yang melayani saya,  sudah kenal  cukup lama, karena saya adalah nasabah penyimpan di Bank tersebut. Bukan simpanan besar..hanya simpanan untuk operasional rumah tangga sehari-hari..jadi simpanan yang sangat aktif…maksudnya aktif keluar masuk, dan kecil-kecil. Dan sifat saya, yang selalu berpikir bahwa teknologi selain memudahkan juga menguatirkan (contoh ATM yang bisa di bobol), minimal sebulan dua kali saya ketemu teler di Bank tersebut, untuk overbooking membayar tagihan kartu kredit, juga pembayaran tagihan lainnya. Dan juga sekaligus mengambil uang melalui ATM yang ada di lobi Bank tsb, jika mengambilnya kurang dari R.2 juta.

Lanjutkan membaca “Budaya melayani, harus terus digalakkan”