Telepon umum, bagaimana riwayatmu kini?

Sore itu, waktu sudah menjelang Magrib,  si sulung tak kunjung pulang. Hati ini mulai terasa nggak enak, apakah dia aman-aman saja? Maklum, hidup di Jakarta terkadang penuh kejutan, dan saat itu masih sering terjadi tawuran antar pelajar SMU. Saya ingat pesan teman, bahwa seorang ibu tak boleh terlalu merasa kawatir karena akan tersambung pada anaknya. Saya langsung ambil air wudhu, dan saat selesai  sholat Magrib, berdoa mohon pada Tuhan agar membuka hati si sulung….ibunya menunggu di rumah. Dan mohon agar dijaga agar perjalanannya selamat sampai ke rumah. Saat itu, di sekolah SMU tempatnya belajar, sepulang pelajaran sering diadakan kegiatan ekstra kurikuler ataupun ada pelajaran tambahan, karena menjelang ujian kelas 3.

Lanjutkan membaca “Telepon umum, bagaimana riwayatmu kini?”