Kacamata

Konon katanya, jika kita sedang hamil, dan gizi kurang baik, anak yang kita lahirkan akan mengambil kekurangan dari ibunya. Mengambil zat kapur dari gigi ibunya jika si bayi merasa kurang zat kapur. Cerita ini saya tak tahu kebenarannya, mungkin Marsmallow yang seorang dokter, bisa menjawabnya. Namun, gugon tuhon itu rasanya sudah berurat berakar, entah siapa yang memulai. “Nduk, makannya yang banyak, vitamin K nya diminum…biar habis melahirkan gigimu nggak ompong...” Atau cerita lain, yang intinya anak kita akan ambil kekurangannya dari ibu yang mengandungnya.

Lanjutkan membaca “Kacamata”

Hadiah coklat dan buku dari “sahabat”

Kunjungan seorang sahabat, tentunya sangat menyenangkan. Siapa sangka, teman dari dunia maya, akhirnya menjadi sahabat dunia nyata. Betapa menyenangkan mempunyai sahabat yang bisa diajak diskusi, mengobrol apa saja tanpa suatu halangan. Dari obrolan bersama sahabatku ini, akhirnya kami punya kesimpulan bahwa blog kita ternyata memang punya segmen tertentu, yang tidak selalu dibatasi oleh usia. Bahkan pengunjung setia blog temanku ini ada gadis belia yang masih berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku kelas 2 SMP.

Lanjutkan membaca “Hadiah coklat dan buku dari “sahabat””

Pertemuan di PIM

Saya mengenalnya kira-kira hampir 2 (dua) tahun yang lalu, perkenalan yang dimulai dari saling berkunjung di blog. Namanya terasa begitu familier, mengingatkanku pada seseorang, yang rasanya dulu sangat akrab. Ternyata saya merupakan pelanggan tulisan beliau di beberapa majalah, seperti Anita Cemerlang, Femina dan sebagainya. Juga ada beberapa novelnya yang pernah saya baca. Pertemuan pertama kalinya terlaksana, bersamaan dengan acara dengan teman-teman beliau, sesama mantan penulis Anita Cemerlang di “American Grill”  Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Kebetulan saat itu Imelda juga  pulang kampung ke Jakarta, bersama kedua putranya yang lucu. Pertemuan dadakan ini sukses untuk mengakrabkan kami tak hanya sebagai teman di dunia maya, namun juga dalam kehidupan lainnya. Sayang, saya tak bisa ikut acara Imelda saat bertemu teman-teman blogger di Yogya.

Lanjutkan membaca “Pertemuan di PIM”

Wakuncar

Apa istilah wakuncar ini masih dikenal anak muda sekarang ya? Wakuncar adalah singkatan “wajib kunjung pacar”, merupakan kewajiban pacar untuk mengunjungi kekasihnya, biasanya dilakukan pada saat malam minggu. Walau kenyataannya, mengunjungi pacar tak harus malam libur, karena ada juga yang berpacaran jarak jauh, sehingga tak setiap malam minggu bisa mengunjungi pacar atau kekasihnya.  Paling-paling hanya berharap mendapat surat, untuk mengurangi kerinduan. Ya, saat itu pak pos masih ditunggu-tunggu kedatangannya, karena internet atau email belum di kenal. Bahkan menulis tugas akhir masih menggunakan mesin ketik.

Lanjutkan membaca “Wakuncar”

Budaya kerja dan peranannya dalam suatu organisasi

Pada suatu ketika, saya diminta memberikan ceramah pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan.  Ceramah tersebut sekaligus diharapkan memberikan motivasi pada para manager perusahaan tersebut, agar meningkatkan kinerja yang lebih baik. Kita memaklumi, bahwa persaingan usaha semakin ketat, sehingga diperlukan kerjasama semua pihak agar perusahaan tetap tumbuh dan dapat bersaing. Pertumbuhan perusahaan tak sekedar hanya dapat meraih laba, namun juga pertumbuhan yang sustainable, yang terus menerus berkelanjutan. Untuk  memahami, apa yang tepat untuk disampaikan kepada jajaran para manager perusahaan tersebut, saya mencoba menggali visi dan misi perusahaan.

Lanjutkan membaca “Budaya kerja dan peranannya dalam suatu organisasi”