Sumur

Saat masa kecilku, masing-masing rumah mempunyai sumur kerekan untuk mengambil air, bahkan di kampung nenekku, tak semua rumah punya sumur dan jamban (untuk mandi). Jadi, bagi penduduk yang tak punya sumur sendiri, maka desa menyediakan sumur bor, dilengkapi dengan kamar mandi, di kampung nenekku ada dua kamar mandi yang digunakan bersama-sama untuk warga kampung. Jangan dibayangkan kamar mandinya pakai pintu, namun semua orang tahu, bahkan tak berani mendekati pintu kamar mandi ataupun mengintip orang yang sedang mandi. Tanda bahwa kamar mandi tadi sedang digunakan adalah baju yang disampirkan di tembok kamar mandi tersebut.

Lanjutkan membaca “Sumur”