Serba serbi perjalanan dari Jakarta ke Bali

Pagi itu sopir BB datang tepat waktu, saya sengaja pesan lebih awal karena kemacetan jalan di Jakarta sering tak dapat di duga. Perjalanan dengan taksi sering mendapatkan pengalaman, yang terkadang diluar apa yang saya pikirkan. Pak sopir dengan sopan menyetir, mendekati bandara Sutta saya akhirnya tahu, bahwa pak sopir sebelumnya bekerja di liputan 6 SCTV, isterinya lulusan UGM yang sekarang terpaksa di rumah karena anak-anaknya 4 (empat) orang masih kecil-kecil. Walau demikian, dari obrolan sepanjang perjalanan, terlihat bahwa dia menyenangi pekerjaannya, serta tetap bersyukur karena bisa membiayai kehidupan anak isterinya. Sampai di terminal dua, terlihat orang penuh sesak, padahal long week end masih  tiga hari kemudian. Hal tersebut sebetulnya wajar, karena Indonesia merupakan negara kepulauan, sehingga angkutan laut maupun udara merupakan jalan yang dipilih masyarakat untuk berkunjung, berbisnis maupun keperluan lainnya. Melihat hal ini, si mas di toko buku berkomentar, airport kok ramenya mirip terminal bis. Hanya stasiun kereta api yang sepi, kecuali libur panjang atau libur anak sekolah.

Lanjutkan membaca “Serba serbi perjalanan dari Jakarta ke Bali”