Bagaimana mengelola rasa aman di jalan? Mungkinkah?

Kemarin, saya  menerima pesan masuk di FB saya, dari Mario Teguh:

“Hari ini ekonomi menjadi semakin pelik dan sibuk, semakin banyak orang pandai, biaya hidup semakin tinggi, dan segala sesuatu dipersaingkan.
Sehingga,
Tidak bertindak karena menghindari resiko, adalah justru keputusan yang sangat beresiko.
Dalam bertindak itulah, kita melatih diri untuk mengerti tuntunan Tuhan agar kita menjadi lebih besar dan lebih kuat daripada semua masalah dan resiko”.

Lanjutkan membaca “Bagaimana mengelola rasa aman di jalan? Mungkinkah?”

Jalan-jalan bersama si mbak

Dua orang si mbak di rumahku, telah ikut dalam keluarga kami lebih dari sepuluh tahun. Mereka sudah seperti anggota keluarga, mengenal semua keluargaku (adik-adik ku dan adik-adik suami, keponakan), juga para temanku. Mereka juga mengenal kebiasaan anggota keluarga, makanan apa yang disukai, dan makanan apa yang tak disukai. Bahkan jika anak-anak tak sempat menata lemari bajunya, si mbak ini akan selalu menata ulang, membersihkan, menambahkan kapur barus agar baju-baju itu tak dimakan ngengat.

Lanjutkan membaca “Jalan-jalan bersama si mbak”

Membangun “Percaya Diri”

I. Latar Belakang

Bagi orang yang baru lulus kuliah dan akan masuk dunia kerja, sering muncul rasa tidak Percaya Diri. Apakah saya siap masuk ke dunia kerja? Bahkan bagi para karyawan baru, meskipun telah diberikan pelatihan, rasa gamang saat pertama kali menghadapi klien adalah hal yang biasa terjadi sehari-hari. Hal yang meringankan adalah jika karyawan baru ini dapat didampingi oleh staf senior. Namun kondisi persaingan saat ini yang makin ketat, membuat perusahaan tidak cukup waktu untuk mempersiapkan para karyawan barunya, hal ini berbeda dengan sekitar 20 tahun yang lalu, dimana persaingan usaha belum seketat sekarang.

Bisa dimaklumi apabila perusahaan mempercepat proses pelatihan untuk mempersiapkan para fresh graduate agar lebih cepat bisa menyesuaikan diri dilapangan. Inipun masih ditambah dengan aturan main yang tertulis, target yang menantang, sehingga perusahaan dapat segera memutuskan bahwa seseorang mampu apa tidak terus bergabung di perusahaan itu dalam waktu cepat. Bahkan saat proses job training, para karyawan baru ini telah diberi target yang jika tak mampu mencapainya, maka perusahaan dapat segera memberhentikan tanpa mengeluarkan biaya yang besar, dibanding jika karyawan tersebut terlanjur diterima sebagai pegawai tetap. Hal ini memaksa siapapun, untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan dunia kerja.

Lanjutkan membaca “Membangun “Percaya Diri””

“SILENT MODE”

Gunakan hape dengan bijak (gambar diambil dari MariKemari.com)

Akhir-akhir ini saya lebih memilih memasang profil “silent” pada Hape, dan hanya sesekali melihat hape apakah ada sms masuk apa tidak. Rasanya semakin banyak saja sms masuk yang tak berguna, dari sms minta pulsa (jelas tipu-tipu), sms penawaran KTA (Kredit Tanpa Agunan), sampai yang terakhir adalah sms penawaran jika mau beli rumah. Saya benar-benar tak memahami fenomena ini, apakah provider telpon tak bisa mengatasi ini. Di satu sisi, mempunyai hape merupakan kemudahan untuk komunikasi, sehingga rasanya agak aneh jika kita ketinggalan hape, karena rasanya dunia berhenti berputar atau kita merasa tak mendengar kabar apa-apa.

Lanjutkan membaca ““SILENT MODE””

Momen menjelang hari Lebaran

Sungguh terasa sekali perubahan kesibukan Jakarta di hari-hari menjelang Lebaran ini. Terminal bis, stasiun kereta api maupun bandara sudah mulai sibuk sejak 10 hari menjelang hari Idul Fitri. Jalanan masih tetap macet, sampai hari Senin tanggal 6 September 2010 kemarin, atau 4 (empat) hari menjelang Lebaran, apalagi sejak pagi hari Jakarta diguyur hujan gerimis yang terus berlangsung sampai sore hari. Awalnya saya pikir minggu ini Jakarta mulai sepi, namun saya terperangah begitu keluar dari mulut gang dekat rumah saya, dan melihat kesibukan luar biasa di depan pasar. Mobil keluar masuk tempat parkir yang sempit di depan pasar, membuat mobil yang jalan di depan pasar tersebut tersendat.

Kesibukan di depan Pasar Mede

Lanjutkan membaca “Momen menjelang hari Lebaran”