Aktivitas Desember 10: yang serius, ringan, dan ketemu teman dunia maya

Tak terasa ini hari terakhir sebelum kita memasuki tahun baru pada pukul 0.00 nanti. Biasanya masih bekerja sampai setengah hari, entah kenapa kemarin ada pengumuman kalau hari ini libur, tentu saja terus disambut dengan suka cita. Apa sih sebetulnya kesibukan di bulan Desember ini, yang membuat rasanya bulan ini cepat berlalu.

Lanjutkan membaca “Aktivitas Desember 10: yang serius, ringan, dan ketemu teman dunia maya”

Pasang surut sebuah usaha

Rumah saya  di daerah Jakarta Selatan, dikelilingi daerah pertokoan dan berbagai bidang usaha, dari angkringan, warung tegal, sampai Mal. Setiap keluar dari jalan, di ujung jalan mulai ada jajaran usaha, dari martabak,  steak, belakangan ada ikan bakar dan berbagai restoran lain.  Selain jalan Fatmawati yang makin sesak dari ujung ke ujung, padahal saat awal pindah ke sini, di jalan Fatmawati masih banyak rumah tinggal dengan halaman hijau yang luas, sekarang semua nyaris berganti dengan toko atau Mal. Mungkin pemiliknya sudah tak nyaman untuk tinggal di situ, dan bergeser ke arah perumahan lainnya. Jalan Cipete Raya, dulu berupa daerah perumahan dengan rata-rata halaman luas yang rindang,  bahkan si sulung  saat SMP masih bisa dengan teman-teman nya tiduran di jalan ini karena sepi sekali. Angkot yang melewati jalan ini hanya 30 menit sekali. Namun entah sejak kapan, jalan Cipete Raya saat ini dipenuhi bisnis restoran dan beberapa salon kecantikan, sesuai Hoki kah? Di ujung jalan Cipete Raya, dulu ada dokter yang praktek dekat apotik, dokternya ramah sekali dan merupakan langganan kami, saat anak saya sakit dan susah diajak ke dokter, beliau bersedia datang ke rumah dinasku yang kompleknya dekat jalan Cipete Raya. Rupanya apotik ini sekarang bersaing dengan  dua apotik lagi yang berada di jalan yang sama.

Lanjutkan membaca “Pasang surut sebuah usaha”

MENJAGA KOMITMEN

Lagi-lagi saya dapat inspirasi menulis dari Samuel Mulia,  dan dari tulisannya EM. Komitmen, merupakan kata kunci dalam berhubungan dengan orang lain, hubungan sosial, persahabatan, maupun hubungan dengan rekan kerja. Bicara tentang  profesionalisme, hanya bisa bermanfaat jika dilandasi oleh komitmen. Dan untuk komitmen, yang penting adalah komitmen dari dalam hati, dari diri sendiri.

Lanjutkan membaca “MENJAGA KOMITMEN”

Mainan saat masih kecil

Di daerah Jawa, banyak permainan tradisional yang diikuti dengan nyanyian atau tembang (bahasa Jawa). Menurut wikipedia, tembang dolanan ini masih banyak terdapat di wilayah Banyumasan. Tembang dolanan itu biasanya untuk mengisi waktu jam istirahat di sekolah, masa liburan, dan jika malam hari saat terang bulan, yang dimainkan oleh beberapa anak dilapangan atau halaman rumah yang cukup luas untuk daerah pedesaan atau kota kecil. Masa kecil saya, di kota diujung barat Jawa Timur, permainan anak tak harus berharga mahal, namun bisa diambil dari alam sekitar. Membuat mobil-mobilan bisa dari pelepah pisang dan kulit jeruk, yang pohonnya banyak terdapat di sekitar rumah. Rumah warga umumnya mempunyai halaman cukup luas, ditanami buah-buah an dan sayuran, sehingga praktis kebutuhan sehari-hari dapat dipenuhi dari halaman rumah, kecuali beras, minyak dll.

Lanjutkan membaca “Mainan saat masih kecil”

Jika teman kita suka curhat tanpa kenal waktu

Siapa yang tak pernah curhat? Entah curhat kepada adik kakak, kepada orangtua, sahabat, teman sekantor…bahkan curhat pada atasan. Baikkah curhat itu, dan seberapa jauh kebebasan kita melakukan curhat? Dan bagaimana jika anda merupakan orang yang selalu menjadi tempat curahan hati teman-teman yang lain? Bahkan karena senang nya teman tersebut mengobrol dengan kita, urusan kita menjadi terbengkalai? Bagaimana menghadapi orang, teman atau tetangga seperti ini?

Lanjutkan membaca “Jika teman kita suka curhat tanpa kenal waktu”

Rumah Kenangan

Beberapa hari ini, saya lebih banyak mengerjakan segala sesuatu di rumah. Cuaca yang panas berganti hujan sepanjang malam, membuat badan terasa agak kurang nyaman. Dari FB teman-teman saya baca, banyak yang mulai merasakan badan meriang. Pada saat seperti ini, berada di rumah bersama keluarga merupakan momen yang menyenangkan dibanding jalan-jalan di Mal atau ke tempat yang lain. Mengobrol sambil makan kudapan di depan Televisi, rasanya mengingatkanku pada masa-masa yang lalu.

Lanjutkan membaca “Rumah Kenangan”

Secangkir teh panas manis …..

Awal kehamilan, sebagian besar para ibu merasakan mual di pagi hari. Saya lupa buku yang saya baca, disitu dianjurkan agar para suami ikut berperan membantu isteri, dengan membuatkan secangkir teh panas manis di pagi hari dan sepotong biskuit, untuk meredakan rasa mual ini. Saat hamil muda terkadang rasa mual ini sangat mengganggu, dan kita sulit mamasukkan makanan, bahkan bau nasipun bisa membuat mual. Namun jika perut kosong, rasa mual makin bertambah.

Lanjutkan membaca “Secangkir teh panas manis …..”